NovelToon NovelToon
Special Wife Sang CEO

Special Wife Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak
Popularitas:125.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Sina Tu Narti Ajj

Ingin menguji Aleta San- istrinya dari hasil pernikahan paksa kedua pihak keluarga, Kelvin Jansen- pria sejuta pesona yang dirumorkan buruk rupa, lumpuh serta impoten, berpura-pura menjadi adik ipar Aleta.

Bukan hanya Aleta yang ditipu oleh Kelvin akan identitasnya yang memang sedari awal disembunyikan Kelvin, tapi seluruh orang-orang diluar sana. Kelvin Jansen sengaja memerankan dua identitas sekaligus, demi sebuah misi pribadinya.

Apa itu?

Dan bagaimana perasaan Aleta, jika mengetahui dirinya telah dipermainkan Kelvin Jansen?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sina Tu Narti Ajj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23# Membuka Penyamaran

Paginya, Kelvin diam diam memperhatikan Aleta yang kini sedang menuruni anak tangga. Menunggu gadis itu meminta pertolongan ke 'Elvan' mengenai penyelidikan kasus Aleta yang katanya bukan anak kandung dari keluarga San.

"Ehem..." Kelvin sengaja berdaham karena Aleta seperti menganggapnya hantu. Melewati dirinya begitu saja.

Aleta berhenti yang tadinya hendak ke dapur mencari sarapan, menoleh malas lalu berkata ejek dengan tampan polos bak anak kecil, "Sakit tenggorokan? Minum racun tikus, pasti sembuh."

Dari kejauhan, Deli yang mendengar itu terbatuk demi menyamarkan suara tawa lucunya. Hanya Nyonya lah yang berani melakukan hal kurang ajar pada Kelvin. Tapi, Deli menikmati momen langkah itu.

"Terlambat lima menit saja masuk kantor, siap siap dapat hukuman."

Aleta meringis. Dia sudah membuat Elvan marah, sehingga berujung menyangkut pautkan soal kerjaan. Sialnya, jam kerja hampir masuk, sementara perutnya mencari nutrisi di pagi hari.

Daripada telat kerja, Aleta mengabaikan perutnya yang keroncongan. Segera mengejar langkah langkah panjang Deli yang mengikuti Kelvin yang sudah beranjak keluar rumah.

Kelvin kesal karena sepertinya Aleta tidak ada niat meminta tolong pada 'Elvan.'

Baiklah, Kelvin masih ingin menunggu pertahanan Aleta, sampai di mana wanita itu menahan diri menjauhinya?

"Deli, aku boleh nebeng ya?" pinta Aleta agar meminimalisir ketelatan masuk bekerja. "Kan kita satu arah."

Deli garuk kelapa, bingung mau menjawab apa.

Kelvin yang hendak masuk ke dalam mobil, berbalik. Berkata tegas menjawab kebingungan Deli, "Ini mobil saya, bukan milik Deli. Memintalah padaku!"

"Nggak jadi!" Aleta jual mahal. Ogah ogahan menjatuhkan harga dirinya ke pria kurang ajar seperti 'adik iparnya.' Elvan bisa saja besar kepala jika dirinya memohon.

"Oh, ya sudah. Aku menunggu mu di kantor." Kelvin naik mobil dengan sangat arogan. Senyum ejek ia sematkan ke Aleta.

"Hey, bisakah kamu menawarkan jasa mu pada kakak ipar sendiri?" Aleta menatap kesal Elvan di balik jendela mobil yang terbuka separuh. Sebenarnya, ia ingin ikut. Daripada nanti ujung ujungnya juga dihukum oleh 'Elvan' di kantor. Tapi, ia ingin Elvan sendiri yang memintanya bukan dirinya yang memohon seperti pengemis.

"Tidak bisa!" tolak Kelvin yang keburu dibuat kesal oleh sikap Aleta.

Aleta siap mengomel tapi menutup kembali mulutnya saat mendengar Elvan mentitah Deli, "Berangkat cepat!"

"Hais, nyebelin amat sih!" Aleta mengomel sendiri sembari menatap sengit mobil yang di kemudikan Deli keluar gerbang villa.

Di perjalanan, Deli kerap ketahuan melirik Kelvin dari kaca mobil.

"Apakah ada laporan penting yang ingin kamu katakan, Deli?" tanya Kelvin menebak.

"Soal orang orang yang pernah menembak Anda, Tuan," tutur Deli penuh kehati-hatian.

Wajah Kelvin menjadi dingin. "Katakan!"

"Saya dan tim gagal. Setelah mendapatkan info tempat persembunyian mereka, saya dan tim bergerak cepat datang meringkus. Tapi, mereka semua sudah tidak bernyawa. Apakah kemungkinan ada orang dalam yang mematai-matai segala pergerakan kita?"

Kelvin terdiam sembari berpikir keras. Ada benarnya juga kecurigaan Deli itu. Selama ini, Kelvin selalu gagal meringkus orang misterius yang telah berdiri di belakang keluarga San. Padahal, ia merasa sudah bekerja keras dan penuh rencana matang. Namun terus gagal dan gagal.

Bagi Kelvin, keluarga San sebenarnya bisa dengan mudah ia habisi, tapi kalau melakukan hal tersebut untuk sekarang ini, ia khawatir tidak bisa meringkus 'otak' dibalik kecelakaan dirinya bersama sang Ibu tercinta. Si otak ini lah yang Kelvin ingin ringkus lebih utama.

"Waspadai segala gerak gerik anak buah kita. Bunuh siapapun yang berkhianat tanpa ampun."

