NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Sang Perawan Tua

Kisah Cinta Sang Perawan Tua

Status: tamat
Genre:Romantis / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:481.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: erkasari

Novel ini menceritakan tentang Rissya atau biasa dipanggil Sissy adalah wanita berusia 35 tahun yang belum menikah.
Trauma akan kisah cinta di masa lalu, pertengkaran orang tua dan perceraian kakak perempuannya semakin menambah rasa enggan untuk menikah.
Hingga akhirnya bertemu dengan Mario, seorang pria sederhana yang seumur dengannya dan belum menikah karena harus membiayai adik-adiknya dan mengurus ibu nya.. Persamaan sifat, hobi dan cara pandang mereka akan masa depan semakin mendekatkan keduanya.
Tetapi disaat komitmen sudah terjalin mulai muncul cobaan dari masa lalu mereka.
Setelah menikah pun masalah semakin bertambah.
Mereka harus berjuang menjalani pernikahan jarak jauh yang menguras waktu, tenaga dan emosi.

Akankah mereka bisa bertahan dan bahagia ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erkasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#22 Hampir dicelakai

*Mohon maaf ya sebelumnya. Author masih ada kesibukan dan otak sedikit buntu.. hehehe🙏🙏

Jadi agak lama baru bisa upload lagi. *

Selamat Membaca

*******************

"Assalamualaikum tante." Yoan masuk ke rumah Sissy lalu menghampiri Mama Yani.

"Waalaikumsalam Yoan. Tumben kamu mampir kesini." Tanya Mama Yani.

"Ah Tante suka gitu deh. Kan jadi gak enak. Ketahuan banget kalo gak pernah mampir." Yoan jadi salah tingkah.

"Becanda Yo. Kok sendirian aja, gak sama anak-anak?" Mama mengajak Yian duduk di sofa.

"Anak-anak kan lagi ngerjain PR sekolah Te. Mau nyari Sissy ada gak Te?" Yoan mulai mencari info soal Sissy.

"Gak ada Yo. Sissy kan lagi ada tugas luar kota." Jawab Mama Yani.

"Ooh.. Gitu ya Te. Sissy udah ngabarin Tante? Mulai kapan Te perginya?" Yoan bertanya lagi.

"Kemarin Sissy WA Tante. Udah 2 hari yang lalu perginya. Mungkin besok sudah pulang." Mama Yani gak tau apa yang terjadi sebenarnya.

"Sebenarnya Tante juga heran. Biasanya kalo mau dinas luar kota, Siasy selalu pamit langsung ke Tante. Paling gak dia telpon Tante." Mama Yani menambahkan lagi.

"Mungkin memang lagi darurat Tante. Gak sempet telpon." Yoan coba menenangkana Yani.

"Sepertinya sih gitu Yo." Jawab Mama Yani lagi.

"Yawda Te, Yoan pamit dulu ya. Nanti Yoan WA sendiri deh ke Sissy.

Yoan pun pamit dan segera pergi ke Cake Shop menemui sahabat yang lain.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

*Chat group Pelangi*

Yoan

Gaes, Sissy gak ada d rumahnya. Dia sempet WA ke mamanya klo harus dinas luar kota.

Zizi

Ya syukurlah klo emang dinas.

Yoan

Tapi Mamanya sendiri merasa aneh. Sissy gak pernah pamit cuma lewat WA aja. Biasanya paling gak y telpon.

Amira

Emang aneh ini. Apa ada hububgannya dengan mobil merah yg selalu ngikutin Sissy?

Yoan

Bisa jadi gaes. Ra, kamu kontak Rio lagi.

Amira

Oke.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Rio bergegas menuju lokasi yang di share Sissy. Perasaannya sangat tidak enak. Baru setengah perjalanan, tiba-tiba ada telepon masuk di hp nya.

"Halo Rio. Lagi dimana? " Suara Amira terdengar di seberang telepon.

"Eh iya Ra, Aku sedang menuju lokasi nih. Coba ngecek siapa tau benar Sissy disana." Jawab Rio terdengar cemas.

