NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Kaisar Multisemesta

Reinkarnasi Kaisar Multisemesta

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Perjodohan / Mengubah Takdir
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Kairon04

"Di puncak tertinggi multisemesta, aku adalah hukum. Namun di dunia ini, kalian memperlakukanku seperti sampah?"

Shen Long telah mencapai segalanya. Sebagai penguasa mutlak multisemesta, tidak ada lagi puncak yang bisa ia daki, tidak ada lagi musuh yang bisa menantangnya. Di tengah kebosanan abadi yang menjemukan, ia memutuskan untuk melakukan tindakan gila: membuang takhta keabadian dan melompat ke dalam siklus reinkarnasi.

Namun, takdir seolah sedang bercanda.

Ia terbangun di tubuh seorang tentara muda berwajah pucat dengan nama yang sama, Shen Long. Bukannya mewarisi kejayaan, tubuh barunya ini justru sedang sekarat di sudut kamp pelatihan militer, babak belur akibat perundungan kejam dari para seniornya.

Saat ingatan sang Penguasa Multisemesta bangkit, roda takdir berputar balik. Dari seorang prajurit yang ditindas, Shen Long siap merangkak naik, menghancurkan konspirasi, dan menunjukkan pada dunia apa artinya kemurkaan seorang Dewa!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kairon04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22

Bab 22: Kemurkaan Utusan Alam Atas dan Tamparan Melintasi Dimensi

Kepulan kabut darah yang tipis dan berbau anyir perlahan-lahan melayang di atas lantai marmer merah darah Alun-Alun Gerbang Zhuque, menciptakan pemandangan yang seolah-olah ditarik langsung dari dasar neraka paling dalam. Jasad tiga Utusan Pelindung dari Alam Atas—Yuan Shuo, Xie Ling, dan Yuan Dong—terkapar kaku dalam kondisi yang sepenuhnya menghancurkan seluruh batas logika kewarasan makhluk hidup di dunia fana ini. Senjata-senjata pedang panjang perunggu kuno mereka yang membawa hukum pemusnahan dimensi kini telah berubah menjadi serpihan debu besi yang tidak berharga, berserakan di sekeliling genangan darah kental hitam mereka sendiri.

Tiga master yang telah menghabiskan waktu ratusan tahun di Alam Atas untuk menempa kesadaran jiwa mereka hingga mencapai puncak ranah Pembentukan Jiwa, kini telah dihapus secara total dari sejarah peradaban oleh gerakan satu tamparan tangan kosong yang sangat santai dari Shen Long. Kematian mereka yang begitu instan dan mutlak menegaskan satu kebenaran yang tidak bisa diganggu gugat: di hadapan esensi jiwa sang Penguasa Multisemesta, seluruh hierarki kekuatan dunia rendah tidak lebih dari sekadar tumpukan debu rapuh yang menanti untuk disapu bersih. Keberadaan ketiga utusan pelindung tersebut telah diselesaikan secara detail, meninggalkan puing-puing istana suci kekaisaran dalam keadaan sunyi mencekam seumur hidup mereka yang telah musnah.

Di dekat jip militer lapis baja hitam nomor satu yang bodi mobilnya telah dipenuhi retakan halus berbentuk jaring laba-laba, Sun Mo berdiri membeku dengan sepasang mata yang melotot keluar tanpa berkedip sedikit pun. Seluruh jaringan saraf di tubuh manusianya terasa kaku, seolah-olah ia baru saja dijatuhkan ke dalam kolam es abadi yang membekukan aliran darahnya. Napasnya memuru sangat cepat, menahan rasa syok mental yang luar biasa dahsyat melihat bagaimana tiga dewa dari alam atas ditumbangkan seperti tumpukan lalat busuk dalam waktu kurang dari satu milidetik fana. Rasa hormat dan kepatuhannya kepada Shen Long kini telah melebur menjadi bentuk pemujaan suci yang mutlak; ia tahu bahwa pemuda jubah hijau militer sederhana di depannya ini adalah penguasa takdir sejati yang tidak terikat oleh aturan bumi mana pun.

