NovelToon NovelToon
Shevanya For Arion

Shevanya For Arion

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:883.8k
Nilai: 5
Nama Author: Duajempol

21+
Harap bijak memilih bacaan yah!

Semua kamu yang mengaturnya Sheva sayang. Nasib lelaki itu apakah hidup atau mati atau cacat semua tergantung dari sikapmu. Cukup mudah, jadilah gadis baik dan turuti semua kemauanku.
- Arion Caramont Nostra

Catat ini dipikiran anda tuan Arion yang agung! Baik lima tahun lalu maupun hari ini perasaan yang tersisa tetap sama yaitu rasa benci yang besar hingga ketulang tulangku!
- Shevanya Bernand

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Duajempol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Permulaan Permainan

"Jadi apa yang membuatmu begitu bahagia hari ini Ar??" Geo membuka percakapan begitu mobil yang mereka kendarai berjakan mulus meninggalkan gedung parkir Nostra pagi itu. Arion yang duduk di kursi penumpang terkekeh sambil memaikan bolpoin berlapis emas yang bertuliskan inisial dirinya, senyum pria itu semakin mengembang mengingat dirinya dan Sheva tadi pagi berciuman cukup lama. Geo melirik Arion sekilas dan tetap berfokus pada jalanan karena dia sedang mengendarai mobil, cukup menggelikan bahwa pada faktanya Geo mengakui Arion memang tampan terlebih saat pria itu memasang senyumnya seperti ini, hal yang sangat jarang Arion lakukan bahkan bisa dihitung jari sepanjang Geo mengenal Arion.  Pertama saat Arion dan Geo duduk dibangku sekolah dan menceritakan bagaimana pertama kali mengenal Sheva, kedua saat Arion bercerita jatuh cinta pada Sheva dan ingin menyatakan perasaannya, ketiga saat Arion berulang tahun dan Sheva membuat kue khusus untuk diriny, keempat..... oke tidak perlu Geo ingat lagi bahwa memang faktanya Arion bisa tersenyum seperti ini tak lain tak bukan pasti Sheva alasan utamanya.

"Jadi apa kau sudah mendapatkan hati Sheva kembali??" Geo bertanya ulang dan kali ini langsung pada tepat sasarannya, karena dia cukup bergedik melihat senyum yang juga tak surut dari bibir Arion.

"Belum, itu harus dilakukan perlahan." Arion menjeda sebentar dan menyimpan bolpoin pada saku jas nya, "Tapi aku yakin itu tidak akan lama lagi." Arion kembali tertawa memperlihatkan barisan giginya.

"Sepertinya kadar kepercayaan dirimu sedang tinggi. Jadi apa yang telah kau lakukan?? Dan apa kau sudah menyingkirkan semua saingan mu? Sekarang ada dua sepertinya." Geo menunjukkan angka 2 dengan jarinya, "Jangan lupakan pria di klub malammu!"

Raut wajah Arion berubah dingin seketika, "Apa benar tidak ada info berarti dari pria bernama Mitchka itu???"

"Iya Ar, aku sudah menyuruh Leo untuk menyelidikinya, dia hanya pengusaha kebun teh yang baru pindah ke negara ini." Tidak ada yang mencurigakan bahkan sampai pada catatan bank nya, satu satunya hal yang janggal adalah dia hidup sebatang kara dan belum menikah di usia 32 tahunnya."

Arion menyugar rambutnya, dia menopang dagunya dan menerawang kejadian malam itu. "Tetapi kenapa tatapan matanya sangat familiar buatku." Arion berkata pelan seolah untuk dirinya sendiri, "Tetap suruh Leo untuk mengawasinya dan laporkan padaku setiap pergerakannya!" Lanjut Arion lugas.

"Jadi Leonard sudah bebas tugas untuk mengawasi Sheva??" Geo tersenyum miring melirik Arion dan pria itu hanya terkekeh sambil meninju lengan Geo. Mereka dalam perjalanan untuk bertemu partner bisnis lama membicarakan hotel baru yang akan mereka bangun, meninjau lokasi serta berbagai pemasok fiturnya.

