NovelToon NovelToon
Suamiku Juragan Kerupuk

Suamiku Juragan Kerupuk

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti / Romansa pedesaan / Komedi
Popularitas:22.4k
Nilai: 5
Nama Author: Desau

Arisa dikhianati calon suaminya sendiri di hari pernikahan. Namun karena tak mau malu, Arisa memutuskan menikahi pemuda desa bernama Ogi, yang diketahui juga sebagai murid favorit ayahnya Arisa dulu.

Ogi yang sepenuhnya punya usaha kerupuk di desa, membawa Arisa untuk ikut tinggal dengannya ke desa. Saat itulah kehidupan Arisa berubah drastis.

"Suara apa itu, Kang? Aku nggak bisa tidur," bisik Arisa sambil menghimpitkan badannya ke dekat Ogi.

"Itu cuman suara burung hantu atuh, Neng..." sahut Ogi berusaha tenang.

"Kompor gasnya mana, Kang?"

"Di sini masaknya masih pakai kayu atuh, Neng..."

"Ini kenapa sinyalnya nggak ada, Kang? Aku butuh wifi!"

"Di sini wifi belum ada atuh, Neng. Kalau mau sinyal pun harus naik ke tebing dulu."

Banyak pengalaman baru yang harus dilalui Arisa. Bagaimana kisah romantis dan kekocakkan mereka tinggal di desa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23 - Ipar Maut

"Jelas banget atuh, Neng suaranya," ungkap Ogi seraya menahan tawa.

"Kalau gitu, mulai sekarang aku akan berhenti nyanyi di kamar mandi deh. Malu-maluin," tanggap Arisa.

"Malu-maluin apaan. Suaranya bagus begitu atuh. Itu namanya lebih ke arah bakat terpendam," tukas Ogi.

"Kang Ogi ngejek atau beneran muji?" Arisa mendelik.

"Muji atuh, Neng..."

"Udah jangan dibicarakan lagi. Aku mau makan." Arisa segera menikmati makan malamnya.

Di seberang meja Ogi terpaku menatap Arisa. Jantungnya masih berdebar tidak karuan.

'Perasaanku semakin nggak terkendali. Astaga... Ini nggak bisa dibiarkan. Dadang benar, aku terlalu bersikap perhatian,' batin Ogi. Dia langsung berdiri dari tempat duduk.

"Kang Ogi mau kemana?" tanya Arisa.

"Mesjid." Ogi sengaja menjawab singkat. Dia lalu pergi begitu saja dari rumah.

Arisa hanya mengernyitkan kening heran karena sikap Ogi yang mendadak berubah. Namun dia hanya menganggap itu hal biasa, mengingat Ogi tadi memang sempat bilang dirinya ingin pergi ke mesjid.

Setelah makan, Arisa memutuskan melihat-lihat buku yang ada di rak kamar. Karena bosan, dia memutuskan membaca buku sambil rebahan.

Bersamaan dengan itu, terdengar suara ketukan di pintu. Arisa lantas keluar dari kamar. Eyang Imas tampak membuka pintu depan.

Mata Eyang Imas menyalang saat melihat sosok yang datang. Dia tidak lain adalah Mega dan Heru, kakaknya Ogi.

"Punten, Eyang... Sudah lama atuh Eneng sama Kang Heru nggak ke sini. Kebetulan tadi kami ada urusan di kampung sini, jadi mau sekalian mampir," tutur Mega.

“Ogi keur teu aya di imah! Manéhna kakara indit, (Ogi sedang nggak di rumah! Dia baru saja pergi,)" sahut Eyang Imas ketus.

“Ieu, Eyang… Abdi mawa kuéh misro keur Eyang jeung Kang Ogi, (Ini, Eyang... Aku bawakan kue misro buat Eyang dan Kang Ogi,)" ujar Mega lembut sembari memberikan kotak berisi kue buatannya.

"Teu kudu repot-repot! Mending langsung waé, rék naon aranjeun ka dieu, hah?! Rék ménta deui hak taneuh abdi?! (Nggak usah repot-repot! Sebaiknya langsung saja, apa mau kalian ke sini, hah?! Mau minta hak tanah punyaku lagi?!)" balas Eyang Imas.

Melihat sikap Eyang Imas, Mega tertunduk sedih. Dia jelas kecewa diperlakukan begitu.

"Naha Eyang masih kénéh kitu ka Neng Mega? Urang geus usaha rék damai jeung Eyang. Tapi Eyang sok waé kitu kalakuanana, (Kenapa Eyang masih saja bersikap begitu sama Neng Mega? Kami sudah berusaha berdamai sama Eyang. Tapi Eyang selalu saja bersikap begini,)" tukas Heru.

