NovelToon NovelToon
Penjara Luka

Penjara Luka

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:235.1k
Nilai: 5
Nama Author: Devi21

Kehadiran buah hati adalah salah satu hal yang paling dinanti dalam sebuah pernikahan. Begitu pun yang diharapkan oleh Raditya dan Riena. Namun, apa jadinya jika kehamilan itu justru datang disaat kondisi psikologis Reina masih belum pulih benar dari traumanya? Alih-alih merayakan kabar kehamilan tersebut dengan pesta tasyakuran secara besar-besaran, diam-diam Riena malah berusaha menyembunyikan kehamilannya dari Raditya. Bahkan dia memutuskan untuk pergi menjauh dari suaminya itu.

Apakah yang terjadi sebenarnya? Akankah Raditya masih sanggup berjuang demi mempertahankan mahligai rumah tangganya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Devi21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part twenty three

Raditya menarik napas dalam. Berusaha sebisa mungkin untuk mengendalikan amarahnya. Menghadapi seseorang seperti Reno, tidak bisa bermain otot. Pikiran dan otaknya harus tetap jernih dan tenang. Apalagi saat ini dia sudah tertinggal satu langkah dengan Reno. Pastinya pria yang merupakan kembaran tidak identik dari Rino dan Rena itu, sudah mencari informasi tentang dirinya dengan detail. Pendekatan manis yang dilakukan pada Riena, jelas menandakan Reno tahu persis kelemahan Raditya.

Di sisi lain, Ratih tampaknya sudah dihubungi oleh sang suami. Terdengar perempuan tersebut menyebut alamat lengkap rumah Riena. Namun, selang beberapa saat setelah itu, raut wajah kecewa tampak tersirat pada wajah perempuan tersebut.

"Suamiku masih ada acara lain. Jadi dia tidak bisa datang ke sini," sesal Ratih.

"Kalau begitu kita jalan-jalan saja, yuk! Sebentar aku panggil Mas Radit dulu. Nanti sekalian aku antar ke hotel." Riena beranjak berdiri. Kemudian melangkahkan kaki menuju lantai dua.

Masuk ke dalam kamar, Raditya terlihat duduk di atas sofa sembari berbalas pesan dengan seseorang. Untuk pertama kali dalam hidupnya, Raditya harus berhubungan dengan jasa intelejen swasta untuk membantunya mengurai benang kusut masalah yang sedang dihadapi.

"Masih capek, Ay?" Riena mendekat dan duduk di samping Raditya persis.

"Sudah tidak terlalu. Mau pergi sekarang?" Raditya menatap Riena sekilas lalu kembali fokus pada layar ponselnya. Sebagai langkah pertama, tentu dia harus memberikan beberapa informasi awal untuk mempermudah langkah intelejen yang disewanya.

Riena mengangguk manja. Bibirnya yang ranum sedikit manyun, mampu menggugah senyuman yang sedari tadi enggan ditampilkan oleh Raditya.

"Aku pengen makan mie ayam di luar, Ay. Pengen banget dari tadi," Rengek Riena sembari mengapitkan tangannya pada lengan kekar sang suami.

Raditya mengernyitkan keningnya. Merasa sedikit aneh dengan keinginan Riena. Sudah lama rasanya tidak melihat sang istri merengek saat menginginkan sesuatu.

"Ya sudah, kita turun. Temenmu ikut juga?" Raditya mengajak Riena untuk berdiri.

"Ikut dong, Ay. Suaminya masih ada kerjaan. Jadi kita nanti antar sekalian ke hotelnya bisa, kan?"

"Iya,Bee.Terserah kamu saja."

Keduanya lalu berjalan bersama keluar kamar menuju ruang tamu dimana Ratih berada. Kepala Riena menempel di lengan suaminya begitu mesra, entah mengapa dia merasakan kenyamanan yang luar biasa ketika mencium wangi maskulin dari tubuh Raditya.

Ratih mengucapkan syukur dalam hati begitu melihat Riena bersikap manja pada suaminya. Paling tidak, trauma itu perlahan mulai menghilang. Setidaknya, Riena sudah menghargai dan menerima diri sendiri. Kini hanya masalah waktu untuk menuju fase penyembuhan selanjutnya---fase dimana korban pemerkosaan mulai membangun relasi kembali dengan orang-orang yang sebelumnya dekat dengan mereka.

Tanpa banyak kata, Raditya, Riena dan Ratih pun berangkat menuju kedai sederhana mie ayam yang diinginkan oleh Riena. Sepanjang perjalanan, obrolan santai tentang kisah masa remaja Riena bersama Ratih dan Rasti memenuhi gendang telinga Raditya. Dari obrolan itu, Raditya semakin merasa beruntung bisa mendapatkan Riena. Perempuan pilihannya itu, jelas memiliki jiwa sosial yang tinggi. Kepeduliannya pada orang lain tanpa memandang status dan kelas, sungguh membuatnya bangga. Di mana banyak perempuan yang melakukan berbagai cara untuk mendapatkan pengakuan atau tempat di lingkungan sosialita kelas atas, Riena masih bertahan dengan kesederhanaannya yang bersahaja.

"Ay, kamu ganti parfum nggak sih? Kenapa aku merasa wangi yang sekarang enak banget, ya?" Riena mengendus tubuh Raditya yang sedang fokus mengemudikan mobil. Begitu santai tanpa rasa sungkan, seolah tidak ada Ratih di deretan bangku belakang.

"Masih sama, kok, Bee. Mana mungkin ganti. Kan, kamu yang pilihin." Raditya sampai salah tingkah sendiri karena dia sadar betul mereka tidak hanya berdua di dalam mobil.

