NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Sekretaris Aneh

Mengejar Cinta Sekretaris Aneh

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Aini Sanusi

Hai, salam kenal! ini karyaku yang pertama semoga kalian suka. Terima kasih sudah berkenan membaca!

Bab 1. Pertemuan

Namaku Aiu N. Ya, Aiu N. Banyak orang tanya nama panjangku tapi hanya ku jawab seperti itu saja. Aku memang tidak tahu kepanjangan "N" itu sendiri. Mereka bilang aku aneh karena gak tahu kepanjangan namaku sendiri. Mau gimana lagi emang itu yang terjadi.

Aku tinggal di toko kue yang letaknya di sebelah panti asuhan. Aku dibesarkan di panti asuhan. Menurut cerita ibu kepala panti, aku dibawa ke sana saat umurku 5 tahun. Nenek yang membawaku meninggal setelah 1 hari tinggal di panti. Tidak banyak yang diceritakan kepadaku tentang siapa aku. Meski penasaran tapi ya sudahlah, mungkin suatu saat akan datang jawabannya.

Hari sudah pagi, adzan subuh sudah berkumandang. Bergegas menuju kamar mandi untuk berwudhu. Hari ini memang seperti biasa hanya saja aku harus bergerak cepat karena ini hari pertama datangnya bos baru. Gak mungkin kan terlambat di hari pertama bos baru datang. Apa kata si bos nanti?!!

Setelah salat subuh, aku turun ke bawah menuju toko kue. Melihat persiapan toko yang akan dibuka pukul 06.00 setiap harinya. Semenjak kerja semua kegiatan toko ku serahkan pada anak-anak di panti yang sudah lulus SMA. Aku hanya tinggal mengawasi saja. Setelah persiapan selesai, toko dibuka dan pembeli mulai berdatangan. Aku kembali ke kamarku untuk bersiap-siap berangkat kerja.

Dengan mengenakan blouse berwarna biru langit, celana panjang hitam, serta blazer hitam aku siap untuk pergi kerja. Rambut dikuncir kuda, make up tipis, dan tidak lupa sepatu kets serta ransel biru dongker kesayangan menyertaiku pagi itu. Setiap hari ke kantor dengan naik angkutan umum. Males aja naik kendaraan pribadi, bikin macet dan nambah polusi.

Hanya 5 menit perjalanan sampai dengan selamat di kantor. Seperti biasa satpam yang ramah menyapa.

"Pagi, mbak!" kata pak satpam.
"Pagi, pak!" jawabku.

Aku berlari menuju lift setelah melihat ada lift yang terbuka. Selamat. Orang-orang di lift menatap aneh ke arahku. Aku hanya diam. Ku tekan tombol 10. Seketika ku dengar bisik-bisik tetangga, "Oo...itu ya si orang aneh itu!" kata salah seorang wanita. Tak ku pedulikan dan tetap diam saja. Satu persatu orang-orang itu turun dari lift. Tinggal aku seorang diri. Ting. Bunyi lift dan pintu terbuka. Aku segera masuk ke dalam ruanganku.

Setelah duduk di kursiku, ku nyalakan komputer dan membaca setiap email yang masuk. Ku lihat ke ruangan bos, si bos belum datang. Akupun pergi ke aula untuk melihat persiapan pertemuan pagi ini. Pertemuan dimulai pukul 09.00, sekarang masih jam 07.15. Setelah mengecek semua persiapan, aku kembali ke ruangan. Ku lihat lagi ruangan si bos, belum datang. "Kembali ke ruangan dulu ah!"

Sambil mendengarkan lagu Ready steady go-nya Laruku, ku cek lagi jadwal si bos hari ini. Kalo ada yang kelupaan bisa amsyong.