"Baik, Tuan." Deli menjawab cepat. Dalam hatinya membatin, 'Inilah sosok raja kejam itu.'

***

Satu jam berlalu, Kelvin sudah berada di kantor sedari tadi. Tapi Aleta yang tukang bersih bersih di ruangan itu baru datang membuka pintu.

Kelvin mendongak. Menatap lurus lurus ke arah wanita yang berdiri di sana dengan kening berkeringat merusak poni. Ada yang berbeda di penampilan Aleta saat ini, yakni bedak dekil di penyamarannya sedikit luntur.

"Maaf, saya terlambat, Pak." Sebagai pekerja profesional, Aleta harus mengakui kesalahannya. Apalagi ia ngeri sudah ditatap tak berkedip oleh 'Elvan.'

"Mendekat!" titah Kelvin dengan suara rendah rendah bikin merinding bagi Aleta. Mungkin dirinya yang paranoid soal hukuman apa yang akan diterima dari 'Elvan.'

Aleta menurut, berdiri tepat di hadapan meja kerja Kelvin.

Spontan, Aleta meremas ujung bajunya saat 'adik iparnya' ini beranjak dari kursi kebesarannya. Entah kenapa, ia masih saja takut pada Elvan, padahal sebelumnya ia itu sudah memantapkan diri akan membuat Elvan pusing tujuh keliling agar dipecat saja dari kerjaan yang menjebak dirinya kian mempunyai banyak waktu bertemu dengan Elvan alih alih menjauh.

Elvan sudah berdiri di depannya. Saat ingin mundur, Elvan dengan cepat mengelap wajahnya menggunakan tissue basah sembari berkata menyindir, "Apakah wanita zaman sekarang berlomba lomba memakai warna bedak yang lebih gelap dari kulit aslinya, eum?" Kelvin memamerkan tissue basah yang sudah bernoda.

Aleta tergagap. Kehilangan kalimat pembelaannya karena menyadari Elvan ini sudah pernah melihat wajah aslinya. Pada akhirnya, Aleta hanya bisa memanyunkan bibir.

"Kalau mau menghukum ku, maka hukum __ Hey, kacamata ku!" Aleta mencoba merebut kacamatanya yang tiba-tiba dilepas oleh 'Elvan.' Sayangnya, tinggi tubuhnya tidak bisa menggapai tangan Elvan yang terangkat ke atas kepala.

"Kenapa wajah cantik yang kamu miliki, malah disembunyikan?" Kelvin sangat penasaran maksud Aleta yang memilih dicap jelek dan bodoh di depan orang.

Seperkian detik, Aleta tidak bersuara. Kelvin yang tidak suka diabaikan, malah kesal sendiri. Emosional yang tidak bisa terkontrol adalah musuh pertama Kelvin. "Masuk ke toilet pribadi ku dan segera buang penyamaran mu!"

"Tapi ___"

"Aku tidak menerima penolakan, Aleta!"

Aleta yang diserga dengan suara tegas, segera beranjak gugup ke kamar mandi yang ada di dalam ruangan kerja itu.

"Ya Tuhan, dia sangat menyeramkan!" Aleta bermonolog sendiri sembari membasuh wajahnya yang belang-belang efek tadi menguber waktu di perjalanan ke kantor.

Sejenak Aleta tertegun di depan cermin. Perintah Elvan yang menyuruhnya membuka penyamaran, sepertinya akan ia setuju.

" Mari kita lihat, apa pendapat keluarga San soal wajah asli ini?" Aleta menyeringai di depan cermin. Senyumnya bak antagonis yang merencanakan sebuah kejahatan. Saatnya ia membuka topeng penyamaran nya, demi lebih bersemangat menggali rahasia keluarga San yang sepertinya ada sesuatu yang sengaja disembunyikan terhadapnya.

1
Popon Sholihah
kapan update lagi?
Siti Zaid
Thor..bila sambungan crita nya kamu ..jgn separuh jln dong...bikin kakak penasaran ending crita kamu thor...
Callysta N
up dong thore
Nurlaila
ku merinduknmu thor cepat la upnya yg banyak ya
Maya Cintaku
ini kelanjutan ceritanya gimna yaa,,ko berhenti di tengah jalan...
mudah-mudahan sehat" Thor 🙏🤲🤲🤲
T. zherina j....
thor. ini kok lama gak up sih thor apa memang gak ada lanjutannya lagi
klau bisa up dong thor
semangat thorrrrrr👍👍✊✊💪
Purnama Hutabarat
ceritanya gak pasaran, saya suka
dianaRa
ditunggu lanjutannya thorr ..
Maya Cintaku
ga ada niat untuk ngelanjutin ceritanya kah Thor
Siti Zaid
Kenapa lama sangat up nya...thorr lama ku menanti crita dari mu...
Rasidah Mohd Yusoh
👍🥰
نوفا
kak Thor apa yang terjadi knapa karya kakak yang berjudul pura pura autisme ilang🤔🤔
Maya Cintaku
Thor kpn up lgi nya,,,,
Lilis Tyas
gak dilanjut kah???
Lilis Tyas
gak dilanjut kah????
Ana
nah loh 😁😁
Ana
ck Olivia pasti menyesal melepaskan kelvin 😅
pasti bakalan merebut kelvin dari Aleta
Ana
Lama-lama kelvin juga jatuh cinta sama Aleta
Ana
hai ka tata🥰
Anonim
Episode terngakaaaaakkk wkwkwkkw🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!