NovelToon NovelToon
TAKDIR

TAKDIR

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Cintamanis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:184.8k
Nilai: 5
Nama Author: Haryani

REVISI BERJALAN

Jika memang ini takdir yang dipilihkan Tuhan untukku, maka aku menerimanya dengan ikhlas.

Sejak kecil aku sudah terbiasa sendiri, bahkan disaat aku kesepian aku hanya bisa berdoa padamu.

Kini engkau hadirkan ujian baru dalam hidupku, ujian yang bahkan aku tak memintanya, tapi jika memang ini terbaik untukku, maka aku ikhlas.

Tuhan, ijinkan aku bahagia meskipun itu tidak mungkin terjadi. Ijinkan aku untuk bisa bernafas lebih lama lagi, agar aku bisa membagiakannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TAK SENGAJA BERTEMU

Karena De tak kunjung datang, Mayra yang bosan pun berniat untuk pergi jalan-jalan ke mall. Keinginannya hanya satu yaitu pergi ke sebuah toko buku. Seingatnya dulu sebelum ia hijrah ke Korea ada sebuah toko buku populer di salah satu mall ternama di ibu kota.

Sebelum pergi, Mayra menelpon De, niatnya untuk meminta ijin sebelum ia pergi. Tak lupa ia mengajak putrinya Tasya. Lagipula di dekat toko buku itu ada taman bermain untuk anak-anak seusia Tasya. Ia pasti akan menyukai tempat itu.

Mayra dan Tasya ahirnya diantar sopir keluarga besar Abraham. Perjalanan sore itu sedikit lengang karena belum jam pulang kantor.

Mobil yang dikendarai mereka membelah jalanan, pandangan Mayra terus menyusuri gedung-gedung pencakar langit yang ada di ibu kota.

Baginya tempat itu sudah berbeda dengan beberapa tahun yang lalu. Kini taman hijau di pusat kota tidak sebanyak dulu dan sudah tergantikan dengan gedung-gedung pencakar langit dan bangunan pertokoan di kanan kiri jalan.

"Mom... aku rindu teman-teman sekolah."

Mayra tersenyum, "Minggu depan kita sudah kembali ke korea.

"Iya juga ya."

Lalu gadis kecilnya mulai menghitung jari jemarinya dan menunjukkan angka empat.

"Tinggal empat hari lagi kita akan kembali ke Korea...?"

"Iya sayang..."

"Asyik ...."

Tasya tampak senang dengan hal itu. Tanpa ia sadari itu artinya beberapa hari lagi ia sudah masuk sekolah.

Beberapa saat kemudian ia sudah sampai di mall tersebut. Ia pun menggandeng putrinya memasuki mall. Pandangannya tertuju pada sebuah toko buku dengan konsep Jadul atau tempo Doeloe. Di depan toko tertulis G Kolff & Co. Memang ini bukan toko sebenarnya, tetapi hanya salah satu cabangnya.

G Kolff & Co adalah toko buku pertama di Jakarta yang berkonsep tempo dulu. Selain menjual buku, dulunya G Kolff & Co juga adalah menjadi penerbit dan percetakan buku-buku yang beredar di Indonesia.

Kali ini ia ingin mencari beberapa buku disana. Salah satunya buku resep masakan tradisional Indonesia.

Niatnya setelah kembali ke Korea ia ingin membuka kedai masakan Indonesia di negara itu sembari mengenalkan budaya Indonesia disana.

Sedangkan Tasya sudah melirik tempat bermain untuknya di samping toko itu.

"eomma, naega meonjeo gass-eo, al-assji?"

(mom aku kesana dulu ya, terjemahan bahasa Korea)

"eommaga meonjeo neol delyeogalge"

(mommy akan mengantarmu dulu sayang, terjemahan bahasa Korea)

Tasya pun mengangguk dan mengikuti arah pandangan Mommy-nya.

