NovelToon NovelToon
Salah Meja Jadi Istri CEO

Salah Meja Jadi Istri CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Slice of Life / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Office Romance
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Aneska (25 tahun) berada dalam situasi darurat: menikah dalam seminggu atau dijodohkan dengan "om-om" pilihan Papanya yang bernama Argani Sebasta. Demi kebebasan, Aneska nekat mencari pacar sewaan lewat bantuan sahabatnya.
Namun, kecerobohan berbuah petaka—atau mungkin keberuntungan. Di sebuah kafe, Aneska salah mendatangi meja. Bukannya bertemu pria dari aplikasi kencan, ia justru mengajak kencan seorang pria asing yang tampak dewasa dan sangat tampan.
Aneska tidak tahu bahwa pria itu adalah Argani Sebasta, calon tunangan yang sangat ia hindari. Arga yang menyadari kesalahan Aneska justru merasa tertarik dan memilih menyamar menjadi "Gani" si pria biasa.
Permainan menjadi serius saat Arga tiba-tiba mengajukan syarat gila: "Jangan cuma pacaran, ayo langsung menikah saja."
Terdesak waktu dan terpesona pada ketampanan "Gani", Aneska setuju. Akankah Aneska tetap bahagia saat tahu bahwa suami yang ia pilih sendiri sebenarnya adalah pria yang paling ingin ia tolak sejak awal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22: Eksperimen Gila dan Gangguan di Paradise

​Suasana vila di Uluwatu itu kembali memanas begitu pintu kayu jati besar itu tertutup rapat. Aroma terapi sandalwood yang menenangkan sama sekali tidak mampu mendinginkan suasana hati Arga yang sudah "on" sejak di minimarket tadi.

​Arga meletakkan kantong belanjaan di atas meja dengan suara berdebam kecil, lalu ia berbalik, menatap Aneska yang sedang berdiri canggung sambil meremas ujung sundress-nya.

​"Jadi... mau mandi dulu, atau langsung ke menu utama, Nyonya Sebasta?" tanya Arga dengan suara serak yang penuh godaan. Matanya menatap kotak kecil bergerigi yang tadi ia beli, seolah-olah itu adalah harta karun paling berharga.

​Aneska menelan ludah. Rasa takut dan penasaran berperang di dalam dadanya. "M-mas Arga, lo beneran mau pake itu? Gue takut... gimana kalau rasanya kayak diamplas?"

​Arga tertawa rendah, ia melangkah mendekat dan mengurung Aneska di antara tubuhnya dan dinding. "Gue janji bakal pakai banyak lubricant, Nes. Gue nggak akan biarin lo luka. Gue cuma mau kita... sedikit bersenang-senang dengan cara baru."

​Aneska yang dasarnya memang keras kepala dan punya rasa ingin tahu yang tinggi, akhirnya mengangguk pelan. "Oke. Tapi kalau gue bilang berhenti, lo harus berhenti ya!"

​"Tergantung," sahut Arga sambil mencium leher Aneska dengan posesif. "Tergantung apakah lo bilang berhenti karena sakit, atau karena terlalu... enak."

​Baru saja Arga hendak menarik ritsleting gaun Aneska, tiba-tiba ponsel Aneska yang tergeletak di nakas berbunyi nyaring. Bukan sekadar nada dering biasa, tapi suara notifikasi Video Call dari Miska yang berulang-ulang.

​"Duh, siapa sih?! Ganggu aja!" umpat Arga, ia hendak mengabaikannya, tapi Aneska justru merasa ada yang tidak beres.

​"Bentar, Mas! Miska nggak pernah nelpon jam segini kalau nggak darurat!" Aneska meronta kecil, meraih ponselnya. Begitu layar menyala, wajah Miska yang panik dengan sisa-sisa masker di wajahnya muncul.

​"NES! ANES! LO LIAT BERITA NGGAK?! SI CLARA GILA!" teriak Miska lewat ponsel.

​Aneska mengernyit. "Clara? Kan dia udah ditangkep polisi?"

​"Justru itu! Dia bikin sensasi baru dari balik jeruji! Dia presscon lewat pengacaranya, katanya dia itu korban fitnah lo, Nes! Dia bilang lo itu 'pelakor' yang ngerebut Arga dari dia dengan cara kotor! Beritanya lagi viral, orang-orang mulai hujat lo lagi!"

​Aneska baru saja ingin membalas, namun tiba-tiba tangan besar Arga menyambar ponsel itu dari genggamannya. Arga menatap layar ponsel itu dengan tatapan dingin yang mematikan.

​"Miska, gue lagi bulan madu. Jangan ganggu bini gue dengan sampah kayak gitu. Urusan Clara sudah ada tim hukum gue yang beresin," ucap Arga tegas.

​"Tapi Pak CEO—"

​Klik.

​Arga mematikan sambungan, lalu tanpa perasaan, ia melemparkan ponsel Aneska ke arah sofa jauh di sudut ruangan. "Nggak ada HP, nggak ada Miska, nggak ada Clara. Malam ini cuma ada gue dan lo, Aneska."