Shen Long berdiri dengan tegak di tengah kawah retakan marmer, perlahan menarik kembali tangan kirinya yang seputih giok sebelum memasukkannya kembali ke dalam saku jubah militernya dengan ketenangan yang menakutkan. Tidak ada setitik pun noda darah, abu besi, atau energi residu yang menempel pada permukaan kulit pualamnya. Sepasang matanya yang hitam, sedalam lautan multisemesta abadi, perlahan mendongak ke atas langit, mengunci pandangan dinginnya langsung ke arah sosok High Emissary Agung Xie Xuan yang masih melayang di bawah celah dimensi yang robek.

Di atas langit, seluruh keangkuhan dan kewibawaan mutlak dewa yang sebelumnya menyelimuti tubuh tua Xie Xuan kini telah runtuh dan hancur berkeping-keping menjadi abu ketakutan primal yang luar biasa liar. Sepasang matanya yang memancarkan kilatan aliran listrik ungu keemasan melotot lebar hingga pembuluh darah di sekitar pupilnya pecah, menatap jasad ketiga utusan kepercayaannya dengan seluruh tubuh yang gemetar hebat. Sebagai seorang master yang telah mencapai ranah Transformasi Dewa tingkat ketiga sejati, ia adalah penguasa tertinggi yang mengawasi puluhan dinasti fana di dunia rendah ini, namun ia belum pernah menyaksikan kualitas kekuatan fisik yang begitu bersih, masif, dan tidak masuk akal seperti yang dimiliki oleh pemuda di bawah sana.

"B-Bajingan kecil... Kau... Siapa kau sebenarnya?!" Xie Xuan meraung dengan suara yang pecah karena rasa takut dan amarah yang tak terbatas, getaran energinya membuat celah dimensi di sekeliling tubuh tuanya bergoyang tidak stabil. "Membantai tiga master puncak Pembentukan Jiwa hanya dengan satu gerakan tamparan tangan kosong... wadah fisikmu jelas-jelas hanya memancarkan fluktuasi ranah Inti Emas! Ini tidak logis! Kau pasti adalah iblis primordial dari dimensi tabu yang menggunakan teknik reinkarnasi terlarang untuk menipu hukum alam!"

Meskipun jiwanya dicekam oleh ketakutan yang amat sangat, posisi Xie Xuan sebagai utusan tertinggi dari Aliansi Suci Alam Atas membuatnya tidak memiliki pilihan untuk melarikan diri secara pengecut. Jika ia kembali ke dimensi atas dalam keadaan gagal melenyapkan ancaman berskala pemusnahan massal ini, Penguasa Aliansi Agung tidak akan pernah mengampuni seluruh garis keturunan klannya. Dengan kegilaan murni dari makhluk yang terdesak di ujung jurang kematian, Xie Xuan memutuskan untuk melepaskan seluruh sisa kekuatan hidupnya demi mengaktifkan teknik pemusnahan berskala dimensi tertinggi seumur hidupnya.

"Tidak peduli monster masa lalu macam apa eksistensimu sejati... hari ini, di bawah hukum langit tertinggi yang aku bawa dari alam atas, kau harus dihancurkan bersama dengan seluruh benua fana ini!" Xie Xuan berteriak histeris, wajah tuanya yang dipenuhi kerutan dalam berubah menjadi sangat gelap dan menyeramkan.

Xie Xuan mengangkat kedua tangan tuanya tinggi-tinggi ke arah celah dimensi, secara mutlak membakar seluruh sisa umur hidupnya dan memeras esensi energi di dalam inti dewa fana miliknya tanpa menyisakan apa pun. Seketika itu juga, aura energi spiritual berwarna ungu keemasan di sekeliling tubuh tuanya meledak sepenuhnya, memancar membentuk sebuah kubah energi raksasa setinggi ratusan meter yang menutupi seluruh pandangan langit metropolitan Ibu Kota Pusat secara sepihak.

*BOOMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM!*

Suara ledakan energi spiritual berskala dimensi meledak hebat di atas langit, menghancurkan seluruh lapisan awan hitam tebal dan menciptakan pusaran tornado energi raksasa yang berputar dengan kecepatan gila. Di dalam pusat pusaran tornado tersebut, seluruh aliran energi spiritual bumi yang tersisa dikombinasikan dengan energi hukum alam atas ditarik secara paksa, membentuk sebuah telapak tangan raksasa berwarna ungu keemasan dengan panjang mencapai ratusan meter yang melayang di udara, dilapisi oleh jalinan rantai petir penghancur yang memancarkan suara gemuruh memekakkan telinga—*Teknik Telapak Dewa Pemusnah Bidang Surgawi Purba*.

