NovelToon NovelToon
NICKTAN: Si Pembalap Dingin

NICKTAN: Si Pembalap Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Action
Popularitas:69.3k
Nilai: 5
Nama Author: Andara Wulan

"Jangan deket-deket gue! Inget, jarak lo satu meter." — Nicktan Megantara.

Nicktan adalah pembalap GT3 yang perfeksionis. Hidupnya diatur dengan ketat oleh ayahnya, Azeus, demi menjaga kondisi jantungnya yang sensitif. Segala bentuk "debaran emosional" adalah terlarang.
Lalu hadirlah Elea. Gadis agresif yang tak kenal takut dan hobi memancing emosi Nick. Satu tahun mereka terpisah oleh benua dan ego, Nick berubah menjadi aktor dingin yang hampa. Namun malam itu, di tengah sunyinya Jakarta, Nicktan menemukan kembali mangsa lamanya.

Sebuah kisah tentang pengabdian, rahasia keluarga Megantara yang terkubur selama dua dekade, dan perjuangan seorang pria yang mencintai wanita hingga ke titik jantungnya berhenti berdetak.

Visualisasi Nicktan terinspirasi dari Wang Yibo, namun seluruh alur cerita dan pengembangan karakter adalah murni fiksi karya penulis.

#wangyibo

Novel ini adalah Season 2 dari novel "Owned By Azeus"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andara Wulan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. Menunggu Kabar Si Cewek Kopi

Matahari pagi menyengat aspal jalanan yang sepi. Elea Quenby, dengan sisa kelelahan yang masih menggelayuti pundaknya, memacu motor sport-nya dengan kecepatan sedang. Pikirannya melayang pada rencana untuk membolos pelajaran terakhir demi menemui Nick di sirkuit sore nanti.

Namun, nasib berkata lain. Di tengah jalan yang diapit ilalang, mesin motor gahar itu tiba tiba tersendat. Batuk-batuk, lalu mati total.

"Duh! Kenapa sih ini?!" gerutu Elea sembari menepi. Ia turun dan mencoba memutar kunci kontak berkali-kali. Nihil. Mesin itu tetap bungkam.

Elea menatap kabel-kabel rumit di balik fairing motornya dengan pandangan kosong. "Pengetahuan mesin gue nol besar, anjir!" maki Elea pada dirinya sendiri.

Kesal karena merasa dipermalukan oleh kendaraannya, Elea menendang ban motor itu dengan keras. "Aduh! Sialan! Sakit!" ringisnya sembari memegangi kaki yang berdenyut. "Ganteng doang nih motor, payah! Masa mogok di jam genting begini sih?!"

Elea menoleh ke kanan dan kiri, hanya ada aspal kosong. Ia membuka ponselnya. "Bengkel terdekat... enam ratus meter? Serius?!"

Dengan peluh yang mulai membasahi dahi, Elea terpaksa mendorong motor berat itu. Napasnya tersengal, dan saat ia melirik jam tangan, ia tahu ia sudah tamat untuk urusan sekolah.

"Bolos deh gue," gumamnya pasrah. Ia menyandarkan motornya di pinggir jalan sejenak, lalu menghubungi Riko.

"Halo, Rik? Motor gue mampus di jalan. Tolong kirimin nomer bengkel langganan yang bisa angkut motor sekarang!" seru Elea tanpa basa-basi saat telepon diangkat.

"Hah? Kok bisa? Lo di mana?" suara Riko terdengar panik diseberang.

"Udah nggak usah banyak tanya, cepetan!"

Baru pada pukul delapan pagi, mobil bak terbuka datang menjemput motornya. Mood Elea sudah hancur total. "Mending tidur kenyangin, mumpung Paman masih di luar kota," pikirnya sembari memesan taksi online untuk pulang.

Sesampainya di rumah, Elea langsung mengunci diri di kamar dan terlelap dengan sangat pulas. Namun, kedamaian itu hanya bertahan hingga jam dua belas siang.

