NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Ibu Pengganti

Terpaksa Menjadi Ibu Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:14.8k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Nasib Kyarra, Kakanya yang meninggalkan suami dan juga putrinya. Kyarra harus menikah dengan kakak iparnya demi keserakahan ibunya.
Kyarra melakukannya demi keponakannya yang membutuhkan kasih sayang seorang ibu. Tetapi banyaknya pertentangan dalam pernikahan mereka, belum lagi Kakak iparnya menganggap bahwa dia menerima pernikahan itu semata-mata hanya ingin memeras.
Kyarra benar-benar terjebak dalam pernikahan yang seharusnya tidak terjadi dan apalagi kontrak yang pasti pengetahuannya antara ibunya dengan Kakak iparnya.
Lalu bagaimana Kyarra yang awalnya hanya menjalankan peran sebagai seorang tante yang menyayangi keponakannya dan saat ini harus menjadi istri dari mantan Kakak iparnya, di tengah banyaknya mimpi yang ingin dia tuju?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22 Canggung

Setelah menemani ballet, mengajak makan siang bersama dan ternyata mereka belum pulang. Kelly meminta untuk diajak jalan-jalan. Alvino membawa ke taman bermain.

Terlihat bagaimana Kelly bersama dengan Kyarra yang saat ini naik mobil-mobilan, beberapa kali mobil yang mereka kendarai bertabrakan dengan mobil pengunjung lain.

"Papa....." Kelly melambaikan tangannya pada Alvino yang sejak tadi sibuk merekam putrinya tampak begitu ceria.

Alvino tersenyum, ini pertama kali Alvino melihat putrinya tertawa lepas, dari balik kamera itu, Alvino merasakan hal yang sangat berbeda, selama ini mungkin terlalu sibuk dengan pekerjaannya, merupakan sang putri dan mengabaikan perkembangannya, siapa sangka putrinya sudah berusia 6 tahun dan tumbuh menjadi gadis yang sangat pintar.

Dalam rekaman video itu, mata Alvino yang sejak tadi fokus pada Kelly, tiba-tiba saja beralih melihat Kyarra.

Kyarra tertawa begitu lebar, wajahnya begitu cantik, sangat teduh dan menenangkan, pantas saja Kelly begitu nyaman dengan Kyarra, secara tidak langsung Alvino mungkin memberi pujian yang banyak di dalam hatinya, sejak tadi matanya tidak berhenti melihat Kyarra yang begitu cantik di kamera.

Bahkan untuk memastikan, Kyarra sama seperti di kamera atau tidak, dia bahkan menyingkirkan kamera tersebut dan melihat secara langsung Kyarra bermain bersama Kelly.

"Papa ayo rekam!" Alvino terbuyar dari lamunannya. Alvino menganggukkan kepala dengan cepat, seketika menjadi gugup, salah tingkah dan beberapa kali membuang nafas yang kembali merekam putrinya.

"Apa yang kau pikirkan Alvino!" ucapnya menggoyang-goyangkan kepala, seakan-akan menyadarkan dirinya.

Pandangan mata Alvino kembali fokus pada kamera, melihat bagaimana dua wanita cantik itu masih memberikan senyum terlebar mereka.

Setelah selesai bermain beberapa wahana, Kelly, Kyarra dan Alvino terlihat duduk di atas rumput. Kyarra sibuk membuka es krim coklat untuk Kelly.

"Oke, ini sudah bisa dimakan!" ucap Kyarra pada Kelly yang duduk di sebelahnya dan sementara Alvino juga duduk di sebelahnya, Kyarra berada di tengah-tengah ayah dan anak itu.

"Tante juga makan es krimnya," ucap Kelly.

"Pasti Kelly," ucapnya menjilat es krim tersebut dan keduanya sama-sama menikmati.

"Bukankah itu coklat? Apa tidak berbahaya untuk lambung Kelly?" tanya Alvino.

Alvino masih mengingat bagaimana putrinya yang mendapatkan makanan dari Lina dan bahan-bahannya sepertinya sama.

"Tidak! ini tidak berbahaya dan lagi pula aku tidak memberikannya di saat perut kosong, belum mau makan nasi dan juga tidak memberikan terlalu berlebihan," jawab Kyarra sudah pasti tahu apa yang terbaik untuk Kelly.

"Memang kamu dokter anak, sampai-sampai harus sedetail itu mengetahui semuanya?" tanya Alvino dengan satu alisnya terangkat.