Aura destruktif berskala raksasa yang dipancarkan oleh jurus pamungkas tertinggi ranah Transformasi Dewa tingkat ketiga ini begitu masif hingga seluruh gedung pencakar langit baja di dalam radius beberapa kilometer di sekeliling kompleks istana mulai runtuh, hancur berkeping-keping menjadi abu beton halus karena tidak mampu menahan tekanan udara magnetik yang dihasilkan. Lantai marmer merah darah Alun-Alun Gerbang Zhuque seluas ratusan hektar amblas ke bawah sedalam dua meter secara merata, menciptakan sebuah kawah retakan raksasa yang menakutkan seolah-olah bumi sedang bersiap untuk terbelah menjadi dua bagian.

Sun Mo yang menyaksikan dari dalam kabin jip militer merasakan seluruh bodi mobil mulai terangkat dari atas tanah, tersedot oleh daya tarik magnetik dari telapak tangan raksasa di atas langit. Seluruh kesadaran manusianya berada di ambang pingsan mutlak akibat tekanan aura Xie Xuan yang merobek jalur jiwanya. Ia memejamkan matanya, menahan napasnya bersiap menyambut datangnya kehancuran mutlak atas seluruh eksistensinya.

Namun, di bawah naungan telapak tangan energi ungu keemasan raksasa setinggi ratusan meter yang siap meluncur turun menelan seluruh benua kota tersebut, Shen Long tetap berdiri di tengah kawah retakan dengan ketenangan yang membekukan seluruh hukum alam fana. Kedua tangannya kembali dimasukkan ke dalam saku jubah militernya yang hijau sederhana, dan ekspresi wajahnya yang tampan tidak menunjukkan setitik pun kepanikan atau ketakutan. Sepasang matanya yang hitam kini merefleksikan kilatan telapak tangan raksasa tersebut dengan pandangan yang sarat akan cemoohan dingin dan rasa bosan yang teramat sangat.

Bagi sang Penguasa Multisemesta yang di kehidupan masa lalunya pernah menghancurkan seluruh dimensi galaksi suci hanya dengan menggunakan satu helai pandangan matanya, perwujudan kekuatan hukum dari seorang pelayan ranah Transformasi Dewa tingkat ketiga bumi fana ini tidak lebih dari sekadar mainan anak kecil yang kotor, kasar, dan dipenuhi oleh ribuan lubang cacat struktural bawaan pada jalinan energinya.

"Memeras seluruh esensi inti dewa fanamu yang kotor hanya untuk menggerakkan seberkas telapak tangan energi kasar yang tidak memiliki pemahaman sedikit pun atas hukum ruang yang sejati... Xie Xuan, seluruh kesombongan alam atas yang kau banggakan seumur hidupmu benar-benar berakhir sebagai lelucon yang sangat membosankan di hadapan telapak tanganku," Shen Long berkata dengan nada suara yang sangat ringan, namun suaranya anehnya mampu meredam seluruh gemuruh suara petir sejauh puluhan kilometer secara sepihak di telinga Xie Xuan.

Di dalam dantiannya yang luas, sebutir *Inti Emas Primordial Mutlak* dari puncak tingkat kesembilan ranah Inti Emas yang baru saja disempurnakannya di ruang perbendaharaan tadi mulai berputar dengan kecepatan kosmis yang mutlak. Shen Long menyadari bahwa untuk menghancurkan seluruh telapak tangan raksasa berskala dimensi ini secara bersih tanpa merusak kendaraan militer di belakangnya, ia membutuhkan sedikit lompatan kuantitas wadah energinya secara internal demi mengimbangi tekanan energi ranah Transformasi Dewa.

Sambil bersila secara mental di dalam pusat jiwanya yang agung, Shen Long mengaktifkan *Teknik Pembalikan Kosmos Primordial* dengan intensitas penuh berskala maksimum. Ia membentuk sebuah pusaran daya sedot energi tak kasat mata di sekeliling tubuh pualamnya, secara paksa menarik seluruh bocoran energi hukum ungu keemasan yang memancar dari telapak tangan raksasa di atas langit sebelum serangan tersebut meluncur turun menyentuh tanah.

