Seorang CEO tampan bernama Kevin,berusia 30 tahun dan menyandang status duda,memiliki satu anak laki-laki yang menggemaskan berusia 3 tahun bernama Raka.
Karena tuntutan dari sang putra untuk cepat memberikan mami ia bingung berbuat apa,sebenarnya ia juga lelah melakukannya semua sendiri.
Akankah Raka mendapatkan mami baru??
Kuy readers langsung gas,jan lupa vote and like.mksh^^
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon saluna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps 23
Nisa segera keluar kamarnya menuju kamar kevin untuk menyiapkan pakaian kantor kevin.Ia pun menaruh pakaian tersebut di atas ranjang kamarnya.Setelah itu nisa pun segera keluar dari kamarnya .
Saat keluar kamar nisa mendengar suara ramai dari arah dapur,ternyata disana sudah ada raka dan kedua mertuanya di meja makan.Nisa segera ikut bergabung menuju meja makan.
"Pagi tuan,nyonya,pagi juga raka" sapa nisa pada kedua mertuanya dan juga raka.
"Kau sudah menjadi menantu kami panggil kami seperti kevin memanggil kami saja ni" ucap mama kevin.
"em mm baik nyo.... eh maksud saya mah" jawab nisa gugup.
"Emm raka udah mandi sayang?" tanya nisa.
"Iya mi,tadi raka dimandiin grandma" jawab raka yang masih setia dipangkuan grandpa nya.
Nisa hanya mengangguk."Maaf merepotkan mama,nisa tadi bangunin pak kevin dulu" jawab nisa tertunduk.
"Tidak papa nia,mama ngerti" ucap mama kevin sambil tersenyum.
Nisa yang tak begitu memahami ucapan mertuanya hanya mengangguk sambil tersenyum.
"Aish apa suamimu sedang berdandan,lama sekali dia" keluh papa kevin yang lama menunggu putranya turun ke bawah.
"Sabah pah,mungkin kevin lagi siap-siap" ucap mama kevin.
"Kalau gitu nisa ke atas dulu manggil pak kevin dulu mah,pah" ucap nisa,ia pun segera naik ke atas menuju kamarnya.
ceklek
Nisa masuk ke dalam kamarnya dan begitu kesalnya ia mendapati kevin tengah duduk santai di ranjangnya sambil memainkan ponselnya.
"Bapak ngapain duduk disitu,bapak udah ditunggu diruang makan dari tadi sama semuanya pak" ucap nisa kesal.
"Hey kenapa kau marah aku menunggu disini tapi kau tak kunjung kembali" ucap kevin.
"Bapak kenapa nunggu saya ?" tanya nisa begitu lembut.
"Tolong pasangkan dasi untuk ku" pinta kevin.
"Huuhhh hanya karena dasi bapak membuat semua orang menunggu lama" ucap nisa.
"Kau tidak mau memasangkan nya untuk ku?" tanya kevin.
"Huhh baiklah kemarikan dasinya" ucap nisa,kevin pun menyerahkan dasinya kepada nisa dengan tersenyum.
Nisa pun sedikit berjinjit untuk memasangkan dasi pada leher kevin.
Deg
Jantung nisa terasa berdetak begitu cepat tidak bisa di kondosikan,dengan cepat nisa segera memasangkan dasi itu agar kevin tak mengetahui jika dirinya sedang gugup.
"Selesai bapak segera turun,udah ditunggu di meja makan" ucap nisa menunduk dan dengan cepat berjalan keluar dari kamarnya.
"hadeuhh pak kevin tak baik untuk kesehatan jantung ku" batin nisa.
Kevin yang mengetahui nisa sedang gugup tersenyum,karena menurutnya itu hal yang terlihat menggemaskan baginya.
Kevin segera keluar menyusul nisa kebawah untuk sarapan bersama.
"Mana suamimu nis?" tanya papa mertuanya.
"Bentar lagi turun kok pah" jawab nisa.
Tak lama kemudian kevin pun turun dan segera ikut gabung sarapan bersama.
"Pagi semua" ucap kevin dengan senyum manis nya.
"Kamu nggak sakit kan vin? senyumnya udah ngalahin gula" ucap papa kevin.
"Papa nih ada-ada aja,orang kevin sehat gini dibilang sakit" jawab kevin cemberut seperti seorang anak yang merajuk karena tak diberi permen.
"Papi lama banget sih laka kan laper!" ucap raka dengan raut wajah tak kalah kesal.
"Udah-udah sekarang sarapan,nanti kalian terlambat ,ayo buruan" ucap mama kevin.
skipp lanjut nanti yah cape aku tuh........:]
Guys makasih ya udah menemin ceritanya dari awal.jangan lupa vote,like,tip,ama favorite yah itu semua bermakna dan kalian bisa share cerita nya ke readers yang lain kalau menurut kalian ceritanya bagus.
Xîé-xîé all♡