"Saya memang bukan dokter, tetapi merawat Kelly membuat saya belajar banyak, dan apapun yang saya lakukan sudah pasti berdasarkan pengetahuan dan tidak sembarangan," jawab Kyarra menegaskan kepada Alvino.

Alvino mengangguk-anggukkan kepala, tidak protes, tetapi tiba-tiba matanya tertuju pada ujung bibir Kyarra, karena memakan es krim coklat sembari mengobrol sampai Kyarra tidak menyadari banyak noda coklat di ujung bibirnya itu.

Refleks Alvino tiba-tiba saja mendekatkan wajahnya, mengusap ujung bibir Kyarra menggunakan jempolnya seketika membuat Kyarra tercengang terdiam mematung dengan es krim yang masih dia pegang dan matanya melihat ke arah Alvino.

Bukannya mendorong Alvino, justru benar-benar diam, sampai beberapa detik akhirnya dia tersadar dan memalingkan wajahnya.

"Ternyata kamu lebih anak kecil dibandingkan Kelly, Kelly saja makannya tidak belepotan," sahut Alvino geleng-geleng kepala.

Kyarra tidak menjawab apapun, pipinya seketika memerah, situasi berubah menjadi canggung, bagaimana mungkin tiba-tiba Alvino melakukan itu kepadanya, lebih parahnya jantungnya berdebar kencang, Kyarra sangat berharap Alvino tidak mendengar debaran jantungnya.

Untuk menghindari salah tingkah di depan Alvino, Kyarra mengalihkan dengan mengajak Kelly berbicara dan sementara Alvino mendengus, sepertinya apa yang dia lakukan barusan mampu membuat Kyarra tidak berkutik sama sekali.

******

"Oke sekarang kita masuk!" ucap Kyarra yang memasuki hotel bersama dengan Kelly dan Alvino setelah mereka melakukan perjalanan cukup menyenangkan dengan berbagi mendatangi tempat wisata dan juga aktivitas yang cukup panjang.

"Papa terima kasih sudah mengajak Kelly jalan-jalan hari ini, kapan-kapan boleh tidak Kelly diajak pergi lagi, soalnya Kelly tidak pernah liburan bersama Papa dan apalagi Mama," ucap Kelly.

"Baik sayang, nanti kalau sudah libur sekolah, kita akan jalan-jalan lebih lama lagi. Papa akan mengajak Kelly ke luar negeri," ucap Alvino.

"Benarkah?" tanyanya memastikan membuat Alvino menganggukkan kepala.

"Horeee, Tante Kyarra kita akan jalan-jalan ke tempat berikutnya," ucap Kelly tidak lupa Kyarra.

Kyarra hanya menganggukkan kepala, sejujurnya melihat keponakannya seperti itu membuatnya sudah pasti sangat bahagia, dia juga bahkan tidak pernah melihat Kelly tertawa lepas seperti tadi.

"Ya sudah Kelly, sekarang sebaiknya Kelly masuk ke kamar, langsung saja mandi, tante akan siapkan pakaian tidur," ucap Kyarra.

"Baik Tante!" sahut Kelly.

"Oh iya, apa Kelly sudah mengerjakan PR hari ini?" tanya Kyarra tidak lupa mengingatkan keponakannya itu.

"Tidak ada Pr Tante," jawab Kelly.

"Baiklah sayang, kalau begitu Kelly langsung saja ke kamar ya," ucap Kyarra.

"Baik Tante," sahut Kelly langsung berlari memasuki kamarnya.

"Kelly pelan-pelan nanti jatuh!" Alvino tidak lupa menegur putrinya yang selalu saja lari-lari tidak jelas.

"Anak itu," Alvino geleng-geleng kepala saat larangannya diabaikan.

Kyarra dan Alvino yang hanya tinggal berduaan di ruang tamu tiba-tiba saja saling melihat, aneh memang, tiba-tiba menjadi canggung.

"Hmmmm, saya harus kembali ke kantor, ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan, mungkin saya pulangnya akan larut malam," ucap Alvino berbicara di tengah kecanduan keduanya.

Kyarra tidak menjawab dan membuat Alvino langsung pergi.

"Kenapa harus mengatakan kepadaku? seperti seseorang yang sedang meminta izin? Apa memang dia sedang meminta izin kepadaku?" Kyarra mengerutkan dahi.

Hal yang tidak pernah dilakukan Alvino, jangankan meminta izin mengajaknya berbicara lebih dari dua kalimat saja Alvino rasanya sudah muak, mungkin saja Alvino tidak menyadari bahwa baru saja meminta izin kepada istrinya.

