NovelToon NovelToon
Beban Kelahiran Yang Tragis

Beban Kelahiran Yang Tragis

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: kegelapan malam

Kelahiran Senja Putri Baskara bukanlah awal, melainkan akhir.

​Awalnya, ia adalah janin yang dikandung ibunya, janin yang membawa badai-badai kehadirannya merenggut nyawa kakak laki-lakinya, Fajar Putra Baskara, menghancurkan bisnis keluarga, dan melenyapkan kebahagiaan sang ibu. Sejak hari pertama dirinya hadir, Senja adalah bayangan yang dicap sebagai pembawa sial.


​Satu-satunya cahaya di hidupnya adalah sang ayah. Pria yang memanggilnya 'Putri' dan melindunginya dari tatapan tajam dunia. Namun, saat Senja beranjak dewasa, cahaya itu pun padam.

​Ditinggalkan sendirian dengan beban masa lalu dan kebencian seorang ibu, Senja harus berjuang meyakinkan dunia (dan dirinya sendiri) bahwa ia pantas mendapatkan kebahagiaan.


Apakah hati yang terluka sedalam ini bisa menemukan pelabuhan terakhir, ataukah ia ditakdirkan untuk selamanya menjadi Anak pembawa sial? ataukah ia akan menemukan Pelabuhan Terakhir untuk menyembuhkan luka dan membawanya pada kebahagiaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kegelapan malam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23

Setelah lima hari yang menegangkan di rumah sakit, kabar baik akhirnya tiba. Fajar Arun, Binar Mentari, dan Cahaya Surya dinyatakan pulih sepenuhnya dari Demam Berdarah Dengue. Trombosit mereka stabil, dan demam mereka telah hilang total.

​Momen Damar dan Senja membawa ketiga anak mereka keluar dari pintu rumah sakit adalah momen pembebasan yang sangat emosional.

​"Kita pulang, Sayang. Kita pulang ke perpustakaan kita," bisik Senja, memeluk Cahaya Surya yang kini terlihat ceria kembali.

​Damar menggenggam tangan Senja erat. Wajahnya yang tegar kini terlihat santai. "Aku tidak akan pernah lupa betapa rapuhnya kalian di ranjang itu. Aku janji, aku akan lebih siaga. Rumah ini akan kita jaga dari nyamuk, dari kelelahan, dan dari hal-hal jahat lainnya."

​Di mobil dalam perjalanan pulang, si kembar tiga terlihat bersemangat. Fajar menunjuk pohon, Binar menghitung mobil yang lewat, dan Cahaya bercerita tentang perawat. Mereka benar-benar pahlawan kecil yang berhasil melawan penyakit.

​Saat mobil memasuki halaman rumah, Damar dan Senja terkejut. Rumah mereka dihiasi balon-balon berwarna cerah. Sebuah spanduk besar bertuliskan: "SELAMAT DATANG PAHLAWAN KECIL TIGA CAHAYA!"

​Fatimah dan bagus sudah menunggu di teras dengan senyum lebar.

​"Selamat datang kembali, cucu-cucu Oma!" seru Fatimah, memeluk ketiga cucunya bergantian.

​Fatimah dan bagus telah menyiapkan pesta penyambutan kecil. Bukan pesta mewah, tapi penuh kehangatan: masakan kesukaan Senja, puding karamel kesukaan Damar, dan mainan edukasi baru untuk si kembar.

​"Kami tidak mau kalian sedih lagi. Ini perayaan untuk kesehatan, Nak," kata bagus, menepuk bahu Damar. "Kita sudah melewati banyak hal. Jangan pernah lupakan bahwa keluarga ini adalah benteng kalian."

​Senja merasakan gelombang cinta yang kuat. Keluarga Damar benar-benar adalah pelabuhan yang ia butuhkan. Ia menyadari betapa beruntungnya ia memiliki Fatimah dan bagus.

​Di tengah suasana makan malam yang hangat, Damar bercanda tentang kesulitan merawat anak sakit, membuat Fatimah dan bagus tertawa. Senja melihat Damar tertawa lepas, ia begitu tulus dan penuh cinta.

​Namun, saat Damar membungkuk untuk mencium Fajar, Senja kembali mencium aroma yang ia kenali parfum mahal dan asing yang tercium di jas Damar malam ia pulang terlambat dari meeting.