"Tadi pas ngecek ke rumah nya juga kata Mamanya, Sissy cuma pamit lewat WA kalo dia ada dinas ke luar kota." Kata Amira lagi.

"Tapi Mama gak tau kalo Sissy menghilang kan? Kasian kalo sampe tau takutnya penyakitnya kambuh lagi." Tanya Rio.

"Gak. Kita masih berusaha nutupin ini dari Mamanya. Smoga Sissy ketemu dan gak kenapa-napa." Kata Amira.

"Iya. Kalian bantu doa aja ya. Aku udah hampir dekat dengan lokasinya." Kata Rio lagi.

"Kita semua nunggu kabar dari kamu Yo." jawab Amira sambil mengakhiri telepon dnegan Rio.

Selepas itu Rio langsung memacu motornya menuju lokasi itu. Ternyata itu adalah sebuah rumah kosong di tengah kebun di daerah pinggiran kota Malang.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Sissy merasa ketakutan berada di ruangan itu. Dia takut Arif akan mencelakai atau menodainya. Apalagi Sissy sekarang sudah tidak bisa meminta bantuan lagi ke Rio ataupun sahabatnya. Tadi ketika Arif berjalan keluar meninggalkan, dia sempat mengambil tas hitam milik Sissy dan membawanya keluar ruangan. Sissy hanya bisa berharap pada pertolongan Allah.

*Kreettt... Terdengar suara pintu dibuka.

Arif berjalan menghampirinya dengan senyuman menyeringai.

"Maaf ya Lia sayang. Pasti kamu udah gak sabar melanjutkan yang tadi." Sissy memalingkan mukanya ketika Arif mulai membelai wajahnya.

"Jangan Mas." Sissy berkata lirih.

"Kamu pasti haus kan. Ini minum dulu." Arif menyodorkan sebotol minuman.

"Gak Mas. Makasih. Aku gak haus." Sissy curuga pasti ada sesuatu di minuman itu.

"Masa sih? Ayo minum dikit aja, enak loh minumannya." Arif tetap berusaha membujuk Sissy untuk minum.

"Gak Mas. Aku gak haus." Tolak Sissy lagi.

"Kamu kenapa menculik aku Mas?" Sissy berusaha mengalihkan pikiran Arif.

"Kenapa? Ya karena saya masih penasaran sama kamu. Apalagi waktu reuni saya melihat kamu semakin cantik aja." Jawab Arif sambil menyeringai.

"Apa kamu yang selalu ngikutin aku pake mobil merah?" Sissy bertanay lagi.

"Hahaha. Pinter kamu." Arif menyentil hidung Sissy " Gak sia-sia saya ngikutin kamu beberapa hari ini."

"Mau apa kamu Mas?" Sissy ketakutan ketika Arif mulai mengarahkan minuman itu ke mulutnya.

Arif pun membuka paksa mulut Sissy. Sissy tak lantas menelan minuman yang ada di mulutnya melainkan menyemburkannya tepat di muka Arif.

"Kurang ajar. Kamu coba melawan saya?" Arif marah dan menarik dagu Sissy mendekat.

"Saya harus kasih kamu pelajaran." Arif mendekatkan bibirnya ke bibir Sissy.

"Jangan Mas." Sissy memberontak dan menendang alat vital Arif hingga terjatuh kesakitan.

Setelah bisa lepas, Sissy pun berlari menuju pintu. Arif yang sudah bangkit lagi terlihat murka dengan sikap Sissy, mulai menghampiri nya. Arif pun menarik tangan Sissy menjauh dari pintu.

Arif sudah menarik baju Sissy hingga kancing kemejanya terlepas.

Sissy berusaha menutupi bagian depan kemeja nya yang terbuka hingga memperlihatkan b** nya.

"Mau lari kemana lagi kamu?" Arif tersenyum menyeringai sambil mendekati Sissy yang sudah tersudutkan. Sissy sudah tak bisa menghindar lagi. Apalagi kondisinya sudah sangat lemas, kehabisan tenaga.

