NovelToon NovelToon
Suamiku Ceo Arrogant

Suamiku Ceo Arrogant

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Nikahkontrak
Popularitas:192.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: najwatirta

namaku aurora. mungkin kalian akan terkejut mendengar nama lengkapku, ya aurora borealis.

aku tidak tau siapa yang memberikan nama ini, tapi yang ibu angkatku katakan, siapapun yang memberi nama ini adalah sebuah pengharapan agar hidup ku lebih berwarna seperti aurora yang menghasilkan cahaya menyala nyala dan menari nari..

aku hidup dalam kesederhanaan dan belum mempunyai pekerjaan tetap karena aku hanyalah tamatan SMA

bekerja serabutan untuk membantu keuangan keluarga. sampai suatu hari aku ikut temanku yang bekerja di make up artist lumayan selain uang yang aku dapat agak besar, aku bisa bertemu dengan beberapa artis yang biasa aku lihat di televisi.

berawal dari sini aku bertemu dan mengenal lelaki angkuh dan arrogant.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon najwatirta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamu dimana?

Pergi saja engkau pergi dariku, biar kubunuh perasaan untukmu

Meski berat melangkah, hatiku hanya tak siap terluka

Beri kisah kita sedikit waktu, semesta mengirim dirimu untukku

Kita adalah rasa yang tepat di waktu yang salah

(lirik lagu Fiersa Besari feat Thantri Sri Sundari, "pergi saja engkau pergi dariku)

Bandara Internasional Haneda, Jepang

"aurora-san, aku senang bisa bertemu denganmu. walaupun hanya dalam hitungan jam, aku berharap setelah ini kita bisa bertemu lagi."

penerbangan dari tanah air menuju jepang tak terasa melelahkan karena aurora bertemu dengan teman barunya, Kazou-kun yang merupakan seorang eksekutif muda kaya berdarah Jepang-Indonesia. namun dia sangat sederhana, sopan dan baik hati.

"semoga saja Kazou-kun, terimakasih sudah mengajariku bahasa jepang."

"aku bisa mengajarimu bahasa Jepang lebih banyak lagi, datanglah ke mansionku di waktu senggangmu aurora-san."

"em, tentu. nanti aku akan izin pada majikanku. kalau begitu, selamat tinggal."

"tunggu," kazou meraih tangan aurora membuat aurora sontak melihat ke arah tangannya yang dicekal oleh kazou.

"ada apa zou?."

"bisakah kamu mengucapkan sampai berjumpa lagi?."

"maksudmu?."

"tadi kamu mengatakan selamat tinggal, bukankah kita bertemu lagi?."

"ya ampun, baiklah sampai jumpa lagi zou."

"baiklah, sampai jumpa."

saat keluar dari bandara, seorang driver taxi terlihat sudah menunggunya. aurora berjalan pelan, merasa sedikit kesulitan karena koper besar yang dibawanya.

"aurora-san?."

"yes, sir."

"saya adalah taxi yang dipesankan husus untuk mengantarkan anda nona."

eh, dia bisa bahasa indonesia?

"siapa yang memesankan?."

"silahkan, ikut saya nona."

"ma'af pak, tapi sepertinya bapak salah orang. karena saya belum kenal siapapun disini."

"tidak nona, tujuan anda adalah mansion Galaxy bukan?."

"iya pak."

"kalau begitu saya tidak salah nona, karena tuan kami sudah menunggu."

"tuan? tuan siapa lagi pak?."

"silahkan berbicara nona," sopir tadi memberikan ponselnya kepada aurora.

"halo ra?."

"kak bintang?." tanya aurora heran

"kamu sudah sampai?."

"iya kak,"

"ikutlah dengan sopir taxi tadi, dia yang akan mengangtarmu ke alamat yang aku berikan,"

"astaga, aku tidak enak selalu mere...."

tut. tut. tut.

selalu saja orang ini, melakukan sesukanya.

sepuluh menit berlalu, aurora turun di halaman mansion besar yang jauh dari model rumah jepang kebanyakan.

"pak, ini rumah siapa?."

"ini alamat yang anda tuju nona."

"mari silahkan masuk, tuan sudah menunggu."

daritadi dia bilang tuan, sebenarnya tuan siapa? dan rumah siapa ini?

mansion galaxy, tidak lain lebih menyerupai white house rumah model amerika klasik. beberapa pohon palem kenari yang hampir sama dengan pohon kurma berjejer rapi dengan batu hias karang dibawahnya.

aurora berdecak kagum, saat sampai di depan pintu utama dia disuguhkan dengan pintu besar setara dengan pintu gerbang.

"selamat datang, aurora." suara serak basah nan sexy membuat aurora berjingkak karena kaget.

"ma... ma'af tuan, saya kaget."

"tidak apa, kenalkan aku Langit."

"Langit? sepertinya pernah mendengar nama itu, tapi dimana ya?." gumam aurora namun masih terdengar jelas oleh telinga langit.

"apa bintang yang memberi tahumu?."

"kak bintang? oh, ya... dia pernah mengatakan kalau....." aurora langsung menutup mulutnya

"kalau?." tanya langit penuh intimidasi

"kalau... kakaknya bernama Langit. tapi apa tuan ini adalah?."

"iya, aku adalah putra sulung keluarga Adijaya."

astaga! entah ini keberuntunganku atau malah nasib sialku, kenapa kak bintang malah mengirimku ke rumah ini? lengkap sudah aku berhubungan dengan tiga kakak beradik itu. Langit Adijaya, Bintang Adijaya dan Bima sakti Adijaya.

"em, apa bakat yang kamu miliki?."

"saya,,, tidak tau bakat saya tuan." aurora menunduk

"apa? di Indonesia, apa yang kamu lakukan?."