*WUSH... WUSH... WUSH...*

Aliran esensi energi hukum alam atas berskala raksasa yang sangat pekat dan melimpah tersebut disedot masuk secara paksa melintasi titik-titik akupunktur di seluruh permukaan kulit tubuh Shen Long, dialirkan langsung menuju lautan dantian emasnya yang luas. Di bawah pengaruh hukum pembalikan kosmos sejati, seluruh elemen kotor, residu polusi industri bumi, dan sisa emosi kemarahan dari energi fana tersebut dibakar habis tanpa sisa dalam waktu satu kedipan mata, menyisakan cairan esensi emas murni yang mendidih dan mengalir deras memperluas kapasitas tampung jaringan meridian utamanya dengan kecepatan yang melampaui seluruh batas kewarasan manusia sejati.

*KLEK! KLEK! KLEK!*

Suara transformasi internal dari dalam struktur tulang pualam yang semakin padat dan kokoh kembali terdengar dari dalam tubuh Shen Long dengan ritme yang menakutkan seperti dentuman guntur dewa kuno di masa primordial peradaban. Di dalam dantian perutnya, sebutir *Inti Emas Primordial Mutlak* miliknya mulai memunculkan retakan-retakan cahaya keemasan yang sangat terang, sebelum akhirnya meledak membentuk sesosok bayi kecil sewarna emas murni yang duduk bersila di pusat energinya—ia sedang melahirkan *Jiwa Baru Primordial Surgawi* sejati (*Heavenly Primordial Nascent Soul*).

Tingkat pertama ranah Jiwa Baru (*Nascent Soul First Stage*)...

Tingkat ketiga ranah Jiwa Baru...

Tingkat kelima ranah Jiwa Baru...

Puncak tingkat kesembilan ranah Jiwa Baru sejati!

Hanya dalam waktu beberapa milidetik sebelum telapak tangan raksasa Xie Xuan menyentuh rambut hitamnya, basis kultivasi Shen Long telah berhasil meloncat sembilan tingkat kecil berturut-turut di tengah pertempuran dimensi ini, mencapai puncak tingkat kesembilan ranah Jiwa Baru dengan fondasi yang ribuan kali lebih murni dan padat daripada seluruh standar penguasa ranah Transformasi Dewa sejati di dunia fana bumi ini. Kulit tubuhnya kini memancarkan kilau emas suci yang sangat tebal, memancarkan aura keagungan tirani mutlak yang mampu membalikkan seluruh hukum elemen energi alam secara sepihak tanpa batas.

"Teknik Telapak Dewa Pemusnah Bidang Surgawi! Hancurlah kau menjadi debu sejarah bersama seluruh dunia fana ini, bajingan cilik!" High Emissary Xie Xuan meraung histeris dengan kegilaan mutlak dari atas langit, mengayunkan kedua tangannya ke bawah dengan kekuatan penuh.

*BUMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM!*

Seketika itu juga, telapak tangan raksasa berwarna ungu keemasan sepanjang ratusan meter di atas langit meluncur turun menembus lapisan udara dengan kecepatan yang melampaui kecepatan suara sejati hingga belasan kali lipat, membawa seluruh kekuatan pemusnahan massal dari alam atas langsung menuju ke arah posisi tempat Shen Long berdiri. Serangan ini memiliki daya ledak berskala dimensi yang siap menghapus seluruh eksistensi metropolitan ini menjadi kawah mati dalam hitungan detik.

Tepat pada momen yang sangat krusial, dramatis, dan mencapai puncaknya tersebut, tangan kanan Shen Long perlahan bergerak keluar dari saku jubah militernya dengan kecepatan hukum kosmis yang tidak terhindarkan oleh seluruh persepsi mata makhluk hidup sejati. Ia tidak membentuk jaring pelindung atau menggunakan senjata spiritual apa pun; ia hanya membentuk telapak tangan terbuka lebar, dilapisi oleh seluruh gelombang esensi cairan emas murni dari puncak tingkat kesembilan ranah Jiwa Baru miliknya yang baru saja terbentuk sempurna dengan kualitas yang sangat suci.

