NovelToon NovelToon
Cerita Kita

Cerita Kita

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:33.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nur Maelani

Nandita seorang gadis yang berusia 20thn.Ia tinggal bersama ibu dan seorang adik yg baru berusia 10thn sedangkan ayah Dita sudah tiada sejak ia duduk dibangku awal SMA.
Ia terpaksa bekerja disebuah kafe dan sebuah stasiun radio untuk membantu ibunya.sebenarnya Dita ingin sekali menjadi dokter namun cita-citanya terpaksa harus dikubur dalam-dalam karna ekonominya.
suatu hari saat Dita sedang bekerja tanpa sengaja dita bertemu dengan Daniel.
Ya Daniel adalah mantan kekesihnya.mereka putus satahun yang lalu.
Akankah Nandita dan Daniel kembali bersama?
Akankah semuanya berjalan dengan baik-baik saja lalu bagaimana usaha Daniel untuk mendapatkan Dita kembali?
Simak ceritanya y semoga kalian g kecewa happy reader y

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Maelani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Malam itu ku habiskan berdua dengan Daniel sebetulnya aku kurang begitu suka jika hanya berdua saja dirumah yang sepi ini buatku lebih baik hangout dijalanan atau ke kafe dimana bisa dijumpai banya orang.

akhirnya Daniel mengantarku pulang kami tiba dirumah jam 23.15 menit akupun segera masuk dan mengunci pagar ketika mobil Daniel sudah tak terlihat lagi.

Seteibanya dikamar aku pun meletakan tas kecil yang kubawa diatas meja begitupun den ponselku akupun segera ke kamar mandi dan membersihkan diri tidak sampai 15 menit akupun selesai dan merebahkan diri diatas tempat tidurku.

aku pun mengingat-ingat kejadian tadi saat dia bilang tak akan melepaskan aku lagi walaupun sebentar lagi dia akan segera bertunangan.

"*seenaknya saja kalau ngomong mana bisa dia mau keduanya, disatu sisi dia tak mau mengecewakan kedua orang tuanya disatu sisi lagi dia gak mau kehilangan aku,mana bisa begitu" pikirku dalam hati

" trus dia juga bilang sehari setelah acara pertunangannya dia juga akan membawa kedua orang tua untuk melamarku, apa dia waras ya? mana ada yang begitu, dan apa katanya orang tuanya juga merestui hubungan aku dan Daniel , aku jadi bingung sendiri apa orang kaya seenak itu ambil.keputusan trus seandainya nanti orang-orang bilang aku wanita simpanan kan yang rugi aku juga,yang sakit hati aku juga*"

aku berdebat deņgan diri ku sendiri dan al hasil malah membuat kepala terasa sakit memikirkan omongan Daniel tadi dan apa aku gak boleh punya teman pria apa lagi sekarang dia manaruh mata-mata untuk mengikutiku kemana saja dan melaporkannya pada Daniel setiap hari.

aku pun mepuk jidatku

" masa bodo deh dengan hari esok lebih baik aku tidur aja" pikirku

aku pun mencoba memejamkan mata dan melupakan kejadian tadi, tak lama kemudian mataku terasa berat dan akhirnya akupun terlelap.

Jam 7 pagi aku pun terbangun bibirku terasa perih aku pun mengeluarkan kaca kecil dari dalam tasku dan melihat ada apa dengan bibirku

ternyata ada luka disana setelah ku ingat ini ulah dari Daniel tadi malam yang menggigit bibirku karena merasa gemes dengan ku

" besok-besok kalau ketemu dia lagi aku harus pakai masker biar dia gak seenaknya aja maen nyosor" pikirku

aku pun segera turun kebawah untuk sarapan kulihat ada nasi goreng plus telur ceplok kesukaanku tanpa menunggu lama aku pun segera meyantapnya hingga habis tak tersisa.

ku coba mencari keberadaan bunda tetapi yang kucari tak kunjung ketemu akhirnya aku duduk disofabed sambil menyalakan televisi mencoba mencari acara yang bagus namun setelah mengganti beberapa chanel tak ada acara yang menarik perhatianku.

akhirnya aku pun mematikan televisi dan menyalakan Radio X fm

sambil memainkan ponselku terdengar lagu Januari dari alm.Glen

tanpa kusadari aku begitu menghayati syair demi syair kenapa terasa begitu menyentuh di hatiku akhirnya aku ingat kalau aku sedang mencari bunda untuk sekedar bercerita soal kejadian semalam namun sampai saatnya aku berangkat kerja bunda belum kutemui juga akhirnya aku pun berangkat dengan perasaan yang masih sangat tidak karuan.

setelah mngunci pagar rumahku,aku pun berjalan keluar gang menuju jalan utama perumahanku,saat melewati.sebuah mobil hitam aku teringat akan mata-mata utusan Daniel

"apa orang yang berada didalam mobil ini anak buah Danil" pikirku sambil terus berjalan dan seingatku tetangga sekitar rumahku tidak ada yang mempunya mobil sebagus itu. aku pun tak mau ambil pusing tak lama kemudian aku pun sampai di mini market tempat aku bekerja.