BYURRR!

Elea tersentak bangun dengan napas tersedak. Air dingin membasahi wajah dan bantalnya. Ia membuka mata dengan panik dan melihat sosok Pamannya sudah berdiri di depan ranjang dengan wajah merah padam.

"Tidur melulu kerjaanmu! Kenapa jam segini ada di rumah?! Kenapa tidak sekolah?!" bentak sang Paman, suaranya menggelegar memenuhi kamar.

"Pa-Paman... motor Ele mogok tadi di jalan," jawab Elea gemetar, mencoba mengusap air dari matanya yang perih.

"Alasan! Kau malas! Kau mau jadi sampah masyarakat yang tidak punya otak, hah?!" sang Paman melempar ember kosong ke lantai hingga menimbulkan bunyi nyaring. "Belajar sekarang! Jangan keluar dari kamar ini sebelum kamu selesaikan semua soal latihan itu! Cepat!"

"Iya, Paman..." Elea menunduk dalam, hatinya mencelos. Harapan untuk bersantai sirna, digantikan dengan tumpukan kertas soal yang menyesakkan dada.

Sementara itu, di markas tim sirkuit, suasana jauh lebih sibuk. Nicktan Megantara duduk di atas ban cadangan yang menumpuk sembari terus memandangi ponselnya yang tetap bisu.

"Konsepnya masuk, Nick. Lihat, engagement kita naik drastis setelah bocoran foto kemarin," ucap Ardan sembari memperlihatkan tablet digitalnya. "Meskipun ya... komentarnya isinya gosip kita semua."

Nick hanya menatap layar itu dengan pandangan datar. "Terserah mereka mau ngomong apa. Yang penting motor gue beres buat kualifikasi."

"Dengerin gue nggak sih, Nick?" Ardan menyenggol bahunya. "Muka lo kayak ban pecah. Masih nungguin Elea? Dia nggak ada kabar dari pagi?"

Nick langsung membuang muka. "Mungkin dia lagi ujian. Gue nggak peduli."

"Halah, sok cuek. Tadi tiap sepuluh detik cek WhatsApp siapa?" ledek Ardan terkekeh. "Jangan galau gitu dong, nggak keren."

Nick hendak membalas ledekan Ardan, namun hidungnya mendadak menangkap aroma parfum menyengat yang sangat ia kenali.

"Nick! Sayang!"

Nick membeku. Belum sempat ia menghindar, Clarissa sudah muncul dan langsung menggaet lengan kanannya dengan sangat manja.

"Aku kangen banget sama kamu! Tahu nggak, foto kamu yang baru itu ganteng banget, tapi aku nggak suka ada Ardan di situ," cerocos Clarissa sembari mengeratkan pelukannya. "Harusnya itu kita berdua, Nick. Masa kamu lebih milih difoto sama asisten daripada sama aku?"

Nick berusaha menarik tangannya dengan kaku, namun Clarissa justru semakin menempel. "Lepasin, Clarissa. Gue lagi sibuk bahas data teknis," ucap Nick dengan nada yang sangat dingin.

"Sibuk apa sih? Istirahat dulu yuk, aku udah bawain makanan kesukaan kamu," goda Clarissa lagi, matanya mengerling nakal ke arah Ardan seolah mengusirnya.

Ardan hanya bisa menatap pemandangan itu dengan senyum kecut. "Sabar ya, Nick. Gue ke depan dulu deh, kayaknya suhu di sini mendadak naik."

"Jangan pergi, Dan!" sentak Nick, namun Ardan hanya melambaikan tangan dan melengos pergi.

Nick menghela napas panjang, menatap Clarissa dengan tatapan jijik yang tak disembunyikan. "Gue bilang lepasin ya lepasin. Jangan bikin gue kasar."

"Kok kamu gitu sih sama aku? Aku kan cuma mau perhatian sama kamu," rengek Clarissa tetap tidak mau lepas.

