NovelToon NovelToon
Ketika Istri Yang Kau Hina Menjadi Kapten Pilot

Ketika Istri Yang Kau Hina Menjadi Kapten Pilot

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Wanita Karir / Penyesalan Suami
Popularitas:119.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Demi cinta, Kataleya rela meninggalkan kokpit dan menyerahkan mimpinya menjadi Kapten Pilot pada suaminya, Arkana. Ia memilih menjadi istri dan ibu, mengorbankan karier yang dulu hampir berada di puncak.

Enam tahun kemudian, pengorbanan itu justru dibalas dengan pengkhianatan. Arkana berselingkuh, menghina penampilan Kataleya, dan menyebutnya wanita yang sudah tak pantas berdiri di sisinya.

Akan tetapi Arkana lupa satu hal, langit itu dulunya milik Leya. Saat wanita itu menuntut cerai dan kembali mengenakan seragam pilotnya, seluruh dunia penerbangan mulai menyadari siapa dia sebenarnya.

Di akademi pilot, ia bertemu Kaisar... pria misterius yang selalu berada di sisinya. Arkana baru sadar terlalu terlambat, wanita yang dulu ia rendahkan kini kembali terbang lebih tinggi darinya. Leya menjadi Kapten Pilot, yang tak akan pernah bisa ia miliki lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter — 8.

Mobil Kaisar berhenti di depan rumah besar milik orang tua Leya. Mesin masih menyala ketika Leya membuka pintu, dan tubuh wanita itu tiba-tiba menegang.

Tatapan Leya seketika berubah dingin saat melihat mobil suaminya, Kaisar yang duduk di kursi pengemudi mengikuti arah pandangan wanita itu.

“Ada apa?“ tanya Kaisar.

“Tidak apa-apa, aku turun sekarang. Terima kasih atas tumpangannya.“ Kata Lyea seraya turun dari dalam mobil.

Kaisar mengangguk, “Oke.“

Leya menutup pintu mobil, tepat saat itu pintu rumah terbuka. Arkana keluar dari dalam rumah, di lengannya seorang anak kecil laki-laki sedang digendong. Anak mereka berdua, Arsen. Usianya lima tahun, rambutnya sedikit berantakan dengan pipi bulatnya. Anak itu tampaknya baru saja bangun dari tidur.

Begitu anak itu melihat ibunya, matanya langsung berbinar. “Mama!“

Arkana menurunkan Arsen ke bawah, anak kecil itu berlari ke arah Leya dengan langkah kecilnya yang cepat. Leya berlutut dan membuka lebar kedua tangannya. Arsen menabrak Ibunya dengan pelukan kuat.

“Yeeeyy! Mama pulang!“

Leya memeluk Arsen erat, menciumi rambut putranya itu. “Iya, Mama udah pulang.“

Arsen mengangkat wajahnya, matanya melihat mobil di belakang Leya.

“Mama, mobil siapa itu?“

Leya berdiri kembali sambil menggenggam tangan anaknya. “Teman Mama.“

Sementara itu Arkana berjalan mendekat, tatapannya berhenti pada mobil Kaisar yang masih terparkir. Lalu ia menatap tajam ke arah Kaisar yang duduk di dalam mobilnya.

“Leya, kau baru pulang?“

“Ada apa kau datang kesini?“ tanya Leya tajam.

Arkana menarik nafas pelan, dagunya mengarah ke mobil Kaisar. “Siapa dia?“

“Hanya rekan latihan di akademi,“ jawab Leya.

Arkana tersenyum tipis, tapi senyumannya itu tidak terlihat hangat. “Rekan latihan, tapi sampai mengantarmu pulang?“

Saat itu lah Kaisar membuka pintu mobil dan keluar. Ia menatap Leya, lalu mengangguk singkat pada wanita itu. “Aku pergi.“

“Sekali lagi, terima kasih sudah mengantar.“ Leya membalas.

Kaisar sama sekali tak menanggapi Arkana, dia bahkan tidak melirik pria itu seolah Arkana tak ada artinya. Tanpa berkata apapun lagi, Kaisar masuk kembali ke mobilnya. Tak lama, mobil itu keluar dari halaman rumah.

“Arsen, sini Nak. Nenek bikin puding mangga kesukaan Arsen,“ panggil Ibu Leya.

Wanita itu sengaja mengajak cucunya masuk, ia tahu Leya dan Arkana perlu bicara dan ia tak ingin Arsen mendengar pertengkaran orang tuanya.

Dengan wajah ceria, anak itu berlari ke arah neneknya. Setelah mereka masuk ke dalam rumah, Leya kembali menatap Arkana.

“Aku tanya sekali lagi, ada apa kau datang kesini? Jangan bilang kau ingin bertemu Arsen. Kau pasti ingat, beberapa bulan terakhir bukan hanya sikapmu padaku yang berubah. Tapi juga... sikapmu berubah pada anakmu.“

“Maksudmu... aku tak perduli pada anakku sendiri? Kau jangan mengada-ada hanya karena ingin menyalahkanku!“ Arkana emosi.

