Arthur di panggil ke dunia misterius bersama teman-teman sekelasnya.
Di dunia misterius Job adalah segalanya.
Dan Arthur memiliki Skill yang dapat mencopy semua Job milik teman-teman sekelasnya.
Ikuti petualangan Arthur dan teman-teman sekelasnya di dunia misterius
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aro McCoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
24. Kembali Ke Masa Lalu II
"Semuanya ayo pergi." Teriak Steven melihat Erika dan yang lain.
"Arthur kami pergi." Kata Deni dan yang lain.
"Pergilah." Balas Arthur melihat semua teman sekelasnya pergi ke arah istana.
"Karena mereka sudah pergi. Aku tidak akan menahan diri lagi." Arthur tersenyum kemudian mengangkat tangannya dan berteriak. "Fire ball." "Water arrow." "Wind blade." "Stone spear." Ratusan bola api, panah air, pisau angin dan tombak batu muncul di udara.
"Mati." Teriak Arthur menembakan ratusan bola api, panah air, pisau angin dan tombak batu ke arah ribuan iblis. "Booomm!!" "Booomm!!" Ratusan iblis terbunuh setelah terkena serangan Arthur.
"Serangan barusan menghabiskan semua manaku." Kata Arthur melihat ratusan iblis yang tergeletak di tanah.
"Aku tidak punya waktu untuk istirahat. Aku harus menyusul yang lainnya ke istana." Kata Arthur berlari ke arah istana.
Beberapa menit kemudian Arthur tiba di depan istana raja iblis. Arthur masuk ke dalam istana dan terkejut melihat semua temannya tergeletak di lantai. "Arthur cepat pergi dari sini." Kata Steven melihat Arthur.
"Apa kamu juga manusia dari dunia lain." Kata Iblis berkulit ungu melihat Arthur.
Arthur mengabaikan pertanyaan Iblis dan berkata. "Munculkan informasi Iblis." Sebuah layar status kemudian muncul di depan Arthur.
Nama : Lucifer
Usia : 99 tahun
Level : 999
Job : Raja Iblis
Ras : Iblis
Strength : 999
Agility : 999
Vitality : 999
Stamina : 999
Magic : 999
Skill : Regenerasi (S) Black Fire (S) Tehnik Pedang (S)
"Levelnya 999." Arthur terkejut saat melihat informasi raja iblis.
"Arthur cepatlah pergi dari sini." Kata Steven dengan suara serak. "Craaash." Raja iblis tiba-tiba memotong kepala Steven.
"Steven." Arthur berteriak melihat Steven yang di bunuh oleh raja iblis. "Siiingg!!" Tubuh Arthur tiba-tiba bersinar kemudian menghilang.
"Salam. Sebuah kehormatan dapat menyambut kalian disini." Kata pria paruh baya berambut pirang yang memakai mahkota.
"Jangan bilang aku kembali lagi ke masa lalu." Arthur terkejut saat melihat pria paruh baya berambut pirang yang memakai mahkota.
"Kalian semua yang berasal dari dunia lain. Telah di panggil ke dunia ini." Kata pria paruh baya yang memakai mahkota.
"Apa!" Semua teman sekelas Arthur terkejut saat mendengar kata pria paruh baya yang memakai mahkota.
"Uhuuukk. Kalian semua tolong ikuti aku." Kata pria tua berambut putih panjang yang memegang tongkat.
"Arthur mengapa kamu diam saja. Ayo kita ikuti pria tua itu." Kata Deni menepuk bahu Arthur.
"Ehh. Baik." Arthur mengangguk kemudian mengikuti pria tua berambut putih panjang.
"Lihatlah bola kristal ini. Sekarang aku ingin kalian semua berbaris dan menyentuhnya satu persatu." Kata pria tua berambut putih panjang.
"Bola kristal ini adalah peralatan sihir. Bola ini akan memindai dan menampilkan status kalian." Kata pria tua berambut putih panjang. Arthur kemudian melihat satu persatu teman sekelasnya menyentuh bola kristal.
"Arthur sekarang giliranmu." Kata Deni melihat Arthur. Arthur berjalan ke depan dan menyentuh bola kristal.
Nama : Arthur Benedict
Usia : 18 tahun
Level : 0
Job : -
Ras : Manusia
Strength : 7
Agility : 7
Vitality : 8
Stamina : 8
Magic : 0
Skill : Observation (S) Copy (S)
"Aahhh. Arthur tidak memiliki job." Kata Lisa.
"Meski tidak memiliki Job Arthur mempunyai dua skill level S." Kata perempuan berkulit putih berambut hitam.
"Baiklah, kalian semua ikuti aku." Kata pria tua berambut putih panjang melihat Arthur dan semua teman sekelasnya. Arthur dan semua teman sekelasnya kemudian mengikuti pria tua berambut putih panjang.
