NovelToon NovelToon
Gadis Yang Malang

Gadis Yang Malang

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Patahhati / Tamat
Popularitas:109.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nadia permata

Kehilangan seseorang yang sangat disayangi untuk selamanya itu, bukan hal yang mudah. Apalagi orang itu merupakan seorang anak yang sangat di sayangi.

Anaya Aninditia merupakan seorang gadis yang berumur 12 tahun, Anaya memiliki sebuah keluarga yang harmonis. Suatu ketika keharmonisan itu hilang, akibat ulah ibunya yang selalu mementingkan arisan, semenjak suaminya naik jabatan dan memiliki Gaji yang besar.

Anaya yang periang berubah menjadi pendiam karna perceraian orang tuanya. Satu ketika sang ayah mengenalkan sosok wanita yang memiliki 2 orang anak. Wanita itu mampu mengambil hati seorang Anaya.

Anaya yang dulu pendiam berubah menjadi periang kembali. Setelah kebahagiaan datang, Anaya mengalami kesedihan yang teramat dalam. Anaya harus kehilangan seorang ibu kandungnya untuk selamanya.

Dan kini Anaya sedang berjuang melawan penyakit meningitis yang bersarang di otaknya. Sakit itu berawal dari anaya sering sakit kepala.

apakah Anaya mampu bertahan dan melewati semua itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia permata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 24

Bunda hanya bisa terdiam melihat Anaya yang seperti itu, ayah hanya bisa memeluk Anaya dan Aris hanya bisa melihatnya dari sofa.

"Dokter belum menjelaskan sakitnya adek yang seutuhnya, tapi melihat semua gejala yang adek alami. Itu sudah mengarah ke sakit meningitis," gumam Aris dalam hati setelah membaca tentang meningitis dari mbah boogle.

Aris pun tiba-tiba keluar kamar tanpa ijin, bunda yang melihat Aris pasti sedih banget dengan keadaan Anaya. Bunda pun membiarkan Anaya dan suaminya untuk berdua, bunda keluar untuk melihat Aris.

"Kenapa nak?," tanya bunda.

Aris yang bingung harus bilang apa, langsung memeluk sang bunda, bunda yange mengerti dengan perasaan Aris. Bunda pun langsung mengelus sang anak.

"Cerita sama bunda, ada apa nak," tanya bunda.

"Aris tadi liat di HP tentang meningitis dan melihat bagaimana gejalanya, dan itu terjadi sama adek. Aris semakin sedih bun, tadi juga Aris tidur, Anaya yang meminta, adek udah nanya sakit apa. Aris bingung bun harus gimana," ucap Aris sambil menangis.

"Sabar ya nak, semoga tes kesehatan Anaya besok ya g terakhir, hasilnya gak ke sana ya. Kita berdoa aja ya, bunda cuman minta kalau di sekolah tolong jaga dan slalu cek adik-adik kamu," ucap bunda dengan lirih.

"Iya bun, udah pasti Aris akan jaga mereka dari orang-orang jahat, sekalipun Aris harus merelakan nyawa Aris," ucap Aris.

"Makasih yak nak, kamu udah dewasa. Semenjak ada Anaya kamu jadi semakin dewasa dan bertanggung jawab," ucap bunda.

"Iya bun," ucap Aris.

Aris hanya bisa memeluk bunda nya saat ini dan melafalkan doa dan dzikir dalam hati.

"Ya udah hapus air matamu, jangan nangis di hadapan Anaya. Kita masuk lagi ya," ucap bunda.

"Iya bun, sebentar Aris nyusul. Bilang aja Aris lagi Terima telepon. Aris belum siap sama hati Aris saat ini," ucap Aris.

"Ya udah jangan lama-lama ya," ucap bunda.

Aris pun masih terdiam di luar kamar rawat Anaya, karna masih sedih hatinya dengan kondisi dan keadaan Anaya saat ini.

Aris pun mencoba menenangkan hatinya dengan mendengarkan lagu pakai headset yang selalu di bawa.

Tak ada manusia

yang terlahir sempurna

jangan kau sesali

segala yang telah terjadi

kita pasti pernah

dapatkan cobaan yang berat

seakan hidup ini

tak ada artinya lagi

syukuri apa yang ada

hidup adalah anugerah

tetap jalani hidup ini

melakukan yang terbaik

Tuhan pastikan menunjukkan

kebesaran dan kuasanya

bagi hambanya yang sabar

dak tak kenal putus asa

jangan menyerah

jangan menyerah

jangan menyerah

(d'masiv - jangan menyerah)

Setelah Aris merasa lebih tenang, Aris pun mematikan lagunya dan kembali ke ruang rawat Anaya. Diliatnya Anaya sudah tertidur lagi.