"Ampun Mas. Tolong lepasin aku." Sissy memohon kepada Arif.

"Apa? Lepasin? Gak semudah itu Lia! Kamu harus membayar dulu dengan tubuh tua mu itu." Arif mulai menarik kedua tangan Sissy dan mengikatnya di atas kepala.

Sissy sudah sangat pasrah dengan yang akan terjadi padanya.

"Kamu masih cantik seperti dulu." Arif mulai menciumi rambut Sissy.

Tangan nya pun membelai wajah Sissy dan perlahan turun menyusuri leher hingga ke dada nya.

Sissy pun berontak lagi menjauhkan tubuhnya dari tangan kotor Arif. Karena merasa marah, Arif tanpa sengaja menhentakkan badan Sissy hingga kepalanya membentur tembok. Sissy mengaduh kesakitan

"Maafkan aku Lia." Arif mengusap lembut kepala Lia yang terbentur dan menariknya ke dalam dekapannya. Sissy hanya diam saja tanpa berkata apa-apa.

Arif mulai melanjutkan aksi nya dengan menarik dagu Sissy dan berusaha mencium bibirnya.

"Ya Allah tolong aku." Teriak Sissy dalam hati.

Tepat saat bibir Arif berada 2cm di depan bibirnya, tiba- tiba terdengar suara pintu dibuka.

"Hei... Lepasin Sissy." Siara berat seorang lelaki terdengar menggema di ruangan itu.

"Ah.. Sialan. Siapa kamu, berani ganggu kesenangan aku? " Teriak Arif sambil melepaskan Sissy.

"Jangan ganggu calon istri aku." Ternyata Rio datang menyelamatkannya.

Samar dilihatnya sosok Rio berdiri disana dan tersenyum padanya. Seketika itu Sissy merasa lemas dan jatuh pingsan.

Arif segera berbalik dan menyerang Rio.

"Siapa yang kamu bilang calon istri? Lia itu istri aku." Jawab Arif sambil melayangkan pukulan yang dengan cepat ditangkis oleh Rio.

"Jangan mimpi kamu. Aku gak tau siapa kamu. Tapi yang jelas Sissy itu calon istri aku." Kata Rio sambil meninju tepat di muka Arif.

Arif terjatuh dan mengerang kesakitan sambil memegangi pipinya. Dia berusaha bangkit dan balas memukul Rio yang mengenai dadanya.

Apakah Rio berhasil melumpuhkan Arif. Bagaimana dengan Sissy?

Bersambung

1
Ayu Ayu
lumayan lah
Winarsih Asih
tata
Cetak Photommp
kok sama kayak perasaanku ada trauma mau menjalin hubungan ya...hiks...
Widia Sari
mungkin mantan pacar
Widia Sari
nyimak
Armelia Yulia
hadeeeh.. ini penganten baru ga ada bosen2nya..😃
Octavia Soesiawati
Segerakan...
Puji Harti
asli Mlg ya Thor.. salam kenal aku asli klayatan sukun.. 😅😅
Sarii_ Sarii 🌷🌷: salam kenal juga...
total 1 replies
Yuliana Gandong
wwiiiiiihhhhh aca sama Difan uwuuuuu
Sabila Brina
reel banget cr ketemu jodohnya thor😀😀
Elly Astutik
ErKa dari Malang kah?kok tau bbrp daerah Malang, Klojen,Pakisaji, Turen, salam satu jiwa
Sarii_ Sarii 🌷🌷: yup.. saya tinggal di malang..
Salam satu jiwa 🤟
total 1 replies
Utami Tami
lanjut cerita aca am kembaranya
Etin Eka
lanjut thor,lama ku menanti up nya
Alexa
lancarkan
Alexa
prinsip
Alexa
lanjoot
Alexa
aduh....mama yani selalu kebagian.....jangan2cnyohok tuh om rio
Alexa
prinsip pokoknya
Alexa
mas.....jangan deh...
Alexa
cepet banget ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!