NovelToon NovelToon
It'S You

It'S You

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:111.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sofie Otviana

Maureen Fredelia, di kenal dengan sebutan Delia. Gadis berusia 18 tahun itu harus terpaksa menikah dengan seorang Brian Andreas Haidar! Pewaris sah dari Grup HDR.

Brian adalah sosok yang tidak ia kenal, tidak ia suka, dan tidak akan pernah bisa menjadi patner dalam hidupnya. Namun karna perjudian yang di lakukan oleh neneknya, membuat hutang keluarga mereka menumpuk. Dan akhirnya ia terpaksa menikah dengan lelaki itu.

Masuk dalam keluarga kaya membuat kehidupan Delia berubah sepenuhnya. Menjadi gunjingan teman teman dan tetangganya masih belum cukup untuk mengawali penderitaannya.

Delia harus banyak terluka karna mengenal seorang keluarga Andreas. Dan menjadi target baru untuk para pesaing bisnis keluarga tersebut bum lagi citranya yang begitu buruk di dalam masyarakat.

Namun Delia bukan Delia jika tidak sekuat baja. Delia memang kuat. Namun jalan terjal yang ia lalui juga bukan persoalan yang gampang untuknya.

Mampukah Delia bertahan di dunia keras itu? Yuk.. simak terus kelanjutan ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sofie Otviana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 23

1 jam berlalu, akhirnya Delia di pindahkan ke dalam kamar perawatan. Brian pun langsung mengikuti para perawat yang membawa Delia. Ia berjalan mengekori mereka dengan langkah gontai, nampak jelas jika Brian sedang lelah.

Sesampainya di ruang perawatan Delia langsung bangun kembali. Ia langsung sadar karna efek obat biusnya sudah habis. Wajahnya masih terlihat pucat tapi tidak sepucat saat dirinya baru pertama kali datang ke rumah sakit.

“Gimana? Masih sakit? Pusing engga?” tanya Brian memastikan keadaan istrinya.

“Engga terlalu kok, maaf ngerepotin ya! Tadi gue kan bilang bisa ngerawat ini sendiri” mendengar perkataan Delia entah mengapa Brian merasa sangat kesal. Akhirnya ia mencubit lengan Delia dengan gemas.

Aww..

Delia memekik kesakitan sambil meloto pada Brian, namun Brian malah menatapnya dengan pandangan lelah.

“Kamu itu ya! Kalo dibilangin sekali gak bisa nurut aja apa? Capek tau Del, debat mulu sama kamu. Gak dirumah, gak disini, gak kalo ketemu! Tengkar... mulu! Gak bosen kamu?” omel Brian sambil mendengus kesal.

Delia menatapnya dengan pandangan polos, dan itu membuat Brian makin gusar ingin mencubit kedua pipi istrinya keras keras.

“Ya Allah Del, kurang sabar gimana aku ngadepin kamu” ucap Brian frustasi dengan mengusap kedua matanya kasar dengan kedua telapak tangannya.

Delia yang menatap Brian seperti itu pun terkikik “Wkwkwk apa sih Bri! Gue loh gak ngapa ngapain. Kok lo kek frustasi gitu tiap ngomong sama gue”

Brian menatapnya jengkel, dan akhirnya Brian menjewer telinganya dengan lumayan keras.

“Bandelnya istri gue”

Aw..aw...

“Sakit tau Bri, jangan jadi suami laknat lo!” protes Delia dan Brian segera melepaskan tangannya dari telinga Delia.

Delia mengusap berulang kali telinganya yang terasa sakit akibat perilaku Brian. Dengan kesal dia menarik anak rambut lelaki itu, hingga ia memekik kesakitan.

“Kamu....!”

“Balesan itu Bri! Impas kok” omel Delia menatap tak suka pada Brian.

Dan akhirnya Brian mengalah, ia memilih untu bangkit dari duduknya dan mengambil tas nya yang ada di dekat nakas, samping ranjang Delia.

Brian mengeluarkan kotak bekal susun tiga dari dalam sana. Ia langsung menarik meja ranjang Delia dan membuka kotak bekal itu satu per satu.