Aris pun duduk di sebelah bunda dan memperhatikan Anaya terus.

"Yang kuat ya dek, kaka akan selalu jaga disamping kamu," gumam Aris dalam hati.

Ayah yang melihat gerak gerik yang aneh dari Aris, ayah pun menghampiri Aris.

"Kaka kenapa?," tanya ayah.

"Gak kenapa-kenapa ayah," jawab Aris berbohong.

Ayah tahu kalau anak sulungnya ini sedang berbohong.

"Jangan bohong kak, ayah tau, kamu lagi bohongin ayah. Ada apa kak?," tanya ayah.

"Gak ada apa-apa yah," ucap Aris yang berbohong lagi.

"Kita ngobrol di luar yu," ucap ayah.

Ayah bisa meninggalkan Anaya sebentar, karna tadi Anaya selalu menanyakan keberadaan ibunya. Akhirnya suster memberikan suntikan penenang untuk Anaya.

Bunda yang tau kalau anak sulungnya itu sedang memikirkan adiknya dan ayah bisa melihat ada yang berbeda dengan Aris.

Ayah dan Aris pun berjalan keluar kamar rawat Anaya.

"Sini duduk disebelah ayah, ada apa kak?," tanya ayah.

"Yah, Aris udah liat semua gejala adek, dan kaka udah liat apa meningitis itu dan gimana gejala dan penyebabnya. Apa bener adek kena meningitis yah," tanya Aris.

"Kaka tadi ayah udah berbincang - bincang sama dokter yang menangani adek, katanya kalau dilihat dari gejalanya, 50% adek positif kena meningitis. Tapi ayah belum tau, karna hasilnya belum keluar semua. Besok masih ada 1 pemeriksaan lagi yang menentukan hasil dari sakitnya adek," ucap ayah sambil merangkul anak sulungnya.

Aris pun semakin sedih dan gusar mendengar penuturan sang ayah. Ayah baru kali ini melihat Aris menangis lagi, setelah dua tahun yang lalu ayahnya meninggal.

Ayah yang melihat Aris menangis langsung memeluknya. Aris yang di peluk sang ayah, Aris menangis hingga tersedu-sedu.

Ayah yang tak tega melihat batin Aris yang seperti ini, ayah membiarkan anak sulungnya menangis.

"Kita bantu doa aja ya kak, semoga Allah memberikan mukjizat. Dan adek jadi sembuh," ucap ayah sambil menenangkan sang anak.

"Iya yah, maaf Aris nangis. Aris gak kuat liat adek dan Aris gak sanggup kalau harus kehilangan adek," ucap Aris sambil tersedu-sedu.

"Insya Allah... Allah memberikan umur yang panjang untuk adek. Udah jangan nangis lagi, kasian adek. Kalau kita nangis, siapa yang mau kasih semangat buat adek, hanya kaka yang bisa membuat adek tenang dan bahagia," ucap ayah.

"Iya yah," ucap Aris.

Aris pun mengelap air matanya yang sudah membanjiri wajahnya. Dan mereka pun masuk lagi ke kamar rawat Anaya.

Anaya yang masih tertidur, di hampiri Aris. Aris pun hanya bisa tersenyum dan menahan air matanya agar tak keluar lagi. Ayah dan bunda yang melihat Aris, batinnya menangis.

"Walaupun adek bukan adik kandungmu nak, tapi kasih sayangmu itu tidak berbeda dengan kasih sayangmu untuk Adam. Jaga terus adekmu nak, jadilah kaka yang bertanggung jawab untuk adik-adikmu kelak, kalau ayah dan bunda sudah tak ada di dunia ini," gumam bunda dalam hati.

"Terima kasih putra sulung ku, walaupun kamu bukan anak kandung ayah dan bukan kaka kandung Anaya. Tapi ayah lihat ketulusan kasih sayangmu untuk Anaya. Tetaplah jadi putra sulungku yang baik, teruslah sayangi adik-adikmu selamanya," gumam ayah dalam hati.

Aris yang melihat Anaya tertidur dan meneteskan air mata, Aris yang ingin mencoba mengelap air mata itu, tapi takut membangunkan Anaya. Aris membiarkan air mata itu jatuh.