"bekerja." liri aurora

"bekerja di?."

"hotel dan minimarket."

"apa kamu tidak punya bakat dan keahlian selain bekerja di hotel dan minimarket?."

"saya.. tidak tau tuan. saya hanya fokus mencari uang."

kenapa bintang mengirimkan perempuan ini kemari, bahkan bakatnya saja dia tidak tau.

"honey, siapa dia?." seorang wanita cantik terlihat menghampiri aurora dan langit.

"dia aurora, teman bintang. aurora kenalkan ini Flow istriku."

"halo, aurora." flow menjulurkan tangannya, sedangkan aurora diam termangu, melihat tangan wanita cantik di depannya itu.

"iya nyonya."

"panggil saja aku kak flow."

"hah?."

"panggil saja aku kakak." jelas flow lagi

"tapi...."

"sudahlah ra, kamu tidak akan menang berdebat dengan istriku. turuti saja keinginannya."

"baik tuan"

"tuan? honey kenapa dia memanggilmu tuan?."

"aku tidak tau, panggil aku seperti kamu memanggil bintang."

"ba.. baik tuan." aurora hanya pasrah dengan keinginan sepasang suami isrti itu.

"ayo aku antar ke kamarmu." ajak flow, aurora melirik ke arah langit yang tersenyum dan mengangguk ke arahnya.

setelah mengantarkan aurora ke kamarnya, flow kembali ke tempat dimana suaminya berada.

"honey."

"duduk sini!." langit menepuk pahanya, agar flow bisa duduk dipangkuannya. dengan manja, flow menuruti kemauan suaminya dan mengalungkan kedua tangannya di leher langit.

"kamu tau siapa aurora?." tanya flow

"dia teman bintang." jawab langit enteng

"iya, aku juga tahu dia teman bintang. tapi kenapa kamu tidak bertanya untuk apa dia datang kemari?."

"untuk apa?."

"ya ampun hon, kamu terlalu acuh kepada urusan adik adikmu."

"baiklah, siapa aurora?."

"ck, maksain banget nanyaknya."

"siapa aurora sayang?." tanya langit selembut mungkin

"dia itu,"

"iya, dia itu?." tanya langit lagi, kenapa dia jadi penasaran?

"dia itu, wanita yang dicintai bima."

"apa?." teriak langit

"hon, kecilkan suaramu! kenapa berteriak?."

"bukannya bima akan menikah dengan kekasihnya?."

"iya, tapi ada fakta lain. kamu akan kaget mendengarnya."

"ayo kita lanjutkan di kamar!."

"kenapa harus di kamar? kita bisa berbincang disini hon."

"no, nanti kamu bisa menceritakannya kalau aku sudah mendapat jatahku." langit segara menggendong flow ke kamar mereka.

-------------------

Jakarta,

bintang dengan cepat melajukan mobilnya mengikuti taxi yang ditumpangi lady, dia juga tidak lupa menyuruh anak buahnya untuk mengikuti taxi pria yang tadi berdebat dengan lady.

"apa yang kamu sembunyikan lady? untuk sekarang aku tidak akan tinggal diam."

dengan fokus bintang mengikuti taxi lady, sedangkan taxi pria tadi sudah tidak terlihat lagi.

sedangkan bima mondar mandir di ruangannya, dia mendapat kabar dari anak buahnya kalau aurora sudah tidak tinggal lagi di rumahnya. dan ibu lasmi juga mengatakan untuk tidak lagi mencari aurora, karena dia sudah bahagia dengan pilihan hidupnya.

"kamu dimana ra?."

"sedang apa?."

"apa kamu bahagia bersama pria itu sampai kamu tidak menemuiku ra? kita tidak bisa memilih kepada siapa hati kita akan jatuh, ma'afkan aku jatuh hati padamu. kalau kamu bahagia bersamanya, haruskah aku benar benar melupakanmu ra?"

bima menatap kosong ke arah luar jendela di ruangannya.

1
Yunidawati Yuni
lanju ceritanya dong
Ani Ani
lanjut dong
Candra Pursita
ceritanya cukup bagus hanya saya mungkin pada umumnya pembaca menginginkan tokoh antagonisnya memdapat balasan yang setimpal jangan diberi kesempatan menang
saya juga ingin tokoh yang tersakiti memperoleh kesempatan, sehingga kariernya gemilang melebihi tokoh yang merendahkanya sehingga tidak ada kesempatan lagi untuk diremehkan......
Candra Pursita
ingin baca lanjutanya ...
itu lady jangan biarkan wanita jahat itu menang moga bintang selamat dg bantuan yang tidak terduga ....... Aamiin
Abi Winda
menarikk
Mendalen Sabat
gadis cantik tak semestinya peribadinya cantik oleh itu hati2lah wahai anak muda
Rahmayani Fitria
Kecewa
Boru Damanik Sipolha
lanjut dong ceritanya tor
Boru Damanik Sipolha
keren ceritanya
Marlina Mandaso
bagus bangat
Yustikarini Susanti
lanjut thor
Bintang Yafi
aku mampir thor
Siti Maynar
🙏salam kk authorrr,,,aku nunggu byk dulu ah🙏😊😍😍😍😍
Fitri Fitriah
kapan lgi ini KK ada sambungan ny...
Poni Puspasari
Lanjutttt Thorrrrr..
Novi Azza
hadir
Susi Herawati
kenapa cerita nover too my tidak tamat bikin orang penasaran,tlg klu bikin novel sampai tamatlah
Latifatun Nimah
semoga sukses
Nor Khartina
lanjut cerita nya. ermmpphhh
Siti Fatima
😞😞😞😞 bikin penasaran
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!