NovelToon NovelToon
Suamiku Ternyata Bos Mafia Yang Disegani Dunia

Suamiku Ternyata Bos Mafia Yang Disegani Dunia

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mafia / Romansa Fantasi
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Tri Wahyuni92

Liora dipaksa menikah dengan Arkan demi menyelamatkan perusahaan ayahnya yang hampir bangkrut. Ia mengira Arkan hanyalah pengusaha kaya biasa yang dingin dan tertutup. Kehidupan baru Liora dimulai di kediaman megah namun penuh ketatapan. Pelan tapi pasti, Liora mulai melihat keanehan-keanehan: pengawal yang selalu berjaga, orang-orang yang menunduk takut saat melihat Arkan, dokumen rahasia, hingga pembicaraan tentang organisasi bernama Bayangan Hitam.

Liora perlahan mengetahui kenyataan pahit: suaminya bukan sekadar pengusaha, melainkan pemimpin mafia paling berkuasa yang menguasai jalur perdagangan gelap, ekonomi bawah tanah, dan memiliki koneksi hingga ke pejabat tinggi negara. Dunia Liora berantakan, rasa takut bercampur kagum. Di sisi lain, Arkan yang awalnya menganggap Liora hanya kewajiban kontrak, mulai tertarik pada ketulusan dan keberanian gadis itu yang tidak pernah lari meski sudah tahu siapa dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Wahyuni92, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 : Musuh yang Tersembunyi

Meskipun Arkan dan Liora berusaha berjalan dengan cara yang benar dan adil, mereka tahu bahwa musuh tidak akan pernah tidur.

Di balik kesuksesan dan kehangatan yang mereka rasakan, ada mata-mata yang mengikuti langkah mereka, ada tangan-tangan gelap yang berusaha merusak, dan ada ancaman yang datang bukan hanya dari orang-orang yang mereka kenal, tetapi dari kekuatan besar yang lebih gelap dan berbahaya.

Selama kunjungan mereka di Amerika Serikat, sebuah insiden aneh terjadi. Salah satu kontrak besar yang sudah disepakati tiba-tiba dibatalkan secara sepihak tanpa alasan yang jelas.

Peralatan yang dikirim dari pabrik mereka dicuri di tengah jalan.

Bahkan ada upaya percobaan pemboman di salah satu gedung proyek yang sedang dibangun, namun berkat kewaspadaan ketat Damar dan tim keamanan, serangan itu berhasil digagalkan tepat waktu.

Di ruang kerja sementara mereka di New York, Arkan dan Liora duduk berhadapan dengan wajah yang serius.

Laporan dari Damar dan tim intelijen menunjukkan bahwa semua kejadian ini tidak terjadi secara kebetulan. Ada tangan-tangan yang terorganisir di balik semua gangguan ini.

"Mereka tidak mau kalah dengan cara yang adil, jadi mereka memilih cara kotor," ucap Arkan dengan suara dingin, matanya yang tajam menatap laporan yang ada di depannya.

 "Mereka ingin membuat kita lelah, membuat nama kita rusak, dan memaksa kita pergi dengan cara yang tidak terhormat."

Liora membaca laporan itu dengan tenang, lalu mengangguk perlahan.

Wajahnya tidak menunjukkan rasa takut atau marah, hanya ketenangan yang membuat Arkan semakin yakin bahwa istrinya adalah orang terkuat yang pernah ia kenal.

"Aku sudah menduga hal ini akan terjadi," ucap Liora pelan.

"Kita mengganggu keseimbangan kekuasaan lama mereka. Mereka sudah lama hidup dengan cara mereka sendiri, menguasai segalanya dengan cara yang jahat."

"Kehadiran kita yang membawa keadilan dan kebenaran adalah ancaman terbesar bagi mereka. Jadi mereka akan melakukan apa saja untuk menghancurkan kita."

"Apakah kita harus menarik diri?" tanya salah satu penasihat mereka dengan khawatir.

