NovelToon NovelToon
Sistem Mata Dewa

Sistem Mata Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Petualangan / System / Fantasi Timur / Time Travel / Anak Genius / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Romy rhamdani

Menjadi tulang pungung sejak masih kecil untuk keluarga membuatnya banting tulang tanpa pernah memikirkan kepentingan pribadinya, baginya ibu dan kedua adiknya menjadi prioritas utama sejak ayah mereka kawin lari dengan perempuan lain.

Dalan keadaan frustasi karena tekanan ekonomi dia jatuh disambar petir, petir juga mengaktifkan sistem misterius yang dikemudian hari membantu dirinya dalam menjawab tantangan dunia.

Berbagai kejadia dia alami dan dia hadapi diantara perjalanan dan petualangannya yang membuat dirinya menjadi matang dan dewasa dalam melihat kehidupan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Romy rhamdani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24 Tak Ada Makan Siang Yang Gratis

Harapan Santoso sekarang hanya bergantung pada kelompok Tiger dan utusan militer asing, dia tidak mau kedua kelompok ini menunda, semakin ditunda tugas mendekati Tiara dan menundukan jendral handoko semakin susah.

Kelompok Tiger terkenal sebagai pembunuh bayaran nomor satu dunia, kelompok ini menculik anak anak kecil dari seluruh dunia, melatihnya dalam keadaan hidup dan mati, jika berhasil maka naik pada tahapan berikut sehinga menjadi pakar dalam urusan membunuh, bagi anak anak yang mati latihan mereka kubur begitu saja

Tidak ada tugas yang gagal dilakukan oleh kelompok Tiger, tingkat keberhasilan 100%, baru kali ini kelompok Tiger mengalami kegagalan, mereka sendiri tidak menyangka target merupakan ahli beladiri, makanya mereka mengutus pembunuh elit tingkat SS merupakan pembunuh tertingi dalam kelompok tersebut, banyangin aja untuk menurunkan pembunuh sekelas ini handoko harus merogoh sakunya seratus milyar.

Sedangkan militer asing, menurunkan tentara khusus yang mempunyai kualifikasi di atas tentara elit. Kesepakatan mereka setelah membunuh Steve mereka akan menculik Tiara dan menekan jendral handoko agar menyerahkan ilmuwan nuklir. Supaya tidak overlap satu sama lain maka komunikasi antara kelompok Tiger dan tentara asingpun di sinergikan.

Mereka sudah sampai di Jakarta, pembunuh SSS menyamar sebagai pelancong dan tentara asing masuk melalui pelabuhan tikus. Mereka harus bergerak cepat, jika memakan waktu lama identitas mereka pasti terbongkar oleh inteligen dan militer negara.

Identitas Steve sudah mereka kantongi, dan juga perjalanan Steve, entah bagaimana mereka mendapatkan identitas Steve pedahal sudah ditutupi oleh pemerintah, yang jelas pasti ada pengkhianat dalam pemerintahan.

bel berbunyi menandakan pelajaran sudah selesai, Lara berlari kecil menuju parkiran, sewaktu membuka pintu mobil dia tiba tiba disekap oleh tangan yang kekar, dia tak sadarkan diri karena sapu tangan yang dipakai oleh penjahat itu bercamput dengan obat bius.

Dia diseret menuju mobil box berwarna putih yang kemudian melaju dengan kencang.

Steve yang berada di rumah tidak memiliki firasat adiknya mengalami kejahatan, dia hanya bingung sampai sore ini lara belum kembali sedangkan hana sudah daritadi pulang dari kampus

"Hana, lara kemana, apa dia ada acara? jam segini kok belum pulang, mana hp nya ngga bisa dihubungi " Steve mulai merasa cemas

" Ngga tau juga kak biasanya lara pulang cepat begitu selesai sekolah" jawab hana yang mulai dag dag dig, bagaimanapun lara adalah adik bungsu mereka yang mereka sayangi dan selalu perhatikan

" Ya sudah ikut kakak ke sekolah, siapa tau mobil dia rusak atau bagaimana " Steve mengajak hana segera ke sekolah

Lambhorgini melaju dengan kencang waktu sudah menunjukan pukul lima sore, Steve dan Hana sampai ke sekolah mereka bertanya pada satpam, menutut satpam sekolah sudah usai dan tidak ada lagi kegiatan belajar.

Mendengar itu keduanya menjadi pucat pasi, mereka segera ke parkiran melihat apakah mobil lara masih ada atau sudah pergi. Dan mereka melihat mobil lara masih terpakir di halaman sekolah

Wajah Steve sudah mulai suram dan mengigil, dia tidak sangup membayangkan jika sesuatu terjadi pada adiknya, jangankan memikirkan membicarakan nya bahkan dia tidak sangup, bagi dia adiknya di atas segala galanya.

" Pak bisa kami melihat CCTV sekolah " pinta Steve mulai panik, dengan segera satpam memutar CCTV , setelah memperhatikan dengan seksama Steve melihat dalam CCTV lara disekap dan diseret ke dalam mobil box

Steve dan hana mengigil dan pucat pasi, sedangkan satpam segera menghubungi pihak kepolisian

" Bagaimana ini kak, " hana menangis dan meraung, Steve dengan cepat memeluk adiknya dan menenangkannya, dia sendiri juga kehilangan akal dan sangat bingung

Kebanyakan memang begitu jika menyangkut orang lain maka kita sering rasional dan cermat dalam memberikan solusi tapi ketika kita sendiri yang mengalami kecerdasan menjadi buntu karena emosi lebih mendominasi ketimbang rasionalitas berpikir

