NovelToon NovelToon
Pertahanan Seorang Wanita..

Pertahanan Seorang Wanita..

Status: tamat
Genre:Komedi / Contest / Berbaikan / Selingkuh / Tamat
Popularitas:5.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Wanita Biasa

Seorang istri( Anita ) yang selalu mengalah demi sang buah hati ( Nara ).

Anita selalu mengalah, Demi rasa Hormat nya pada Sang Suami ( Rey ),

Anita sudah Tak tahan Atas Prilaku Rey, yang semakin Berubah dranstis, Namun Anita selalu mengurungkan Niat nya, Karna Melihat Sang Buah hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wanita Biasa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nyaman

BAB 22.

Anita berlari menuruni Anak tangga mencari Putri kecil nya, Anita melihat kepenjuru Arah, "Dimana Nara ?? " Karna suara nara seketika hilang, tidah terdengar lagi.

Ternyata Nara sedang tertidur lelap di Pangkuan Secwan itu, Anita berlari menghampiri Nara, Untuk segera pergi dari tempat yang sangat Ia benci untuk sekarang ini.

"Mba terima kasih Banyak ya ?? Sudah menjaga Anak saya !! " Lirih Anita tanpa melihat ke arah wajah Secwan itu, Anita dengan Hati-hati mengambil Alih Nara dari pangkuan Secwan itu.

"Sama-sama Mba, Mba yang Kuat ya ?? Anak Mba lebih membutuhkan Mba, jangan Pikirkan kejadian Menjijikan itu, Pikirkan lah Masa Depan Bayi cantik ini. " Ucap Secwan itu, menasehati Anita yang tertunduk menahan Rasa malu dan sakit nya.

Bisikan demi Bisikan, terdengar samar di telinga Anita, Anita semakin Tak tahan ingin segera meninggal kan tempat itu.

Anita memeluk Secwan itu, " Terima kasih . " Anita menatap Wajah Secwan itu yang terakhir kali nya, Dengan Tatapan yang masih di penuhi air mata, Anita tersenyum pada Secwan itu.

Secwan itu pun menatap Haru pada Wajah Anita, Secwan itu mengelus lembut tangan Anita " Kamu Kuat ".

Anita menganggukan Kepala nya dengan Penuh Arti, Anita melangkahkan Kaki nya dengan cepat, setelah Terdengar teriakan Rey memanggil nama nya dari Lantai 2.

Anita keluar dari gerbang itu, melihat ke kanan dan kekiri dengan cemas, Anita mencari Kendaraan yang bisa ia tumpangi.

Tiba-tiba sebuah motor berhenti di belakang Anita.

"Loh Bpk Masih di sini ?? " Ucap Anita dengan cemas melihat ke arah gedung itu, takut jikalau Rey sudah berhasil mengejar nya.

"Kan Teteh belum bayar !! " Jawab Gojek itu, dengan tenang.

Gojek itu tak lain dan tak bukan, adalah Sosok Gilang yang memakai Atribut lengkap Gojek nya, dan helm berkaca Hitam yang menutupi seluruh Wajah nya. Gilang mempunyai alasan kenapa dia masih menunggu Anita dan ingin mengantarkan nya pulang.

Kan Gilang jadi tau kemana Anita akan Pergi setelah kejadian itu. Gilang Tersenyum bahagia, karna kini Gilang bisa Berdekatan Dengan Wanita, yang merebut Ciuman Pertama nya tadi.

Gilang di buat ketagihan oleh Bibir mungil Anita.

Anita tidak sadar, yang ada di depan nya itu adalah Orang yang sudah Ia jadikan alat untuk memanasi Rey saat kejadian itu.

"Ya sudah Pak, tolong Antar kan Saya. Nanti saya bayar sekalian ya Pak ?? " Ujar Anita Langsung menaiki Motor Gilang dengan Ter Buru-buru.

Gilang masih tersenyum melihat Gerak-gerik Anita dan menggelengkan Kepala nya.

Saat di jalan Anita Memberikan Intruksi pada Gilang, "Pak, tolong Antar kan saya, ketempat yang tadi ya Pak. " Ujar Anita dengan Melihat terua sekitar, takut Rey mengikuti nya.

Gilang mengerutkan Dahi nya. " Loh kenapa ke Rumah itu lagi !! " Gumam Gilang dalam Hati nya.

Gilang pun sampai di tempat yang di Intruksi kan oleh Anita tadi. " Sudah sampai Teh. "

Anita seakan melamun saat di perjalanan, sehingga Anita tidak tau kalau dia sudah sampai di Tempat dimana ia selalu menghabiskan Waktu nya bersama Nara dan juga Rey.

