NovelToon NovelToon
Laura Dan Status Barunya

Laura Dan Status Barunya

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Chicklit / Tamat
Popularitas:386.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Alif Irma

Laura Fernandes menyandang status baru setelah bercerai dengan Johan Pradipta William. Menjadi janda dari pengusaha kaya raya tidak serta merta membuat hidupnya menjadi bahagia. Cemohaan dan hinaan dari banyak orang akan status barunya membuatnya dikucilkan oleh orang terdekatnya.

Pernikahan yang berlandas tanpa dasar cinta itu harus berakhir hanya genap sebulan lamanya. Akibat dari keegoisan masing-masing. Laura yang tak mencintai suaminya, begitu pula Johan yang tidak mencintai istrinya memilih mengakhiri pernikahannya. Keduanya sama-sama diuntungkan karena tidak memiliki perasaan satu sama lain.

Akibat dari perceraiannya, Laura di coreng dari anggota keluarganya, tidak diakui menjadi putri Anthony Fernandes. Seluruh aset yang dimilikinya disita dengan paksa oleh orang tuanya. Laura yang selama ini hidup bergelimang harta harus menata kembali hidupnya. Laura pun akhirnya memilih untuk hidup mandiri. Bekerja dari nol, banting tulang untuk menghidupi dirinya sendiri.

Bagaimana perjalanan hidup Laura dengan status barunya?

Yuk simak kisah Laura dan status barunya !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alif Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24 Laura dan Status Barunya

Laura sangat kesal mendengar tuduhan Johan yang tidak-tidak. Laura berencana untuk mengemas seluruh pakaiannya dan segera pergi dari kediaman orang tua Johan. Laura berjalan terburu-buru menuju kamarnya.

Sementara nyonya Tias dan Wulan juga berjalan di teras belakang menuju kamar Laura. Mereka mendapat kabar dari penjaga bahwa Laura baru saja tiba.

"Bibi, itu kak Laura" tunjuk Wulan yang melihat kedatangan Laura.

"Iya benar sayang" timpal mama Johan dengan antusiasnya.

Mereka segera menghentikan langkah Laura yang tampak buru-buru.

"Kak Laura!" teriak Wulan memanggil nama Laura.

Laura segera menoleh kearahnya. Nyonya Tias dan Wulan sedikit berlari kecil menghampiri Laura.

"Ada apa?" tanya Laura bingung dan berusaha menyembunyikan kekesalannya.

"He he he, kami senang kakak pulang" jawab Wulan dengan cengengesan.

Nyonya Tias segera memeluk Laura, membuat Laura terhentak kaget.

"Bibi khawatir kepada mu, jangan pernah tinggalkan bibi. Dan jangan pernah berubah sayang, tetaplah menjadi Laura yang bibi kenal" ucap mama Johan dari lubuk hati terdalam.

Laura hanya terdiam mendengar ucapan mama Johan yang sudah tak bisa berkata-kata.

Cukup sulit bagiku untuk mengakhiri semua ini. Aku tidak mungkin meninggalkan pekerjaan ini. Bahkan mama Johan begitu membutuhkan jasa ku. Batin Laura.

"Jangan khawatirkan aku bibi, lihatlah aku baik-baik saja" ucap Laura tersenyum.

Nyonya Tias segera melepaskan pelukannya dan tak lupa memeriksa tubuh Laura dengan cepat.

"Syukurlah, bibi merasa lega" ucap mama Johan sambil menghembuskan nafasnya dengan lega.

"Ini sudah larut malam, sebaiknya bibi istirahat di kamar. Aku pun ingin istirahat dan bobo cantik" ucap Laura dengan sedikit candaannya.

"Baiklah, selamat malam sayang" ucap mama Johan dan Wulan segera membawanya masuk ke dalam rumah.

Sementara Laura bergegas masuk ke dalam kamarnya dan tak lupa menguncinya takutnya seseorang masuk ke dalam kamarnya.

Laura memilih duduk di kursi di samping ranjangnya. Laura mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangannya yang sedang dilanda kebimbangan.

"Aku tidak boleh mundur dari pekerjaan ini. Johan sudah mengatakan bahwa ia akan melunasi seluruh utang ku lewat kontrak kerja kami. Walaupun Johan begitu menyebalkan dan sangat arogan, aku tidak boleh terpancing dengan ucapannya. Memang sih ucapannya sangat menyakitkan, tapi aku lebih membutuhkan pekerjaan ini. Aku tidak ingin merepotkan papa dan mama untuk membayar segala denda dan utang yang sudah ku perbuat"

"Mulai sekarang aku tidak boleh terpancing dengan ucapan Johan. Terserah dia mau melakukan apapun. Biarlah mulutnya berbusa mengata-ngatai ku yang tidak-tidak yang jelas dia tidak main kekerasan, aku bisa mengatasinya dengan legowo" ucap Laura dengan pendiriannya saat ini.