Mobil Lambhorgini bewarna hitam itu berhenti tepat di depan lobby hotel mewah dan terbesar disana. Arion dan Geo turun merapikan jas mereka, Geo menyerahkan kunci mobilnya pada petugas valey dan mereka berjalan beriringan untuk masuk kedalam restoran mewah yang tersedia di dalam hotel. Terlihat seorang pria separuh baya kisaran berusia 65 tahun yang sudah terlebih dahulu duduk disana berdiri untuk menyambut Arion.

"Tuan Arion, Tuan Geofirn, selamat datang." Pria yang bernama Jose itu merupakan si pemilik hotel yang mereka kunjungi.

"Apa kabar Tuan Jose." Arion menjabat uluran tangan Jose dan bergantian dengan Geo.

Mereka duduk bersama untuk membahas bisnis, dimana Arion menggandeng hotel terbesar ini untuk membangun hotel lainnya. Bekerjasama untuk memperluas jaringan, sebab Jose sudah lebih lama membangun bisnis perhotelan yang dahulu dibantu oleh Boas Nostra. Jose merupakan tangan kanan Boas yang sudah lebih dahulu berhenti sebelum digantikan oleh Gerald ayah Geo yang juga sudah meninggal beberapa tahun setelah kepergian Boas. Kini hanya Jose yang diberikan umur panjang dan sudah dianggap seperti bagian keluarga oleh Arion, tetapi Jose sendiripun terbilang sangat sukses dengan bisnis hotel nya. Setelah pembicaaan panjang perihal bisnis kini mereka meyantap makan siang yang disajikan oleh koki terkenal disini.

"Bagaimana tuan Arion dan tuan Geo, apa kalian menyukai hidangannya? Ini dibuat oleh cheff Gerdon dan nanti dia yang akan membimbing seluruh cheff untuk bisnis baru kita." Jose tersenyum hangat khas pria berumur.

"Aku sangat menyukainya!" Arion berkata mantap dan Geo pun mengangguk setuju, Jose terlihat senang dan lega bahwa klien nya kali ini akan puas.

Arion menyantap beberapa hidangan khas italia dan ada beberapa hidangan lainnya, tiba tiba dia teringat bahwa Sheva juga menyukai hidangan semacam ini. "Tuan Jose, aku mempunyai permintaan."

"Sebutkan saja tuan Arion, jika aku bisa melakukannya akan kulakukan segera."

"Bolehkan meminta cheff Gerdon untuk memasak lagi beberapa hidangan ini, ini dan ini." Arion menunjuk beberapa menu makanan diatas meja, "Aku ingin memberikannya pada seseorang." Arion tersenyum dan langsung disetujui oleh Jose. Geo hanya melirik malas pada Arion, sebab dia tau siapa orang itu.

****

Sheva bingung, dia duduk terdiam di ruang kerjanya. Semalam dia menerima pesan singkat Arion bahwa dia tidak perlu ke manssion Arion pagi pagi jadi dia senang dan bisa langsung ke kantor. Begitu tiba dikantor pagi ini, sikap Arion jelas acuh padanya. Oke Sheva juga tidak berharap bahwa dia akan beramah tamah atau bermanis manis dengan Arion, tetapi ada yang janggal dengan sikap Arion pagi ini. Ditambah satu jam yang lalu Angelica sang model papan atas tiba dikantor ini dan memasuki ruang kerja Arion tanpa permisi hingga saat ini mereka belum keluar. Dari sudut hati Sheva ada perasaan kesal, kesal karena atasannya itu seolah tidak mengenal waktu untuk berpacaran. "Astaga 15 menit lagi akan ada meeting, apa aku harus mengetok pintu? Aaah nanti aku lagi yang kena semprot kemarahan nona Angelica." Sheva merenggangkan badannya untuk melepas pegal pegal karena terlalu lama duduk di depan lapar komputer.

Lagi lagi Sheva melirik arlojinya, aduh tinggal 5 menit lagi untuk meeting! Aku ketok saja ruangannya, lebih baik menderngar ocehan nona Angelica dari pada kemarahan Arion. Sheva berjalan menuju pintu ruangan Arion, begitu tangannya sudah terangkat untuk mengetuk pintu disaat bersamaan juga pintu itu terbuka hampir saja Sheva terlonjak karena terkejut. Arion mengerutkan alisnya melihat Sheva dengan posisi hampir terjatuh di depan pintunya, "Ma..maaf tuan Arion, saya ingin memberitahu bahwa meeting akan segera dimulai." Sheva menegakkan posisi badannya, dan Arion hanya berdehem menanggapi ucapan Sheva lalu berjalan begitu saja mengabaikan Sheva.

