NovelToon NovelToon
Quinsha (Nona Muda Tersembunyi)

Quinsha (Nona Muda Tersembunyi)

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:3.9M
Nilai: 4.7
Nama Author: bubun ntib

terlahir sebagai nona muda yang kaya raya tak menjamin kehidupan percintaan nya sempurna. quinsha menjadi anak yatim piatu diusia 15 tahun. sebagai penerus kerajaan bisnis adipati,dia terpaksa menyembunyikan jati diri nya agar mendapat teman dan pasangan hidup yang tulus. apalah jadi nya jika kepolosan nya dalam percintaan malah membuat dia di manfaatkan dan di khianati oleh tunangan yang di cintai nya ? well, pintar di otak tapi oon di cinta ...

"kau hanya sekedar wanita jelek yang hanya ku manfaatkan" ~ bagas

"wanita murahan, bagas hanya milikku !" ~ sara

"kenapa semua berakhir seperti ini? ayah bunda, rasanya sakit !!" ~quinsha

"kami sebenarnya mengetahui kebenarannya dari awal, tapi melihatmu bahagia kami menunda untuk memberi tahukanmu" ~nakula-sadewa

"gadis ini misterius sekali, aku yakin dibalik wajah kumal itu menyimpan rahasia besar" ~narendra





hai, ini karya pertama ku, maaf jika masih ada typo. insya allah akan di revisi secara bertahap. selamat membaca😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bubun ntib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 24

" wooooo, lihat siapa disini "

...****************...

Terdengar teriakan yang familiar di telinga quin. Quin Memejamkan kan mata nya perlahan dan menghembuskan nafas nya kasar. Ia menoleh

DEG

' sue, kenapa harus ketemu sama pasangan kampret ini lagi sih, mana kak kula lama banget ' batin quin. Teramat malas bagi quin untuk sekedar berdebat dengan pasangan kampret ini. Bagi nya cukup sudah mereka bertemu di lingkungan kerja. Apalagi sekarang ia tengah dalam mode menyamar.

Qui hanya malas mendengar kata - kata hinaan yang pasti akan keluar dari mulut pasangan ini. Ya, mereka adalah sara dan bagas yang terlihat sedang jalan - jalan. Lihat lah, sara tampak sengaja menggelayut nemplok di lengan bagas yang saat ini juga menatap quin. Quin memilih mengabaikan keberadaan mereka dan jelas membuat sara tampak geram.

" heh culun, apa yang sedang kau lakukan disini? Tempat ini nggak layak kamu datangi " nah kan, muncul juga semburan hinaan dari sara. Bagas tampak hanya diam saja melihat tunangannya menyerang mantan tunangan nya.

" lalu ? Kualifikasi macam apa yang harus saya penuhi sehingga saya menjadi layak untuk mengunjungi tempat ini, nona sara " jawab quin dengan berani. Sara amak geram. Dia memanggil seorang pramuniaga wanita.

" hei kau, iya kau, kesini. " teriak sara. Sang pramuniaga hanya pasrah untuk mendekat. Bukan mereka tidak melihat apa yang terjadi, tapi punya kuasa apa mereka untuk ikut campur.

" apa begini pelayanan di toko kalian ? Membiarkan gadis culun dan miskin ini berkeliaran disini ? Apa kalian tidak takut dia akan mencuri di sini " sembur sara ketika pramuniaga mendekat. Sang pelayan wanita itu hanya diam , muka nya pucat pasi tidak berani menjawab.

" panggil manajer kalian kesini " bentak sara sekali lagi.

Quin hanya terdiam acuh , dia dengan santai kembali memilih - milih dasi. Pandangan nya terpaku pada 1 desain dasi yang menurutnya cocok untuk sang kekasih.

Contoh gambar yang di pilih quin

Tertulis di banderol rumah modenya oleh Erm**neg*ldo Z*gna

( Dasi yang dirilis oleh rumah mode Erm**neg*ldo Z*gna memiliki beberapa kategori. Yaitu rancangan dasi edisi terbatas dan edisi khusus, setiap dasi berharga sekitar $260 USD / sekitar Rp.4.021.680 per buah. (sumber gambar : pinterest.com)

" mbak, apa ini ada warna lain ?" tanya quin dengan ramah kepda salah satu pramuniaga yang lain.

" ada nona, mau warna apa ? Saya akan cek stok nya " tanya balik sang pramuniaga. Nampak nya pelayanan di toko ini sangat ramah dan menjunjung tinggi kepuasaan pelanggan tanpa melihat status sosial.

" ehm saya mau warna navy, maroon, dan 2 biru dongker, dan coklat ya mbak " pinta quin. Sang pramuniaga meng - iyakan permintaan quin dan segera berlalu untuk mengambilkan pesanan quin.

Quin nampak tidak menghiraukan pandangan tajam dari sara dan bagas. beberapa saat kemudian, sang manajer yang di panggil sara akhirnya atang dengan langkah ter gopoh - gopoh. Diri nya merasa cemas, kalau kalau sang pramuniaga toko nya melakukan kesalahan.

" maaf nona, apa ada yang bisa saya bantu ?" tanya ramah sang manajer toko.

" bagus kamu datang, aku ingn bertanya. Apa yoko mu tidak memiliki standar kebersihan ? Kenapa kamu membiarkan culun ini datang dan mengacau di toko mu ?" hina sara. Sang manajer mengernyit kebingungan dengan ucapan sara. Dia mengedarkan pandangan menuju arah telunjuk sara. ia melihat memang ada pelanggan yang penampilannya terkesan sederhana dan berdandan culun, tapi itu bukan masalah untuknya.