Hp ku berbunyi bertanda ada chat yang masuk, aku pun mengambilnya dari dalam saku celana kerjaku ternyata dari Daniel

" beib, ingat pesan aku semalam"

" mungkin beberapa hari kedepan aku tidak dapat menemuimu tapi jangan berharap banyak beib mata-mataku mengawasi"

tanpa ada niat untuk membalas aku pun memasukan kembali ponselke ke saku celanaku, aktifitas pagiku pun dimulai semakin siang semakin banyak costumer yang berbelanja hingga tanpa terasa waktunya pulangpun tiba aku bersiap-siap untuk kembali kerumah dan beristirahat sebelum aktifitas malamku dimulai.

Tak butuh waktu lama untuk tiba dirumah begitu memasuki rumah ku lihat bunda dan Niken sedang ngobrol diruang tamu.

" Assalam mualikum" salamku pada bunda dan Niken akupun ikut bergabung bersama mereka

" bun..aku mau ngomong sama bunda"

" ya sudah ngomong aja neng ada apa" bunds ipeh menjawab sambil tidak mengalihkan pandangannya dari baju yang sedang ia jahit.

" berdua aja bun, ini rahasia" rengekku

Niken yang mendengarku hanya ingin ngobrol berdua dengan bunda saja langsung berdiri dengan wajah sedikit kesal dan berjalan menuju kamarnya.

aku pun tersenyum " makasih y dek atas pengertinya"

Niken hanya membalas dengan anggukan kepala.

" ada apa" tanya bunda lalu meletakan baju yang sedang dijahitnya.

aku sedikit bingung harus mulai cerita dari mana

" ada apa neng" tanya bunda lagi untuk yang kedua kalinya

" em...ini soal Daniel bun" ucap ku memberanikan diri untuk mulai bercerita tentang masalahku dengan Danil pada bunda.

" iya...ada apa neng jangan bikin bunda penasaran kenapa" protes bunda setelah menunggu sekian lama namun aku tak kunjung juga bercerita.

" em...itu bun"

" Daniel mau tunangan hari sabtu ini" ucapku dengan nad pelan sambil menahan sesuatu yang terasa begitu menyesakan .ku beranikan diri menatap wajah bunda pada awalnya bunda nampak sedikit terkejut namun pada akhirnya ia dapat mengendalikan emosinya nampak ada rasa kecewa diwajah bunda.

" sebetulnya aku iklas bun dia tunangan dengan wanita lain tapi masalahnya dia juga ingin pada hari minggunya melamarku bu" jelasku sambil tertunduk.

" loh kok begitu" nampak wajah bunda sedikit terkejut

" makanya bun aku bingung harus gimana,aku g mau dapat gelar pelakor bun"

" ya sudah kamu jangan terlalu dipikirin neng, biar nanti bunda yang tanya sama Daniel biar jelas" ucap bunda yang sedikit menenangkan ku.

" sudah sana kamu istirahat neng "

" jangan terlalu dipikirin ya neng" lanjut bunda,aku pun menganggukan kepala bertanda " iya"

akupun masuk kekamarku dan merebahkan tubuhku yang terasa lelah namun perasaanku sedikit lega karena sudah bercerita tentang masalahku pada bunda

ting...suara notipikasi hpku berbunyi kulihat chat dari Rivan

" kamu tar ke kafe g"

" iya" balasku

"aku antar ya"

" boleh"

" ok nanti pulang kerja aku mampir y"

" siap bos"

aku pun segera mandi dan bersiap-siap jam 6 sore Rivan tiba dirumahku aku pun sudah rapi dan segera turun untuk menemui Rivan dan membiarkannya istirahat sejenak.