Dalam hati, Nick benar benar mengumpat. Ia merindukan gangguan cegil Elea. Meskipun Elea menyebalkan dan hobi menggodanya sampai salting, sentuhan Elea tidak pernah membuatnya merasa kotor dan risih seperti ini.

"Di mana sih dia..." bisik Nick dalam hati, mulai merasa gelisah

1
dhefinalesha
selalu menunggu 😍😍😍😍😍😍
AndaraWulan: semua terungkap besok, jangan lupa tinggalin jejak, bagikan ke temen kamu dong🤭
total 1 replies
hirka
ceritanya bagus
AndaraWulan: tinggalin jejak ya
total 2 replies
dhefinalesha
menunggu banget kelanjutannya nicktan Ama elea 😍😍😍😍😍😍
AndaraWulan: tinggalin jejak😭
total 2 replies
dhefinalesha
aku menangis sendirian cengeng banget iiihhh💪💪💪💪💪
AndaraWulan: masih ada momen lebih sedih, tunggu aja😭
total 1 replies
dhefinalesha
Ardan jg ganteng woyyy😍😍😍😍
AndaraWulan: iya dong🤭 gas terus, menunu konflik akhir ini
total 1 replies
dhefinalesha
jadi salting sendiri aku😍😍😍😍
AndaraWulan: nah gitu, pada komen biar Nicktan nya semangat🤣😍
total 1 replies
dhefinalesha
luar biasa aku Ter nicktan nicktan jadinya 😘😘😘😘😘😘
AndaraWulan: tinggalin jejak,, baca sampe akhir, menjelang tamat ini, share juga ya😍
total 1 replies
Sitinj23 Nj
jiwa" penasaran liat dari apk toktok
AndaraWulan: jangan lupa tinggalkan jejak😍
total 1 replies
Dara Mutya Mutya
ceritanya lucu enak di baca
AndaraWulan: jangan lupa tinggalkan jejak🤣
total 1 replies
Grace vianika Hasibuan
kak apdet
AndaraWulan: jangan lupa dukung dan tinggalin jejak biar semangat up nya😭
total 1 replies
Rosdianah 🌷
semangat ya Thor 💪🏼 Aku Nemu cerita mu dari Tiktok 🥰
AndaraWulan: jangan lupa tinggalkan jejak😍
total 1 replies
Grace vianika Hasibuan
kak buat ardan sama hana
AndaraWulan: mungkin nanti di bab bab lanjutan, menjelang season 3🤣
total 1 replies
Grace vianika Hasibuan
kak apdet
AndaraWulan: jangan lupa tinggalin jejak tiap bab nya, biar aku semangat😭
total 1 replies
Grace vianika Hasibuan
kak apdet lagi kak
AndaraWulan: tinggalin jejak makanya, biar semangat nulis😭
total 1 replies
Yuli Yulianti
abdet lagi dong ka,penasaran ini
AndaraWulan: tinggalkan jejak maka nya😭 biar semangat nulis😭
total 1 replies
Jhylara_Anfi
bagus gini kok sepi
AndaraWulan: udah beb😍
total 4 replies
Jhylara_Anfi
Hai kk aku mampir dari tiktok langsung kesini🤭😁jangan lupa mampir di cerita aku juga ya🙏
AndaraWulan: siappp,, nanti mampir😍
total 1 replies
Apis
Hai thor dari tiktok langsung tancap ke sini mudah"an ceritanya bagus ya
AndaraWulan: iya beb, buruan baca
total 3 replies
Ri Sa (Sa)
bpk ny keterlaluan si males gw kasian fl nya menderita mlu
AndaraWulan: tenangkan dirimu kak, kalo tentram terus kan gak seru gk ada konflik. Azeus tuh baik aslinya kok, tunggu bab selanjutnya ya,
total 1 replies
Smile Angel
Baru part 2 ceritanya ga membosankan lanjutin aah
AndaraWulan: Lanjutin sampe akhir dong, ada gambar² visual loh.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!