"Abdi teu kudu ngajelaskeun kunaon abdi ambek! Abdi yakin maranéh leuwih terang! Mending maranéh geura indit! Abdi malah leuwih ambek lamun ningali Ogi bageur ka maranéh! (Aku tak perlu menjelaskan alasan kenapa aku marah! Aku yakin kalian lebih tahu! Sebaiknya kalian pergi! Aku lebih marah saat melihat Ogi bersikap baik pada kalian!)" omel Eyang Imas.

Sejak tadi Arisa mendengarkan pembicaraan mereka. Dia tentu tak mengerti sama sekali bahasa mereka. Namun Arisa bisa tahu dengan nada tinggi Eyang Imas yang terdengar marah.

"Tapi ieu geus asup magrib, Eyang. Mugi urang diidinan singgah sakedap. Teu hade lamun urang neruskeun perjalanan, (Tapi ini sudah masuk magrib, Eyang. Izinkan kami singgah sebentar. Nggak baik kalau kami meneruskan perjalanan,)" kata Mega.

Eyang Imas sempat terdiam. Tak lama terdengar suara adzan dari mesjid. Sebagai orang tua, dia tahu waktu magrib adalah waktu yang tabu untuk berada di luar rumah.

"Ya sudah. Masuk!" Eyang Imas terpaksa membiarkan Mega dan Heru masuk. Saat itulah mereka melihat sosok Arisa yang kebetulan berdiri di depan pintu kamar.

Heru dan Mega terkesiap saat melihat Arisa. Kecantikan Arisa membuat mereka sempat pangling. Keduanya tentu penasaran dengan Arisa. Memang kabar Ogi sudah menikah belum sampai ke kampung mereka.

"Dia siapa, Eyang?" tanya Heru. Matanya berbinar karena melihat gadis cantik. Sudut bibirnya sedikit melengkung karena senang.

"Oh, dia istrinya Ogi. Cantik bukan? Namanya Arisa. Dan Neng Arisa, mereka adalah Heru kakaknya Ogi dan Mega, iparnya Ogi," ujar Eyang Imas memperkenalkan.

Mendengar itu, Arisa langsung cemberut. Dua orang di depannya adalah orang yang sudah menyakiti hati suaminya, atau lebih tepatnya suami kontraknya.

Sementara Mega tampak memindai penampilan Arisa dengan serius. Entah kenapa dia merasa tak rela Ogi sudah menikah. "Kang Ogi? Menikah? Nggak mungkin. Eyang pasti bercanda," kekehnya tak percaya.

"Eh, ipar maut! Memangnya kenapa kalau Kang Ogi menikah? Hak dia dong mau mencari kebahagiaannya sendiri. Dan sekarang akulah kebahagiaannya. Kang Ogi bahagia sekali sekarang!" sahut Arisa dengan nada julid.

1
Tiara Bella
waduh Ogi tahan ya....
Fitri Yaningsih
lucu juga yach ga kebayang lagi tegak trus mapah atau gendong gimana yach 🤭🤭🤭🤭
Rommy Wasini Khumaidi
🤣🤣ogi junior bangun
Rommy Wasini Khumaidi
ih kelamaan malu²nya Gi,padahal mah mau,mau banget malah
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
😂😂😂😂 niat minta gendong biar pegelnya hilang malah di jatuhin
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
biasa awal pengantin baru lagi romantis-romantisnya ke tusuk duri aja ogi perhatian gitu. nanti kalau udah beberapa tahun nikah kesandung batu pasti jawaban nya " matamu kemana" 😂😂😂😂😂
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
sabar ogi nanti juga Arisa bakal cinta juga sama kamu🤫
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
berkah keikhlasan hati ogi di khianati pacar dan kakaknya akhirnya dapat istri yg jauh lebih cantik
Rommy Wasini Khumaidi
ohalah,baru juga mau bantuin.udah nyusahin aja nih Arisa.emang harusnya Ratu itu duduk saja Sa
Dania
semangat tor
Sari Kumala
lanjut kak 💪
Rommy Wasini Khumaidi
🤣🤣🤣lucu banget
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
hahahaha Dadang lucu
Tiara Bella
hahahaha JD kentut²an ya.....
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
sabar banget ogi jadi suami 🤭
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
hidup di desa itu enak di bayangkan. sejuk, kekeluargaan dan kesibukannya di ladang dan sawah beda di kota. tapi aku gak bisa jadi petani gak kebayang kalau tinggal di desa🙈
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
masalah nya ternyata lebih menyakitkan di khianati sama kakak sendiri Risa mending kalau selingkuh sama orang yg ga di kenal atau ngilang sekalian daripada selingkuh sama kakak sendiri . sesabar itu kan ogi🥺
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
serem juga kau galak dukun bertindak😂
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
baru sampai sudah ada gadis desa yg patah hati ya gi😂
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
waduh neneknya ogi suka sama yang mistis-mistis bakal lebih kaget lagi si arisa😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!