Aku bekerja di perusahaan kontraktor yang bernama PT Adi jaya selama lima tahun sebagai asisten dari Arief Wicaksono, aku membantu mengembangkan perusahaan yang hampir bangkrut, sampai sekarang maju pesat satu tahun yang lalu, aku di lamar oleh bosku sendiri untuk di jadikan istrinya, aku senang kerja ku semakin semangat, aku kerja keras dan gajiku sebagain untuk membantu bapak dan membiayai adek tiriku kuliah,hari ini aku nikah semua biaya memakai tabungan ku, tetapi waktu akad nikah kenapa yang di sebut kok nama adek ku dan aku keluar dari kamarku ku lihat adekku selesai ijab Kabul dengan mas Arief wicaksono calon suami ku. yuk ikuti kisahku selajutnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 23 Berbincang santai
Selesai sholat dhuhur, aku lanjut kerja. di meja kerja ku sampai jam pulang, tadi mas Arya sudah menghubungi aku, minta di jemput jam berapa? dan aku minta di jemput jam empat, sekarang sudah jam empat kami para karyawan beberes untuk pulang, ku ambil kerjaaan di komputer dengan flash disk biar bisa aku lanjutkan di rumah.
Aku pulang setelah absen jam pulang, Aku berjalan ke parkiran, mas Arya bilang menjemput aku di sana, aku celingak celinguk mencari dia, mas Arya menghampiri aku,
" Ayo sayang mas disini" kata dia di belakangku, aku di ajak ke tempat dia parkir sepeda motornya,
Mas Arya memakaikan aku helm dengan telaten dan lembut bikin perasanku terbang melayang dan merasa orang paling bahagia.
" Ayo sayang kamu langsung pulang ke apartemen atau singgah dulu di kafe nanti mas bikinkan minuman special"kata dia
" Iya mas aku ikut ke kafe saja, kan ada tawaran special nih" kata ku
Aku segara naik di boncengan belakang suamiku, dan mas Arya lanjut mengemudikan sepeda motornya, sedangkan aku memeluk dari belakang dengan melingkarkan tanganku di pinggangnya.pungungnya terlalu nyaman buat aku bersandar.
Sekitar satu jam kami sampai di mall, tempat kafenya mas Arya, kami segera masuk ke kafenya mas Arya, kemudian mas Arya membawa aku ke ruangan dia,lumayan sekarang ada ruangan meskipun kecil bisa untuk sholat dan mas Arya kerja, kalau toiletnya masih ikut di toilet mall.
" adek sudah sholat ashar?" tanya mas Arya
" Sudah mas tadi adek sholat di kantor, tempatnya nyaman" jawabku
" Mas adek duduk di sini ya mau lanjut kerjaan adek!" ijinku
" Boleh sayang, adek mau pesan apa biar mas bikinkan" kata dia sambil menyodorkan buku menu
" Aku nggak pilih, aku terserah mas yang pilihkan dan buatan mas pasti paling enak" jawabku
Aku duduk di kursi kerja mas Arya dan membuka laptopku, lanjut kerja mendesain perumahan, semoga nanti ada pembeli yang tertarik dengan desainku dan aku juga buat perkiraan biaya pembangunan nya.
Mas Arya masuk,membawa segelas minuman yaitu kopi dengan es cream matcha di atas nya.
" Ini minuman produk baru dari kafe mas, coba kamu kasih rating berapa?" kata mas Arya, aku menyesap minuman nya ada rasa kopi dengan es cream matcha.
" enak mas ,perpaduan kopi pahit dan es cream matcha terasa manis dan gurih, dan lumer di mulut dapat rating 9/10" jawabku
" Alhamdulillah dek kafe berjalan pelan tapi pasti dan semakin lancar itu sekarang banyak orang nongkrong sepulang kerja dan sama karyawan di promosikan lewat tik tok" jelas mas Arya
" Iya mas semoga terus berkembang dan menjadi berkah buat kita" jawabku
" Kamu lanjut kerja, mas akan ke depan, bantu para karyawan melayani pembeli" kata dia sambil mencium pipiku
Aku lanjut kerjakan, desian ku sampai waktunya sholat magrib, mas Arya ngajak aku sholat di musola yang ada di mall ini, selesai sholat dia pesan makan di foodcourt dan minta di antar ke kafe mas Arya.
Sekarang ada empat karyawan di kafenya mas Arya mereka kerja dua shift bergantian siap pagi mulai jam delapan sampai jam tiga dan shift siang mulai jam tiga sampai jam sepuluh, untuk makan bisanya mereka beli sendiri atau bawa bekal.
