NovelToon NovelToon
PESONA BUNGA SURGAWI ( Season 1 )

PESONA BUNGA SURGAWI ( Season 1 )

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Kultivasi / Pendekar / Xianxia / Wuxia / Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Kelahiran kembali menjadi kuat / Dan budidaya abadi
Popularitas:1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Kc

He Xun seorang pemuda dengan paras biasa saja yang tidak memiliki bakat apapun sehingga semua orang mengutuknya.

Seluruh Klan He membencinya dan menganggapnya sebagai anak yang sial karena kedua orang tuanya meninggal disaat dia lahir ke dunia ini.

Sampai akhirnya ketika dia pergi ke Gunung belakang Klan He untuk mengambil buah persik, He Xun dibawa oleh empat siluman yang menawan.

Sejak saat itu, seluruh kehidupannya berubah drastis , bahkan wajahnya pun berubah menjadi sangat tampan dan dia menjadi sangat berbakat.

Semua orang yang semula membencinya berubah menjadi sangat memujanya dan berharap bisa menjadi istrinya atau pelayannya.

Dengan ribuan wanita cantik yang melemparkan diri kedalam pelukannya, He Xun bahkan akan membuat Surga iri dengan ketampanannya dan bunga akan mekar ketika He Xun melewati mereka. Burung akan bernyanyi dengan indah dan memuja ketampanan He Xun.

up: Setiap hari, pkl. 22.00

bab 1 : 1 - 150
bab 2 : 151 - 300
bab 3 : 301 - ???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kc, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23. Tetua Kedua

He Xun berjalan ke depan Klan He dan ada banyak yang mengelilinginya.

"Tetua Kedua, jika kamu ingin anakmu selamat maka kekuarlah !" Teriak He Xun dengan suara yang ditambah Qi sehingga tidak mungkin bagi ayah He Yan untuk tidak mendengarnya.

Ayah He Yan, He Liang, saat ini hanya berada di tingkat 6 Prajurit perunggu, sama sepertinya tapi senjata milik He Liang tidak sebagus miliknya.

Tidak lama, seorang pria paruh baya yang telah membuat He Xun sangat muak keluar dengan wajah pura pura baiknya.

"Ah - Yan ! " Panggil He Liang dengan panik ketika melihat kondisi putranya yang pingsan.

"He Liang, putramu membuat keributan di kediaman ku sampai sampai rumahku rusak. Aku ingin meminta ganti rugi. " Ucap He Xun dengan terus terang.

"Kau pikir, siapa kau sampai sampai bisa menagih hal ini pada guruku ?! Bisa didatangi oleh Tuan Muda adalah berkah untukmu dalam tiga kehidupan !" Teriak murid He Liang, Yu Xin.

"Berkah ? He he, tentu saja sangat berkah kakak seperguruan Yu. Kita telah lama tidak bertemu, tentu saja saling merindukan satu sama lain. " Ucap He Xun sambil terkekeh dingin, orang orang merasa takut ketika mendengar kekehan berbahaya dari He Xun termasuk He Liang.

He Xun mencabut kain putih yang menutupi kepalanya dan menunjukkan wajahnya dengan jelas, disana ada wajahnya yang tampan.

"Apakah kalian semua mengenaliku ?" Tanya He Xun, tapi tidak ada yang menjawab.

"Kalian sepertinya tidak mengenaliku, bagaimana ini bisa terjadi. Kita baru berpisah selama lebih dari 4 bulan dan kalian telah meninggalkan ku. "Ucap He Xun dengan senyum sinis.

"He Xun ! Kau bajingan !" Teriak Yu Xin sambil menunjuknya.

Orang orang langsung mendekatinya dan bersiap untuk menyerangnya setelah mendengar namanya.