- Author pake dua kata subjek aku dan gue ya... itu semata ngikutin kata hatinya author yang aneh. -

Jujur aja gue gak tau orang macam apa yang bakal gantiin Pak Hadi. Sebenarnya ada rasa takut di hati, apa bakal cocok atau gak sama bos baru. Apa bakal dipecat ya kalo dia liat kelakuan aneh gue? Apa semua keanehan gue yang ditolerir sama Pak Hadi bakal berakhir? Jangan-jangan gue disuruh ngembaliin ruangan sekretaris kayak dulu lagi. Yap. Ruangan gue ini dah dirombak sedemikian rupa biar gue nyaman. Ruangan sekretaris yang udah mirip kamar kos-kosan. Meja kerja gue ganti sama meja minum teh ala jepang. Lantainya full karpet bulu. Dindingnya gue tempelin wallpaper gambar bunga sakura dan pemandangan musim semi di jepang. Gak lupa di meja gue pasang bingkai fotonya Hyde, vokalisnya Laruku yang ganteng. Gue juga bawa kasur lipet semacam futon gitu yang gue umpetin di lemari. Jaga-jaga kalo lembur dan males pulang jadi tidur di kantor. Serasa tu kantor gue yang punya, hahaha... Ada rak sepatu di depan ruangan. Isinya ada sendal bunny kesayangan gue, sepatu kets, flat shoes juga sepatu kerja berhak 5cm, dan sendal jepit.

Lagi asik ngelamun, tiba-tiba pintu diketuk. Tok..tok...tok... Ku lihat Pak Hadi berdiri di pintu ruangan.

"Maaf pak saya ngelamun, gak tau bapak udah datang." kataku.
"Sudah gak apa-apa. Kamu kasih tau semua karyawan untuk berkumpul di aula 5 menit lagi". ucap Pak Hadi dengan senyum.

Tepat pukul 08.00 semua karyawan sudah berkumpul di aula. Kemudian Pak Hadi masuk bersama dengan dua orang pria yang mukanya aje gile, ganteng bener. Jujur aja gue sampe bengong liatnya. Gue cepet-cepet sadar, kalo gak fokus apa kata bos baru bisa-bisa habis pertemuan gue dipecat.

Gak pake basa-basi, Pak Hadi langsung memperkenalkan pria yang bersamanya.

"Assalamualaikum, Selamat Pagi! Ini anak saya yang mulai hari ini akan memimpin perusahaan." ucap Pak Hadi sambil merangkul anaknya dan tak lupa tentunya dengan senyuman.

"Assalamualaikum, Selamat pagi! Saya Andreas Putra Winata dan ini asisten saya Alex Wiryawan. Mohon kerja samanya selama saya memimpin. Terima kasih." ucap Andre singkat.

Setelah itu, semua karyawan kembali ke ruangan. Akupun meminta OB untuk membereskan aula. Sekilas ku dengar para karyawan membicarakan bos baru.

"Wuiiih...ganteng banget Pak Andre, udah punya pacar belum ya?? Pengen gue gebet dah si bos". kata salah satu karyawan wanita.
"Iya bener, ganteng banget, ada lesung pipinya, senyumnya itu loh, bikin hati lumer." kata karyawan wanita lainnya.
"Ganteng sih ganteng, tapi dia tu killer tau. Senyumannya cuma kamuflase aja. Belum pernah kan lo kena semprot sama dia" ucap seorang karyawan pria yang berlalu pergi.
"Apa sih ganggu aja?!!" kata para wanita itu.

Seketika jantung gue deg-degan setelah mendengar ucapan pria tadi. Apa jadinya sama gue nanti. Ya Allah tolong hambamu ini. batinku. Dengan perasaan gelisah kembali ke ruangan bos. Pasalnya Pak Hadi minta gue langsung ke ruangan setelah membereskan aula. "Haduuuhh...Ya Allah bagaimana ini? Tolong hamba Ya Allah." ucapku.

Tiba di depan ruangan bos, gue gak langsung masuk. Komat-kamit kayak dukun baca mantra kalo pas lagi praktek. Setelah mengumpulkan keberanian, akhirnya gue ketok juga pintu ruangan si bos.

"Masuk!" perintah Pak Hadi. "Aiu sini nak! akupun berjalan menghampiri Pak Hadi. Aku memperkenalkan diri, "Saya Aiu, mohon kerja sama dan bimbingannya, pak!" ucapku sambil mengulurkan tangan untuk berkenalan, tapi kepalaku masih menunduk. Malu. itu yang ku rasakan.

"Oo...jadi namamu Aiu ya? Ditulis dengan huruf A, I, U. Sungguh unik. Seunik orangnya ya!" ucap Andre dengan senyum yang tak bisa diartikan.