"Mimpi apa dek, sampe kamu menangis," gumam Aris dalam hati.

Tiba-tiba dokter Benny dan 1 suster masuk untuk melihat kondisi Anaya, dengan cepat dokter memeriksa Anaya sebelum Anaya terbangun.

"Pa teguh besok siapkan Anaya jam 9 ya, jangan di mandikan, tapi di seka aja. Biar besok perawat yang membantunya, kita berjuang dan berdoa bersama-sama untuk menyembuhkan Anaya. Kami disini akan memberikan yang terbaik untuk Anaya," ucap dokter.

"Baik dok, terimakasih sebelumnya," ucap Teguh.

"Ya sudah kami pamit dulu ya pa," ucap dokter.

Semua pun hanya menganggukkan kepala, Aris pun berjalan menuju orang tuanya.

"Ayah, bunda... Boleh gak kalau besok kaka tidak sekolah. Ingin menemani Anaya disini," ucap Aris.

"Sebentar lagi kaka mau ujian kelulusan, Sebaiknya kaka tetap sekolah. Kaka mengertikan?," ucap ayah.

"Baik yah," ucap Aris sambil cemberut.

"Kaka boleh disini asalkan hari sabtu/minggu kalo pun hari biasa, harus hari libur. Ayah tidak mengganggu sekolahnya kaka," ucap ayah sambil memeluk Aris.

"Iya yah, maaf ya yah," ucap Aris.

"Sudah sekarang kaka dan bunda pulang, besok kaka ke sini lagi. Tapi ingat jangan cerita ke siapa-siapa dulu tentang kondisi adek, sekalipun ke sahabat kaka dan sahabat adek," ucap ayah.

"Iya yah, ya udah kaka sama bunda pamit ya yah," ucap Aris.

"Iya nak, ya udah kalian ati-ati di jalan ya. Gak usah pamit sama adek, biarkan adek tidur. Kasian adek tidurnya gak nyenyak terus," ucap ayah.

Aris pun mencium tangan ayah dan ayah menciun kening bunda, mereka pun pamit pulang.

Ayah kembali melihat Anaya yang tertidur, dan ayah berada di samping Anaya sambil menjaga anak semata wayangnya.

1
1933 rak
ini adalah kisah nyata sang Penulis . cuman ada beberapa yg di kurangi dan di lebihkan dalam tulisan tersebut . dan tokoh utama nya dia sendiri . smoga tenang disana nay .
Jelo🍊
Rest in peace, semoga dengan adanya karyamu beserta kunjungan pembaca barumu dapat membuatmu tersenyum di sana. Tidurlah yang nyenyak, semoga tenang disana, dan semoga kita bisa bertemu walaupun tak saling kenal. amin... 🤲
mama Al
Innalilahi wainnailaihi rojiun. Semoga husnul khotimah ya ka Nadia. Rest in peace. ❤️❤️ Kakak orang baik. Fast respon banget kalau balas chat. 🥺

#RIPNadiaPermata
~🌹eveliniq🌹~
pagii mampir lg support selalu
~🌹eveliniq🌹~
mampir lg semangat selalu ya
~🌹eveliniq🌹~
mampir lg nih bawa support
~🌹eveliniq🌹~
hadir lagi nih support selalu dari find the Perfect Love dan cinta online
Kayla Rane
yeeey semangaat kakak
Kayla Rane
semangat kak nadiaa... 😍😍😍
Nadia Permata: makasih kaka
total 1 replies
~🌹eveliniq🌹~
hadir lagi nih support selalu ya
~🌹eveliniq🌹~
hadir lagi nyicil baca ya
~🌹eveliniq🌹~
bintang 5 buat kk yang cantik
~🌹eveliniq🌹~
yang pertama nih ninggalin jejak lagi
Nadia Permata: terimakasih kaka
total 1 replies
B Na S Par
3 hari lagi song ka
ga sabar nya🤗😆😆
B Na S Par: 🤗🤗 ok ka ditunggu yah 😁
total 2 replies
Fediza Syahira
sabar Anaya 😐
Fediza Syahira
Anaya kpn bahagianya thor 😭
Fediza Syahira
👍👍👎
Nadia Permata: okay kaka
total 2 replies
Fediza Syahira
mengsedih 😭
Fediza Syahira
👍👍
Fediza Syahira
turut berduka cita 😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!