Sheva menoleh dan arah matanya mengikuti Arion yang berjalan menjauh, "Mau sampai kapan kau menghalangi jalanku??!!"  Suara melengking itu cukup memekak di telinga Sheva, dia berbalik badan dan melihat Angelica berkacak pinggang dan menatapnya meremeh. Dengan segera Sheva menyingkirkan tubuhnya untuk memberi jalan pada Angelica. Wanita itu berjalan dengan anggun dan turun menggunakan lift. Sheva mengelus dadanya, "Yah ampun galak sekali bagaimana Arion bisa bertahan dengan wanita itu."

"Aku setuju!" Kali ini suara Geo mengejutkan Sheva, dan gadis itu memasang wajah sebal ketika Geo terbahak, Sheva mendengus kasar karena sudah tiga kali dia terkejut diwaktu yang berdekatan. Lalu Sheva melangkah untuk menyusul Arion keruang meeting begitu juga dengan Geo.

Meeting berlangsung cukup singkat dan kini sudah hampir jam makan siang, Sheva yang kembali keruang kerjanya melihat ponselnya ada pesan singkat dari Mitch memberitahu bahwa dia sudah dibawah gedung Nostra untuk menjemput Sheva. "Astaga aku hampir lupa!" Sheva bergegas mengambil tas nya dan turun setelah membalas pesan Mitch.

Arion sedang membaca beberapa berkas diruang kerjanya dan tak lama Geo masuk kedalam ruangannya, "Arr, Leo berkata bahwa Mitch mendatangi Nostra."

Alis tebal Arion terangkat dan dia memandang Geo seolah menagih lanjutan kalimatnya, Geo duduk di sebrang Arion dan memakai laptop Arion untuk membuka cctv depan gedung. Mobil Suv hitam tampak terparkir dekat dengan pintu utama Nostra, "Itu sudah terparkir hampir 15 menit, apa menurutmu dia sedang mengamati Nostra??" Geo memutar layar laptop itu pada Arion, dalam hitungan detik rahang Arion mengeras dan ekspresinya menjadi marah. Geo membalik layar laptop tersebut dan melihat Sheva menaiki mobil Suv itu. "Astaga Shev..." Geo memijat keningnya.

1
Surati
bagus
Yetty Puspa Dewi
Luar biasa
Nabila
jangan sama Arion
Firgi Septia
lebih jahat lagi dirimu bilangnya cinta tapi selingkuh dengan banyak wanita sampai tidur dengan wanita lain /Shame/
Firgi Septia
tdk tegas dan naif jadi bisa di perlakukan sesuka hati
Firgi Septia
dasar laki2 menjijikan bilang cinta tapi TDK setia egois pula🤬🤬
Aba Bidol
Baru nemu karya ini othor. Pas baca episode 1..eehh kok kayak seru neh. Auto langsung penasaran baca episode selanjutnya. Tetap semangat berkarya othor. Cayooo ✊🌻🌻
Ersa
Luar biasa
Erna M Jen
memang pantas arion dibenci shevanya...kasihan
falea sezi
Seva murahan knp peran wanita bs di injak2 di sini hmmmmm
falea sezi
jijik q sumpah pengen muntah laki ngaku cinta tp. enak. enak. ma jalang
falea sezi
klo cinta Seva ya gk sentuh angelica lah dih jijik
falea sezi
dia main perempuan celup2 Seva gk boleh pcrn ma cwok lain egois bkin donk peran utama. cwek dpet cwok baik kaya
falea sezi
sumpah g rela dpet laki. plin plan menjijikkan
falea sezi
laki. celup. celup jijik
falea sezi
munafik uda ditinggalin mau balik gk semudah itu
falea sezi
jahat bgt sih pantes dia benci bgt
falea sezi
sok jual mahal seva
Siti Zu
lulusan terbaik tapi bodoh yungalah jengkel aku sa sheva
D.airy
mantap t.o.p
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!