Raisya vasty prayoga. seorang baby siter di kediaman keluarga besar nugraha. Wanita itu di minta untuk menikah dengan salah satu anaknya yang bernama Argantara Nugraha. Seorang perwira yang terkenal dingin dan angkuh.
bagaimanakah perjalanan pernikahan Rara dan Arga? ikuti kelanjutan kisah mereka di "Istri Pilihan Mama"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Mia Novita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Terlanjur Mencintai
"Wanita ini benar-benar suka tidur. Dari jalan hingga sampai dia belum bangun juga, Astaga" Ucap Arga sambil mengangkat tubuh Rara
Setelah itu, Arga membaringkan tubuh Rara di atas tempat yang sudah di siapkan oleh bu RT dan ibu-ibu yang lain.
"Nak Arga suami idaman sekali ya. Liat deh, Istrinya di gendong sampai tidak di bangunin" Ucap salah satu dari mereka
Arga yang mendengar itu hanya bisa tersenyum ke arah ibu-ibu yang saat ini sedang memujinya. Tanpa mereka sadari, Mereka semua sudah tertipu dengan cover yang Arga miliki.
"Saya titip istri saya ya bu. Saya mau buat tenda dulu" Ucap Arga pada mereka
Setelah mengatakan hal itu. Arga pergi dari depan ibu-ibu meninggalkan Rara yang saat ini masih tidur begitu lelap dan damai. Wanita itu sama sekali tidak merasa terganggu dengan para suara ibu-ibu di sana.
30 Menit kemudian. Rara menggeliat dan membuka kedua matanya. Wanita itu mengerjab beberapa saat untuk menyesuaikan pencahayaan yang masuk pada indra penglihatannya.
"Kamu sudah bangun Ra?" Ucap Arga tiba-tiba
Mendengar suara itu membuat Rara menoleh ke arah sumber suara yang ada di sampingnya. Arga saat ini sedang ikut merebahkan tubuhnya di samping tubuh Rara, Mereka berdua sedang ada dalam satu tenda yang sama.
"Kamu sudah bangun Ra?"Tanya Arga lagi
"Iya" Jawab Rara masih dengan nada yang sama
Setelah itu, Rara keluar dan ikut berkumpul bersama dengan ibu-ibu yang lain. dan ikut menyiapkan bahan-bahan yang akan di gunakan malam ini.
"Saya boleh bantu kan bu RT?" Ujar Rara setelah tiba di tempat ibu-ibu yang saat ini sedang mempersiapkan bahan untuk acara bbq
"Boleh dong nak Rara, Sini gabung sama kita"
Mendengar ucapan bu RT membuat Rara lebih mendekat dan ikut menyiapkan bahan-bahan. "Ini acaranya kapan akan di mulai bu?" Tanya Rara sopan
"Nanti jam 20:30 nak Rara. Oh iya nak Rara itu beruntung banget ya punya suami kayak nak Arga" Ucap buk RT.
Perkataan bu RT membuat Rara terdiam. Tidak tau harus menjawab apa dengan ucapan yang sudah bu RT katakan pada Rara.
..."Beruntung dari mananya. Yang ada saya harus menahan rasa sakit karna ulah pria itu" Ucap Rara dalam batinnya...
"Nak Rara kapan nih merencanakan mau punya anak?" Tanya salah satu ibu-ibu di sana
Lagi-lagi pertanyaan yang Rara dengar langsung mamou membuat diam diam dan hanya bisa mengangkat kaku kedua sudut bibirnya. Bibir Rara terasa begitu sulit untuk sekedar mengatakan tidak tau.
Tak lama kemudian, Arga datang dengan membawa ponsel di tangannya. Ternyata pria itu sedang menerima sebuah panggilan Video masuk dari grup keluarga.
"Ra. Ini ada video call dari keluarga besar" Ucap Arga sambil tersenyum ke arah ibu-ibu di sana
"Maaf ya bu saya pinjam Rara nya sebentar ya. Ini lagi ada panggilan Video dari kelurga besar saya" Ucap Arg dan menarik tangan Rara untuk menjauh dari sana
Saat sudah tiba di tempat yang cukup sepi, Arga mengarahkan panggilan Video itu pad Rara yang saat ini masih mengaitkan tangannya pada tangan kekar Arga.
📞:Hai Ra. Bagaimana kabar kamu. Kapan nih main-main ke rumah?