" maaf nona, kami tidak membedakan pelanggan, selama pelanggan kami puas dan mampu 'membayar' belanjaan nya, penampilan bukan lah masalah " jelas sang manajer asih mempertahankan senyum ramah.

" tidak mungkin ia bisa membayar belanjaan nya, dia hanya anak yatim piatu yang miskin " kata sara lagi.

DEG

Jantung quin berdetak nyeri setiap kali di hina status yatim piatu nya. Tangan nya terkepal kuat tapi dia masih bisa menahan diri.

' duh, kak kula mana sih, lama amat deh, kebiasaan' gerutu quin dalam hati. Rupanya ia mulai gerah juga mendengar hina hinaan dari sara.

" sudah sayang, jangan mempermalukan dirimu sendiri, kit di perhatikan banyak orang " peringat bagas yang sedari tadi diam mengamati quin. Pasalnya bags heran, quin nampak begitu tenang meski sara banyak menghina nya.

" kamu membela nya ? Kamu menyesal meninggalkannya ?" teriak sara berang.

" buk...."

" maaf nona menunggu lama, ini pesanan anda " interupsi dari pramuniaga yang tadi mecari kan pesanan quin datang menghentikan adu urat antara sara dan bagas.

" makasih mbak, bisa minta tolong di bungkus satu persatu, soalnya untuk orang yang berbeda-beda " pinta quin ramah.

" tentu nona, silahkan sebelah sini " ajak sang pramuniaga.

" sebentar mbak, saya juga mau tas yang ini, tapi ada warna lain ? Saya mau warna biru navy, coklat, dan merah bata," pinta quin.

tas dari brand F**sil Satc**l

" oh kebetulan sekali nona, stok untuk tas jenis ini baru aja tiba dan masih lengkap. Biar saya ambil kan " jab antusias sang pramuniaga. Bayang - bayang bonus sudah terlihat di benak nya karena berhasil menjual banyak barang dari quin saja.

" duh, maaf ya mbak merepotkan " ujar quin tak enak hati.

"tidak apa - apa nona, " jawab sang pramuniaga langsung melaju untuk mengambil pesanan nya dengan cepat. Tampak nya sang pelayan wanita ini juga mulai merasakan jika quin sudah tidak nyaman di karenakan ada nya keributan yang memojokkan nya.

Sara melihat dasi dan tas yang di pesan oleh quin bukanlah merk abal - abal dan tentu mempunyai harga yang lumayan. Ditambah quin bukan hanya memesan 1 saja untuk masing - masing item. sara dan bagas tentu saja kaget, terlebih lagi bagas. Dia belum pernah melihat sang mantan tunangan berbelanja barang branded selama berhubungan dengan nya.

" cih, jangan berlagak mampu membayar nya , " cibir sara.

Tak lama sang pramuniaga datang dan segera mengemas barang - barang quin. Quin melangkah menuju kasir untuk membayar nya. Dia dengan sengaja memperlihatkan blackcard nya di depan mata sara. Sara melotot lebar. Diri nya terkejut, bahkan diri nya saja belum di perbolehkan untuk memiliki kartu sakti yang konon unlimited itu. Saat bunyi transaksi berbunyi, yang menandakan pembayaran berhasil, quin segera mengucapkan terima kasih kepada staf toko dan berjalan melewati pasangan yang sama - sama sedang terkejut itu.

Saat di depan sara dan bagas dia berhenti,

" jangan pernah menguji kesabaranku, aku akan membalas dengan berkali- kali lipat nanti nya " bisik quin pelan di hadapan meeka. Kemudian quin tersenyum ramah dan berjalan lai seolah - olah dia tidak mengatakan apa -apa. Sara merasakan aura intimidasi yang kuat dari quin.dia bergidik ngeri dan makin geram saat usaha untuk mempermalukan quin tidak berhasil.

1
Erna Masliana
bakal amnesia gak
Erna Masliana
ho'oh
Erna Masliana
tuh kan masih bisa kerja jadinya
Erna Masliana
kalo aku mah mewek kenapa kamu harus ngeluarin banyak biaya cuman buat bales mereka.. sayang uangnya
Erna Masliana
rugi aing mah
Erna Masliana
ribet amat.. dari awal juga padahal bisa di cegah tuh bapaknya Sara korupsi sehingga s mantan dan anaknya gak akan masuk perusahaan kan rugi ngasih kebanggaan masuk ke perusahaan besar.. rugi pula menggaji mereka..cara bales patah hati cukup dengan kamu bahagia dan milih pasangan lebih keren kaya baik biarkan mereka tau sendiri identitas mu sebagai pewaris..
Erna Masliana
masih lama dong
Erna Masliana
bodoh???? heh elu lulus dg bagus itu hasil kerja Quin
Erna Masliana
eta bolot ta naha tadi apanan geus ngomong keur nunggu jemputan
Erna Masliana
jangan bilang mau dandan cupu . padahal cukup pakai masker dan topi
Erna Masliana
ngaca woy ngaca
Erna Masliana
betul jangan lama-lama
Erna Masliana
aku adalah pendekar pengembara
Erna Masliana
cuman beda setahun kukira Nakula Sadewa umur nya sama dengan Narendra
Erna Masliana
tumben ada manajer dan pelayan baik... baguslah
Erna Masliana
hah maksudnya 🤔
Erna Masliana
bagusan manggil Pak lebih formal..sikap santai santun boleh tapi panggilan di kantor tetap lah lebih baik formal
Erna Masliana
jadikan pengalaman untuk memahami karakter manusia
Erna Masliana
jadi lapar
Erna Masliana
nah itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!