Leya tersenyum tipis, “Kau masih ingat dua minggu lalu? Aku meneleponmu dan bilang Arsen demam tinggi. Dan aku... memintamu datang ke rumah sakit. Tapi apa yang terjadi? Arsen dirawat selama dua hari, kau bahkan tak pernah datang!“

“Leya, aku sudah bilang... jadwal penerbanganku waktu itu penuh. Kau—“

Leya terkekeh geli, senyumannya berubah mengejek. “Aku sudah tahu jadwalmu tak sesibuk yang kau bilang. Tapi waktu itu aku masih mencoba berpikir positif tentangmu. Aku pikir kau lelah, dan butuh istirahat. Aku juga berpikir... setelah Arsen pulang dari rumah sakit, kau akan memeluknya dan meminta maaf. Tapi nyatanya saat akhirnya kau pulang, kau hanya menanyakan keadaan anakmu seperti menanyakan cuaca. Tak ada kepedulian sedikitpun! Jadi jangan bicara seolah kau ayah yang penuh perhatian, karena sudah lama kau kehilangan hak itu.“

Wajah Arkana mengeras, ia tahu ucapan Leya tidak sepenuhnya salah. Beberapa waktu terakhir ia terlalu sibuk dengan perselingkuhannya bersama pramugari muda. Hidupnya terasa lebih bebas tanpa Leya dan Arsen. Namun tetap saja, Arsen adalah anaknya.

“Leya, jangan pernah berpikir kau bisa memisahkanku dari anakku sendiri!“ bentak Arkana.

“Pengadilan yang akan memutuskan,“ jawab Leya tanpa sedikitpun terpengaruh.

Arkana terdiam sejenak, ia menarik nafas dalam-dalam lalu terkekeh pelan. “Jangan sok suci, Leya. Kau juga tak sebersih itu! Kau juga cepat sekali punya pria baru, padahal kita masih suami istri.“

Leya paham maksud perkataan Arkana, tapi ia justru menyeringai.

“Lucu sekali, pria yang sibuk dengan wanita lain masih sempat mengomentari hidupku. Sepertinya urat malumu sudah putus. Kau pelakunya, kau mengkhianatiku. Kau lah yang menghancurkan pernikahan ini, tapi kau malah menuduhku!“

Rahang Arkana mengeras. “Leya!“

“Pergi! Urus saja selingkuhan mu itu! Dan jangan lupa... datang ke persidangan.“

Leya membalikkan tubuh untuk pergi, tapi Arkana menahan lengan wanita itu. “Aku datang kesini untuk bicara, Leya. Kenapa kau harus membuatnya rumit?“

“Tak ada yang perlu dibicarakan lagi diantara kita selain perceraian! Faktanya... kau suami yang gagal, dan ayah yang gagal juga!“ Ucap Leya tegas.

“Jaga ucapanmu! Aku masih suamimu! Sekarang juga cabut gugatan cerai itu!“ bentak Arkana.

Leya menyentak lengannya dari genggaman Arkana dengan gerakan tajam, jari pria itu terlepas begitu saja. Lalu...

Plak!

Suara tamparan menggema di udara, kepala Arkana terhuyung ke samping. Rahangnya menegang menahan rasa perih yang menjalar di pipinya. Beberapa detik ia hanya terdiam, seolah tak percaya dengan apa yang baru saja terjadi.

Sementara Leya berdiri tegak, tatapannya dingin dengan nafas yang naik turun. Sorot matanya sama sekali tak menunjukkan penyesalan, ia terlihat benar-benar muak.

Leya menurunkan tangannya perlahan, tatapannya semakin dingin. “Suami? Saat kau selingkuh, apa kau ingat kalau kau suamiku? Jadi jangan pernah memanggil dirimu suamiku lagi, kau tak pantas!“

Arkana perlahan menoleh kembali, dia benar-benar terkejut Leya berani menamparnya. Wanita yang begitu mencintainya, berani memukulnya. Matanya dipenuhi amarah. “Kau berani menamparku?!“

“Apa kau ingin aku mengulanginya lagi?“ Leya mengangkat aslinya.

Arkana mengepalkan tangan, “Leya—“

“Kau datang untuk memintaku mencabut gugatan cerai, tapi untuk apa aku mempertahankan hubungan yang sudah hancur?! Kau sendiri yang menghancurkannya!“ Leya menyilangkan tangan di depan dada. “Jadi katakan, apa sebenarnya yang ingin kau pertahankan?“

Arkana tak menjawab.

“Hanya untuk egomu? Karena aku yang menggugat cerai?“ Cecar Leya.