"Jika ini terus berlanjut, proyek kita akan terhenti, dan nama baik kita akan tercemar."

Arkan menatap semua orang yang ada di ruangan itu dengan tatapan tegas dan tidak tergoyahkan.

"Tidak ada kata mundur," jawab Arkan tegas.

 "Kita sudah memulai ini, dan kita akan menyelesaikannya."

"Kita tidak akan membiarkan orang-orang jahat memaksa kita berhenti melakukan apa yang benar."

"Tapi kali ini, kita akan bermain sesuai aturan mereka, dan kita akan menang dengan cara yang membuat mereka tidak bisa membantah."

Liora kemudian menjelaskan rencana yang cerdas dan berani. Ia menyuruh tim mereka untuk tidak membalas dengan kekerasan atau pengusiran secara paksa.

Sebaliknya, mereka harus mengumpulkan semua bukti, mencatat setiap kesalahan, setiap kejahatan, dan setiap tindakan tidak sah yang dilakukan oleh musuh-musuh mereka.

"Kita akan membawa semua bukti ini ke hadapan publik dan hukum," kata Liora dengan percaya diri.

"Kita akan menunjukkan kepada dunia siapa sebenarnya mereka: bukan pahlawan, bukan pemimpin yang baik, melainkan penjahat yang menyamar, yang menguasai negara dan bisnis dengan cara yang salah. Ketika kebenaran terungkap, mereka tidak akan punya tempat lagi untuk bersembunyi, dan kekuasaan mereka akan runtuh dengan sendirinya."

Rencana itu dijalankan dengan sempurna. Tim intelijen Arkan Group bekerja sangat rapi dan teliti, mengumpulkan bukti yang tidak bisa dibantah: transaksi gelap, suap kepada pejabat, tindakan kekerasan terhadap pesaing, dan penyalahgunaan kekuasaan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Setelah semua bukti terkumpul lengkap, Arkan dan Liora mengadakan konferensi pers yang disiarkan secara langsung ke seluruh dunia.

Di sana, mereka tidak hanya menyampaikan rencana kerja sama mereka yang bermanfaat, tetapi juga memperlihatkan bukti-bukti nyata tentang kejahatan yang dilakukan oleh kelompok musuh mereka.

Dunia terperangah. Orang-orang yang selama ini dianggap sebagai pengusaha sukses dan warga terhormat ternyata adalah penjahat besar yang telah merusak sistem ekonomi dan keadilan selama bertahun-tahun.

Dalam waktu hanya beberapa hari, semua orang yang terlibat dalam kejahatan itu ditangkap oleh pihak berwenang, kekuasaan mereka runtuh seketika, dan jalan bagi Arkan Group menjadi terbuka lebar tanpa ada lagi yang berani menghalangi.

Malam itu, saat mereka kembali ke kediaman sementara, Arkan memeluk Liora dengan penuh rasa bangga dan cinta.

"Kau luar biasa, Liora," bisik Arkan di telinga istrinya.

"Kau mengubah musuh kita menjadi orang yang bersalah di mata dunia, tanpa harus menumpahkan setetes darah pun."

"Ini adalah kemenangan terbesar yang pernah ada dalam sejarah organisasi kita."

Liora tersenyum, menyandarkan kepalanya ke dada Arkan.

"Kita menang karena kita berada di sisi kebenaran, Arkan.

"Itu kekuatan yang tidak bisa dikalahkan oleh apa pun di dunia ini. Dan sekarang, kita melangkah lebih jauh lagi."

"Dunia mulai mengenal kita, dan mereka mulai menghormati kita dengan cara yang pantas kita dapatkan."

1
Dhatu Lukita
aku kasih ⭐ 5 y biar semangat
Tri Wahyuni: Terimakasih
total 1 replies
Dhatu Lukita
halo thor, ceritanya menarik yaa😍.
jangan lupa mampir ya thor 💗, tinggalin jejak oke 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!