Seketika aku menaikkan kepalaku hingga menatapnya. Ucapannya hanya ku balas dengan senyuman tipis. Apa sih ni orang, kenapa emang kalo gue unik. Tentunya cuma ngomong dalam hati ya. Kalo terang-terangan bisa-bisa disemprot gue, mending disemprot lah kalo dipecat, amsyong kan.

Melihat senyumanku yang seperti itu, Pak Hadi langsung bicara. "Kalian baik-baik ya! Ya udah papa pulang dulu ya, Dre! Papa mau liburn dulu sama mama." ucap Pak Hadi dengan gembira. "Kamu mau oleh-oleh apa iu?" tanya Pak Hadi.

"Terserah bapak aja. Apa yang bapak kasih aiu terima." jawabku.
"Kalo jodoh mau gak iu?" tanyanya.
"Kalo ada dan dia mau sama saya gak apa-apa pak." jawabku asal sambil tertawa lepas. Pak Hadi berlalu sambil tertawa. Entah mengapa tiba-tiba ruangan jadi berasa dingin. kenapa ya batinku. Akupun berinisiatif mengecek suhu AC. Suhunya normal pikirku. kok dingin ya? batinku.

"Kamu kenapa pegang-pegang remot AC? tanya Pak Andre ketus.
"Ga..gak..apa-apa pak." jawabku terbata.
"Saya permisi ke ruangan, pak." kataku pergi sambil berlari kecil menuju pintu dan menutupnya dengan hati-hati. Takut tersinggung lagi tu si bos baru.

Di dalam ruangan. "Lo kenapa Dre? kok ketus gitu? katanya mo kasih kesan baik? Kalo begini mah yang ada dia takut sama lo?" kata Alex. Kalo mereka cuma berdua, Andre minta Alex untuk bicara selayaknya teman. Andre hanya diam saja tidak membalas perkataan Alex. Jadi namanya Aiu. Hmmm.... Andre hanya tersenyum.


Segini dulu ya. mohon komen dan sarannya. Maaf kalo masih banyak typo. Terima kasih sudah membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aini Sanusi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23. Lamaran (End)

Arin, Aiu, dan Alyssa pulang dengan menggunakan taksi online. Arin tetap ikut untuk memastikan persiapan acara besok malam berjalan sesuai rencana.

"Kak, nanti aku turun depan apartemen Kak Andre ya! Aku mau kasih setelan jas ini untuk Kak Andre!" ucap Arin pada Aiu.

"Pak supir, nanti setelah lampu merah ada apartemen, berhenti disitu dulu ya pak! Adik saya mau turun disitu" ucap Aiu pada supir taksi online.

"Baik mbak!" ucap pak supir.

Mobil telah berhenti di depan apartemen Andre. Arin turun dari mobil sambil membawa kotak berisi jas untuk Andre. Arin berjalan menuju lift dan langsung masuk begitu lift terbuka. Dia menekan tombol lantai 3. Tak kurang dari 3 menit gadis itu sampai di lantai 3 dan menuju unit Andre.

Ting...Tong...Ting...Tong... Bel apartemen Andre berbunyi. Andre segera membuka pintu.

"Assalamualaikum!" sapa Arin.

"Waalaikumsalam!" jawab Andre.

Arin masuk ke dalam apartemen Andre. Tak lupa ia mencium tangan kakaknya. Kemudian duduk di sofa. Andre berlalu menuju dapur mengambil air minum untuk dirinya juga Arin.

"Kamu kok kesini?" tanya Andre.

"Aku disuruh mama kasih jas untuk kakak pake besok. Sekalian ada hal penting yang mau aku kasih tau. Ini tentang Jimmy Kusuma!" ucap Arin.

"Jimmy Kusuma?" tanya Andre heran sambil mengerutkan keningnya tanda bingung.

"Iya Jimmy Kusuma. Dia berani jebak Kak Alyssa dengan bilang dia udah tidur sama Kak Alyss!" ucap Arin.

"Jimmy tidur sama Alyss? Bukannya dia homo ya?" tanya Andre. Sedikit banyak gosip tentang Jimmy yang homoseksual sudah tersebar di kalangan pebisnis.

"Itu dia! Kan aneh jika tiba-tiba dia jadi lurus!" balas Arin.