Shen Long mengayunkan tangan kanannya dari bawah ke atas dalam sebuah gerakan tamparan telapak tangan terbuka yang sangat luas, menyambut hantaman telapak tangan raksasa berwarna ungu keemasan sepanjang ratusan meter milik High Emissary Xie Xuan secara langsung dengan tangan kosong.

*PLAAAAAAAALAK!*

Suara tamparan keras itu terdengar jauh lebih dahsyat dari seluruh letupan bom nuklir terbesar yang pernah diciptakan oleh sejarah peradaban manusia fana bumi, menggema kuat membelah seluruh langit metropolitan hingga merobek batas dimensi luar secara mutlak. Sebuah gelombang kejut telapak tangan keemasan raksasa dengan diameter mencapai ratusan meter meledak keluar dari tangan kanan Shen Long, meluncur naik ke langit dengan kekuatan hukum pembalikan kosmos sejati.

*BUMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM!*

Benturan energi berskala raksasa meledak hebat di atas langit Gerbang Zhuque. Gelombang kejut tamparan emas murni milik Shen Long menghantam telapak tangan raksasa berwarna ungu keemasan sepanjang ratusan meter milik High Emissary Xie Xuan secara telak di udara.

Tanpa ada penundaan, perlawanan, atau jeda waktu pertarungan sedikit pun, seluruh telapak tangan raksasa berskala dimensi yang dikumpulkan dari esensi kekuatan ranah Transformasi Dewa tingkat ketiga milik Xie Xuan langsung hancur berkeping-keping menjadi jutaan serpihan bintik cahaya keemasan yang padam di udara dalam waktu kurang dari satu milidetik fana! Senjata hukum pemusnahan tertinggi kebanggaan aliansi suci alam atas itu hancur seperti lapisan kaca tipis yang dihantam palu godam raksasa kosmis.

Tidak hanya itu, kekuatan tamparan emas murni Shen Long terus melaju ke depan tanpa kehilangan energinya sedikit pun, menghasilkan efek gelombang kejut transversal berskala raksasa yang menyapu ke atas, langsung menghantam celah dimensi yang robek beserta seluruh tubuh tua High Emissary Xie Xuan yang melayang di udara secara bersamaan.

*PLAAAAAAAALAK!*

Suara tamparan keras itu membelah seluruh sisa awan badai di atas langit Dataran Tinggi metropolitan dengan gema suara yang sangat nyaring, memotong seluruh aliran listrik dimensi secara sepihak. Kekuatan destruktif dari esensi cairan emas murni tingkat kesembilan ranah Jiwa Baru milik Shen Long mendarat dengan telak tepat di pipi kanan wajah tua High Emissary Agung tersebut.

*KRAKKKKKKKKKK! BYARR!*

Suara hancurnya seluruh struktur tengkorak, rahang, pelipis, dan seluruh jaringan tulang kepala Xie Xuan terdengar sangat renyah dan mengerikan di udara yang sunyi. Kekuatan tamparan tersebut meluncur masuk ke dalam perut bagian bawahnya, menghantam langsung sebutir inti dewa fana berwarna ungu keemasan yang berputar di dalam dantiannya hingga inti dewa tersebut meledak berkeping-keping menjadi abu energi kosong, memusnahkan seluruh jaringan meridian utama, wadah spiritual, dan jiwanya secara mutlak dari dalam tubuh fananya dalam waktu satu helaan napas.

Tubuh tua High Emissary Xie Xuan terlempar secara horizontal di udara seperti peluru kendali supersonik yang kehilangan kendali, meluncur sejauh lebih dari seratus meter membelah ruang udara celah dimensi, sebelum akhirnya tubuh tuanya menghantam reruntuhan dinding istana suci utama di bagian belakang halaman alun-alun dengan sangat keras hingga dinding batu giok dewa seberat puluhan ribu ton itu runtuh total dan menimbun jasadnya di bawah puing-puing bangunan.

