NovelToon NovelToon
Menikah Karena Dendam

Menikah Karena Dendam

Status: tamat
Genre:Romantis / Balas Dendam / Konflik Rumah Tangga-Pembalasan dendam / Tamat
Popularitas:17.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: La Sha

Rika harus menanggung bebannya yang bertubi-tubi didalam rumah tangganya. Ia harus bekerja keras demi memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka, karena suami yang dinikahinya notabennya seorang pengangguran.

Tak disangka, setelah sekian lama berumah tangga, akhirnya Rika mengetahui kebenaran tentang suaminya, bahwa suaminya bukanlah orang biasa. Dan pada saat itu juga guncangan hebat melanda rumah tangganya setelah suaminya membeberkan kebenarannya. Kebenaran alasannya menikahi Rika dan kebenaran alasannya menyembunyikan statusnya dihadapan Rika.

Langkah apa yang selanjutnya akan diambil Rika dalam menempuh hidupnya setelah ia tahu kebenarannya dan juga setelah ia mendapat cobaan yang bertubi-tubi menghampirinya?

Lalu bagaimana kisah selanjutnya, langkah apa yang akan dilakukan oleh suaminya saat semua terbongkar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon La Sha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22

Nikmatnya saat sampai pada sebuah harapan membuat kita lupa akan sakit, perih dan pedihnya jalan yang telah kita tempuh

______________________________________

Rika menatap tidak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang, setelah ia melakukan perjalanan jauh untuk membawa diri ketempat ini. Sungguh pahit kenyataan ini. Bahkan ibunya sendiri sudah mengusir dirinya dari hadapannya dan justru tidak mau menerima kedatangannya. Ia merasa heran dibuatnya karena ia benar-benar tidak tahu-menahu dimana letak kesalahannya. Ia pikir, ibunya akan merindukannya dan memeluknya setelah lama tidak bertemu.

"Pergi kamu dari sini, Rika!!" teriak ibunya yang menatap marah kearah anaknya, yang tidak bergeming sejak tadi dari terasnya. Jari telunjuknya mengarah kebelakang Rika untuk mengusir anaknya sendiri.

"Bu, aku salah apa?" tanya Rika yang tetap bergeming dengan kebingungannya karena diperlakukan seperti itu oleh ibunya. Ia tidak menyangka semarah itu ibunya padanya. Bahkan seumur ia hidup bersama ibunya, baru kali ini ia melihat kemarahan ibunya yang meletop-letop begitu. Rasanya dunianya sudah hancur kali ini karena orang yang paling dicintai dan dihormatinya begitu murka padanya. Kesedihan bergejolak menguasai hatinya hingga ia merasakan nyeri.

"Mama tidak menyangka kamu bisa bersikap seperti itu. Mama tidak pernah mengajarimu seperti itu. Demi Allah, Rika!! Dan sekarang kamu masih tidak menyadari dimana letak kesalahanmu. Kamu tidak pantas menanyakan hal seperti itu pada mama, Rika!!" raung Rani dengan penuh kekecewaan. Bahkan tatapannya tidaklah sehangat dulu. Tatapannya begitu garang dan penuh amarah.

"Ma, aku benar-benar tidak mengerti dengan apa yang mama ucapkan." Hati Rika berdenyut melihat penolakan ibunya. Beberapa kali ia berusaha meraih tangan ibunya, namun selalu ditepis oleh ibunya.

"Benarkah? Lalu kenapa kamu mengusir suamimu dari rumah setelah ia berkorban begitu banyak untukmu, setelah ia tidak bekerja lagi. Bisa kamu menjelaskan tentang semua ini? Jawab Rika!!"

Rika meraba dadanya yang terasa remuk, air mata mengucur deras dari matanya. Ia sungguh tak menyangka kejadiannya bakalan seperti ini.

"Ma, aku tidak pernah melakukan hal seperti itu, sama sekali tidak pernah. Demi Allah ma, aku sangat cinta pada mas Angga. Semua yang mama dengar itu hanya sekedar omong kosong, ma. Justru, karena mas Angga yang mempunyai hutang pada renteiner, aku diusir dari rumahku sendiri." ucap Rika yang berusaha meyakinkan ibunya.