Steve segera menghubungi jendral handoko dan menceritakan kronologis kejadian , jendral handoko juga terkejut tapi dia pikir ini adalah murni kriminal biasa, tidak pernah terpikirkan oleh dirinya masalah ini menyangkut negara, dia merasa demikian karena identitas Steve tidak mungkin bocor dan terlacak

Demi menenangkan Steve dia mengutus beberapa pasukan khusus ke sekolah, polisi datang bersamaan pasukan khusus, garis line di pasang oleh polisi dan pasukan khusus menganalisis CCTV, dengan segera pasukan khusus membuka seluruh saluran CCTV melacak keberadaan mobil tersebut

Mobil box warna putih terlihat hilang sewaktu memasuki terowongan menuju Jakarta selatan, pasukan khusus terus berusaha meng akses kamera disekitar terowongan tetapi tidak menemukan hasil, mobil box putih hilang seperti siluman

Steve sudah mulai uring uringan bahkan beberapa telpon dari relasi dan perusahaan dia rijek dengan kesal. Polisi yang banyak tanya tanpa dasar pun dia bentak bentak

Polisi merasa tersingung tetapi kemudian pasukan khusus menerangkan identitas Steve yang membuat mereka terdiam dan ketakutan.

Selang beberapa waktu dalam kepanikan ponsel hana berdering dan hana kemudian menerima pangilan dari nomor asing, penelepon inggin bicara dengan Steve karena daritadi Steve menolak telepon yang masuk

" Kak ada yang inggin bicara dengan kakak, hana ini penculiknya, " hana memberikan telpon kepada Steve dengan tangan dan kaki yang gemetar

Steve tidak tega melihat kondisi hana dan meminta salah satu pasukan khusus mengantar hana pulang kerumah, dia juga meminta agar beberapa pasukan khusus menjaga hana dan rumahnya.

" Hallo...siapa ini " tanya Steve sambil meng isatkan polisi melacak keberadaab nomor tersebut.

" Hallo Steve...mencari kamikah? itu tak akan mungkin bisa anda lakukan, adik anda berada di tangan kami, lakukan barter bawa ilmuwan nuklir dan akan kami serahkan adik anda, ingat jangan coba coba membohongi kami dengan membawa petugas keamanan " terang pembunuh SS kepada Steve

Steve yakin dia tidak mungkin bisa tawar menawar apalagi memberitahu polisi dan militer, dia tahu bahwa kelompok penjahat ini sangat profesional dan dia tidak mau mengambil resiko

Steve meluncur ke laboratorium militer negara, dia mau membawa Dania, tentu saja pasukan khusus lain mempertanyakan surat tugasnya, Steve tak bisa memperlihatkan surat tugas, walaupun begitu dia harus tetap membawa Dania

Keadaan darurat segera dibunyikan, pasukan khusus segera datang dan menghalangi Steve, perkelahian berlangsung dengan sengit, tetapi pasukan khusus bukan tandingan Steve segera pasukan khusus bertumbangan dan Steve meluncur dengan mobil membawa dania sesuai lokasi yang ditentukan

Pasukan khusus melapor kepada jendral handoko peristiwa yang terjadi, disitulah jendral handoko sadar bahwa kejadian yang menimpa adik Steve berkaitan dengan masalah nasional, dia heran bagaimana identitas Steve bisa bocor keluar, apakah masih ada pengkhianat duga handoko

Dengan segera handoko menghubungi Steve tetapi Steve sudah mematikan ponselnya, handoko kemudian mengumpulkan seluruh perwira pasukan khusus dan melakukan rapat darurat, pertama mencari pengkhianat yang membocorkan identitas Steve dan kedua mencari solusi bagaimana melindungi Steve dan dania.

1
Hary
BABI... BABI...
Hary
BABI LO THOOOR... G JELAS OTAK DONGOK
Hary
percuma saja punya gerbang teleportasi, konon pula mesti tinggal serumah
Zyy?
Thor are you okey?
Agang Junior
kasi pangkat Letnan atw Kapten Thor...jgn SERMA..
R. Surya Darmansyah (Surya aja)
lanjut min
Aditya Rinjani
kenapa main judi? kan bisa main forex atau future biar keliatan lebih modern wkwk
VirgoRaurus 31Smile
kok Kongo... kan dia sudah mati....
VirgoRaurus 31Smile
lapis langit 4, bukan lima...
VirgoRaurus 31Smile
Zhen apa Chen...?
VirgoRaurus 31Smile
ternyata MC punya cincin ruang ya... di awal gak diceritakan kalau MC punya cincin ruang.
VirgoRaurus 31Smile
di kutub selatan... kok air nya gak beku ya...
VirgoRaurus 31Smile
PENGUNA itu apa... dari awal bab kok penguna terus... ku pikir salah ketik. 😄
VirgoRaurus 31Smile
komandan Cifer kok jadi panglima Chen...?
VirgoRaurus 31Smile
kenapa bukan cah ayu... kok cah bagus, kan cucunya perempuan...?
VirgoRaurus 31Smile
siapa itu sisoleh...?
VirgoRaurus 31Smile
mencubit telinga...? itu bukan mencubit tapi menjewer...
VirgoRaurus 31Smile
katanya dg kekuatan baru dari sistem, tubuh MC bisa menyembuhkan diri dg cepat... ini kok hampir koit kalau gak minum obat dari sistem...
VirgoRaurus 31Smile
tongkat yg di llemparpun akan jadi tanaman... kok mirip lagunya Koes plus... 🤭
VirgoRaurus 31Smile
kenapa dari tadi sibuk menyiksa... gak segera mencari adiknya... kan adiknya semakin kritis & gak tertolong.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!