Tanya anak bungsu Nugraha yang umurnya sama seperti Rara.
📞:Hai juga Lun. Kabar aku baik. Kalau soal main di sana aku ikut bagaimana kak Arga Lun
📞:Pokoknya minggu depan kamu harus main ke rumah ya Ra
📞:Iya nanti Rara akan menginap di rumah kalau aku tugas ke luar kota.
📞:Memangnya kapan kamu tugas ke luar kota Ga? Dan berapa hari
📞:Minggu depan ma. Aku di luar kota sekitar 1 minggu. Ada misi yang harus Arga lakukan di sana. nanti Rara aku antar ke rumah utama
📞:Kita tunggu ya Arga
Tut...tut..tut..
Setelah sambungan telponnya terputus. Arga menatap Rara begitu dalam. tanpa mereka sadari, Ternyata saat ini mereka berdua sedang ada di sebuah tempat romantis yang ada di sekitar tempat acara.
Saat Rara sudah membalikkan tubuhnya dan bersiap untuk kembali ke tempatnya para ibu-ibu. Tiba-tiba saja Arga menghentikan langkahnya dan memeluknya dari belakang.
"Maafkan aku Ra. Aku benar-benar minta maaf. Aku janji tidak akan pernah menyakiti hatimu lagi Ra" Ucap Arga sambil memeluk tubuh Rara dari belakang.
Rara terdiam. Semua yang pernah Arga katakan masih begitu terngiang jelas dan langsung mampu membuatnya merasa sakit.
"Aku mohon maafkan aku Ra. Aku tau semua yang aku katakan sudah sangat melukai hatimu. Maafkan aku yang terlalu egois" Ucap Arga yang terdengar begitu pilu
"Apa menurut kak Arga kata maaf itu bisa langsung menyembuhkan luka yang sudah kak Arga gores di hatiku. Masih cukup sakit saat kata wanita murahan itu kakak ucapkan. Seumur hidup, Aku tidak pernah mendengar ada orang yang mengatakan aku wanita murahan, Hanya kak Arga satu-satunya laki-laki yang sudah mematahkan hatiku" Ucap Rara dengan suara yang terdengar begitu lirih
"Mungkin ini semua memang salahku. Salahku karna sudah mau menerima permintaan mama Lidya. Aku wanita rendah yang tidak pantas bersanding dan menjadi istri dari seorang kapten Arga. Aku sadar akan hal itu kak, Aku tidak pantas untuk menjadi bagian dari keluarga kalian. Kak Arga malu kan memiliki istri yang berasal dari kelas bawah, Yang hanya bisa membuat kak Arga malu" Ucap Rara lagi
"Tidak seperti itu Ra. Memang awalnya aku malu memilikimu. Tapi itu sebelum aku jatuh cinta kepadamu Ra. Setelah cinta itu tumbuh,Aku benar-benar tidak lagi merasa malu menjadikan kamu sebagai pendamping hidupku"
"Kalau memang kak Arga sudah mau menerima aku sebagai istri. Aku mau kak Arga memperkenalkan aku dengan teman-teman kak Arga yang tidak hadir dalam pernikahan kita"
Setelah mendengar perkataan Rara, Arga langsung bungkam. Entah apa yang akan Arga jawab. Karna pria itu masih memiliki keraguan untuk mempublikasikan seperti apa istrinya.
"Tidak bisa jawab kan. Ya sudah lah" Ujar Rara dan langsung pergi meninggalkan Arga yang masih terdiam.
Namun, Sedetik kemudian langkah Rara terhenti saat suara dingin itu kembali menerpa indra pendengarannya.
"Oke. Setelah pulang dari sini aku akan mengundang semua teman-temanku juga anggota ku untuk makan malam di rumah kita"
Rara membalikkan tubuhnya"Apa kamu yakin dengan ucapan mu itu kak?"
"Aku sangat yakin Ra. Aku tidak akan perduli dengan apa yang akan mereka katakan tentang mu. Karna yang pasti aku sudah terlanjur mencintaimu" Ucap Arga dan langsung memeluk tubuh ramping Rara
dulu aja gak menginginkan anaknya, anaknya di uang begitu saja, sekarang sudah besar mau di ambil secara paksa.
bukannya di episode sebelumnya Queen dan William saudaraan.
trus di part ini Queen saudaraan juga dengan lexan, trus sekarang Queen dan William gak saling kenal.
??????