NovelToon NovelToon
"Sistem Mengajar Mutlak Dan Wali Kelas Pilihan":

"Sistem Mengajar Mutlak Dan Wali Kelas Pilihan":

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Sistem
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: acep maulana

Arvand Pratama hanyalah seorang guru honorer santai yang menjunjung tinggi prinsip "kerja minimal, damai maksimal". Namun, hidupnya yang tenang mendadak hancur ketika ia dijebak untuk menjadi wali kelas 12 F—kelas buangan paling brutal, berisi sekumpulan murid bermasalah yang dicap sebagai parasit sekolah tanpa masa depan.
​Saat Arvand berniat melarikan diri dan mengundurkan diri, sebuah Sistem Mengajar Mutlak misterius mendadak aktif di kepalanya. Sistem ini memberinya pilihan ekstrem: terima misi menjinakkan kelas 12 F dengan imbalan uang melimpah dan kemampuan guru supranatural, atau menolak dan mati mendadak karena serangan jantung!
​Terjebak di antara ancaman kematian sistem, janji manis kepala sekolah untuk dinikahkan dengan guru matematika yang cantik, dan keliaran murid-murid 12 F yang siap menguji kewarasannya, petualangan Arvand pun dimulai. Mampukah guru honorer bermodal sistem ini mengubah kumpulan "produk gagal" menjadi barisan murid terbaik, atau justru ia yang akan mati

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon acep maulana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23 Gemuruh Desas-Desus di Jagat Maya

​Malam semakin larut membalut tubuh kota metropolitan dengan jubah kegelapan yang pekat, namun denyut nadi gosip dan desas-desus di berbagai penjuru distrik justru semakin membara, membakar rasa ingin tahu setiap lapisan masyarakat. Di dalam jagat maya, platform media sosial, hingga obrolan warung kopi pinggiran, sebuah fenomena sosiologis yang sangat tidak masuk akal sedang menjadi buah bibir yang paling hangat diperbincangkan.

​Topik utamanya tidak lain dan tidak bukan adalah tentang misteri sosok miliarder atau konglomerat gaib yang secara mendadak melakukan eksodus besar-besaran dari kawasan kumuh yang dihuni oleh masyarakat kelas bawah.

​"Heh, kalian sudah dengar belum berita yang lagi viral dari wilayah pinggiran?" ucap seorang pria paruh baya di sebuah pos ronda, matanya menatap layar ponsel pintarnya dengan penuh takjub.

​"Itu lho, gang sempit tempat berdirinya 'Kos Sekali Nunggak Viral' milik Mbok Sum yang terkenal kumuh dan isinya cuma buruh cuci sama kuli bangunan. Tadi sore, gang sempit itu mendadak gempar karena kedatangan armada truk kontainer logistik mewah dan pengawalan ketat! Ternyata, ada seorang pemuda misterius bernama Arvand bersama adik perempuannya yang bernama Ani, selama ini menyamar jadi orang miskin dan ngekos di sana!"

​"Iya, betul! Saya juga baca di grup komunitas kota!" sahut warga lainnya dengan antusias yang berapi-api. "Yang paling gila itu, setelah mereka berdua memutuskan untuk keluar dari kosan kumuh itu, mereka langsung membeli satu blok penuh di 'Kompleks Graha Nirwana Utama'! Kompleks perumahan elit paling mahal di pusat kota yang isinya cuma para menteri dan pengusaha papan atas! Bukan cuma tanah dan bangunannya yang dibeli tunai, tapi seluruh isi barang-barang mewah, perabotan, hingga sistem keamanan tingkat tinggi di dalam kompleks itu diborong habis dalam hitungan menit!"

​Di saat yang sama, di dalam ruang obrolan eksklusif para pebisnis kelas atas dan jajaran direksi korporasi, sebuah desas-desus yang jauh lebih mengerikan dan menggetarkan sendi-sendi perekonomian kota mulai menyebar bagaikan virus.