*

*

*

Sementara Johan sedang berdiri di balkon kamar ditemani sebotol wiski. Pandangan Johan terus tertuju ke bawah tepat di mana kamar Laura berada. Pikirannya saat ini sedang kacau balau akibat Laura.

Penampilan Johan sangat berantakan. Tiga kancing kemejanya terbuka, dimana Johan masih mengenakan kemeja yang sempat dia pakai ke kantor.

Sekali teguk dan terus meneguknya hingga membuatnya candu dengan minuman beralkohol itu. Johan pun sedikit rileks dengan minuman tersebut.

Johan menghela nafas panjang yang masih mengamati area kamar Laura. Tanpa diduga, sosok wanita yang membuatnya kesal sedang menutup jendela kamar. Laura pun mengalihkan pandangannya karena merasa sedang diamati secara diam-diam oleh seseorang.

Tak sengaja pandangan Laura mengarah ke arah balkon kamar Johan. Hingga pandangan mereka bertemu. Dimana Johan tengah berdiri di balkon kamar, sedangkan Laura berdiri di depan jendela kamarnya.

Laura boro-boro buang muka dan segera menarik gorden jendelanya hingga dirinya pun tak terlihat dari pandangan Johan.

"Ada-ada saja, segitunya mengawasi ku dari atas sana. Pasti dia berperasangka buruk terhadapku" kesal Laura lalu merebahkan tubuhnya di atas ranjang.

"Semoga hari esok lebih baik dari pada hari ini. Semoga aku selalu dikelilingi oleh orang baik dan kebahagiaan selalu menyertaiku. Dan semoga kedua orang tua ku selalu diberikan kebahagiaan dan umur panjang" gumam Laura sambil menutup matanya.

Hanya itu harapan yang selalu ia panjatkan sebelum tidur. Tak berselang lama kemudian, Laura pun sudah terbuai dalam mimpi.

*

*

*

Prangg....

Johan menjatuhkan botol minumannya yang sudah kosong di lantai. Mata Johan tampak memerah yang sudah terpengaruh alkohol.

"Aku tidak akan pernah melepasmu Laura!" tegasnya sambil menendang kursi besi disampingnya.

Johan berjalan sempoyongan masuk ke dalam kamarnya. Johan mengedarkan pandangannya mencari ponselnya yang entah kemana ia simpan.

"Mike, ya aku harus menghubungi Mike, dia akan membuat rencana bagus untukku. Lihat saja Laura, aku akan memberimu pelajaran yang setimpal!" ucap Johan dengan seringai licik diwajahnya.

Johan berjalan sempoyongan hingga tak sengaja membentur meja tepat di hadapannya.

"Rupanya kau disini" ucap Johan melihat ponselnya di atas meja. Kemudian Johan segera menghubungi Mike demi bisa memberikan pelajaran untuk Laura.

🍁🍁🍁🍁🍁

Keesokan harinya....

Keluarga Johan kembali berkumpul di meja makan untuk sarapan bersama. Namun pagi ini Johan agak terlambat sarapan.

"Kak John, mengapa kamarmu berantakan?" bisik Wulan yang begitu kepo, karena tak sengaja mendengar pembicaraan pelayan.

"Apa kau ingin memata-matai ku?" tanya balik Johan.

"Tidak, maksudku bukan seperti itu" balas Wulan lalu meminum susu coklat.

"Berhubung karena kita sudah berkumpul. Papa mau sampaikan bahwa nanti malam kita kedatangan tamu penting. Jadi, Papa harap kalian bersiap nanti malam" ucap tuan William.

"Siapa yang akan datang Pa?" tanya Mama Johan.

"Nanti juga mama bakalan tahu" jawab tuan William sambil bangkit dari duduknya.

Nyonya Tias semakin penasaran saja dengan tamu yang dimaksud suaminya. Hingga dia pun tak sadar sang suami ingin berpamitan kepadanya.

"Muaachh"

Sebuah kecupan sayang mendarat di kening nyonya Tias.

"Aku berangkat kerja. Wulan jaga bibi mu dengan baik"

Nyonya Tias hanya mengangguk sebagai jawabannya.

"Siap Paman" Tak lupa Wulan menaikkan jempolnya.

Johan pun berpamitan kepada mama nya. Tapi sebelum berangkat dia perlu menemui Laura.

Kini mereka tengah duduk di teras rumah sambil berhadapan.

"Setiap sebulan sekali, kau harus menandatangani kontrak kerja" ucap Johan mengingatkan Laura.

Sangat aneh, aku berharap ini bukan akal-akalan Johan.

"Mana yang harus aku tanda tangani, semakin hari kontak kerjanya semakin tebal saja" ucap Laura curiga.

"Ya sudah, baca secara keseluruhan kontrak kerja ini terlebih dahulu sebelum kamu menandatanganinya" ucap Johan terdengar

ketus.