selepas sholat magrib aku pun mengajak Rivan untuk makan malam bersama dan ia pun menganggukinya. kamipun makan bersama nampak diwajah Niken rasa tidak suka kepada Rivan namun aku pura-pura tidak melihat ekpresi Niken setelah selesai dan duduk sejenak di teras depan kamipun pamit pada bunda

sementara itu didalam sebuah mobil sedan berwarna hitam nampak seseorang sedang memfoto kedekatan Dhita dan Rivan dan melaporkan hasil kerjanya pada sang bos

sedangkan diseberang sana sang bos yang memberi perintah pada anak buahnya untuk mengawasi dhita langsung membuka ponselnya begitu terdengar ada chat masuk dan membuka pesan gambar yang dikirim oleh anak buahnya.

seketika itu wajahnya nampak merah padam karena menahan amarah tanganya mengepal kuat andai saja malam ini dia tidak ada acara jamuan makan malam dengan keluarga calon tunangannya sudah dipastikan ia akan langsung menyambangi kediaman sang pujaan hati

"dasar gadis pembangkang tidak mau dengar perintahku, awas y kamu lihat saja begitu aku ada waktu aku akan langsung menghukum mu" ucap Daniel dengan nada menahan emosi dan kedua tangan yang mengepal kuat untuk meredam emosinya.

1
it's me oca -off
semangat
Risa Virgo Always Beau
Daniel menjadi anak baru di salah satu sekolah
TK
🌷🌷
B⃟c ᴅʀɪᴇᴀʀᴛʜᴀ
klo aku sih lebih baik Anti di masukkan ke penjara, karena apa yang selama ini dia lakukan sudah termasuk tindakan pidana
B⃟c ᴅʀɪᴇᴀʀᴛʜᴀ
hihihi... begitu di cium langsung meleleh tuh hati 🤭🤭
B⃟c ᴅʀɪᴇᴀʀᴛʜᴀ
kasian amat kamu Ndre, baru aja mau numpang sarapan, eh malah diajak Daniel pergi 😂😂
it's me oca -off: hadir
total 1 replies
B⃟c ᴅʀɪᴇᴀʀᴛʜᴀ
Dhita gak lupa sama janjinya
B⃟c ᴅʀɪᴇᴀʀᴛʜᴀ
oh ayolah Daniel, harusnya kamu bisa merasakan klo dia itu bukan Dhita yang asli
B⃟c ᴅʀɪᴇᴀʀᴛʜᴀ
pasti Dhita bingung yaa karena kepulangan Daniel yang tiba-tiba dan gak kasih kabar dahulu ke Dhita
B⃟c ᴅʀɪᴇᴀʀᴛʜᴀ
ya kamu harus setuju Rina, daripada kamu masuk penjara dan keluarga mu tidak ada yang membantu
B⃟c ᴅʀɪᴇᴀʀᴛʜᴀ
udah bene-bener gila tuh Anti, gak mikir apa hanya karena obsesinya pada Daniel, dia sampe mau menghilangkan nyawa orang, apalagi didalam itu juga ada 2 anak kecil
B⃟c ᴅʀɪᴇᴀʀᴛʜᴀ
dokter bedah plastik nya hebat banget lho, bisa ngoperasi wajah Anti bener-bener mirip Dhita kayak saudara kembar
B⃟c ᴅʀɪᴇᴀʀᴛʜᴀ
untung Daniel datang tepat waktu
B⃟c ᴅʀɪᴇᴀʀᴛʜᴀ
yaa pastilah mau klo dikasih cucu lagi, kan biar tambah rame
B⃟c ᴅʀɪᴇᴀʀᴛʜᴀ
oooh ya ampun, kok gak tau malu banget yaa kamu Anti... dasar si ular keket
B⃟c ᴅʀɪᴇᴀʀᴛʜᴀ
kenapa cemburu Niel, kan Dhita sama Dimas hanya berteman dan mereka cuma sedang berbicara, naah yang kamu rasakan, sama seperti yang Dhita rasakan Niel
B⃟c ᴅʀɪᴇᴀʀᴛʜᴀ
mangkanya tho Niel, walaupun kamu sama genk mu lagi njalani misi untuk menjebak Anti, yaa kamu jangan sampe lupa dong sama keluarga mu
B⃟c ᴅʀɪᴇᴀʀᴛʜᴀ
diih gak tau malu banget sih kamu
B⃟c ᴅʀɪᴇᴀʀᴛʜᴀ
iih ngarep banget sih kamu... mimpi aja terus, ati-ati sakit nanti klo jatuh
B⃟c ᴅʀɪᴇᴀʀᴛʜᴀ
dah tak usah kamu pikirkan Dhita, biar teman-teman Daniel saja yang membalasnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!