"Jangan bawa-bawa nama Tuhan dalam kebohonganmu," wajah Rania tampak memerah karena saking marah dan kecewanya pada Rika.

"Ma...." lirih Rika.

"Kamu jangan membohongi mama lagi, Rika, apalagi membawa-bawa nama Tuhan. Mama sudah tahu semuanya, bahkan kamu berlaku semena-mena kepada suamimu sendiri, hanya karena kamu merasa kedudukanmu diatas suamimu. Kamu merasa hebatkan, merasa berkuasa karena kamu yang bekerja dan menafkahi semuanya!" Rani terlihat sangat kecewa menatap kearah anak semata wayangnya. Ia merasa gagal dan benar-benar gagal dalam mendidik anaknya. Ia sudah tidak perduli lagi pada Rika yang sudah bersimpuh dihadapannya.

"Ma, aku benar-benar tidak berbohong pada mama. Percaya sama aku ma. Aku tidak bohong," lirih Rika dengan deraian air mata sambil memohon pada ibunya yang bahkan tidak mau menatap wajahnya lagi.

"Kamu terlalu banyak berubah dan seperti bukan anak mama lagi, pergi dari sini. Mama tidak ingin melihatmu lagi sebelum kamu memperbaiki kesalahanmu!!" hardik Rani yang sudah benar-benar terlanjur marah pada anaknya.

Rika tertunduk lesu, ia menggeleng-gelengkan kepalanya menampik kata-kata ibunya yang sungguh tidak ingin didengarnya. Ia benar-benar sakit hati dengan semua ini. Disaat ia sedang dalam keadaan sangat susah, ia malah difitnah dengan sangat keji oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab.

Rika melangkah gontai meninggalkan kediaman ibunya dengan hati yang teramat sakit. Ia merasa sangat bersalah karena sudah membuat ibunya yang sudah melahirkan dan membesarkannya membencinya dan kecewa padanya. Namun, ia juga tidak menampik rasa kecewanya pada ibunya yang justru lebih mempercayai pembicaraan orang lain dari pada anaknya sendiri, yang bahkan kebenarannya belum diketahui sebelumnya.

Beberapa kali ia berpaling dan menatap kearah kediaman ibunya, berharap agar ibunya mengurungkan niatnya yang terlanjur mengusir dirinya. Namun, pintu rumah itu begitu kokoh dan tertutup rapat seolah menentang dirinya. Bahkan bayangan ibunya pun tidak nampak dari balik gorden. Rasanya seluruh dunia sekarang sedang mengejek dirinya.

Langkah kecil Rika semakin jauh dari rumah ibunya. Ia tidak tahu lagi harus pergi kemana. Ia merasa bingung kini, ditambah dengan suaminya yang sama sekali tidak bisa dihubungi hingga kini. Keberadaannya juga tidak diketahuinya, benar-benar seperti hilang ditelan bumi.

Rika menatap jalanan yang tidak pernah sepi oleh pengguna kendaraan. Entah itu siang ataupun malam, bahkan saat hujan ataupun terik sekalian. Ia sedang mendudukkan dirinya disebuah taman yang ada ditepi jalan. Tidak tahu lagi langkah kaki akan dibawanya kemana. Rika tampak berpikir keras untuk itu.

"Lebih baik aku mencari kontrakan terlebih dahulu, sisa uang gajihku masih ada sedikit dan itu cukup untuk harga sewa kontrakan," gumam Rika yang kembali tersenyum setelah ide itu muncul dengan sendirinya dibenaknya.

Ia berdiri dan menarik kopernya serta mengayunkan langkahnya dengan ringan karena ia merasa beban hidupnya sudah berkurang.

Hampir disetiap kontrakan yang ada di ibukota ditanyainya, namun sangatlah sulit mencari kontrakan yang murah dan juga layak huni. Cukup lama ia berkeliling hingga akhirnya ia menemukan kontrakan kecil yang sesuai dengan kantongnya.