Brian duduk di bibir ranjang dan memnyodorkan sendok pada Delia. Dengan senang hati Delia menerimanya dan mulai menyantap makanan yang di hidangkan oleh Brian untuknya.

“Lo?” tanya Delia yang melihat Brian hanya diam dengan memainkan ponselnya.

“Makan aja dulu. Nanti kalo gak habis biar gue makan” ucap Brian dengan santai.

Delia pun menatap tiga kotak bekal itu. Ia pun merapikan isinya. Menaruh lauk, nasi, dan sayur di satu kotak bekal. Itu bagian Brian. Dan kotak yang satu masih berisi buah dan yang satunya lagi adalah miliknya.

“Mau buah Bri?” tanya Delia dengan menodongkan sepotong semangka di mulut Brian.

Brian pun membuka mulutnya dan menerima suapan Delia beberapa kali.

“Habis ini gue balik ke sekolah ya! Lo sendirian dulu gak papa kan?” tanya Brian, bangkit dari duduknya dan mulai memakan bagiannya karna Delia sudah selesai makan.

“Gak papa! Nanti anak anak palingan ke sini pas istirahat. Jangan bilang ortu gue kalo gue di rawat lagi ya Bri! Nanti mereka khawatir” pinta Delia. Namun disaat bersamaan adiknya Qila, sudah sampai di depan pintu dan menatap Delia, murka.

“Brian! Lo ya... kamvret!” protesnya hanya mendapatkan cengiran dari Brian.

“Apanya yang gak usah bilang bilang? Kakak ini bandel banget sih? Lo kan udah di suruh hati hati kalo punya luka! Hihhh... gue pites lu lama lama!” omel Qila dengan mencibit kedua pipi kakaknya.

“Aduduh.... gue bukan kutu Qil! Ampun.. sakit loh dekkkkk...!” protes Delia dan mendapatkan jeweran dari Qila untuk yang terakhir kalinya.

Qila pun beranjak duduk di kursi yang ada di samping ranjang Delia. Sementara Brian masih setia duduk di bibir rajang dengan menyantap makan siangnya.

Dalam lubuk hatinya, Qila bersyukur bahwa kakaknya cepat beradaptasi dengan Brian.

Walau hubungan mereka tidak seperti suami istri, itu sudah cukup jika rumah tangga mereka rukun karna ikatan pertemanan mereka yang berjalan baik.

Yah.. walau orang tua mereka masing masing tidak tau bagaimana sebenarnya hubungan rumah tangga kedua anaknya itu.

Tapi mereka juga tidak pusing karna Brian dan Delia terlihat kompak ketika ada acara keluarga, jadi itu tidak menjadi masalah.

“Siapa lagi yang gangguin kakak, bang?” tanya Qila pada Brian.

Brian pun menatap adik istrinya dengan pandangan tajam. “Biasa! Gedeg juga gue lama lama liat itu cewe. Hajar ayok Qil!”

“Ayok bang! Mumpung gue lagi bad mood parah nih. Hanjar orang enak juga keknya”

Melihat kekompakan Qila dan Brian, Delia pun menggeleng gelengkan kepalanya, ampun dengan sikap keduanya.

Entah sejak kapan kelakuan suami dan adiknya menjadi kompak. Delia juga sering menjadi korban bully mereka berdua. Sungguh sangat menjengkelkan.

...🐢 🐢 🐢...

Delia sudeh terpulas. Sementara Brian sedang mengerjakan PR nya di sofa dekat pintu.

Setelah kedatangan tamu yang terbilang banyak, Delia mungkin sangat kelelahan, hingga akhirnya ia tertidur pulas saat ini.

Bahkan ia mendengkur dengan keras saat ini. Membuyarkan konsentrasi Brian yang sedang mengerjakan soal matematika.

“Dasar kebo” cibir Brian dengan menatap Delia kesal.

Brakk...

“Brian...!” panggil Suny dari ambang pintu. Tentu saja suara pintu yang heboh itu membuat Delia berjingkat bangun dari tidurnya.

Swigg... buakk!

