NovelToon NovelToon
Sang Pemulung Kaya

Sang Pemulung Kaya

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Petualangan / Sci-Fi / System / Fantasi Urban-Ultra-capable / system / Fantasi Timur / Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Harem
Popularitas:592.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: Arju Family

Ternyata Tuhan tak pernah meninggalkanku. Aku saja yang merasa ditinggalkan.

Setelah Andi memiliki Sistem ini, dimulailah petualangannya sebagai Sang Pemulung Kaya.

Dia berjanji akan memberikan Kebahagian yang tak pernah dirasakan keluarganya selama ini.
Apakah dengan Kekayaanya ini, Andi akan menjadi orang berkuasa yang melupakan cara menikmati hidup?
Apakah kekuatan ini menyadarkannya, bahwa tak semua hal bisa dibeli cukup dengan Uang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arju Family, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24. Karakter Harimau

Andi pun berangkat sekolah seperti biasanya, bedanya hari ini, dia berangkat sendirian tak diantar supir. Sambil mengemudi pikiran Andi tak bisa berhenti berpikir.

"Status Global" Ucap Andi

[Ding]

********

Nama : Andi Rusdi

Level Sistem : 2 (1.100/5000)

***

Skill Bawaan :

-Bisa menjual Sampah apapun dengan harga Asli ketika dibeli.

-Duplikasi Jurus

***

-Level Tubuh : Awal tingkat Atas

***

Skill terapan :

-Pelindung Tubuh Lv 1

(7800/10.000 Kg Damage)

-Pukulan Harimau Penghancur Lv 1

(0/10.000 Kg Damage)

Misi :

-Merubah 10 Sampah sekolah : (0/10)

Jumlah kekayaan

Saldo : Rp. Rp. 2.264.600.000.000

*******

Andi pun mulai berpikir, bagaimana caranya supaya dia punya panggung untuk meningkatkan Skill pertahanan dan Skill serangan yang dia miliki saat ini.

sepertinya, mau tak mau Andi harus terlibat ke pertarungan sesungguhnya.

"Apakah aku harus ikut dunia tauran yang ada di Kota ini,, sepertinya seru.." Gumam Andi penasaran.

Akhirnya dia sampai di pintu gerbang sekolahnya.

Karena hari ini, dia ingin mencoba masuk ke dunia abu-abu yang ada di Kota kecil ini.

Andi pun berniat untuk memulai nya dari SMA Nagara Wangsa, dimana yang menjadi tempat sekolah nya sekarang,, sebuah sekolah yang terkenal dengan kebobrokan moral dan sosialnya.

Andi mulai mencari tempat yang biasa dijadikan lokasi untuk para murid merokok. Dia mulai pergi ke area belakang sekolah yang katanya dijadikan basecamp oleh anak-anak nakal di sekolah ini. Yang bahkan guru pun tak berani untuk datang ke lokasi ini.

Moral para murid nakal di sekolah Nagara Wangsa sudah sebobrok ini.

Tak jarang mereka pun memukuli guru yang mereka rasa terlalu ikut campur.

Ketika Andi sampai ke lokasi belakang sekolah, Andi mendengar suara tangis seorang gadis yang sedang meminta ampun.

Wanita Yang sedang di persekusi oleh mereka, seorang gadis muda yang sepertinya baru kelas 10, bila melihat emblem kode kelas yang ada di bajunya.

"Kamu berani menolak tamanku,,?" Tanya seorang perempuan yang sedang berusaha menarik baju atas Anak kelas 10 ini yang sudah lepas 3 kancingnya.

Bila tangan si gadis itu tak menahan bajunya yang sudah tak berkancing itu, mungkin Bra dan dadanya akan terekspose jelas.

"Kamu hanya karena merasa punya tubuh bagus,, lalu kamu jadi sok berani menolak Anjas?" Ucapnya sambil melirik Laki-laki yang sedang berdiri di sampingnya.

"Hari ini aku akan melihat apakah kamu masih mampu untuk menolak keinginan ku.

Nyalakan Kamera videonya,, siap untuk merekam" Ucap laki-laki itu, yang di ikuti gelak tawa dari siswa dan siswi yang ikut untuk menonton pemerkosaan yang akan dilakukan Anjas pada Lala saat ini.

"Ke depannya semua orang di sini, bisa menikmati tubuh ****** ini sepuas kalian, bila dia menolak, kita sebarkan saja video hari ini ke seluruh sekolah dan seluruh kota ini" Ancam Perempuan kejam yang memegang kamera untuk merekam Video adegan yang akan terjadi sebentar lagi.

"Dan ingat, kau pun harus menuruti perintahku ke depannya, untuk melayani pelanggan-pelanggan ku" Ucap Siswi yang memegang kamera mengancam, seolah tak ada empati melihat sesama jenisnya akan dilecehkan di depan matanya.

"Sudah sekejam ini kah,, dunia ini?" Batin Andi sedikit kaget, melihat kelakuan anak SMA yang ada di zamannya ini.

Melihat Anjas akan menarik paksa ****** ***** Lala, Andi pun sudah tak bisa tinggal diam.

"Andi tanpa terdengar langkah kakinya mendekati mereka, langsung menendang Anjas dengan kaki kanannya" tubuh Anjas pun terpelanting sekitar 5 meter menubruk dinding di belakangnya.

Dia hanya bisa memegang Pinggang dan perutnya menahan sakit.

"Anjing,, siapa kamu?,, Berani ikut campur urusan kita?" Teriak salah satu anak buah Anjas yang berwajah seram, seolah sudah tak pantas menjadi murid SMA.

"Aku bukan siapa-siapa, hanya kebetulan ingin merokok saja. Tapi aku melihat kejadian seperti ini,, masa aku diam saja?" Jawab Andi sok jadi pahlawan.