Setelah membeli kartu akses untuk semua wahana permainan, Mayra pun meninggalkan Tasya bersama satu pengawalnya.

Lalu Mayra melangkahkan kakinya menuju toko buku itu. Sesampaianya disana, salah seorang karyawan toko menyambutnya dengan cukup ramah.

"Selamat sore Nyonya, ada yang bisa saya bantu?"

"Buku mengenai resep-resep masakan tradisional Indonesia ada disebelah mana ya?"

"Oh di sebelah sana Nyonya, mari saya antar!"

Mayra pun mengekor di belakangnya. Setelah sampai di sudut yang ia cari, ia pun mengucapkan terimakasih padanya.

Lalu ia mulai memilih dan memilah satu persatu barisan buku yang ada di hadapannya. Beberapa saat kemudian setelah mendapat buku yang ia cari, ia pun tertarik pada salah satu sudut yang diatasnya tertulis NOVEL.

Mayra segera melangkahkan kakinya ke sudut tersebut. Dengan antusias ia mulai memilih kembali novel-novel yang berjajar disana. Ia pun tertarik pada sebuah judul Novel "AFTER MARRIED".

"Sepertinya menarik," batinnya.

Disaat tangannya ingin meraih novel tersebut, ada tangan lain yang juga hampir menyentuh novel yang sama dengan ia maksud.

Kedua mata sepasang insan itu saling terkunci satu sama lain. Wajah mereka pun terbilang cukup dekat. Bahkan hembusan nafas dari keduanya bisa dirasakan satu sama lain.

Suasana seketika menjadi hening untuk sesaat. Sampai suara bariton dari lelaki di depannya membuyarkan lamunan Mayra.

"Silahkan Nona," ucap pria itu sembari menyerahkan novel tersebut pada Mayra.

"Terimakasih."

Sesaat kemudian lelaki itu pergi meninggalkan Mayra. Tetapi kemudian ia menghentikan langkahnya. Ia seperti mengenal wanita yang baru saja ia temui.

Begitu pula dengan Mayra yang sepertinya mengenal lelaki di depannya ini. Ia pun memanggil nya kembali.

"Tunggu dulu Raka ..."

Lelaki itu menoleh, "Mayra ..."

Ia membelalakan matanya saking terkejutnya dengan panggilan Mayra barusan untuknya.

"Ha-hai ..." ucapnya canggung.

"Hai ..."

Lalu keduanya tersenyum kemudian.

"Kamu sedang apa disini? bukannya kata De, kamu sedang pulang kampung?"

"A-aku ..."

"Ehm ... lebih baik kita duduk dan berbincang disana."

Raka pun menunjuk ke sebuah kedai kopi di seberang toko. Mayra pun mengangguk lalu menuju kasir untuk membayar belanjaannya.

Tetapi saat Mayra mengeluarkan dompetnya untuk membayar buku-buku nya, Raka lebih dulu menyerahkan black card nya pada kasir.

Mayra pun menjadi salah tingkah dengan sikap Raka barusan. Ia menjadi tidak enak hati karena Raka malah membayar semua barang belanjaannya.

Saat Mayra mau berbicara, Raka mengisyaratkan agar ia tetap diam dan menerima pemberian darinya.

Dengan suasana canggung dan tidak enak hati, ahirnya Mayra menerimanya. Lalu dengan kecanggungan luar biasa, Mayra mengekor di belakang Raka menuju sebuah mini cafe.

Raka yang kurang nyaman dengan situasi itu malah mundur dan menyamakan langkahnya dengan Mayra, lalu menggandeng salah satu tangan Mayra.

Ia sempat menolak tetapi ada kehangatan yang menjalar di dalam sana, jadi ia membiarkannya.

Entah itu apa, yang pasti hal itu membuat degub jantung Mayra dan Raka saling berdisco dan berdetak lebih kencang.

Semburat merah samar-samar muncul di kedua pipi Mayra. Hal itu mengingatkannya pada perasaannya beberapa tahun lalu.