​"Tapi Mas, si naga itu—"

​"Sshhh..." Arga membungkam bibir Aneska dengan ciuman panas yang menuntut. "Gue bilang jangan pedulikan dia. Gue udah ON banget, Nes. Jangan rusak suasana ini."

​Arga tidak memberikan celah sedikit pun bagi Aneska untuk protes. Ia langsung menggendong istrinya ke ranjang, membuka perlahan kotak "ajaib" yang tadi dibelinya. Aneska memejamkan mata rapat-rapat saat Arga mulai melakukan persiapannya.

​Begitu "eksperimen" itu dimulai, mata Aneska langsung membelalak lebar. "AAAKHHH! ARGA! APAAN TUH?! RASANYA ANEH BANGET!"

​Aneska menjerit, tubuhnya melengkung saat merasakan sensasi gerigi yang menggesek dinding-dinding sensitifnya. Itu bukan rasa sakit seperti semalam, tapi sebuah getaran aneh yang menjalar hingga ke ujung sarafnya.

​"Mas Arga... ampun! Ahh... geli banget! Stop! Geli, Mas!" Aneska meracau, tangannya mencengkeram sprei hingga kusut. Suaranya melengking memenuhi kamar villa.

​Arga yang melihat wajah istrinya yang merah padam dengan ekspresi antara nikmat dan kaget, justru tertawa gemas. Dominasinya sebagai pria dewasa benar-benar berada di puncaknya.

​"Geli atau enak, Nes? Lo teriak ampun tapi kaki lo malah melingkar di pinggang gue makin kencang," goda Arga, ia terus bergerak, memberikan tekanan-tekanan baru yang membuat Aneska semakin kehilangan kendali.

​"Gue... gue nggak tahu! Rasanya aneh! Ahh... Mas Arga, pelan-pelan!" Aneska menjerit lagi saat Arga mempercepat temponya.

​Melihat Aneska yang begitu berisik dan menggemaskan, Arga membungkam mulut istrinya itu dengan ciuman panas, meredam teriakan Aneska di dalam mulutnya sendiri. Ia menghisap lidah Aneska, memastikan gadis itu hanya bisa mengeluarkan desahan tertahan yang semakin memacu adrenalinnya.

​Arga seolah memiliki kekuatan yang tidak ada habis-habisnya. Obsesinya untuk menaklukkan Aneska malam ini benar-benar tidak main-main.

​"Gue mau habisin satu kotak ini malam ini juga, Aneska Sebasta," bisik Arga di sela napasnya yang memburu. "Gue mau buktiin kalau perjaka tua yang lo ledek ini bisa bikin lo nggak bisa sebut nama Satria atau aktor Drachin itu lagi selamanya."

​"Lo... lo gila! Satu kotak?! Gue bisa mati lemas, Arga!" seru Aneska di tengah desahannya.

​"Lo nggak bakal mati, Sayang. Lo cuma bakal ketagihan," sahut Arga posesif.

​Malam itu, vila di Uluwatu menjadi saksi bisu kebuasan seorang Argani Sebasta yang sedang terobsesi dengan istrinya sendiri. Arga tidak peduli dengan berita Clara, tidak peduli dengan dunia luar. Baginya, mengeksplorasi setiap inci tubuh Aneska dengan mainan barunya adalah satu-satunya misi yang paling penting di dunia.

​Dan Aneska? Gadis cuek yang tadinya takut itu, kini justru terhanyut dalam lautan sensasi gila yang diciptakan oleh suaminya yang luar biasa hyper itu.

1
Ayusha
benci. benar benar cinta maksudnya 🤣
Ariska Kamisa: aslinya mah begitu🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Ayusha
mantan perjaka kali🤭
Ariska Kamisa: hehehe betul juga 🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
aditya rian
👍👍👍👍👍👍
Ariska Kamisa: terimakasih banyak jempol nya🙏
total 1 replies
aditya rian
/Curse//Curse//Curse//Curse//Curse//Curse/
Aditya Rian
seru juga ternyata
Ariska Kamisa: terimakasih 🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Aidil Kenzie Zie
Anes sangat beruntung
Ariska Kamisa: tapi anes nge gas terus yaa🤭🤣🤣🤣
total 1 replies
Aidil Kenzie Zie
didunia nyata apakah ada yang seperti Arga 🤔🤔🤔
Ariska Kamisa: seperti nya 1001 kak🤭🤭🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
ya Allah Arga ... 😱
umie chaby_ba
so sweet
umie chaby_ba
👍👍👍👍
umie chaby_ba
satria oh satria bikin Arga kesurupan
umie chaby_ba
arga nyebut ga !
umie chaby_ba
anes iiih 🤭
umie chaby_ba
astagfirullah...🤣🤣🤣
umie chaby_ba
arga 🤣🤣🤣
umie chaby_ba
ya Allah Arga udh kebelet banget 🤭
umie chaby_ba
suka suka suka
Ariska Kamisa: terimakasih 🙏🙏🙏
total 1 replies
umie chaby_ba
gercep Amayyy
umie chaby_ba
gemas banget sih arga🤣🤣🤣
umie chaby_ba
ada siangan nih.
Ariska Kamisa: saingan kali... 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!