"Kau tak tahu kami siapa?" Ucap Siswa berbadan besar dan berwajah seram ini mengancam Andi.

"Ya sudah, kita kenalan dulu saja." Jawab Andi asal, membuatnya semakin kesal.

"Kamu meremehkan aku?" Teriak anak besar bernama Bimo itu.

Karena sudah tak tahan dengan sikap santai Andi, dia pun mulai menyerang Andi dengan pukulan tangannya mengincar wajah Andi.

Andi melihat pukulan yang dilakukan Bimo terlihat sangat lambat sehingga Andi mudah untuk menghindarinya.

Seolah langkah kakinya bergerak sendiri untuk menghindari serangan Bimo secepat apa pun dia memukul.

Bahkan anak buahnya yang lain ikut ingin memukul bagian belakang Andi.

Tapi, seolah punggung Andi merasakan ada serangan dari arah belakang menyerang tubuhnya. Tanpa menoleh, Andi langsung menghindari serangan mereka sebegitu mudahnya, dengan gerakan yang anggun layaknya seorang ahli beladiri.

Rasa aneh dari kemampuan tubuhnya membuat pandangan dan pikirannya sedikit berubah, Andi merasakan sangat ingin menyiksa anak-anak kejam ini.

Andi pun mulai merasakan beberapa gerakan dari jurus Pukulan Harimau Penghancur, Terlihat jelas di kepalanya.

Tanpa ragu, Andi pun mulai memukul mereka dengan jurus ini.

Satu per satu semua timbang dengan patah tulang iga, tangan, bahkan ada yang patah kakinya. Jurus yang dikeluarkan oleh Andi saat ini, yaitu jurus yang sangat mematikan bila digunakan kepada orang biasa.

Andi sedikit tak sadar, dan dia terus menikmati penyiksaannya kepada anak-anak nakal ini, hingga beberapa wajah Siswa yang Andi pukuli sudah sulit untuk dikenali,, karena wajahnya sudah penuh dengan darah.

Anehnya Andi tak merasakan kasihan, ataupun ingin berhenti setelah melihat mereka tak berdaya.

Tiga Siswi yang menyaksikan penyiksaan Andi pun mencoba untuk teriak, karena takut dengan kegilaan yang dilakukan oleh Andi saat ini.

Tapi Andi lebih dulu mengancam mereka.

"Siapapun yang berani berteriak, akan aku siksa sama seperti mereka" Ancam Andi pada ketiganya.

Semua siswi yang Andi ancam pun, terdiam takut. Mereka tak tega teman-teman pria mereka disiksa sedemikian rupa.

Melihat semuanya sudah tak ada yang bergerak, mereka semua pingsan dalam keadaan terkancing dan buang air besar karena terlampau tak tahan menahan sakit dari siksaan Andi.

"Sekarang, giliran kalian" Ucap Andi sambil menghampiri tiga Siswi jahat ini.

"Kau mau apa?" Tanya Siswi yang tadi bertugas memegang Video, terlihat ketakutan.

"Apa yang mau kamu lakukan padanya tadi?"Tanya Andi sambil menunjuk ke arah siswi bernama Lala.

"Terserah aku, dia mau aku apakan,, kamu akan menyesali jika berani menyakiti ku" Ancam Siswi bernama Rara ini.

"Kakak ku adalah preman di kota ini, dia bernama Ruben Stun,, dia bukan orang yang mudah memaafkan orang" Lanjutnya masih mengancam Andi.

Mendengar ancamannya yang jumawa, yang diucapkan oleh Rara, membuat Andi semakin ingin menyiksanya juga.

Emosi Andi seolah jadi gampang terprovokasi oleh hal-hal yang seharusnya tak membuatnya marah.

"Kamu mau memvideokan pemerkosaan itu?, Lalu menjadikan video untuk mengancam gadis ini, ke depannya?" Tanya Andi kesal.

"Kalau iya.. kenapa?, Apa urusannya denganmu?" Teriaknya semakin Berani.

Melihat sikap Rara yang jumawa dan tak merasa berdosa dengan apa yang sudah dilakukannya,, Andi tersulut emosinya.

Andi pun menarik baju yang masih dipakai oleh Bimo hingga robek,, lalu mendekati Rara,, dan mulai membekap mulutnya dengan baju Bimo yang sudah bercampur darah.

Rara pun kaget dan tak pernah menyangka dengan apa yang dilakukan oleh Andi padanya.

...****************...

1
doaibu serang03
sudah terlalu banyak baca sistem. lama2 kepikiran jadi melayang gak jelas.
doaibu serang03
jumlahnya salah
Ar Yooo
Lumayan
ADYER 07
mantap thor
Syaeful Husna70
lupa penulisnya kali 🤣🤣🤣
Syaeful Husna70
😄😄😄😄 jd pengen ktawa asyiiikkķ
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
semoga segera bisq menguasai dan mengendalikan kekuatan harimaunya andi
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
Luar biasa
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
haduh masih kelas 10 sudah begitu, apakah seperti itu sistem pergaulan anak perkotaan besar
Nanda
0 nya kurang 1
Juan Castro
siip mc nya ok
Samsul Booyah
Luar biasa
Abidin Abisha Zakaria
mantap dan terbaik
Mkh 18
Luar biasa
Amat Syaripudin
menarik lanjut thor
Amat Syaripudin
Luar biasa
Wisdhalia Iwis
mantap....,👍👍👍👍👍
Nurmiahana Nana
woi pd amat ceweknya 😏
Nurmiahana Nana
hahahaha kena sindir lgi makanya ☺️
Nurmiahana Nana
q hadiahkan Bunga lgi ☺️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!