*BOOMMMMMMM!*

Jasad Xie Xuan tertimbun di bawah puing-puing istana dalam kondisi yang benar-benar menghancurkan seluruh sisa kewarasan manusia yang menyaksikannya. Seluruh wajah bagian kanannya telah rata sepenuhnya, hancur menjadi bubuk tulang halus yang bercampur dengan darah kental hitam, jaringan otak yang rusak parah, dan sisa-sisa pecahan inti dewanya yang menguap menjadi asap dingin ditiup angin sore. High Emissary Agung Xie Xuan, penguasa tertinggi dari Aliansi Suci Alam Atas di ranah Transformasi Dewa tingkat ketiga sejati, telah tewas seketika di tempat hanya karena satu tamparan santai dari tangan kanan Shen Long—sebuah kematian yang mutlak dan penjelasan yang sangat detail mengenai akhir dari eksistensi sang penguasa dimensi atas tersebut di dalam wilayah dunia fana ini. Keberadaannya telah dihapus secara total dari panggung kehidupan fana bumi.

Hanya dalam waktu satu gerakan tamparan tunggal berskala raksasa di sore hari ini, seluruh utusan tertinggi alam atas telah disapu bersih secara mutlak dari sejarah dunia fana. Tiga master Pembentukan Jiwa tingkat puncak bersama dengan sang High Emissary ranah Transformasi Dewa telah dibantai habis hingga tewas mengenaskan di bawah reruntuhan istana kekaisaran oleh telapak tangan seorang pemuda tunggal.

Alun-Alun Gerbang Zhuque yang luas kini telah berubah menjadi sebuah kawah abu beton raksasa yang menyedihkan, dipenuhi oleh sisa-sisa energi petir yang perlahan-lahan luruh ditiup angin sore yang kini telah kembali menjadi sangat tenang.

Shen Long berdiri tegak di tengah-tengah kehancuran berskala raksasa tersebut dengan jubah militer hijau yang bersih sempurna tanpa setitik debu atau noda darah pun menempel di kulit pualamnya. Ia menarik kembali tangan kanannya, mengeluarkan selembar saputangan putih yang baru dari saku jubah militernya untuk mengusap setitik noda abu dari ujung jarinya dengan ketenangan yang menakutkan, lalu membuang saputangan tersebut ke atas tanah marmer yang kotor bercampur darah.

Otoritas tertinggi dari Aliansi Suci Alam Atas yang mengawasi seluruh dinasti kekaisaran dunia rendah telah dihancurkan sepenuhnya oleh telapak tangan sang Penguasa Multisemesta. Sisa-sisa sepuluh ribu prajurit pengawal dalam yang masih hidup di atas tanah memandang sosok Shen Long dengan tatapan mata yang dipenuhi oleh pemujaan mutlak seolah-olah sedang menatap sesosok Dewa Pencipta sejati yang baru saja turun ke bumi fana untuk menegakkan hukum kematian absolutnya.

Shen Long membalikkan tubuhnya dengan sangat anggun, melangkah kembali menuju pintu belakang jip militer lapis baja hitam nomor satu yang dikemudikan oleh Sun Mo dengan langkah kaki yang tenang dan stabil.

Tepat ketika kakinya baru saja melangkah mendekati pintu mobil, sebuah getaran energi spiritual berwarna ungu tua yang jauh lebih masif dan menakutkan tiba-tiba muncul dari dalam celah dimensi langit yang robek di atas alun-alun—itu adalah tanda bahwa hancurnya inti dewa milik Xie Xuan telah memicu pengaktifan segel hukum tertinggi di markas pusat Aliansi Suci Alam Atas. Celah dimensi raksasa tersebut tidak menutup, melainkan melebar membentuk sebuah pusaran lubang hitam kosmis berdiameter ratusan meter yang memancarkan gelombang cahaya energi hitam pekat yang sangat tebal.

Dari dalam pusaran lubang hitam kosmis tersebut, perlahan-lahan meledak melepaskan proyeksi suara spiritual darurat jarak jauh tingkat antar-dimensi berskala raksasa, membentuk proyeksi energi holografik vertikal setinggi puluhan meter yang menggantung di atas langit seluruh wilayah metropolitan Ibu Kota Pusat.

Di dalam proyeksi energi raksasa tersebut, terlihat sesosok pria paruh baya bertubuh tegap yang mengenakan jubah perang kekaisaran dewa berwarna hitam emas murni dengan mahkota dewa bertahtakan sembilan mutiara kosmis di kepalanya—**Xie Cangqiong**, Lord Emperor Agung sekaligus penguasa tertinggi yang mengendalikan seluruh Aliansi Suci Alam Atas sejati, yang basis kultivasinya telah lama melampaui seluruh tingkatan ranah Transformasi Dewa fana bumi dan berada di **ranah Ascendant sejati** (*Ascendant Realm / Ranah Kenaikan Dewa Purba*)! Pria paruh baya ini memiliki wajah yang sangat dingin bagaikan hukum langit sejati, dan sepasang matanya memancarkan kilatan aura galaksi berputar yang sangat masif hingga mampu membuat seluruh struktur ruang di sekeliling wilayah kekaisaran fana bergetar hebat.

