NovelToon NovelToon
Terikat Takdir

Terikat Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Menikahi tentara / Perjodohan
Popularitas:159.1k
Nilai: 5
Nama Author: Safira

Jodoh itu rahasia Allah. Takdir juga Allah yang menentukan. Tidak ada siapapun makhluk di dunia ini yang tau selain Dia.

Alea Widya Laksono (35 tahun) dinyatakan telah sembuh usai tiga tahun menjadi pasien di rumah sakit jiwa. Di usianya yang semakin bertambah, kedua orang tuanya cemas karena jodoh tak kunjung datang untuk putri mereka.

Suatu hari Alea akhirnya pasrah untuk menerima perjodohan yang disodorkan oleh kedua orang tuanya dengan seorang pria yang berasal dari kalangan militer. Lelaki itu bernama Mayor Prabu Rasyid Wicaksono (38 tahun) yang berstatus duda tanpa anak.

Konon kabarnya, pernikahan Mayor Prabu sebelumnya harus kandas karena masalah ranjang. Desas-desus beredar bahwa sang suami yang menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) tersebut menderita impo_ten.

Apakah benar faktanya seperti itu? Benang merah seperti apa yang pada akhirnya mengikat takdir antara Mayor Prabu dengan Alea.

Simak kisah mereka.💋
Bagian dari Novel : Permata Hatiku🍁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25 - Apa Boleh Malam Ini ?

Alea termenung, tepatnya di depan cermin yang ada di dalam kamar mandi. Ia melihat pantulan dirinya yang saat ini rambutnya sudah tergerai bebas dengan pakaian se_xy melekat di tubuhnya yakni warna broken white yang biasa disebut linge_rie.

Di masa lalu, Alea pernah patah hati karena cintanya ditolak oleh pria pujaannya yakni Bisma. Banyak pria yang mendekati saat ia masih duduk di bangku kuliah, namun Alea tolak karena terlalu bucin pada sosok Bisma. Tak mudah berpaling hati.

Ada hal berharga yang dimiliknya yakni kesucian. Namun terenggut paksa oleh orang yang tak bertanggung jawab. Hidupnya hancur dan berakhir gila di rumah sakit jiwa selama tiga tahun.

Alea pernah mengalami dicaci-maki oleh banyak orang saat ia terpuruk hidupnya. Alea sudah pernah kehilangan teman-temannya. Yang paling penting, Alea sering kehilangan rasa percaya dirinya.

Namun dalam pernikahan ini, Alea tak ingin kehilangan lagi. Sudah cukup.

Alea ingin bahagia.

Alea ingin mencintai dan dicintai sepenuh hati dengan segala ketidaksempurnaannya.

Alea perlahan mulai takut kehilangan Prabu.

Bukan takut Prabu pergi ke medan perang, melainkan takut sang suami berpaling hati terutama pada Kinan. Alea sangat tau Kinan adalah cinta pertama Prabu. Alea mampu merasakan jika Kinan tak menyukainya.

Alea membuang nafas pendek-pendek. Ia kembali teringat ucapan Prabu bahwa suaminya itu berharap kali ini menjadi pernikahannya yang terakhir.

Alea berkesimpulan bahwa Prabu mulai mencintainya. Walaupun kata cinta itu belum secara frontal terucap dari bibir Prabu. Akan tetapi, ia mampu merasakan cinta itu dari perhatian dan tindakan Prabu terhadapnya.

Contoh kecilnya, Prabu tidak mengangkat telepon atau pesan dari Kinan. Alhasil sang mantan istri bertandang ke rumah dinas siang tadi mencari informasi keberadaan Prabu secara memba_bi buta.

"Mas Prabu bisa saja menikah dengan wanita lain yang masih pera_wan. Banyak di luar sana gadis-gadis yang tak akan menolak pesona Mas Prabu, tapi justru yang dipinang adalah aku. Artinya, kamu spesial-Alea. Kamu pasti bisa membahagiakan Mas Prabu," gumam Alea seraya bermonolog sendiri.

Alea terus berbicara hal-hal yang positif seraya memberi semangat pada dirinya sendiri bahwa ia layak berjodoh dengan Prabu.

Mendaratkan telapak tangan di mana detak jantungnya sedang berdegup begitu kencang saat ini. Sungguh, Alea didera grogi level akut menghadapi malam pertama dengan Prabu kali ini.

Alea kembali mengecek harum aroma tubuhnya sendiri dengan hidungnya.

"Sudah oke, wangi."

Analogi sederhana dalam rumah tangga berbunyi, suami itu wajib dikenyangkan perutnya dan setelahnya dikosongkan tes_tis nya.

Alea bertekad malam ini untuk mengalahkan trauma masa lalunya. Bukan hanya demi Prabu, tapi demi dirinya sendiri.

"Nunggu Mas Prabu minta hak nya atau aku yang maju duluan ya?" gumam Alea yang merasa canggung dan bingung.

Di tengah kebingungannya, tanpa sadar ada langkah yang datang mendekat dalam senyap.

Sejak tadi, ia mendengarkan Alea berbicara sendiri di dalam kamar mandi di mana pintunya yang tidak tertutup sempurna. Alhasil ia mendengar jelas ucapan Alea.

Sepasang lengan kokoh seketika memeluk tubuh Alea yang sejak tadi masih berkutat dengan pikirannya sendiri. Entah sudah yang berapa kali hari ini Alea selalu terkejut dengan tindakan Prabu yang begitu romantis.

"Mas Pra_bu," cicit Alea terbata.

Apalagi kali ini Alea merasa semakin malu dan terpojok karena Prabu memergoki dirinya yang sedang berkeluh kesah di tengah kegalauan dan rasa tidak percaya diri.