"Kakak seperguruan Yu memang pintar, aku pikir Kakak Seperguruan Yu akan melupakan ku. Bagaimanapun, sepupuku yang baik, He Yan telah membuat keributan di rumahku. Aku tentu saja harus meminta ganti rugi pada Tetua Kedua bukan ?" Tanya He Xun.

"He Xun, selama ini Klan He telah memperlakukan mu dengan sangat baik, He Yan telah menyayangi mu dengan sepenuh hatinya dan kau membuat perhitungan padanya hanya karena dia merusak pagar kediaman mu. " Ucap Tetua Kedua dengan kesedihan yang palsu.

Orang orang lalu merasakan simpati untuk Tetua Kedua dan He Yan, He Xun tetap tenang dan bahkan tidak tergerak sedikitpun ketika orang orang mengecamnya.

"Kau, dasar binatang ! Tidak memiliki hati !"

"Orang yang tidak tahu diuntung ! Bahkan menggigit tangan tuan yang memberinya makanan !"

Berbagai kutukan dilontarkan padanya. Tapi He Xun tidak peduli, sedikit penghinaan ini bisa memancing emosinya yang berharga ?

"Aku memang orang yang tidak tahu diuntung dan tidak memiliki hati , tentu saja. Tapi, aku tidak akan mengambil sesuatu yang milik orang lain secara diam diam. " Ucap He Xun dengan tatapan tajam.

Dulu, ibunya dan ayahnya memiliki sebuah cincin kultivasi yang ditinggalkan padanya tapi He Yan telah mengambilnya.

"Kembalikan padaku Cincin kultivasi itu dan aku akan mengembalikan He Yan, jika tidak maka jangan harap. " Ucap He Xun dengan tenang.

Wajah Tetua Kedua berubah menjadi muram. setelah melihatnya bahkan tidak terprovokasi oleh pancingan nya.

"He Xun, barang apa yang kamu maksud ? Paman tidak akan pernah mengambil barang yang bukan milikku. " Ucap He Liang masih ingin berpura pura bodoh.

"Maka jika begitu, paman harus melihat kematian putranya sendiri di depan mata. " Ucap He Xun dengan senyum sinis dan mengeluarkan Pedang Naga Petir.

"Pedang Naga Petir, panggil !" Perintah He Xun, orang orang memandang senjatanya dengan penuh kekaguman bahwa He Liang sekalipun.

He Xun menaruh Pedang Naga Petir di leher He Yan dan semua orang kembali sadar bahwa dia masih menawan He Yan.

"Lepaskan dia, dasar sialan ! Lihat bagaimana aku memberimu pelajaran !" Teriak Yu Xin dengan marah dan tidak tahan.

He Xun mendengus dingin dan mengalirkan tenaganya di sarung Pedang Naga Petir yang ada di tangan kirinya.

Brukk !!

Sarung Pedang Naga Petir menghantam dads Yu Xin yang membuat pria itu terlempar dan memuntahkan darah karena menabrak dinding.

"Tidak menyangka bahwa kakak seperguruan Yu akan selemah itu, jadi adik seperguruan ini menggunakan terlalu banyak tenaga. Harap jangan menyimpannya di dalam hati. " Ucap He Xun dengan lembut.

"Tetua Kedua, karena kita adalah keponakan dan paman, maka aku tidak akan meminta terlalu banyak, kembalikan barangku dan kau bisa mendapatkan anakmu kembali. " Lanjut He Xun.

He Xun perlahan lahan mundur dan tidak ada yang berani untuk menyerangnya karena di tangannya masih ada He Yan yang pingsan.

"Aku berikan waktu 3 detik untuk berpikir, jika lebih dari itu, maka jangan salahkan aku karena kejam, paman. " Ucap He Xun sambil menekan pedangnya di leher He Yan.

Dengan Pukulan Cakar Naga yang di pelajari nya semalam, dia menjadi bisa melarikan diri dengan ilmu meringankan tubuhnya yang lumayan baik.

