Memilih hidup berpetualang karena ingin melupakan cinta masa lalunya yang kelam, justru membuat Grey Stone Robert menemukan cinta baru di sebuah penginapan yang bernama 'OZ INN' ketika dirinya ingin mendaki bersama teman temannya.
Bagaimana kisah cinta Grey Stone Robert dan seorang gadis bernama Ozira Olsen -- yang tak lain adalah pemilik penginapan OZ itu?
Yuuk simak ceritanya ...
FOLLOW INSTAGRAM @zarin.violetta
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 24
Ozinn 24
Ozira menatap rumah itu terbakar di depan matanya. Senyumnya terlihat menyungging di sudut bibirnya.
April tampak menangis meraung-raung setelah rumahnya dibakar oleh menantunya sendiri di bawah tekanan Ozira.
"Setidaknya aku tak membiarkan nenek mati terpanggang di dalam rumah itu seperti Bibi Bianca dan Paman Marco," ucap Ozira dengan tanpa ekspresi.
Lalu wanita itu pun berbalik pergi meninggalkan tempat yang kini mulai terbakar habis itu.
Alena hanya bisa pasrah karena tak bisa melawan Ozira. Ia takut Ozira akan membunuhnya setelah melihat tindakan brutalnya pada kedua putranya itu.
Ozira berlari ke arah mobilnya yang terparkir jauh di dekat makam. Sesampainya di mobil, Ozira langsung mengendarai mobilnya dan pergi dari kota itu.
*
*
Di tengah perjalanan, Ozira melepas jaket dan semua pakaiannya lalu membakarnya di pinggir jalan yang sepi.
Ozira mengganti bajunya dan juga membuang pisau yang tadi dipakaianya ke arah sungai besar yang ada di pinggir jalan itu.
Ozira mengambil rokoknya dan bersandar pada mobil sembari memandang kobaran api yang membakar pakaiannya itu.
Meskipun kebakaran kemarin membuatnya shock dan terpukul, tapi itu sama sekali tak membuatnya trauma melihat api.
Dia bahkan merasa dirinya tak bisa mengendalikan emosinya lagi dan cenderung menyelesaikan segala sesuatu dengan kekerasan karena itu lebih efektif dibanding dengan saling bicara yang menurutnya tak ada gunanya.
Ia tak akan membiarkan lagi sesuatu mengancam hidupnya dan akan menindak tegas siapa pun yang berani mengusik hidupnya.
Toleransinya pada keluarga Alfred waktu itu membuat mereka begitu berani mengambil tindakan kejam yang akhirnya meluluh lantakkan penginapan yang mengakibatkan hati Ozira retak dan hancur.
Harta berharga sang kakek dan juga orang-orang yang disayanginya pergi meninggalkannya dengan cara yang tragis.
*
*
Satu minggu kemudian, Grey menatap bangunan yang sudah tak berbentuk akibat api yang melalapnya kala itu.
Tangannya mengepal dan hatinya begitu sakit membayangkan bagaimana keadaan Ozira waktu insiden itu terjadi.
Grey tadi terbang dari New York dan langsung datang ke sana untuk menepati janjinya pada Ozira di mana ia akan mengajak Ozira ke New York meskipun mereka tak akan pergi ke gala dinner.
Dia begitu terkejut ketika mendapati penginapan sudah tak berbentuk lagi dan hampir rata dengan tanah. Puing-puing kebakaran itu bahkan belum dibersihkan dan ia tak tahu ke mana Ozira pergi kini.
Lalu Grey segera menuju ke rumah Sheldan. Sesampainya di sana, Sheldan pun memberi penjelasan yang lengkap tentang kronologi kebakaran itu dan siapa dalangnya.
Grey begitu marah mendengar hal itu dan akan menindak keluarga Alfred dengan pembalasan yang setimpal. Dia akan membuka kasus ini lagi dan tak membiarkan pelakunya lolos begitu saja.
"Seminggu yang lalu, kedua putra Alfred diserang oleh Ozira dan rumah mereka dibakar oleh mereka sendiri atau ancaman dari Ozira. Polisi masih menangani masalah ini karena tak ada bukti bahwa Ozira pelakunya," imbuh Sheldan.
"Aku akan mengurus sisanya. Kau tahu ke mana Ozira pergi?" tanya Grey.
"Tidak, tak ada yang tahu ke mana dia pergi karena ia langsung meninggalkan kota setelah rumah Alfred terbakar habis," jawab Sheldan.
"Dia kembali ke California. Aku pernah mendengar ia sedang menelepon seseorang dan menyebutkan California," sahut Ricky yang sejak tadi mendengarkan pembicaraan mereka dari ruangan sebelah.
Grey melihat ke arah Ricky.
"Terima kasih, jangan katakan ini pada siapa pun termasuk polisi," sahut Grey.
"Tidak akan," jawab Ricky yang akhirnya mengatakan hal itu pada orang yang tepat untuk mencari Ozira agar wanita itu tak hilang kendali akibat insiden itu.
Lalu Grey pergi dari sana dan bersiap menuju California untuk mencari Ozira.