Kyarra menghela nafas, masa bodoh dan kemudian memasuki kamarnya. Kyarra juga yang terlihat lelah memegang belakang lehernya, hari ini benar-benar sangat melelahkan dengan banyaknya aktivitas menemani Kelly.

Uhuk-uhuk-uhuk-uhuk.

Kyarra menutup mulutnya saat batuk-batuk.

"Mataku terasa panas dan tubuhku sedikit tidak enak," ucapnya menyadari bahwa ada pertanda dirinya akan kurang enak badan setelah ini.

Kyarra memilih membuka lemari untuk mengambil pakaian ganti dan kemudian memasuki kamar mandi

*****

Mobil Alvino berhenti di depan kediaman rumah Kyarra, saat mesin mobil itu mati Alvino melihat ke arah rumah mewah itu.

"Apa yang dia inginkan sampai-sampai menyuruhku datang untuk menemuinya," ucap Alvino menghela nafas.

Di tengah banyaknya pekerjaan yang harus dia selesaikan, Mega tiba-tiba saja mengirim pesan kepadanya dan menyuruhnya datang ke kediaman mereka.

Alvino sudah pasti tidak ingin menemui Ibu mertuanya yang serakah, tetapi sudah pasti akan ada yang dilakukan Mega di luar dugaannya.

Untuk mencegah hal-hal buruk terjadi, mau tidak mau Alvino harus berkunjung ke rumah Ibu mertuanya. Alvino keluar dari mobil melangkah memasuki rumah mewah itu.

Terakhir menginjakkan kaki di rumah itu saat menikah dengan Kyarra dan setelah itu rasanya sudah tidak sudi untuk berada di rumah itu.

Bersambung....

1
Herman Lim
bgs lah klo kamu sadar dgn begitu hidup pasti lebih tenang
Rahmawati Amma
mana thor yg benar nama anaknya kelly atau felly atau candy 🤔
sunaryati jarum
Nah gitu pelan-pelan pada suasana santai jagi Kelly paham.
sunaryati jarum
Namanya anak hanya dengar cerita teman yang punya ibu tiri, padahal selama kepergian ibunya,Tante Kyarra yang merawat dengan penuh kasih sayang.Dia tidak menyadari itu,sekali karena omongan teman,maka harap bersabar nanti waktu yang akan menentukan
sunaryati jarum
Melani benar ajakan Alvino demi kebaikan namu ,anak,dan karirmu serta Alvino sendiri.Untu pertanyaan Kelly,kita nanta jawaban Authoor saja,emak yang sudah nenek - nenek bingung.😃
sunaryati jarum
Rencana kamu sudah benar,semoga Melani setuju, karena juga demi kebaikan nama dan karirnya
sunaryati jarum
Biarkan saja jika Melani akan dihujat netizen, karena awalnya masalah karena kamu pergi meninggalkan suami dan putrimu, ingat Kyarra korban
sunaryati jarum
Kenapa takut di sini Kyara kamu ,Ny Mega ,Kamu ,dan Alvino.Lawan saja jika kamu tidak takut kepergian kamu karena selingkuh dipublis juga
Herman Lim
bagus lawan aja dia aja merasa jadi korban padahal dia dan emak nya dah jadi kan kyarra jadi tumbal
sunaryati jarum
Omongan kamu hanya di bibir atau dari hati Vino
sunaryati jarum
Jaga Kiara dan buat nyaman hatinya.Kamu sangat salah Alvino menikahi kakak adik, dengan kebohongan.Itu sangat menyakitkan.Setelsh ini hentikan sikap pemerasan Bu Mega terhadap kamu,cari bukti semua kebohongannya yang melibatkan Kyara.
Oma Gavin
wes mbundet ruwet kalian semuanya egois ngga ada yg mau sadar diri paling merasa benar terserahlah mau jadi apa pernikahan kalian
sunaryati jarum
Sakkarepmu lah
puji hastuti
Thypo....thypo
Herman Lim
wahhh muncul Maslaah baru lagi 🤪
Oma Gavin
tambah ruwet mbundet siapa yg minggat siapa yg marah disini alvino hrs tegas bila tidak ingin kehilangan kyara
Herman Lim
bgs kyarra jgn takut lawan aja nnk lampir Lina tuh sok suci bgt
Herman Lim
bagus apa yg salah coba ya laki minta jatah sama bini kog u yg larang aneh bgt
Herman Lim
modus pasti ne yg asti Alvino cemburu tuh 🤪🤪
Oma Gavin
gimana alvino mau kamu bunuh kelly kamu dan ortu mu memang goblok oon sok paling bener dan pinter malah mau bikin kelly mati
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!