"Arin curiga ini ada kaitannya sama Si Genit Martha! Si Jimmy kan adiknya Martha! Ini juga ada kaitannya sama Kak Leon juga deh!" lanjut Arin.

"Leon? Kok bisa?" tanya Andre lagi.

"Kak Leon itu kan anak angkatnya Tuan Kusuma! Dia juga laki-laki yang disukai sama Kak Alyssa! Kakak tenang aja! Urusan Kak Leon sama Kak Aiu udah selesai. Sekarang Kak Leon mau ngejar Kak Alyss!" ucap Arin lagi.

"Kok bisa secepat itu berubah haluan?" tanya Andre balik.

"Ternyata ya selama ini Kak Leon itu termakan sama persepsinya sendiri. Dia terjebak sama cinta balas budi. Dia kira Kak Aiu yang udah nyelamatin dan donorkan darahnya ternyata sebenarnya Kak Alyss! Terus ya, sebenarnya dulu itu Kak Leon sukanya sama Kak Alyss tapi gak berani bilang, setelah kejadian itu karena termakan persepsinya jadi lupa deh sama perasaannya sendiri!" Arin menjelaskan dengan detil.

"Kakak urus deh masalah Si Jimmy itu! Alhamdulillah Kak Alyss masih aman!" ucap Arin.

"Kamu tau darimana Alyssa masih aman?" tanya Andre.

"Dari Tante Diana lah! Arin gak mau Kak Alyss kenapa-kenapa makanya Arin bawa kesana untuk memastikan!" jawab Arin.

"Ya udah kamu tenang aja! Itu biar kakak yang urus!" Ucap Andre santai.

"Ya udah kak! Arin pulang ke tempat Kak Aiu! Mau istirahat, besok pasti bakalan repot!" pamit Arin pada Andre.

"Ya udah hati-hati ya! Bilang sama calon kakak ipar, nanti malam kakak mau makan shabu-shabu!" ucap Andre.

"Siap bosku! Assalamualaikum!" pamit Arin.

"Waalaikumsalam!" jawab Andre.

Di lain tempat, semenjak pulang dari butik, Alyssa berdiam di kamar Aiu. Sudah lama dia merindukan kamar itu. Alyss merebahkan dirinya di kasur. Dia menerawang ke arah langit-langit.

"Ai, beneran gak sih Leon suka sama aku? Selama ini kan dia ngejar-ngejar kamu, kenapa bisa secepat itu berpaling?" tanya Alyssa pada Aiu.

"Kak, ada satu hal yang kakak gak tahu selama ini. Sebenarnya sebelum kejadian itu, Kak Leon itu suka banget sama kakak! Aiu pernah kok tanya Kak Leon waktu Kak Leon setengah tidur! Aiu iseng tanya, Siapa gadis yang Kak Leon suka? Jawabnya Alyssa!" ucap Aiu.

"Terus kan Aiu tanya lagi, alasannya apa? Dia jawab Alyssa cantik, baik, pintar. Kok gak bilang kalo suka? Kak Leon bilang malu! Kakak kan cuma yatim piatu gak punya apa-apa!" lanjut Aiu.

"Terus kan Aiu komporin tuh, besok pas acara jalan-jalan kakak harus bilang ya sama Kak Alyssa! Dia ngangguk-ngangguk. Eh malah ada kejadian gak terduga itu dan malah dia jadi salah persepsi!" ucap Aiu mengakhiri cerita.

"Jadi beneran dia suka sama kakak?" tanya Alyssa lagi masih belum percaya.

"Iya kakakku! Masih ingat gak sama bunga mawar yang setiap hari kakak terima sebelum kejadian itu?" tanya Aiu. Alyssa hanya mengangguk tanda ia masih mengingatnya.

"Bunga-bunga itu dari Kak Leon. Kak Leon itu dulu bantu-bantu di kebun rumah sebelah panti. Disitu banyak bunga mawarnya." ucap Aiu.

"Kok kamu bisa tau?" tanya Alyssa.

"Aiu kan lihat dari atas pohon. Tiap sore Kak Leon kesitu terus sebelum pulang dia petik bunga mawar buat dibawa pulang. Terus besok paginya sebelum berangkat ke masjid dia letakkan depan kamar kakak. Aiu waktu itu gak sengaja lihat Kak Leon meletakkan bunga itu!" Aiu mengakhiri ceritanya.