"Nanti aku mau cek," Riena kembali pada posisinya.

Raditya menarik napas lega. Meski dalam hati terselip sedikit curiga akan sikap Riena hari ini. Lebih hangat dan ceria dari biasanya, murah senyum, dan tidak segan menyentuhnya. Tetapi, disaat bersamaan, Raditya juga takut perubahan drastis sikap Riena ini malah akan menjadi boomerang bagi mereka.

Sementara itu, di sisi lain, Rino dan Reno yang sedang berada di sebuah rumah yang akan di tempati Reno bersama Ratih selama di Jakarta, tampak sedikit bersitegang.

"Ren, kamu sengaja, bukan memilih tempat ini? Sudahlah, kita ubah rencana kita. Hancurkan bisnis Radit. Jangan libatkan Riena."

Ucapan Rino barusan, tentu saja membuat Reno tersulut emosinya. "Kamu bodoh atau bagaimana? Jangan naif kamu, No. Sampai detik ini, Raditya masih berada di samping istrinya. Kondisi Riena juga semakin baik. Masalah seberat itu saja bisa mereka lewati. Apalagi sekedar bangkrut. Mereka berdua sama-sama terlahir kaya. Bukan hal mudah membuat mereka bangkrut. Koneksi yang dibangun sudah kuat dan mendarah daging. Tidak ada yang bisa menghancurkan mereka, selain diri mereka sendiri. Lemahkan Radit. Hanya itu pilihan kita."

"Riena teman Ratih, Ren. Kalau kamu mendekati dia. Sama saja kamu menghancurkan rumah tanggamu sendiri," sentak Rino.

Tidak ada gunanya lagi dia menyembunyikan kenyataan bahwa Ratih mempunyai kedekatan tidak biasa dengan Riena. Setelah menghubungi Ratih dengan niat menjemput istrinya, seketika Reno tahu bahwa teman lama sekaligus sahabat dekat yang dimaksud sang istri adalah Riena. Perempuan yang sedang gencar-gencarnya ingin dia dekati.

"Aku rela melepas Ratih asal Riena berpisah dengan Raditya. Aku tidak akan membiarkan hidup Raditya sesempurna ini setelah apa yang sudah dia lakukan pada Rena."

"Tapi tidak harus melalui Riena, Ren. Dia juga perempuan yang tidak tau apa-apa. Jelas-jelas, Raditya yang mengajak Rena bermain di belakang Riena," sahut Rino dengan cepat.

"Cukup, No! Jangan sok peduli. Jangan-jangan, kamu sudah terbius dengan kenikmatan yang kamu paksakan pada Riena. Memang seenak apa rasanya? Apa jerit kesakitan dan hinaan Riena justru mampu membuatmu merasa jantan?" Reno mengatakannya dengan ekspresi wajah dan nada suara yang sama-sama sinis.

"Sudah berapa kali aku katakan, Ren. Bukan aku yang melakukannya. Ada orang lain yang mendahuluiku. Dan aku tidak kenal orangnya." Rino mengatakannya dengan nada kesal. Lalu dia segera pergi meninggalkan Reno yang tentu saja tidak percaya begitu saja dengan ucapan kembarannya.

"Keberuntungan memang selalu berpihak padaku. Tanpa harus bersusah payah, Ratih yang akan membantu memuluskan rencanaku. Membawa Riena dekat dan masuk ke perangkapku, ternyata tidak sesulit yang aku duga." Reno tersenyum licik penuh kemenangan.

1
Surati
bagus
Diii
aahh...tissuku abis ...mas Raditya tolong beliin😭😭
Diii
bukan Rino atau Reno terus siapa lagi yang ada maksud jahat nih....yang benci Raditya atau Reina atau malah yang cinta sama reina sampe berbuat kayak gitu
Diii
Reno pasti
Diii
ada dendam apa ya? sepertinya tokoh Raditya nih orang Baek baek
Diii
Reno Rino terus yang dimakamkan siapa nya mereka....penarasan banget
Diii
aduh Thor....bawangnya kebanyakan ...ga kuat akuhhhhh
D᭕𝖛𝖎𖥡²¹࿐N⃟ʲᵃᵃ࿐: peluk kakak
total 1 replies
Diii
tiba2 netes sendiri ...hujan dipelupuk mata😭😭
Ummi Lestari
bagus
Shifa Burhan
salah seorang istri bukan dirinya sendiri dan Allah tapi seorang istri, suaminya juga berhak mengaturnya, pahami itu kalau mau pakai hukum Islam,
???
untung dah punya contact nya kalo gk, gk tau deh kecewa nya kaya apa😊😇
???: iya apalagi yg "sisa rasa" itu beeehh.. sedih bgt🤧
total 4 replies
???
haduh.. dari tadi ngelawak trs si Radit🙈🙈🤣🤣
???
pokoknya ngakak poll🤣🤣🤣🤣
???
ya ampun 🙈🙈🙈
???
yakin cuma satu Ren? gk enak, kasian nanti anaknya gk punya sodara buat berbagi
???
yah si ibuk ni ngomongnya kaya rem blong😐
???
minta apa Dit? jangan yg aneh2 loh ya😌
???
lndomart, indoapril, indomei apa pun indo-nya cuma indomie.... se le ra ku.. 🤭🤣
Ibelmizzel
nampakny riena hamil anakny Raditya soalny Raditya yg gidam.
D᭕𝖛𝖎𖥡²¹࿐N⃟ʲᵃᵃ࿐: Terimakasih sudah membaca kisah Riena Raditya.. temukan jawaban di bab selanjutnya
total 1 replies
Ibelmizzel
siapa lagi orang bermasker tu.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!