​Pertanyaan itu muncul lagi di benak Senja, lebih kuat kali ini. Kenapa Damar tidak cerita? Itu parfum siapa?

​Ia membuka mulutnya, hendak bertanya, "Damar, tentang malam itu..."

​"Nak, makanlah pudingnya! Ini puding karamel resep lama lho!" sela Fatimah dengan riang, menawarkan Senja sendok.

​Lagi-lagi, momen untuk bertanya hilang. Senja menarik napas, memaksakan senyum. Ia tahu Damar lelah, dan ia tidak mau merusak kebahagiaan malam penyambutan ini dengan kecurigaan yang tidak berdasar. Ia memutuskan untuk menyimpan pertanyaan itu lagi.

​"Aku harus percaya Damar. Aku tidak boleh menjadi Paramita yang paranoid. Aku akan bertanya saat hanya ada kami berdua." ucap Senja dalam. hati

​Beralih ke sebuah apartemen mewah di pusat kota. Sofia duduk di sofa kulit sambil memegang segelas wine mahal. Di tangannya, ada beberapa foto yang dicetak dengan kualitas tinggi. Foto-foto itu menampakkan Damar yang sedang memapahnya keluar dari lobi hotel dan memasukkannya ke mobil.

​Wajah Damar terlihat khawatir dan penuh rasa kemanusiaan. Wajah Sofia terlihat letih, namun di matanya tersimpan senyum kemenangan.

​Seorang pria muda, Rayhan (fotografer lepas), duduk di seberangnya.

​"Kau yakin hasil bidikan ini cukup, Sofia? Terlihat seperti dia hanya membantu rekan bisnis," tanya Rayhan.

​Sofia tertawa sinis. "Justru itu. It's about perception, Rayhan. Di mata istrinya yang pasti sedang sensitif setelah semua drama trauma itu, ini terlihat seperti pengkhianatan. Lihat pose ini dia menggendongku, bukan hanya memapah. Dan lihat wajahnya, dia terlihat penuh perhatian."

​"Damar Saputra, kau terlalu tampan, terlalu berkomitmen pada etika kerjamu. Kau ingin menyelamatkan dunia, tapi kau tidak menyadari bahwa niat baik adalah celah terbesarmu. Risa gagal karena dia terlalu mudah ditebak. Aku akan menggunakan kebaikanmu sendiri untuk menghancurkanmu." ucap Sofia

​Sofia meletakkan foto-foto itu di meja. Ia menjelaskan strateginya kepada Rayhan.

​"Aku tidak akan menggunakan foto ini sekarang. Damar sedang fokus pada tender besarnya. Jika aku bocorkan sekarang, dia mungkin hanya akan menganggapnya petty revenge dan dia akan membersihkannya dengan cepat," jelas Sofia, matanya tajam.

​"Kapan, kalau begitu?" tanya Rayhan.

​"Saat dia berada di puncak, Rayhan. Saat dia memenangkan tender konstruksi itu. Saat dia merasa invincible. Saat itulah aku akan mengirim foto ini, bersama surat anonim, ke rumahnya, dan ke dewan direksi perusahaannya."

​Tujuan Sofia bukan hanya mendapatkan Damar. Tujuannya adalah menghancurkan Damar sepenuhnya mengambil proyeknya, menghancurkan kariernya, dan merusak rumah tangganya, agar Damar tidak punya tempat berlindung selain dirinya.

​Sofia berdiri, menatap jendela kota. "Aku akan tunjukkan pada Damar bahwa tidak semua orang bisa diselamatkan dengan kebaikan. Terkadang, kebaikan hanya akan membawamu pada kehancuran."

​Sofia mengambil ponselnya dan melihat kalender. Tender proyek Damar akan diumumkan dalam dua minggu.

​"Dua minggu lagi, Rayhan. Tick-tock. Damar akan sibuk merayakan kemenangannya, dan kemudian, Boom! Dia akan kehilangan segalanya, termasuk kepercayaan istrinya," ujar Sofia, menyesap wine-nya dengan puas.