"Kakak gak usah bingung lagi ya! Yang penting kakak harus bahagia sekarang! Untuk urusan Si Jimmy nanti Aiu bantu juga. Yang penting kalo nanti Si Jimmy hubungi kakak lagi, kakak harus kasih tau aku!" ucap Aiu tegas.

"Iya...adik kakak yang besok mau dilamar!" ledek Alyssa. Mereka pun tertawa.

"Arin udah datang, kakak ke kamar dulu ya mau istirahat pasti besok bakalan repot!" ucap Alyssa. Alyssa pun pergi ke kamarnya.

"Kak, nanti malam Kak Andre minta dibuatin shabu-shabu!" ucap Arin saat baru tiba di kamar.

"Oke bosku!" jawab Aiu.

----

Hari ini semua orang di panti sedang repot. Para pekerja dari WO yang dipesan Mama Andre sudah datang sejak pagi. Tenda sudah dipasang di halaman belakang panti. Acaranya garden party. Anak-anak panti yang melihat kegiatan itu jadi keheranan. Meski heran mereka juga senang karena sudah lama tidak ada acara di panti.

Ibu Sarah yang melihat itu hanya tersenyum lalu berkata, "Nanti malam Kak Aiu mau dilamar. Makanya ada tenda. Kalian dandan canyik ya untuk nanti malam!"

Anak-anak itu terkejut pada awalnya kemudian mereka pun bersorak kegirangan. Mereka kemudian berkumpul dan membahas apa yang akan diberikan untuk hadiah kepada Aiu.

Arin sejak pagi sudah berdiri di halaman belakang panti. Memastikan semua berjalan sesuai permintaan Sang Mama. Sekarang sudah masuk jam 11.00. Katering untuk makan siang sudah datang. Semua pekerja berhenti untuk istirahat.

Persiapan terus berlanjut. Setelah Ashar, Arin mengecek persiapan terakhir.

"Tenda oke! Proyektor oke! Katering makan malam oke! Dekorasi oke! Lesehan pun oke! Sip! Dah siap! Sekarang tinggal tunggu MUA datang dan siap-siap deh!" ucap Arin memastikan semuanya.

Acara akan dimulai pukul 19.00 setelah solat magrib berjamaah dan makan malam. Arin menuju kamar Alyssa untuk bersiap. Untuk dress up dan make up dilakukan di kamar Alyssa biar gak repot. Saat adzan magrib berkumandang, Aiu segera berwudhu dan solat magrib berjamaah di kamar.

Setelah solat magrib, Aiu mulai didandani.

"Aduh mbaknya cantik banget sih! Ini mah gak usah dandan juga udah paripurna cantiknya!" puji sang MUA. Aiu hanya tersenyum. Tak perlu waktu lama, Aiu sudah siap sampai nanti dipanggil oleh MC. Alyssa dan Arin juga tak kalah canyik.

"Ya Allah, kalian ini udah kayak bidadari aja!" puji sang MUA lagi.

Andre dan keluarga sudah datang sebelum magrib. Ibu Sarah dan para staf panti menyambut mereka. Saat adzan magrib tiba, mereka solat berjamaah di halaman. Kemudian dilanjutkan dengan makan malam.

Anak-anak panti sangat senang dengan acara itu. Mereka bisa makan enak dan sepuasnya. Jam sudah menunjukkan pukul 19.00. MC mulai membuka acara. Kedua keluarga sudah duduk di tempat yang disediakan. Namun sang bintang belum hadir. Andre tampak celingukan mencari keberadaan Aiu.

"Masnya yang sabar ya! Sebentar lagi juga ketemu!" ledek MC. Semua yang hadir jadi tertawa. Wajah Andre jadi merah karena malu.

Kemudian MC memanggil Aiu untuk hadir di tengah-tengah mereka. Aiu keluar dari dalam panti dengan diapit Alyssa dan Arin. Disitu juga tampak Leon duduk disamping Ibu Sarah. Ibu Sarah meminta Leon untuk hadir menemaninya.

Dari kejauhan, Andre tak melepas pandangannya ke Aiu. Sedikit pun tak berkedip hingga diledek MC lagi, "Masnya kedip mas!" Andre yang tersadar kembali menjadi malu. Setelah Aiu duduk, MC membacakan susunan acara. Setelah dibuka dengan pembacaan ayat suci Al Quran dilanjutkan dengan acara inti. MC mempersilakan Pak Hadi untuk bicara.