"Apa bahasa tersirat ku sejak tadi belum cukup membuat Bu komandan mengerti bahwa aku kangen? Aku ingin," bisik Prabu mesra di telinga Alea.

Tak lupa bibir Prabu sejenak membubuhkan sebuah tanda 'ke_cupan' di leher Alea. Stempel kepemilikan.

"Mas..." Alea tak mampu berkata-kata. Ia sungguh terharu dengan segalanya yang dilakukan Prabu hari ini.

Keduanya saling melihat satu sama lain dari pantulan cermin di depannya. Tampak jelas otot-otot Prabu yang begitu kekar karena pria itu sudah dalam kondisi bertelan_jang da_da. Prabu hanya menyisakan boxer hitamnya saja yang masih melekat untuk menutupi senjatanya yang sejak tadi sudah bereaksi dan tak sabar di bawah sana.

Detik selanjutnya, Prabu melepaskan pelukannya secara perlahan. Lalu, ia membalikkan tubuh Alea untuk saling berhadapan wajah dengannya. Alea yang masih malu-malu, terus menjatuhkan pandangannya ke bawah.

Prabu meraih dagu Alea dan pandangan mereka akhirnya saling bertemu.

"Jangan menunduk. Aku di depanmu, bukan di bawah sana. Ini perintah!"

Alea menatap Prabu dengan senyum manis di wajahnya.

"Apa boleh malam ini aku memintanya?"

Alea dengan cepat menganggukkan kepalanya kecil di depan Prabu seraya tersipu malu.

"Aku ingin mendengar suaramu sebagai jawaban,"

Alea terdiam sejenak.

Prabu sabar menanti.

Tiba-tiba...

Prabu terkejut dengan jawaban dari Alea. Bukan dalam bentuk suara, melainkan sebuah ciuman yang mendarat di bibir Prabu.

Cup...

Pupil mata Prabu seketika melebar. Setelah itu, justru hatinya mendadak berbunga-bunga. Ia sama sekali tak menyangka jika Alea akan berani melakukan hal in_tim itu lebih dahulu.

Prabu semakin bangga.

Perlahan cinta itu semakin tumbuh membesar di hati Prabu untuk satu nama yakni Alea Widya Laksono.

Nama baru berstatus istri sahnya yang perlahan tapi pasti telah berhasil menggeser posisi Kinan di hatinya.

Alea melepaskan ciumannya dari bibir Prabu dan menatap sang suami dengan penuh keyakinan.

"Sentuh aku, Mas. Miliki aku seutuhnya,"

Bersambung...

🍁🍁🍁

1
Tuti Tyastuti
𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘢𝘭𝘦𝘢 𝘯𝘦𝘯𝘦𝘳𝘪𝘮𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘭𝘢𝘱𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘢𝘥𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘢𝘧𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘳𝘢𝘣𝘶 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘢𝘱𝘢 𝘭𝘨 𝘥𝘢𝘩 𝘢𝘥𝘢 𝘤𝘢𝘭𝘰𝘯 𝘣𝘢𝘺𝘪 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢
Patrick Khan
hemmmz kan hamil lea
Patrick Khan
alea marah bawah an orok nya prabu😁😁
Tuti Tyastuti
𝘫𝘶𝘫𝘶𝘳 𝘢𝘫𝘫 𝘱𝘳𝘢𝘣𝘶 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘭𝘶 𝘢𝘭𝘦𝘢 𝘮𝘢𝘬𝘪𝘯 𝘬𝘦𝘤𝘦𝘸𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘨𝘪
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
semoga Saja Alea bahagia dengar berita kehamilannya 🤲
kalau masih marah sama Prabu mending pulang tempat ortu mu aja Alea 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
akankah terjadi perang 🤔
Ruwi Yah
semoga dengan kehamilannya membuat alea berpikir dia kali untuk pergi
Ruwi Yah
mending jujur aja mas Prabu sebelum alea benar2 kecewa dan memilih pulang ke malang
dyah EkaPratiwi
semoga Alea bisa menerima
Maharani Rani
lanjutt🥲🥲🥲🥲
Maharani Rani
lanjutttt
Lia Sakking
semoga cepat sembuh
Ariany Sudjana
selalu senang membaca novel kehidupan anggota TNI, karena almarhum papi saya juga anggota TNI, jadi banyak memori sewaktu masih tinggal di asrama dulu 😄🙏
Sugiharti Rusli
dan kalo pada akhirnya Alea dinikahi oleh Prabu, itu bisa jadi mereka sudah ditakdir kan berjodoh yah, apalagi yang pertama kali mengambil kehormatan Alea yah Prabu yang sekarang jadi suaminya dan bukan para preman,,,
Sugiharti Rusli
mungkin saat itu Prabu salah sudah menodainya, tapi dia juga kan dalam kondisi tidak sadar karena obat, dan setelah nya sang ayahlah yang berperan dan membohonginya selama ini,,,
mariammarife
Alhamdulillah Alea hamil mngkn si debay bisa meredakan kemarahan Alea
Sugiharti Rusli
bisa jadi emosi yang keluar karena hormon kehamilan si Alea sih yah, jadi dia ga berpikir dengan jernih sih,,,
Sugiharti Rusli
cuma sepertinya sekarang Alea sedang sangat sensi dengan kehamilan yang belum dia sadari sih, jadi bisa memicu pertengkaran kalo Prabu salah ucap,,,
Sugiharti Rusli
apalagi Alea juga hanya mendengar separuh dari percakapan Prabu dan ayahnya dan semua masih belum utuh
Sugiharti Rusli
mau bagaimanapun kondisi mereka sekarang, mereka haris duduk bersama sih yah,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!