Makanan yang di pesan mas Arya datang yaitu nasi soto ayam, kami makan di meja kerja mas Arya
" Maaf dek bulan ini mas belum ngasih uang nafkah bulanan, mungkin mulai bulan depan dan rencana nya yang dapat penen kakao ingin mas bellikan mobil, bisa buat antar jemput adek,kalau kerja kasihan kamu naik motor rambutmu berantakan" kata dia panjang lebar.
" Mas mau beli mobil apa, kan bisa pakai uang ku dulu" tawarku
" Jangan pakai uangmu, kamu simpan saja baut DP beli rumah dan nanti kalau mas punya uang mas bantu, nanti rumah tetap punya kamu sayang" kata mas Arya
";Nggak apa apa mas pakai dulu kalau mobil second bisa beli, misal yang harga nya di bawah seratus lima puluh juta" jawabku
" Iya dek yang penting bisa buat ngantar kamu kerja misalnya Honda jas yang second" kata dia minta pertimbangan.
" Bulan depan saja dek, mas dapat dari pabrik hasil pembayaran kakao" jawab dia
" Iya mas kalau yang masih kurang, pakai saja uang adek, lagian uang adek masih kurang kalau buat DP rumah nanti saja kalau adek sudah gajian nanti adek kumpulkan" jawabku
" Iya bulan depan kalau uang mas kurang pinjam ke adek" jawab mas Arya
Kami lanjut makan soto sampai habis dan mas Arya membayar kepada orang yang mengambil mangkuk kosong.
Aku lanjut kerja sampai jam sembilan malam mas Arya mengajak aku pulang aku pun siap siap dan laptop ku matikan.
Sampai di apartemen aku mendapatkan baju ku yang sudah bersih di titipkan ke satpam di tempat parkir, Mas Arya sudah bayar via transfer, enak besok kalau mau titip lagi bisa di pos satpam yang ada di tempat parkir.
Aku membawa baju bersih ke apartemen, kamudian aku masukkan di kamar dan aku mandi dulu, selesai mandi ku siapkan baju ganti buat mas Arya dan sekarang dia mandi,aku menata baju yang bersih ke almari kami.
Kami sama sama capek selesai mandi kami bercanda di kamar tidur, ya berbincang yang tidak penting, aku berbincang mahalnya rumah yang lagi aku desain ,dan rencana anggaran nya kalau di hitung uangku kurang banyak.
" Dek mas dpat rejeki nih saham yang mas beli naik harganya ah bisa buat tambah beli mobil sayang" kata dia senang dan menciumi aku
" Hem ada saja kalau sudah rejeki ya dek bulan depan bisa beli mobil biar,mengantar adek kerja tidak kepanasan dan kehujanan" kata dia bersyukur
Kami senang dan bercanda sampai aku terlelap dalam pelukan suamiku, mungkin karena capek kami bangun kesiangan, sholat subuh jam lima pagi.
" Adek mandi saja, biar mas bikin omelette buat kita sarapan dan bikin kopi" kata mas Arya
Aku mandi dan siap siap mau kerja ya semalam kami tidak bercinta karena sama sama tidur pulas dan sekarang bangun kesiangan.
" Dek mas mandi dulu ya itu sarapan sudah siap kamu sarapan dulu biar tidak kesiangan" kata dia
" Tenang saja mas ini masih jam enam, kan kita sudah tahu alamatnya lagian masuk kan jam delapan" jawabku
Aku menyiapkan baju yang di pakai mas Arya hari ini, biasa dia pakai kaus oblong pres body dan bawahan celana jins, aku sisir rambutnya kemudian aku kuncir,
" Hem suamiku ganteng banget cup" kata ku sambil mencium dia.
" kami juga cantik sayang apalagi pakai baju kerja gini jangan lirik laki laki lain ya" kata dia
" Aku nggak pernah melirik lelaki lain karena lelakiku sudah sempurna" jawabku
Kami sarapan bersama dengan omelette buatan mas Arya dan minum kopi susu, kemudian mas Arya berangkat mengantarkan aku. sampai di depan kantor dia mencium keningku dan aku mencium punggung tangannya.
" Ini uang saku buat makan siang" kata dia memberiku uang saku
" Terima kasih mas" jawabku sambil menerima uang saku dari suamiku.
Aku pun masuk ke kantor absen kedatangan dan mulai kerja.
Bersambung
gimana kabar Amelia n Arief...pasti kheki banget denger kalau Arya kaya 🤭🤭🤣🤣