"Alhamdulillah," gumam Rika saat ia membuka pintu kontrakan tersebut. Kontrakan tersebut sangat kecil. Hanya terdapat satu buah kamar tidur dan juga sebuah ruang tamu yang tergabung dengan ruang dapur tanpa sekat. Bahkan kamar mandinya juga berada diruangan dapur tersebut. Sangat sederhana memang, tapi itu lebih baik dari pada ia hidup seperti gelandangan. Rika juga sudah membayar kontrakan tersebut selama 3 bulan kedepan.

Ia membersihkan kontrakan itu terlebih dahulu, serta menata barang-barang yang sudah dibawanya. Rika bersiap untuk pergi membeli bahan makanan, namun sebelum itu ia membersihkan dirinya terlebih dahulu.

Rika berjalan menyusuri jalanan, ia ingin mengenal tempat lingkungan baru yang ditempatinya sekarang. Dan juga sekaligus mencari letak supermarket terdekat.

Langkah kakinya semakin ia percepat saat ia melihat keberadaan letak supermarket yang sudah tidak jauh dari tempatnya berjalan.

Langkahnya urung saat ia melihat kertas lowongan kerja yang tertempel pada samping pintu supermarket tersebut. Ia membacanya dengan seksama. Hanya sebagai seorang pelayan restoran, tapi tidak apa. Hanya untuk sementara sebelum ia mendapatkan pekerjaan yang lebih layak lagi.

Rika benar-benar merasa beruntung hari ini karena dibalik kesulitan yang dialaminya, masih ada kemudahan yang terselip.

Selepas ia berbelanja sedikit bahan makanan untuk menyambut suaminya pulang. Ia berjalan kealamat restoran yang menyediakan lowongan kerja tersebut. Ia berharap agar lowongan kerja tersebut belum terisi dan masih ada tersisa untuknya.

*********

Jangan lupa like dan komennya ya : )

1
Ai Komara
lanjut seru
Ryani
aku yg lola atau gmna sih ya🤣 asli susah pahamnya ama ni cerita. perasaan dri awal bacanya serius dah😂🙆...
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
Ryani
bego. benar² si Rika. jadi ingat INDOSIAR 🤣
Idha Humanity
Alhamdulillah bagus
Eny
secara tidak langsung ayahnya mau selamat tapi tidak jadi karena ulah anaknya sendiri
Eny
ngelus dodo reeekk dontok sing jenenge Rika , kebangeten
ariv viani
males nerusin baca ...
karakter utama mleyot kayak gubug reot
kavena ayunda
hadeh np semua novel peran utama bodoh semua😂 sllu aja mau di.bodohin lelaki sejauh ini baca cm.saga daniah yg gk ngecewain🙄
dapurnya tinah
hufff
Iin Indriyani
makasih motivasinya
Cerita Emmilia
kalau blikan lagi pupus sudah
Cerita Emmilia
walaupun suratnya palsu tapi kalau dr mulut sudah bilang talak secara sadar ataupun emosi maka jatuh talak
Cerita Emmilia
ya ampyn anggq ga ada malunya, coba kalau bukan tunangany yg jahat pasti dia tetap menikahinya, bnar benar orang tidakbtahu malu
Cerita Emmilia
wah ga bisa bgitu dong kan udah ditndatangani berkas perceraian, kalaupun mau memberi kejutan ke rika tentang terbongkarny kebusukan tunangan dan ayahnya, kenaa surat prcwraian sampai juga ke tangan rika, seharusnya kan engga ,
Cerita Emmilia
thor kenapa ambar ga ngenalin angga, kan dia ada disitu juga, masa iya ga negesin wajah angga sih thir dirwstoran itu bersama tunanganya🤔
Cerita Emmilia
ada dendam apa ya thor , penasaran deh
Cerita Emmilia
speechleess aq thor
Cerita Emmilia
visual tak ade ke
Intan
.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!