"Terima kasih saya ucapkan kepada Ibu Sarah yang sudah berkenan menerima kedatangan kami. Kedatangan kami kesini untuk melamar anak Ibu yang bernama Aiu untuk dinikahkan dengan putra kami, Andre. Apakah ibu menerima lamaran kami?" ucap Pak Hadi dengan penuh wibawa.

"Saya sangat senang dengan kedatangan keluarga Nak Andre! Untuk menerima atau tidaknya, saya serahkan pada Aiu saja karena dia yang akan menjalani. Bagaimana Aiu?" tanya Ibu Sarah.

"Bismillahirrohmaanirrohim, Aiu terima lamaran Mas Andre dan bersedia menikah dengannya. Tapi ada satu syarat, bisakah sebelum menikah bantu Aiu untuk bertemu dengan orang tua kandung Aiu? Aiu ingin saat menikah nanti walinya adalah orang tua kandung Aiu. Aiu tahu ini agak mustahil, Aiu cuma minta waktu 1 bulan aja untuk mencari. Jika dalam 1 bulan belum ketemu maka walinya boleh wali hakim!" ucap Aiu.

Pak Hadi tidak terlalu terganggu dengan syarat itu karena wajar saja permintaan itu diajukan Aiu. Pak Hadi mengerti akan hal itu. "Baiklah! Kami akan berusaha keras membantu Aiu bertemu dengan orang tua kandung Aiu!" jawab Pak Hadi.

Acara selanjutnya adalah pemasangan cincin. Mama Andre memakaikan cincin di jari Aiu dan Andre. Belum halal jadi belum boleh pegang-pegang. Setelah pemasangan cincin dilanjutkan lagi dengan persembahan.

Tiba-tiba lampu padam semua orang hampir panik. Kemudian proyektor dihidupkan dan muncul video di layar. Semua orang menyaksikan video itu. perlahan lampu mulai dihidupkan. Andre sudah berdiri di depan layar.

"Kamu masih ingat dengan kejadian ini? Ini adalah awal pertemuan kita. Aku adalah juri rahasia di kompetisi itu. Sejak makan Omurice buatanmu lidah ini tak bisa berpaling. Itu adalah alasan aku sangat menyukai Omurice buatanmu. Lalu kejadian di hotel 2 tahun lalu, benar-benar menggetarkan hati dan jiwaku. Sejak saat itu aku selalu mencarimu. Masih ingat foto ini? Ini adalah foto yang kuambil saat hanami di Jepang tahun lalu. Gadis cantik yang juga menggetarkan jiwaku, hampir aku goyah untuk berpaling ke gadis yukata. Tapi ternyata gadis yukata itu juga gadis yang sama dengan di hotel waktu itu. Allah Maha baik! Mempertemukanku denganmu. Memberiku rasa yang selama ini tak pernah ku rasa. Meski penantian yang begitu lama akhirnya aku menemukanmu! Chefku, gadis hotelku, dan gadis yukataku!" ucap Andre di akhir kalimatnya.

Andre berjalan menuju Aiu setelah mengambil buket bunga mawar merah yang diserahkan MC. Kemudian berlutut di hadapan Aiu sambil menyerahkan buket bunga.

"Aiu...Gadisku...Bidadariku! Maukah kamu menikah denganku, menjadi teman hidupku, menjadi ibu dari anak-anakku, menemaniku dalam suka dan duka?" tanya Andre pada Aiu.

Dengan wajah yang merona Aiu menjawab, "Iya...Aiu mau menikah dengan mas, menjadi ibu dari anak-anak mas, dan bersama menjalani hidup hingga maut memisahkan kita" Aiu mengambil bunga itu.

Andre yang seperti baru dapat tender besar langsung berdiri dan berteriak, "YES!!!" sambil mengepal tangan di udara. Semua yang hadir jadi tertawa melihat kelakuan Andre. Setelah itu acara dilanjutkan dengan persembahan dari anak-anak panti. Acara berlangsung selama 2 jam. Setelah acara selesai semua anak kembali ke kamar masing-masing.