Tetapi apakah perasaan Raka terhadapnya masih sama seperti saat itu? Lalu jika istrinya melihatnya bagaimana?

Ia pun buru-buru melepas tangan Raka dan menjauhkan darinya.

Raka menghela nafasnya, "Apakah Mayra benar-benar sudah melupakanku?"

Tak mau berburuk sangka, Raka membuang jauh pikirannya lalu mengajak Mayra duduk.

Sesaat kemudian salah satu waitress mendekati keduanya. Ia mulai menyerahkan buku menu untuk mereka berdua.

"Capuccino cream brulee satu mbak, kalau kamu Mayra?"

Mayra masih membolak-balikan buku menu lalu memilih satu menu.

"Redvelvet latte satu ya mbak."

"Ada lagi?" tanya waitress itu.

"Tidak mbak, terimakasih."

Sesudah waitress itu pergi, kecanggungan kembali menyerang keduanya. Tidak ada pembicaraan diantara keduanya melainkan hanya saling memandang satu sama lain.

Sampai ahirnya Raka membuka suara terlebih dahulu.

"Apa kabar?"

"Hmm ... baik, kamu apakabar?"

"Ya seperti yang kamu lihat, aku baik-baik saja."

Mayra manggut-manggut tanda mengerti. Lalu matanya beralih ke sebuah wahana permainan, hanya untuk memastikan keberadaan putrinya disana.

Raka pun mengikuti arah pandang Mayra, "Putrimu kah?"

.

.

.

Apakah yang akan terjadi pada keduanya setelah ini?

.

.

Tunggu di update selanjutnya akak... semoga suka dengan part ini..

1
Shifa Burhan
sad ending bukan berarti ceritanya tidak bagus tapi bagi aku cerita sad ending bisa buat galau berbulan2 karena itu aku sangat menghindari novel2 sad ending
Darah Biru (Bangsawan)
⭐⭐⭐⭐⭐
Darah Biru (Bangsawan)
fav and rate🥰 keren sayang🥰
Darah Biru (Bangsawan)
jangan bahas kata menikah 😄
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™: mampir di karya terbaru dong kak🤭
total 1 replies
Anonim
kecewa sudah pasti sama author....
Fransiska Siba
kenapa harus meninggal
mama Al: mampir kak ke istri kesayangan Rangga
total 1 replies
Risky Titi sarlinda
kalau bisa si satukanlah mereka
Risky Titi sarlinda
Semoga udah liat wajah anak nya dia jadi luluh dan mereka bahagia ya
EuRo
halo kak aku mampir ... semangat terus. Salam buat Zara dari Langit Jingga.
✪⃟𝔄ʀ sⷡεͬɴͦɢͫᴏͦᴛ ʰᶦᵃᵗ🦈
bintang 5 buat takdir ,,selalu senyum y kak
Luki Lintang
lanjut kan jangan kelamaan nunggu
Risky Titi sarlinda
ia KK semoga ada keajaiban KK selalu sehat dan selalu bahagia
Luki Lintang
lanjut
Risky Titi sarlinda
wah ini juga alamat cinta akan kandas 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Risky Titi sarlinda: KK serius ini cerita KK sendiri
total 2 replies
Ardi mrongos
semua terjadi dgn adanya sahabat dan cinta, semua bs indah tp terluka jg jk tdk bijak menyikapi
Ardi mrongos
bnr itu anugerah terindah hny bs dinimati bahagia brsm org trkasih
Ardi mrongos
sehat selalu thor, biar bs up segera
💋ShasaVinta💋
get well very soon othor 🙏
Ryan cha
semangat terus upnya👍keren ceritanya
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™: terima kasih kak, smoga suka🙏😊
total 1 replies
⸙ᵍᵏ 𝓓𝓲𝓲 𝓮𝓲𝓶𝓾𝓽
semoga othor cpt sembuh dan sehat kembali.. ttp semangat ya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!