NovelToon NovelToon
Bertahan Dalam Pernikahan

Bertahan Dalam Pernikahan

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Balas Dendam / Suami Tak Berguna / Menikah dengan Musuhku / Tamat
Popularitas:879.7k
Nilai: 5
Nama Author: Mailiyana

Izzatul Arsyila,Wanita berkulit putih dan berkerudung panjang itu tidak pernah menyangka bahwa lelaki yang menjadi suaminya atas perjodohan oleh Ayahnya itu adalah seorang yang menyimpan sebuah rencana untuk ambisi balas dendam.

Muhammad Raihandi, nama Lelaki yang berwajah tampan dan menawan itu akan tetapi sikapnya tidak seperti penampilannya. Dimalam pernikahannya ia berubah menjadi lelaki yang arogan, kasar dan menyakiti istrinya, Arsyila.

Mampukah Arsyila bertahan menghadapi sikap dan perbuatan suaminya dan menerima kenyataan bahwa suaminya menikahi dirinya karena adanya niat buruk yang terselubung?

Dendam apakah yang membuat Raihan menjadi seorang suami yang tidak berguna bagi istrinya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mailiyana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PESAN TERAKHIR AYAH

Kepergian Ayahnya meninggalkan luka yang mendalam dihati Arsyila. Arsyila merasa sangat kehilangan sosok Ayah yang sangat ia sayangi. Lelaki kuat, tegar dan selalu mengajarkan dirinya kebaikan, Namun kini sosok itu sudah pergi untuk selamanya.

Arsyila menangis menatap sosok yang terbaring kaku di tempat tidur. Bersamaan dengan itu, Hasbi, Ardan serta Maida masuk kedalam. Maida langsung merangkul Arsyila, tangis Arsyilapun semakin pecah dalam pelukan Maida.

Maida membawa Arsyila keluar dari ruangan tersebut sedangkan Hasbi dan Ardan mengurus semua proses Pemulangan Ayahnya kerumah.

"Yang Sabar Arsy.. Aku yakin kamu kuat, Kamu harus ikhlas melepas Ayahmu, ini semua sudah KehendakNya. Allah Maha Tahu yang terbaik untuk HambaNya. Kamu harus tegar ya.." Ucap Maida seraya menyeka air mata yang terus-terusan mengalir di pipinya Arsyila.

Arsyila tidak berkata apa-apa. Rasanya lidahnya pun kelu seakan tak mampu untuk mengeluarkan suara. Ditambah lagi dadanya yang semakin sesak ia rasakan.

Arsyila mencoba untuk ikhlas, namun satu hal yang ia sesali adalah dirinya yang tidak bisa menemani Ayahnya disaat terakhirnya. Disaat Ayahnya sadar dan memanggil namanya, Arsyila tidak ada disana. Jika mengingat itu semua membuat hatinya semakin ngilu, perih dan sakit.

Arsyila kembali menangis sejadi-jadinya.

"Arsy.. Kamu boleh menangis sekuat yang kamu mau, tapi ingat.. Kamu gak boleh sampai meratapi kepergian Ayahmu. Allah tidak akan ridho, seharusnya kamu tau itu kan?" Kata Maida berusaha mengingatkan sahabatnya itu. Arsyila hanya menganggukkan kepalanya.

Arsyila yang masih didalam rangkulan Maida kemudian memejamkan matanya. Saat matanya terpejam, bayangan wajah Ayahnya seakan menari-nari dihadapannya. Senyuman hangat dari Ayahnya, tatapan lembut dari kedua bola matanya dan juga suara Ayah yang memanggil namanya pun terniang-niang dibenaknya. Dan.. Itu semua tidak akan pernah lagi dia rasakan. Menyadari akan kenyataan pahit tersebut, membuat perasaan Arsyila menjadi hancur berkeping-keping. Cinta pertama seorang anak perempuan adalah Ayahnya. Dan kini Cinta pertama Arsyila sudah pergi meninggalkan dirinya dengan sejuta kenangan indah yang tidak bisa dilupakannya.

Setelah itu, Arsyila merasakan tubuhnya yang semakin tidak berdaya. Ia begitu lelah. Lelah Hati dan Pikirannya sehingga membuat wanita itu akhirnya ambruk dan pingsan di dalam rangkulan Maida.