Rahang Arkan mengeras. “Kau terlalu memberontak.“

“Memberontak katamu? Aku hanya berhenti jadi istri bodoh! Aku berhenti jadi wanita yang terus mencintaimu, karena selama ini... aku malah melupakan diriku sendiri.“

Leya menarik nafas dalam-dalam sebelum melanjutkan. “Demi merawatmu, aku berhenti dari karierku. Aku mengurus rumah, mengurus semua tentangmu. Sampai aku lupa mengurus diriku sendiri. Tapi kau? Kau menghina penampilanku, dan mengatakan jika selama ini kau tak pernah mencintaiku. Kau bahkan bilang, hanya memanfaatkanku untuk mendapatkan kursi kapten yang seharusnya jadi milikku! Karena sejak awal, kuota kapten itu hanya satu, dan itu untukku.“

Lalu tatapan Leya menajam, ia mengangkat dagunya. “Kau juga takut aku kembali terbang, karena kau merasa rendah diri. Jadi kau menutupinya dengan mengatakan aku jelek, hanya untuk memupuk kepercayaan dirimu sendiri. Bukankah begitu?

Arkana terbungkam, karena yang dikatakan oleh Leya adalah benar.

Angin sore berhembus pelan.

“Gugatan cerai itu tak akan aku cabut! Jangan datang kesini lagi jika hanya untuk membuat keributan.“ Leya berhenti sejenak, lalu menambahkan dengan suara rendah. “Kecuali kalau kau memang ingin bercerai dengan damai.“

Arkana menggertakkan giginya, “Dunia penerbangan itu sulit, sekarang kau tak akan mampu. Dan kalau aku mau... aku akan buat hidupmu disana terasa sulit.“

Ancaman Arkana hanya membuat Leya terkekeh geli. “Kalau itu membuatmu merasa hebat, silahkan persulit aku.“

Rahang Arkana semakin mengeras, bahkan matanya memerah.

“Sekarang pergi!“ usir Leya, tanpa menunggu ia melangkah ke dalam rumah dan menutup pintu dengan keras.

Arkana masih berdiri mematung di halaman, pipi kirinya terasa panas akibat tamparan. Namun yang lebih membuatnya nyeri, tatapan Leya seperti seseorang yang benar-benar sudah berhenti mencintainya.

1
Miss Typo
bab ini penuh air mataku 😭
seperti Bagas, Rudi akhirnya sadar juga dan menyerahkan diri ke polisi.

ngomong² bukannya Arsen manggil Kaisar ayah ya bukan papa, apa aku lupa 🫢
Wanita Tangguh🧩🌠: Awalnya Om Kai, trus pas Leya sama Kaisar mau nikah... Arkana datang, nah dia denger kalau Arsen manggil Papa ke Kaisar dan dia sedih waktu itu anaknya manggil Papa ke pria lain. Tapi lupa bab berapa ya, kwkw. Entar ganti Arkana Ayah, Farah Bunda aja biar gak saru manggil Papa nya🤣
total 1 replies
gina altira
Rudi akhirnya sadar
Wanita Tangguh🧩🌠: Iya dikasih kesempatan semua penjahatnya kecuali Shanaz, tapi di akhir mungkin bisa tobat dia🤭
total 1 replies
Tiara Bella
sedih ko banyak bawangnya sh Thor....
Wanita Tangguh🧩🌠: Nulisnya agak melow jg aku nih kak, gak punya sejak aku 2thn aku udh yatim jadi kalau perihal ayah sebenarnya aku suka iri dan pengennya happy aja♥️
total 1 replies
gina altira
Rudi sudah cukup,, jgn bikin kesalahan lagi. lagian Arkana ga balikan lg sama Shanaz
Miss Typo
semoga Arsen gak di apa²in
bsjelfjbrndsabdvr
waduhh kok makin seru ya🤣🤣
tutiana
syukurlah tasya sudah bersiap
Rini Hasmira
luar biasa thor ♥️♥️♥️♥️
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
Muft Smoker
bnr2 harus di basmiii nih si rudiii ,, 🤨🤨🤨
Muft Smoker
si viola cocok smaa si shanaz ,,
cocook tu dy klo duet bareng di satu punggung ,,
yg satuu si penampung tamparan ,,
yg satuu si penampung dendam🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣
Priskha
waduh blm jd istrinya aja si Viola sdh posesif banget, bsk klau sdh nikah bs2 di rantai tuch si Rafi di kmr trs ndak blh keluar 🤣🤣🤣
Shee_👚
Alhamdulillah setidaknya Arsen bisa kenal bapak kandungnya nanti
Shee_👚
nah kan jadi gak bertanya2 kenama arsen
𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽᴛ⑅⃝ˢ🐈
waduh arsen betulan di culik
dan ini kok tau dr mana ya klo oada liburan wis angel2
𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽᴛ⑅⃝ˢ🐈
vioal dar dlu g berubah dr dendam sama leya akbirnya sm orang yg blm tentu betul yg di sangka
rasa suka tp tidak menganggu hubungan kan ini mah nnti mlh kandas kapoktp syukurlah kandas dr pada di teusin mlh bikin mslh terus
Tiara Bella
kasian Arsen ...
𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽᴛ⑅⃝ˢ🐈
lho apa ini knp mlah kikan ngamuk
Ariany Sudjana
semoga Arsen bisa diselamatkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!