​Ada selentingan informasi A1 dari kementerian hukum bahwa pemuda bernama Arvand yang keluar dari kosan viral tersebut, secara yuridis hukum negara, adalah sosok pemilik tunggal dan penguasa baru yang telah mengambil alih seratus persen saham "Titan Artha Group"—sebuah gurita bisnis finansial raksasa yang memegang kendali atas perputaran uang puluhan triliun rupiah di negeri ini. Nama Arvand kini menjelma menjadi sebuah legenda hidup, sosok dewa finansial misterius yang pergerakannya tidak bisa ditebak oleh siapa pun.

Sementara seluruh penjuru kota sedang dilanda badai kepanikan informasi mengenai identitas aslinya, Arvand Pratama justru berdiri dengan sangat tenang di dalam ruang ganti utama penthouse mewahnya yang berada di dalam kawasan Kompleks Graha Nirwana Utama. Ruangan berlantai marmer Italia putih itu memancarkan kemegahan yang sunyi, sangat kontras dengan hiruk-pikuk dunia di luar sana.

​Arvand baru saja selesai membersihkan dirinya setelah melewati rangkaian peristiwa takdir yang panjang di warung tenda Pak Prabowo. Malam ini, ia harus mempersiapkan dirinya dengan sangat matang dan sempurna. Bukan untuk menghadiri rapat pemegang saham, melainkan untuk memenuhi sebuah janji sakral yang telah ia sepakati tadi siang dengan sosok pria paruh baya yang sangat ia hormati di lingkungan dunia pendidikan.

​Bzzzz... Bzzzz...

​Di atas meja rias berbahan kayu ebony, sebuah gawai mewah bergetar dengan halus. Arvand melangkah mendekat, lalu memungut perangkat tersebut. Itu adalah sebuah ponsel pintar kasta tertinggi milik pribadi yang baru saja diaktifkan dari sistem: 1 Unit Apple iPhone 16 Pro Max dengan kapasitas memori internal 1TB berbalut warna Titanium Grey yang sangat elegan dan kokoh.

​Di atas layar sentuh yang jernih, terpampang sebuah pesan WhatsApp masuk dari nomor kontak bersimbol resmi institusi pendidikan:

​Pengirim: Drs. Hadi Wicaksana (Kepala Sekolah SMA Cakrawala Bangsa)

​"Selamat malam, Nak Arvand. Semoga tidak mengganggu waktu istirahatmu setelah seharian mengurus berkas di sekolah. Sesuai dengan pembicaraan dan janji kita tadi siang di ruang kerja saya, malam ini saya sangat berharap kita bisa bertemu untuk mengadakan perbincangan penting yang bersifat pribadi mengenai masa depan putri saya. Saya sudah memesan tempat khusus di Restoran 'Nusantara Royale' pada pukul sepuluh malam ini. Saya tunggu kedatanganmu, Nak. Terima kasih."

​Arvand menyunggingkan sebuah senyuman tipis yang sangat penuh wibawa setelah membaca pesan tersebut. Ingatannya kembali berputar pada gosip dan desas-desus yang beredar di kalangan guru kemarin sore, bahwa dirinya ditunjuk menjadi wali kelas 12 F yang terkenal sebagai kelas neraka karena ia dijodohkan dengan putri kandung Drs. Hadi Wicaksana yang bernama Yasmin Adiba—seorang gadis tercantik, paling anggun, dan menjadi pujaan di lingkungan kampus pendidikan karena kecerdasan serta kesantunan budi pekertinya.

​‘Drs. Hadi Wicaksana... beliau adalah orang baik yang selalu berusaha melindungi posisi saya sebagai guru honorer di sekolah selama ini,’ batin Arvand sambil memasukkan iPhone 16 Pro Max miliknya ke dalam saku dalam jasnya. ‘Tadi siang beliau meminta saya secara pribadi untuk datang melamar putrinya, Yasmin Adiba, karena beliau tahu moralitas saya bisa diandalkan untuk menjaga putrinya. Beliau belum tahu siapa saya yang sesungguhnya malam ini. Baik... demi menghormati ketulusan hati seorang ayah dan guru senior, malam ini saya akan datang dengan cara yang paling terhormat.’