​Di saat yang sama, Damar sedang menggendong Cahaya Surya yang terlelap, mencium kening Senja. Ia sama sekali tidak menyadari bahwa bom waktu yang terbuat dari niat baik dan aroma parfum sedang menghitung mundur, siap meledak di tengah-tengah kebahagiaan mereka.

1
🟢≛⃝⃕|ℙ$Fahira𝓛𝓲𝓷𝓰𝓧𝓲☕︎⃝❥
mau juga gulali nya/Grievance//Grievance/
🟢≛⃝⃕|ℙ$Fahira𝓛𝓲𝓷𝓰𝓧𝓲☕︎⃝❥: /Shy//Shy//Shy/
total 4 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti Hindun§𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
🤣🤣🤣 Kalian hebat. Demi mama dan calon adik kalian, kalian mau bersusah payah untuk membuatnya😘
≛⃝⃕|ℙ$°Siti Hindun§𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Hahaha... gpp namanya juga baru belajar
total 2 replies
ηαηα
Benar-benar perang sama kuatnya yak, Baik paramita dan Damar tidak bisa di anggap remeh jaringannyya🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: 🤣🤣🤣🤣 hooh /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti Hindun§𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Perasaan kok pendek ya? iya gitu🤔
≛⃝⃕|ℙ$°Siti Hindun§𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Tuh kan /Scream/
total 6 replies
ηαηα
umur paramita sekarang berapa ya? panjang banget umurnya
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: aku juga gk tw sih🤣
total 1 replies
ηαηα
oalahhh, dendam rupanya
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: dendm akan membakarmu🤣
total 1 replies
ηαηα
Muak banget ma iklan shoppe, padahal gak nge-klik, tapi login sendiri jirr,, benar2 kayak Paramita nih pihak shopee ny😩
ηαηα
Astaga... wanita tua itu lagi😩🫠
ηαηα
Astaga... si silas kurang kerjaan banget mau merusak kehidupan orang
nurul supiati
1 kataaaa gilllaaaaa🤣🤣🤣🤣
nurul supiati: eta nini nini peotttt
total 2 replies
🟢≛⃝⃕|ℙ$Fahira𝓛𝓲𝓷𝓰𝓧𝓲☕︎⃝❥
boleh kah ku berkata kasar/Angry//Angry/.... rasanya ingin sekali teror othornya karena Paramita masih hidup/Angry//Angry//Angry/
🟢≛⃝⃕|ℙ$Fahira𝓛𝓲𝓷𝓰𝓧𝓲☕︎⃝❥: gak sabar aku kak/Scream//Scream//Scream/
total 2 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
tenang intan tenang jangan sampai loe santet author nya
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ bukan menang/Facepalm//Facepalm//Facepalm/ tpi ya mmg gitu🤣🤣🤣🤣🤭
total 3 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti Hindun§𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Nenek peot🤬🤬🤬
≛⃝⃕|ℙ$°Siti Hindun§𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: /Right Bah!/Budu ahh
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti Hindun§𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Tetap tenang dan teruslah berusaha, yakinlah kalian pasti bisa..
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: amin ya Allah /Grimace/
total 1 replies
nurul supiati
tak kira bakal bahagia masalahnya ujiannya selesai taunya ada ajah ujiannya kek dunia nyata hihihi😭
🟢≛⃝⃕|ℙ$Fahira𝓛𝓲𝓷𝓰𝓧𝓲☕︎⃝❥
/Panic//Panic//Panic/ kapan tuh si nenek lampir dan gerombolannya mati/Panic//Panic//Panic//Panic//Panic//Angry//Angry//Angry//Angry//Angry//Angry/
≛⃝⃕|ℙ$°Siti Hindun§𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Othoorrr/Curse/
Gak suka lah/Cry/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: ampun/Cry//Cry/
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti Hindun§𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Ya Allah... kapan sih tu nenek peot koit😤 udah tua juga bukan nya tobat, eh ini malah makin menjadi/Hammer/
≛⃝⃕|ℙ$°Siti Hindun§𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Udah gak bisa ditahan lg/Scream/
total 2 replies
°🫧•𖨆٭ Ŋบ𝑟 1꙳○𖨆°
lewat kasih anu aja 😄
°🫧•𖨆٭ Ŋบ𝑟3꙳○𖨆°
Nengok
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!