"Tak perlu" tegas Laura

Johan menyeringai mendengar ucapan Laura.

Baguslah, seumur hidup kau berada dalam kendaliku. Batin Johan menyeringai.

🍁🍁🍁🍁🍁

Malam harinya, semua keluarga Johan tampak bersiap-siap di dalam kamar. Mereka akan menyambut kedatangan tamu yang dianggap penting oleh Papa nya.

Sementara Laura ikut membantu mama Johan bersiap. Wulan yang begitu rempong juga turut menjadi kendalinya.

"Aku suka gaun pilihan kak Laura, lihat bibi aku sangat cantik" ucap Wulan antusias.

"Iya sayang, kamu sangat cantik" timpal mama Johan.

Laura tersenyum tipis melihat tingkah Wulan berpose di depan cermin.

"Astaga, bibi hampir lupa. Laura, bisakah kamu membawa kotak dasi ini ke kamar Johan" ucap mama Johan memohon sambil memegangi kotak dasi tersebut.

Laura sempat berpikir sejenak, kemudian dengan terpaksa mengiyakan ucapan mama Johan.

"Baik bibi" ucap Laura lalu mengambil kotak dasi tersebut, kemudian bergegas keluar dari kamar nyonya Tias.

Setelah melihat kepergian Laura. Wulan dan mama Johan saling tos. Entah apa yang sedang mereka rencanakan.

Bersambung......

Terima kasih atas dukungannya BESTie 🙏🙏🤗

1
Tira Aneri
suuukaaa
Ririn Nursisminingsih
pradipta ini johan kali yaa
Ririn Nursisminingsih
ayoo laura bangkitlah tunjukan pada kamu bisa👍
Selvy Anton
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
syska
Luar biasa
galaxi
novelmu ini bener2 sesuai judul thor....laura dan setatus barunya....
1.dia tiba2 divorse (laura dg status barunya
2. laura tiba2 jd miskin (laura dan status barunya)
3. laura tiba2 jd pelayan dirumah ex suaminya ( laura dan status barunya)
4. Laura tiba2 hamil ( laura dan status barunya)
5. laura menikah lagi (laura dan status barunya)

hebat keren thor...selamat ya...moga kisah2 yg kau tulis makin bagus dan sukses thor.❤️😍
Alif_Cha: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
galaxi
alasannya cuma satu johan....laura tdk pernah mencintai kamu...jd masalah sekecil apapun akan dijadikan alasan utk berdebat dan bertengkar.sebab klu cinta itu ada maka akan mudah sekali memaafkan meskipun begitu byk ujian dtg...apalagi klu udh mengecap "pembohong" dia akan terus menggunakan kata itu sbg alasan satu2nya...apalagi kamu johan tdk pandai merayu perempuan udh deh lengkap sudah...krn independent women emang gitu klu ada masalah dikit aja dia g mau ambil pusing lgsg ambil jln pintas
galaxi
utk kali ini aq g sependapat dg johan yg melimpahkan kesalahan pada laura....krn anak jatuh itu adalah hal yg lumrah...seketat apapun dijaga klu memang jatuh ya jatuh aja...klu anaknya g boleh jatuh sebaiknya dilapisi karet aja biar aman johan....
galaxi
org klu blm pernah mengalami melihat anak semata wayngnya menanyakan " papa dimana ma....atau apakah aku punya papa,atai semacamny" krn hancurnya hati seorang ibu kal mendengr kata2 itu.sebab sekuat apapun kita berusaha membahgiakan anak tp yg dia cari adalah ayahnya...krn dia tdk tau apa2 ttg pertengkarn org dewasa.yg dia tau ayahnya harus ada buat dia.
galaxi
eh iya katanya kan johan mendaftarkan pernikahan diam2 deng....
galaxi
mana bisa johan....laura kan hamil diluar nikah lo...
galaxi
bisa jadi yg menjebak laura tidur di hotel dg lelaki saat itu adalah ayahnya johan
galaxi
mana ada jus nanas dpt menggugurkan kandungan.....
Sweet Girl
Lhaaa untuk apa Jo...?
galaxi
takutnya mamanya mau mengabarkan ttg pertunangannya dg caterin....waduh...bisa bahaya ini....
galaxi
sayangnya ayah johan tdk setuju entah krn apa....
galaxi
aq g bisa bayangin pernikahan johan laura...apakah keromantisan mer3ka nanti dg gelud setiap hari 😂😂😂😂
galaxi
a ngebayangin aja udh ngakak liat wulan dg tampang bodohnya bertanya "ngasih pelajaran spt apa kak...? 😂😂😂😂😂pasti si johan jengkel becampur malu tuh😂😂😂
galaxi
sa ae kamu thor....klu ini sih pas bgt cucok deh klu jd tengil...emang dasar zhao lusy badas😍😍😍
galaxi
😂😂😂😂😂ngakak sumpah....lucu seru tho
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!