​Arvand berjalan menuju lemari kaca khusus aksesori. Dari dalam kotak beludru hitam, ia mengambil sebuah mahakarya penunjuk waktu legendaris dunia: 1 Unit jam tangan Rolex Daytona berbahan logam mulia yang berkilau mewah di bawah sorotan lampu ruangan. Ia melingkarkan jam tangan tersebut di pergelangan tangan kirinya dengan gerakan yang sangat rapi dan mantap. Jam tangan itu bukan sekadar penanda waktu, melainkan sebuah simbol otoritas tirani absolut yang kini melekat di dalam dirinya.

​Sebelum melangkah keluar dari dalam ruang ganti, Arvand mengambil sebuah kotak kemasan eksklusif berwarna hitam legam yang terletak di atas meja. Di dalamnya terdapat sebuah gawai kelas sultan yang sengaja ia siapkan sebagai hadiah untuk adik perempuan tercintanya: 1 Unit Samsung Galaxy S25 Ultra dengan kapasitas memori internal 1TB berwarna Titanium Black yang sangat futuristik dan mewah.

​Arvand melangkah menyusuri koridor penthouse, lalu mengetuk pintu kamar adiknya dengan sangat lembut. "Ani... ini Mas Arvand, Dek."

​Pintu terbuka, menampilkan sosok Ani Fitriani Aulia yang sudah mengenakan pakaian gamis rumahannya yang sangat bersih dan jilbab instan yang menutup dada dengan rapi. "Iya, Mas? Ada apa?"

​Arvand tersenyum, lalu menyodorkan kotak Samsung Galaxy S25 Ultra tersebut ke dalam genggaman tangan adiknya. "Ini buat kamu, Dek. Mas ganti ponsel jandamu yang tadi siang layarnya sudah retak. Mulai malam ini, gunakan ponsel ini nggih. Di dalamnya sudah Mas pasang sistem enkripsi khusus dari Titan Artha Group, jadi mboten bakal bisa disadap atau diganggu oleh orang jahat. Kalau ada apa-apa atau kalau kamu butuh sesuatu saat Mas sedang pergi keluar, langsung telepon Mas."

​Ani menatap kotak ponsel mewah di tangannya dengan sepasang mata yang berbinar-binar penuh rasa haru. "Ya Allah... Mas Arvand... ini kan ponsel yang mahal sekali yang sering ada di iklan TV itu? Matur nuwun nggih, Mas. Ani bakal simpan dan gunakan dengan baik buat belajar dan ngaji."

​"Iya, sama-sama, Dek. Sekarang kamu istirahat nggih, Mas mau pergi sebentar untuk menemui Pak Kepala Sekolah di pusat kota," pamit Arvand sambil mengusap pelan puncak kepala adiknya dengan penuh kasih sayang seorang kakak sulung.

1
irena
lanjut thor..
Aisyah Suyuti
good
Mamat Stone
/Tongue/
acep maulana
Hehehe, kalau kalian punya ide gokil, teori liar, atau saran buat novel ini, tulis aja di komentar. 😆
Saya selalu baca komentar kalian, dan siapa tahu ada ide yang bisa menginspirasi jalan cerita ke depannya. Terima kasih sudah mendukung novel ini! 🙏🔥
Mamat Stone
/Chuckle/
Mamat Stone
/Toasted/
Mamat Stone
/Gosh/
Mamat Stone
/Smile/
Mamat Stone
/Proud/
Mamat Stone
/Casual/
Mamat Stone
/CoolGuy/
verto
novel terjemahan kah ini? dengan di modif dikit
acep maulana: Ehh iya, ada sedikit inspirasi dari drama China yang saya tonton, bahkan mungkin ada beberapa ide dari film juga di bab-bab yang akan datang. Tapi saya modifikasi dan kembangkan sesuai alur cerita novel ini. Hehehe 😆🙏 Terima kasih sudah membaca.
total 1 replies
verto
mirip sebuah komik sipnosisnya
acep maulana: Waduh, ketahuan gue deh 🤭 kebanyakan baca komik. 😂 Tapi semoga makin ke depan ceritanya punya warna sendiri dan tetap seru buat diikuti. 😁🙏
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
crazy up Thor
Dewiendahsetiowati
kok banyak yang diulang2 ya paragrafnya
acep maulana: maaf ka hehe saya ngetik nya sambil ngantukk 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!