Saat ada kesempatan, Leon menghampiri Aiu untuk mengucapkan selamat.

"Selamat ya Ai! Kakak doakan semoga kamu bahagia!" ucap Leon tulus.

"Terima kasih kak! Kakak juga harus berusaha ya ngejar Kak Alyss!" jawab Aiu. Tiba-tiba saja...

"Ehem...ehem...jangan lama-lama ngobrolnya!" Andre menyela mereka. Andre merangkul bahu Leon dan membawanya pergi menjauhi Aiu. Aiu yang melihat itu hanya tertawa.

Setelah agak jauh, Andre mulai berbicara.

"Bro...mulai sekarang gue minta lo awasin sodara-sodara lo! Jangan sampe itu para kutu kupret bikin masalah!" ucap Andre tanpa basa-basi.

"Maksud lo siapa?" tanya Leon tidak mengerti.

"Ya Si Martha sama Si Jimmy! Asal lo tau ya, Si Jimmy udah fitnah Alyssa sampe dia ketakutan. Dia bilang kalo udah nidurin Alyssa padahal kan lo tau dia homo. Mulai sekarang lo hati-hati deh sama sodara-sodara lo! Mereka kayaknya gak suka sama lo!" ucap Andre.

"Kalo Martha emang pernah bikin masalah sama gue. Sekarang dia mau ganggu Aiu, gak bakal gue biarin! Meski harus gue ratain tu keluarga Kusuma gue gak peduli! Kalo dia ganggu Aiu lagi bakal gue habisin dia. Lo juga kalo lo emang cinta sama Alyssa, lo lindungi dan jaga dia dari ular macam mereka!" ucap Andre dengan berapi-api.

Leon yang mendengar hal itu menjadi emosi dan mengepalkan tangannya. Dia tidak menyangka kalau mereka bisa bertindak sejauh itu. Selama ini meski perlakuan mereka tidak baik Leon membiarkan saja. Tak ambil pusing. Dia hanya ingin membantu dan membalas budi ayah angkatnya.

Tapi sekarang karena sudah menyangkut Alyssa dan Aiu, Leon sudah tidak bisa berdiam diri.

"Lo jangan gegabah! Pura-pura aja lo gak tau! Lo awasin terus pergerakan mereka. Kalo ada perkembangan kasih tau gue. Gue rasa dalam waktu dekat Si Jimmy bakalan nemuin Alyssa. Gue harap lo segera deh perjelas hubungan lo sama Alyssa! Jangan ditunda-tunda. Gue harap juga lo bisa bahas masalah ini sama Alyssa. Biar enak ke depannya!" ucap Andre tegas.

"Oke bro! Thanks ya!" jawab Leon. Andre pergi meninggalkan Leon. Leon masih berdiri disana sambil memijit pelipisnya.

Oke guys! Babang Andre udah lamaran tuh, tinggal nunggu Ijabsah aja ya!! Ikutin terus ya guys!! Terima kasih sudah membaca 😊

1
R'vina
Luar biasa
Sawiru
m
Sawiru
😍
Sawiru
.
Priskha
sdh jadi menantunya kok msh manggil om ya????
Priskha
br kl ini tau ada kantor lengkap sm dapur, meja mkn dan bs masak juga, ini kantor apa rmh thor 😂😂😂😂😂
akhirnya ketemu nih novel
nia
nama aiu kan nama langka. kok ga ada yg ngeh gitu kl anaknya om adrian itu tunangan andre
nisa
😭😭😭😭
nyesak banget bc crita ini kk😭
ok banget👌👌👍
terimakasih
Marlida Yusuf
kok bisa masak tidur kantor apa ya
Nur Hayati
kok langsung panggilx mas ya,,
Juragan Jengqol
pengantin lama ga mau ganggu pengantin baru...
uups
arin siapa
Maryana Fiqa
😭😭😭😭
Callysta Nungrum Amira
sekali jadi😶
Wita Kurniawati
ga apa2, dengan begitu aku jd tertarik..
Elmiah
mantap cerita nya bikin baper ,nasehat,kasih sayang ,tentang sahabat dan tentang keluarga mantap
Elmiah
mantap cerita nye seru banget
Elmiah
cerita bagus banget lanjut bikin penasaran aja
Elmiah
mantap cerita nya lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!