***

Saat Arsyila membuka mata, ia sudah berada di kamarnya. Mata Arsyila lalu melirik ke jam dinding kamarnya yang sudah menunjukkan pukul 7 malam. Arsyila beristighfar, ternyata begitu lama dirinya pingsan. Setelah itu, Arsyila bangkit dan bermaksud untuk keluar Kamar.

Namun, Arsyila tidak langsung keluar kamar, ia mengintip dulu dari balik pintu kamarnya. Dilihatnya begitu ramai orang didalam rumahnya dan sedang membacakan yasin. Detik kemudian ia melihat sosok Ayahnya yang terbaring kaku ditengah ruangan itu dengan seluruh tubuhnya ditutupi oleh kain.

Melihat hal itu, kembali membuat hati Arsyila seakan teriris-iris. Ayahnya benar-benar sudah tiada, ini adalah sebuah kenyataan pahit yang harus ia telan bulat-bulat.

Kemudian sebelum keluar dari kamarnya, Arsyila mengganti pakaiannya dan dengan menguatkan fisik dan hatinya, ia lalu keluar dari kamar.

Semua mata tertuju ke Arsyila saat dirinya keluar. kemudian Maida bergegas menjemput Arsyila dan membawanya duduk disamping jenazah ayahnya. Didepannya ada Hasbi dan juga Ardan. Ia melihat Ardan yang menunduk dengan sekali - sekali menghapus Air mata yang tiada henti mengalir dari matanya. Ardan pasti merasa terpukul sekali, sama juga halnya dengan dirinya saat ini. Sangat-sangat merasakan kehilangan.

Beberapa saat kemudian, dari arah pintu depan terdengar suara salam dari seseorang yang terdengar tidak asing. Ternyata itu suara Umi Lika dan Juga Bik Ani. Umi Lika yang awalnya tidak tahu Ayah Arsyila yang sudah meninggal, niat awalnya ingin menjenguk Ayah Arsyila kerumah sakit, tapi ia kaget ketika Ardan mengatakan bahwa Ayahnya sudah meninggal, karena itu ia kembali kerumah dan membawa bik Ani bersamanya kemudian langsung menuju kerumah Asryila.

Kemudian Umi Lika langsung mendekati Arsyila, ia memeluk erat Arsyila dengan mengucapkan rasa duka yang amat mendalam atas meninggalnya Ayahnya.

"Kamu yang sabar ya Arsyila.. Umi turut berduka cita. Semoga Almarhum Ayah kamu diterima disisi Allah, diampuni segala dosanya, dan dilapangkan kuburnya.." Ucap Umi Lika yang langsung diaminkan oleh Arsyila. Begitu juga dengan Bik Ani mengucapkan hal yang sama kepadanya.

Hari sudah semakin malam, orang-orang berpamitan satu-persatu meninggalkan rumah Arsyila. Yang tinggal cuman beberapa saudara dekat mereka saja, juga Hasbi dan Raina. Sedangkan Umi Lika Dan Bik Ani juga pulang dan berjanji akan datang dipemakaman Ayahnya esok hari. Sebelum pulang tadi, Umi Lika sempat membisikkan sesuatu ketelinga Arsyila.

"Arsyila, Maafkan Raihan yang tidak bisa datang dan menemani kamu malam ini, karena ada cedera kecil di kepalanya yang membuat dia harus istirahat. Tapi, besok umi pastikan dia datang.. Kamu jangan banyak pikir ya.." Kata Umi Lika yang membuat Arsyila jadi teringat kepada suaminya itu.

Karena rasa sedih atas kepergian Ayahnya, benar-benar membuat Arsyila lupa akan Raihan. Dimana keberadaan suaminya saat ini? Disaat Ayahnya meninggal, dia sama sekali tidak ada. Namun, Arsyila juga tidak memberitahunya kan? Bagaimana ia bisa tahu? Tapi, pasti umi Lika sudah memberitahunya kan? Seharusnya Raihan ada disini saat ini. Kata Gejolak pikiran dan hati Arsyila saat ini yang saling sahut-menyahut.

"Kak.." Tiba-tiba Ardan memanggil Arsyila. Yang lain sudah pada tidur, tinggal Arsyila dan Ardan yang masih terjaga.

"Iya.." Jawab Arsyila dengan lirih.

"Kak, sebelum Ayah meninggal.. Ayah sempat mengatakan suatu pesan ke Ardan untuk disampaikan ke kakak..." Ucap Ardan dengan wajah yang serius.

"Pesan apa?" Tanya Arsyila dengan penasaran.