"O-oh Iya Pak, Pak tunggu sebentar ya ?? " Ucap Anita sambil Berlari ke arah Rumah itu dan masuk ke dalam nya.

"Kenapa harus ke sini lagi sih ?? apa dia akan menunggu kedatangan Suami nya lagi !! dan dia akan memaaf kan suami nya !! dan bersatu kembali. Mungkin dia akan mengambil uang nya di dalam, maka dari itu dia menyuruhku untuk menunggu !! " Gilang sangat kecewa pada Anita, Wajah Gilang tiba-tiba murung.

Gilang berpikiran kalau dia akan pergi saja, Gilang tidak butuh Uang Anita untuk membayar jasa nya sebagai seorang Gojek.

Dengan Hampa Gilang mengontak kan Kembali kunci motor nya, dan hendak memutar balikan Motor kesayangan nya itu, Hati Gilang Hampa dan sangat kecewa.

Sesaat setelah Gilang sudah siap untuk pergi, Gilang menengok terlebih dahulu Pada Pintu Rumah itu. Alangkah terkejut nya Gilang. karna mendapati Anita sedang bersusah payah memegang Beberapa Tas di bahu dan tangan nya.

Gilang seketika menghampiri Anita dengan semangat, Dan membantu membawakan Tas nya.

Gilang yang tadi nya sangat hampa, kini kembali Semangat menata Hari nya kembali.

"Terima Kasih Pak, sudah banyak membantu saya. " Ucap Anita sangat senang bisa mendapatkan Gojek Online sebaik Gilang.

Gilang tidak menjawab Perkataan Anita, dengan semangat nya Gilang membawa Tas Anita menuju Motor Matic nya, "Kalau tau bakal begini, tadi Bawa mobil saja !! " Gumam Gilang sambil menata Tas Anita di Depan kemudi nya.

kini di bagian depan kemudi Gilang di penuhi dengan Tas berisi Pakaian Yang Anita bawa.

Gilang sampai tidak punya tempat untuk menapakan Kaki nya saat berkemudi.

Sangat kelihatan Repot sekali, sudah seperti Orang yang akan pindah Rumah, dengan membawa Tas sangat banyak, dan memboncengi Istri dan Anak nya di belakang.

"Tapi kalau Bawa mobil !! Nanti Anita curiga kalau aku bukan Gojek online yang tadi ia pesan !! " Gumam Gilang kembali dalam hati nya. dan tersenyum bahagia. " Gak Papa Lah, Aku rela, di Buat susah seperti ini. Asalkan Anita bisa jauh-jauh dari Rumah Bajingan ini. " Sambung Gilang dalam Hati nya.

Gilang sudah menaiki Motor nya, namun gilang terkejut tidak mendapati Anita di belakang nya. Gilang melihat ke kanan dan kekiri tidak ada Anita.

Ternyata Anita masih mematung di deoan pintu itu, dan sesekali menyeka Air mata nya yang terjatuh.

"Tega kamu Mas !! Aku tidak menyangka Rumah ini akan kehilangan Penghuni nya, Kamu yang mengajak ku menjalani bahtera Rumah tangga di Rumah ini, kamu yang berjanji akan selalu ada dikala susah dan senang, Sudah hampir 4 thn Mas, aku berada di Ruamah ini !! namun kenangan 4 thn itu lenyap hanya dengan hitungan Detik. " Anita terus meratapi kepergian nya dari Rumah itu.

Gilang mengerti akan perasaan Anita, Sehingga Gilang tidak tega melihat nya. Karna Gilang khawatir akan kedatangan Bajingan itu, Gilang dengan terpaksa menekan Klakson nya.

Anita oun menengok dan segera meninggalkan Ruamah itu. Dengan Isakan Tangis Anita berjalan meninggalkan Rumah itu.

Anita menciumi Wajah mungil Nara. "Kita akan memulai Hidup baru sayang, kamu jangan khawatir Mamah akan berusaha untuk kebahagia an kamu, " Ucap Anita sambil terisak dan duduk di belakang kemudi Gilang.

Gilang dengan Jelas mendengar Keluh kesah Anita pada Nara, Hati Gilang seakan terpanggil untuk ikut serta dalam hal membahagiakan Nara dan Anita. Gilang sangat menginginkan itu.

Namun Gilang tidak mau salah melangkah dan gegabah, Gilang harus menahan Rasa nya pada Anita hingga waktu nya sudah tepat.

Gilang seketika menghentikan Laju kendaraan nya di sebuah tempat yang berupa Taman.

Anita heran, saat Gilang menghentikan Laju kendaraan nya. " Loh ko berhenti Pak ?? " Tanya Anita dengan suara yang sangat Lirih.

"Ma-maaf Teh, saya tidak tau. kalau Teteh hendak pergi kemana ?? " Ucao Gilang bingung.