Delia melemparkan bantal yang ia pakai pada Suny dengan sangat keras hingga gadis itu memekik kesakitan.

“Santai woy! Dasar pelakor” bentak Suny dengan melempar balik bantal Delia.

Delia memicingkan matanya tajam melihat kelakuan Suny. “Ini rumah sakit! Dan udah malem. Yang gebrak pintu itu elo! Yang bangunin gue itu elo! Ya elo yang gak bisa santai bego” marah Delia dengan nada penuh penekanan.

Tapi Suny bahkan tak menghiraukan omelannya. Ia beranjak duduk di sebelah Brian dengan sangat lancang pula ia menyandarkan kepalanya di bahu Brian.

Tentu saja Brian memperhatikan Delia terlebih dahulu, melihat bagaimana reaksi istrinya dengan seksama. Namun yah rasa kecewa itu langsung muncul ketika melihat reaks Delia yang terbilang biasa saja.

Karna gadis itu langsung turun dari ranjang dan mengambil jaketnya, lalu berjalan ke arah pintu keluar.

Tentu saja Brian langsung bangkit dan menghentikan istrinya. Ia langsung menghempaskan tangan Suny ketika gadis itu berusaha menahannya.

“Kamu mau kemana Del?” tanya Brian dengan mencekal pergelangan tangan Delia.

Delia melirik Brian dengan pantangan biasa, namun langsung merubah pandangannya menjadi dingin ketika melirik kearah Suny.

“Keluar! Males ganggu orang pacaran”

1
Nur Saimah
bagus banget
Suratini Tini
apaa... gini doang endingnya🤔🤔🙄🙄🙄
Putri Rahma
berasa pengen jd delia...banyak yg sayang 🤗🤗🤗🤔🙂🙂🙂
Mumud Maryati
kok tamat sih ,ngengantung ceritanya ini
RINDI
kok tamat kak,,,jangan tamat dulu dong kak masih penasaran kelanjutannya pas setelah qilla sadar
azizah
plis.... jangan tamat😭😭😭😭😭
ACILMEY
lanjut dek 👍👍
ACILMEY
aku like, semangat dek 👍👍
Wynstelle: makasih kakak😘
total 1 replies
RINDI
penuh tanda tanya????????
deanipe: Permisi kak author,
Mohon maaf aku ijin promote karya,
Allista - The feelings in between
Gadis pembunuh bayaran yang terlibat dalam sebuah misi dimana ia harus terlibat perasaan antara target bunuhannya dan pria dari masa kecilnya. Siapa yang dipilih? Lalu bagaimana misi bisa selesai sementara nyawa teman2nya jadi ancaman.
Mungkin bisa mampir kak.
Terimakasih 🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Rira Syaqila
like mendarat cantik..
d tggu upnya kakak..
semangat terus, karyamu selalu yang terbaik..

D tggu feedback nya yaa..

salam hangat dari :

***. KEAJAIBAN CINTA KESYA
***. MR.PERWIRA vs MANTAN PREMAN
ACILMEY
lanjut dek 👍👍
Wynstelle: makasih kak🌻
total 1 replies
RINDI
lanjut kak
Wynstelle: thanks kak🌻
total 1 replies
ACILMEY
ayo lanjut 👍👍
Wynstelle: thanks kak🌻
total 1 replies
ACILMEY
lanjut dek 👍👍
ACILMEY
ayo lanjut lagi 👍👍💪💪
Wynstelle: siap kak🌻
total 1 replies
RINDI
semangat kk
RINDI: sama²
total 2 replies
RINDI
tak kirain udah g up lagi kak,makasih up nya
RINDI: iy kak tetap difavorit kok
total 2 replies
ACILMEY
hadir dek, lanjkan 😁😁👍
Wynstelle: makasih kak
total 1 replies
Susi Ana
like, mampir ya
Wynstelle: makasih kak
total 1 replies
ACILMEY
Assalamu'alaikum dik, selamat sore, kembali hadir menyapa dan mendukung mu, samangat berkarya 👍👍💪💪💪
Wynstelle: makasih kak🌻
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!