"Rapunzel antarkan mereka semua ke kamar." Pria paruh baya melihat Rapunzel.
"Baik." Rapunzel mengangguk.
"Semuanya tolong ikuti aku." Kata Rapunzel melihat Arthur dan semua teman sekelasnya. Arthur dan semua teman sekelasnya kemudian mengikuti perempuan berambut pirang.
Tidak lama kemudian Arthur berada di dalam kamar. "Aku tidak menyangka akan kembali lagi ke masa lalu." Kata Arthur berbaring di kasur.
"Sepertinya alasanku kembali ke masa lalu. Karena semua teman sekelasku terbunuh saat melawan raja iblis." Arthur mengingat Steven dan semua teman sekelasnya yang di bunuh oleh raja iblis Lucifer.
"Tok." "Tok." Arthur mendengar suara ketukan pintu. Arthur berjalan membuka pintu dan melihat seorang prajurit. "Yang mulia ingin berbicara kepada anda." Kata Prajurit melihat Arthur.
"Baik, antar aku menemui rajamu." Kata Arthur melihat prajurit.
Tidak lama kemudian Arthur masuk ke dalam sebuah ruangan. "Arthur memberi hormat kepada yang mulia." Kata Arthur membungkuk.
Pria paruh baya tersenyum saat melihat sikap Arthur. "Duduklah." Kata pria paruh baya berambut pirang melihat Arthur.
"Baik yang mulia." Arthur mengangguk kemudian duduk di kursi.
"Arthur aku dengar kamu memiliki 2 skill level S meski tidak memiliki job." Kata pria paruh baya melihat Arthur.
"Benar yang mulia. Saya memiliki 2 skill level S meski tidak memiliki job." Arthur mengangguk.
"Arthur aku ingin kamu masuk ke dalam sebuah akademi dan mempelajari tehnik berpedang serta sihir." Kata pria paruh baya. Arthur terkejut saat mendengar kata pria paruh baya. Arthur ingat dulu pria paruh baya memberinya dua pilihan. Namun saat ini Arthur di suruh untuk masuk ke dalam sebuah akademi.
"Baiklah yang mulia. Saya akan masuk ke dalam akademi." Arthur mengangguk.
"Bagus. Kamu bisa kembali ke kamarmu untuk istirahat. Besok pagi Rapunzel akan mengantarmu ke akademi." Kata pria paruh baya melihat Arthur.
"Baik yang mulia." Arthur mengangguk kemudian keluar dari ruangan.
Melihat Arthur yang keluar dari ruangan pria paruh baya menghela nafas. "Sayang sekali dia tidak memiliki job."
Saat ini Arthur telah kembali ke kamarnya. "Kali ini aku tidak akan membiarkan semua teman sekelasku mati oleh raja iblis. Aku sudah bosan kembali ke masa lalu." Kata Arthur dengan serius.
Malam Hari. Saat ini Arthur yang sedang tertidur di kamarnya mendengar suara ketukan pintu. "Tok." "Tok." "Arthur ayo kita makan." Arthur terbangun dan membuka pintu.
"Arthur ayo kita makan." Kata Erika.
"Baik." Arthur mengangguk kemudian mengikuti Erika.
Tidak lama kemudian Arthur berada di sebuah ruangan dan melihat teman-temannya sedang makan. "Arthur aku dengar dari yang mulia kamu akan masuk ke akademi dan mempelajari tehnik pedang serta sihir." Kata Steven melihat Arthur.
"Benar, besok aku akan masuk ke dalam akademi." Balas Arthur.
"Arthur aku harap saat berada di akademi kamu tidak akan membuat masalah." Kata Erika melihat Arthur.
"Tenang saja, aku tidak akan membuat masalah." Balas Arthur mengigit daging.
Arthur melihat semua teman sekelasnya dan bergumam. "Ini waktu yang tepat untuk menyalin Job mereka. Aktifkan skill Copy salin Job Swordman Deni." Gumam Arthur melihat Deni.
"Anda menyalin job Swordsman."
"Anda mendapatkan Tehnik Pedang C." Notifikasi muncul di depan Arthur.
"Aktifkan skill Copy salin job Mage Melody." Gumam Arthur melihat Melody.
"Anda menyalin job Mage."
"Anda mendapatkan sihir Air level C." Notifikasi muncul di depan Arthur. Arthur kemudian mulai menyalin Job semua teman sekelasnya.
nilai plus-nya dia bisa di bilang sat set dalam hal lain
😀😀😀
bukannya MC yang membuat kesalahan 🗿 malah orang lain yg minta maaf
gw penasaran sama sifat Thor ni novel apa sama dengan sifat si MC