"Pesan itu untuk kak Arsyi...." Kata Ardan yang kemudian berhenti sesaat.

"Iya, pesan apa?" Arsyila mengulang kembali pertanyaannya seakan tidak sabar dengan kalimat lanjutan yang akan dikatakan oleh Ardan.

"Pesan terakhir Ayah untuk ka Arsyi.. Ayah bilang.. Kak Arsy harus tinggalkan bang Raihan.." Kata Ardan yang terdengar agak ragu-ragu untuk menyampaikannya.

"Apa?" Teriak Arsyila seakan tak percaya dengan ucapan adiknya barusan.

"Ayah bilang begitu? Tapi, kenapa??" Tanya Arsyila.

"Ardan gak tahu kak, yang jelas Ayah ingin sekali bertemu kak Arsyila dan menyampaikan langsung ke kakak, Ardan dapat melihat itu dari wajahnya Ayah. Seperti ada sesuatu yang tidak lepas gitu yang ingin disampaikannya kak. Padahal saat itu nafas Ayah sudah tinggal satu-satu, tapi.. di terus berusaha mengeluarkan suara.. memanggil nama kakak dan bang Raihan bergantian.. Ardan tidak tahu kak apa yang mau Ayah sampaikan. Kalau mengingat itu semua benar-benar membuat hati Ardan ngilu, Ardan gak tega kak.. Ardan gak kuat.." Jelas Asran yang kemudian menunduk sambil menangis terisak-isak.

Arsyila terdiam dengan berbagai pikiran berkecamuk dibenaknya. Apakah yang ingin disampaikan Ayahnya sebenarnya?? Kenapa Ayahnya ingin Arsyila meninggalkan Raihan? Yang padahal sebelum itu Ayahnya selalu memuji Raihan. Bukankah dia sendiri yang menjodohkan Arsyila dengan Raihan. Apa mungkin Ayah tahu semua perbuatan jahat Raihan kepadanya sehingga ia menyuruh Arsyila untuk meninggalkan Raihan? Dan.. apa jangan-jangan hal ini juga menjadi pemicu Ayahnya jadi terkena serangan jantung??

"Ya Allah.." Desis Arsyila Akhirnya karena sadar bahwa pikirannya sudah melalang buana entah kemana.

Jika benar demikian, apa ada lagi alasan bagi Arsyila untuk mempertahankan pernikahannya dengan Raihan?? Karena selama ini ia bertahan karena Ayahnya. Dan.. Saat ini Ayahnya sudah meninggal dunia, ditambah lagi pesan terakhir dari Ayahnya untuk meninggalkan Raihan. Apalagi yang bisa dia lakukan? Selain mengikuti keinginan terakhir dari Ayahnya itu...

.

.

.

Bersambung..

1
Iyas Masriyah
Luar biasa
Nina Susanti
Males ga ada perlawanan dikitpun jadi bacanya banyak skip
yani suko
𝘺𝘰 𝘸𝘦𝘴 𝘯𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘤𝘦𝘳𝘢𝘪
Lumba Lumba Ungu
yah...
kecewa, kok mereka balikan sih....
Kaneti Neng
aku suka cerita wanita Sholeha
Selsia Amilia
jangan terllu bertele tele thor aga,boseb jadinya
Lia Uhartina
up
Julekha Anwar
menurutku gilaaa siii ini.. salut sama arsiylaa👍
semangaatt.... Lanjuuutkaaan
Popy Setyaningsih
knapa aku curiganya si hasby ya?
sari emilia
ku kr sp penolong nya...ternyata raihan lg....raihan lg...jd krg seru
Maryam Renhoran
hayoo,,,,, Thor terlalu lama menderitanya,,
jdi malas klu kelamaan
Rita Prastuti
👍👍
Dewi Dama
malas baca nya..novel ini tdk menghibur...
Dewi Dama
murah bangat si Asylaa...tinggalin aja suami yg hati nya binatang...
Tri Utari Agustina
cerita bagus banget thor semangat thor semoga novel tambah sukses selalu
Tri Utari Agustina
Sabar Arsila semoga raihan sadar apa yang dilakukan kepada istrinya dan bucin
Listati Manalu Tati
ini terlalu sadis
Wi
👍
Kod Driyah
Arsyilla terlalu bnyk omong
Kod Driyah
Arsylla km bnyak2 berdoa mnta sm Allah jngn lupa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!