Mungkin karena di dukung oleh berat badannya yang sangat ringan , Tetua Kedua tampak sangat ragu sebelum akhirnya melemparkan sebuah cincin padanya.

He Xun memeriksa keaslian cincin itu dan menyetujui bahwa itu adalah asli, akhirnya cincin ini kembali ke tangannya setelah lebih dari 8 tahun berada di tangan orang jahat.

"Ini, aku kembalikan padamu !" Teriak He Xun sambil mendorong He Yan ke depan sementara dia berlari pergi dengan ilmu meringankan tubuhnya.

Tawa He Xun bergema dan membuat bulu kuduk seseorang berdiri dengan tegak, orang orang merasa bahwa jantung mereka menjadi dingin sementara He Xun berlari ke salah satu kedai yang dia sebutkan pada He Yue.

"Pedang Naga Petir, simpan !" Perintahnya, pedang ditangannya memudar dan hilang sepenuhnya.

Baru saja akan dengan riang mendatangi pelayan kecilnya, He Yue. Tiba tiba, terlihat olehnya bahwa ada 3 preman yang datang mendekati He Yue dan mencoba untuk menganggu gadis kecil itu.

He Xun langsung melesat ke depan dengan marah dan memukul orang yang ingin menyentuh tangan He Yue.

Bruk !!

Orang itu terlempar setelah di dorong oleh He Xun dengan Qi, dinding kedai itu menjadi retak karena ulahnya tapi He Xun tidak peduli.

"Tuan !" Panggil He Yue dengan ketakutan lalu langsung berlari memeluknya.

"Aku ingin melihat, siapa yang berani untuk menganggu orang ku !" Ucap He Xun dengan dingin.

Kedua preman lain menjadi ragu karena melihat dirinya yang memukuli teman mereka dengan mudah bahkan sampai dinding retak, tatapannya juga tidak memiliki keraguan sama sekali sehingga para Preman itu tidak berani macam macam dengannya.

"Lihat saja kau, dasar bajingan kecil, kami akan membalasmu !"

1
Choy Santoso
cacingan juga ahirnya autornya
Janop Poernomo
lumayan opening nya
/Determined/
Raditya Vicky
agak ngawur ceritanya
Ana Rusliana
Luar biasa
Nelson Da Flow
gi mna sih thor masa dia langssung bisa baca..?
spooky836
cincin ruang tak ambil. novel sampah. plagiat.
OI
mc punya lonceng knp ngak dimasukin kesitu tmn2 nya wkwkwkwk bnr2 pekok...
OI
jagoan nya masih stengah2 ini, blm mateng
wawan jhie
Luar biasa
Stephen (Phoenix dalam celana)
seperti kata guruku bahwa jika kamu sudah pernah merasakan yang namanya kesederhanaan, kemiskinan, kelaparan dan semua penderitaan serta rasa sakit maka kamu akan merasa lebih bersyukur bahkan dengan sesuatu yang sederhana sekalipun.
Gan Gian
pedang anu,panggil...set set set datang.
itukan seharusnya cukup dibayangkan dalam hati,gak musti tereak...aneh
Gan Gian
ini cerita tentang apa sich thor??
kultivasikah??
romankah??
atau apa apakah?
,
Ardiansyah Ardi
mdhn2 bagus
Abu Fadhila
Ngirit amat tingkat Kultipasi hanya 3 tingkatan Thor?!
Rahman Hartomo
ni cerita apa sbenarnya klw pendekar kok cuma bersih2 aja bknya meningkatkan kekuatannya
Jade Meamoure
bunuh aja si Heyan bikin geregetan aja bolak-balik nongol sih Thor
marulam sinaga
kok ngarang cerita tp goblok
marulam sinaga
mana lanjutanya....karakter..penulis yg tdk jelas
MAWI
mantaaaaps thor
Lalu Adi
Isinya hanya dialog tak berguna, paling banyak kisah masa lalu he xun yg diulang ulang.... Sampah...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!