NovelToon NovelToon
Jagoanku Ternyata CEO

Jagoanku Ternyata CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / CEO / Masalah Pertumbuhan / Kebangkitan pecundang / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sigi Tyo

Bimo yang semula anak manja dan nakal tiba -tiba mendapat didikan keras dalam hidupnya , menjadikannya seorang yang mandiri, berpendirian dan ulet. Sebagai lelaki yang suka dengan tantangan dan tidak terpaku dengan gaya hidup ikut ikutan. walaupun wajahnya sengat tampan tapi dia bukan lelaki yang suka berdandan dan suka menjual tampang tanpa beraksi. prinsipnya sedikit gaya banyak aksi, tidak perlu banyak bicara namun penuh pembuktian

Bahkan dia suka bertarung sebagai lelaki sejati di arena hexagon.

Dengan tubuh kekar wajah tampan dia siap mempesona gadis manapun.
Dan jangan lupa dia seorang CEO.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sigi Tyo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23. Bimo sang jagoan

Hari Minggu itu seperti biasa ,Bimo melakukan latihan di sasana Dojo.

Dia di sambut coach dan teman temannya.

"Pagi bang Fachri, bang Anton,'' sapa Bimo

"Pagi juga Bimo," sapa mereka berbarengan.

"Ada apa nih, lesu amat," kembali Bimo menyapa dengan heran.

"Iya nih Bim, kita emang sedang bingung. Soal si Roni yang kemarin sore ," kata bang Anton.

"Emang kenapa dengan kak Roni," tanya Bimo dengan keheranan.

Memang selama Bimo pergi ke rumah orangtuanya dia tidak update dengan lingkungan sekitarnya.

"Kemarin sore Roni cidera ," balas bang Fachri lemas.

Bimo nampak kaget, mendengar berita barusan.

"Apakah kak Roni luka parah ? sehingga Abang abangku bingung nih," kembali Bimo bertanya.

"Enggak ,kalo masalah Roni sih baik baik aja cuma terkilir tangan kanannya, masalahnya Dojo ini gak ada yang mewakili di perebutan kejuaraan asosiasi, kamu tahu kan sebagian operasional kita dari sana," bang Fachri menerangkan situasi tersebut.

Bimo mulai paham akan masalah Dojo, dia diam berfikir.

"Kalau aku yang gantiin gimana?" kata Bimo mengusulkan.

Bang Fachri dan bang Anton saling berpandangan, " iya ya, kenapa gak kepikiran dari kemaren ya , tapi?"

"Apa Abang berdua meragukan kemampuan ku? " Tanya Bimo melihat keraguan mereka berdua.

"Bukan begitu Bim, kami tahu kamu yang terhebat di antara yang ada di sini, meskipun kamu bukan anggota reguler. kamu menjadi sparing partner terhebat selama ini, tapi apa gak mengganggu aktivitasmu yang lain," bang Fachri mengungkapkan keraguannya.

Akhirnya setelah perdebatan panjang mereka menyetujui Bimo sebagai perwakilan dari Dojo tersebut.

Mulai saat itu Bimo harus berangkat latihan setiap hari sampai hari pertandingan tiba.

Sehabis kuliah atau kerja Bimo menuju ke sasana Dojo, habis sholat isya baru mampir ke cafe.

Teman temannya tidak mempermasalahkan hal itu, bagi meytta Bimo berangkat kerja telat bukan masalah, baginya melihat keberadaan Bimo aja hatinya sudah berbunga.

Meskipun begitu Bimo tetap ijin kepada Meytta dan semua teman temannya, tapi tentang alasan apa dia melakukan itu tidak di sampaikan.

"Sorry bro , baru datang," kata Bimo kepada Iwan yang gantiin tugas di depan.

"Santai aja kali," balas Iwan sambil menepuk pundak Bimo.

"Kalo gitu aku balik ke belakang ya, bantuin Dodi di dalam," kata Iwan setelah beberapa saat.

"Ok siap..," kata Bimo sembari mengacung kan jempolnya.

Meytta yang mendengar suara Bimo langsung keluar menyambutnya.

"Dah datang.." Sambil senyum manis Meytta menyambut Bimo.

"Sorry ya, aku masih telat," kata Bimo dengan senyum manisnya.

"Gak pa pa, semua lancar kok," balas Meytta dengan senyum tak kalah manisnya.

Hubungan keduanya memang belum dinyatakan secara resmi tapi siapapun tahu dengan sikap keduanya yang saling memberi perhatian lebih.

Bila Bimo sudah datang Meytta pasti keluar dari ruang kerjanya dan menemani Bimo yang ada di depan.

Hari terus berlalu selama hampir dua Minggu Bimo melatih teknik teknik bantingan, kuncian, tendangan maupun pukulan.

Tinggal mematangkan saja karena secara teori Bimo sudah matang dan juga sudah sering berlatih dengan gaya tersebut.

"Ya terus... pukul..pukul..banting dan kunci," teriakan arahan dari bang fachri dan bang Anton, memberikan instruksi saat Bimo berlatih dengan sparing partner nya.

Nafasnya menderu, tapi tekad pantang menyerah membuat Bimo terus berlatih.

Tekad baja adalah salah satu kelebihan Bimo dalam menghadapi apapun, baginya pantang untuk menyerah bila menghadapi sesuatu.

Hal itulah yang membuat nya selalu berhasil mengatasi segala permasalahannya.

___________

Selamat membaca jangan lupa like, vote dan koment-nya

1
kurniasih kurniasih
ceritanya bagus banget
Yaser Levi
pasti itu perusahaan punya bapaknya..
Irulsinyo
Luar biasa
Fa Kurniawan Fario
Lumayan
marBowo yuNi
Luar biasa
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Rianti Dumai
pengawal bayangan. kok lemahh,,,
Rianti Dumai
muncul Khan lha hacker yg handal Thor ,utk merentas perusahaan yg SDH m'sabortase perusahaan Adrian,,,
Wayan Honda: I i, rn e, otn isotopes r by. t, right there re , I'ma?
total 1 replies
Rianti Dumai
mana lha Bimo yg melacak perusahaan Andrian kok gax kelar²
Rianti Dumai
sudah dihina pon masih maw jln sama arlita, hadehh,,,
Rianti Dumai
lemah X sie Bimo ,masih maw saja melayan arlita,,
Rianti Dumai
mesti ada sie genius dibidang IT lha tho di perusahaan Bimo ,,,
erliansyah
Luar biasa
Bambang Sugiyanto
bagus banget
Herman Herman
sangat baik dan bisa untuk contoh pembelajaran anak muda sekarang agar gigih dan sllu jujur
Milah Milah
Kecewa
Milah Milah
Buruk
Mulyadi Nay
lumayan
Sak. Lim
jlnin dulu apa adanya jgn naaif mc hidup org khdpan nya ga ada yg tau.
Sak. Lim
naaif
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!