"Oh iya, kita ke jalan melati no 45 ya Pak. Saya akan membayar Bpk lebih, asal Bpk mau mengantar saya kw tempat yang saya katakan !! " Ujar Anita sambil memegang pundak Gilang.

Gilang sudah di buat Gugup hanya karna pundak nya sedang di Pegang oleh Anita.

Kalu di pikir-pikir Gilang sudah di buat Bucin oleh Anita

Namun Saat Gilang hendak melajukan kembali kendaraan nya, Nara menjerit Nangis.

Hingga Gilang mengurungkan niat nya untuk melajukan kembali Motor nya.

"Uuh Anak Mamah, Haus ya ?? Kasian. " Anita pun meminta ijin pada Gilang. untuk Menepi sebentar, Anita ingin memberikan Asi nya pada Nara yang sudah kehausan.

Gilang menuruti kemauan Anita, Anita pun turun dari motor Gilang dan menuju Sebuah Kursi besi yang ada di taman itu berada dibsamping motor Gilang.

Anita dengan rasa Tak tega nya terhadap Nara yang sedang kehausan, tidak memperdulikan sekitar. Saat Anita harus mengeluarkan Salah satu Buah dadanya untuk di berikan pada Nara.

Anita lupa tidak membawa Penutup dadanya Saat ingin memberikan Asi pada Nara.

Gilang yang tidak sengaja menoleh ke arah Anita, kini terpukau saat gumpalan yang kenyal itu terpangpang bebas di depan mata nya. Gilang membulatkan Mata nya. Dengan susah Gilang menelan saliva nya

Desiran Hawa Panas kini menjalar ke seluruh tubuh Gilang dengan Pelan. Rasa nya gilang ingin sekali melahap gumpalan yang kenyal dan mulus ituh, Gilang terus melototi pemandangan yang Langka itu.

Alangkah terkejut nya Gilang saat Nara melepas kan Puti** Buah Dada Anita dengan pelan.

Gilang semakin tak kuasa di buat nya. Gilang kembali menahan Saliva nya dengan kuat. Anita membiarkan nya sesaat setelah Anita benar-benar melihat Nara sudah tidak kehausan lagi.

Hingga Anita pun memasukan nya kembali pada tempat semula. Gilang sangat menyayangkan sekali Pamandangan itu sudah berakhir.

"Huh tenang ya Gilang Jr. Tolong bersabar. " Gumam Gilang, karna Gilang merasa Isi celana nya yaitu Gilang Jr, sudah mulai ingin menunjukan Jati diri yang sebenar nya.

1
Ritta Halil
lamanya tdk baca...tahu ada lagi /Frown//Smile/
Erni Handayani
Maacii othor.. Akhir ny puas baca ending ny... Kecewa teramat dalam memilih untuk sendiri pilihan yg tepat
Erni Handayani: Siap... Ntar abis puasa baca ny 🤭
total 4 replies
Erni Handayani
Nah bener kan ternyata gilang yg ngerawat mahes
Erni Handayani
Nyimak
Erni Handayani
Untung aku scrol kebawah UP ny gak muncul di aku.. Udh sebanyak ini UP ny aku kangen banget sama cerita ini setelah sekian lama gak UP

Seperti ny gilang yg merawat mahesa.
Tina Taufik
semangat kk
Siti nurjanah: terimakasih akak ... 😍
total 1 replies
Runik Runma
ayok bngkit Mahesa
Nur Adam
smgt untuk krya mu thoor
jeong hyang
terima kasih thooorr sukses selalu buatmu dan makin oke karya" nya
Sam Sinar Sambo
terima kasih author ceritanya selalu dinanti
mifta churohmah
Akhirnya setelah sekilan lama menunggu, makasih thor, sehat selalu.
Yuli Purwati
good ending😁 macam Drakor aja yang kadang ending nya di luar prediksi BMKG tapi alur ceritanya nggak kaleng2 dan selalu bikin puas yang baca.good job author💪💪🔥🔥❤️❤️
Rabiatul Addawiyah
trims thor utk novelnya
Farida Rida
Ya Endingnya tdk terlalu membahagiakan, padahal Novel lama sekali sampai 3 thn, baru tamat, tp akhir yg tdk memuaskan
Yuli Purwati
kok aku lebih setuju Anita memilih jadi single parent ya🤭🙏
Nur Adam
lnjjt
Putri Chaniago
jgn kembali lg dg Gilang Anita, masa kerjaan kawin cerai kawin cerai aja 1 anak 1 suami
NANIKAMI KHOFIYANAH
makin seru ceritanya....aku suka
Nunung
Mungkin Gilang ingin kembali pada Anita
Yuli Purwati
laaaannjjuuttt.........
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!