"Pemberontak kecil bernama Shen Long!!! Aku telah menyaksikan seluruh pembantaian yang kau lakukan terhadap High Emissary Xie Xuan dan tiga utusan pelindungku melalui cermin pemantau hukum antar-dimensi!" Xie Cangqiong berkata melalui proyeksi energi raksasa langit, suaranya yang menggelegar mengandung getaran energi ranah Ascendant yang sangat berat hingga membuat seluruh sisa bangunan pencakar langit baja di wilayah Ibu Kota Pusat runtuh total dan hancur menjadi abu tanah dalam sekejap mata. "Tindakanmu adalah kejahatan tabu tertinggi yang merusak seluruh tatanan hukum keseimbangan dimensi kekaisaran kami! Hari ini, aku sendiri yang akan mengeluarkan *Dekrit Perburuan Lintas Dimensi* dari markas pusat aliansi suci! Aku akan memimpin sepuluh ribu pasukan elit ksatria dewa dari alam atas bersama dengan lima penguasa ranah Transformasi Dewa tingkat puncak untuk turun melintasi celah langit ini dalam waktu satu jam! Aku akan meratakan seluruh benua fana tempatmu berada, mengekstrak seluruh esensi jiwamu secara paksa, dan menyiksanya di dalam tungku pemusnahan jiwa kosmis selama seratus ribu tahun seumur hidupmu!"

Mendengar ancaman raksasa dari proyeksi Lord Emperor Xie Cangqiong yang membawa seluruh armada ksatria dewa alam atas berskala masif dan para penguasa ranah tertinggi dari markas pusat aliansi, Shen Long tidak menunjukkan kepanikan, ketakutan, atau keraguan sedikit pun di wajah tampannya. Sebaliknya, sepasang pupil matanya merefleksikan proyeksi galaksi berputar di atas langit, dan sebuah senyuman tipis penuh misteri serta gairah pertempuran dingin yang mulai membumbung tinggi dari lubuk jiwanya yang paling dalam, perlahan mengembang di sudut bibirnya yang seputih giok.

"Lord Emperor dari Aliansi Suci Alam Atas... ranah Ascendant, sepuluh ribu ksatria dewa, dan lima penguasa ranah transformasi dewa tingkat puncak," Shen Long bergumam dengan nada suara yang dipenuhi oleh ketenangan mutlak dari penguasa tertinggi yang akhirnya melihat panggung hiburan fana di dunia rendah ini menjadi jauh lebih meriah, menantang, dan sangat layak untuk dilemparkan ke dalam amukan telapak tanganku berikutnya. "Kalian mengumpulkan seluruh kekuatan terkuat di alam atas hanya untuk datang bersujud dan mengantarkan sisa leher kalian di hadapan keputusan hukumku? Sangat bagus... mari kita lihat apakah pasukan ksatria dewamu ini memiliki kekuatan yang cukup untuk sekadar menahan satu ayunan gerakan tamran telapak tanganku di atas langit perbatasan dimensi kalian nanti."

Shen Long mengencangkan genggaman tangannya pada pintu jip militer lapis baja hitam nomor satu, melangkah masuk ke dalam kabin kendaraan bersama Sun Mo dengan ketenangan yang menakutkan. Ia siap untuk mengarahkan kendaraan bergerak melintasi sisa kawah abu marmer istana, menuju langsung ke arah titik simpul energi utama bawah tanah gerbang langit demi menyambut kedatangan badai pertempuran berskala antar-dimensi raksasa berikutnya yang akan menjungkirbalikkan seluruh tatanan kekuasaan tertinggi di dunia kultivasi tersembunyi tanpa ada satu pun kekuatan fana manusia bumi yang mampu menahan laju amukan mutlak dari telapak tangan sang Penguasa Multisemesta.

1
Nanik S
Hadir
Kairon: Terima kasih sudah singgah kak😍🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!