NovelToon NovelToon
Membalas Pengkhianatan Mu Di Dunia Kiamat

Membalas Pengkhianatan Mu Di Dunia Kiamat

Status: sedang berlangsung
Genre:Hari Kiamat / Transmigrasi ke Dalam Novel / Sistem
Popularitas:23.1k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

AK 47, senjata laras panjang yang kini diarahkannya pada leher suaminya.

"Tambah satu wanita lagi, bangunlah Harem hingga kamu kenyang oleh darah." Sebuah sindiran dari wanita yang tersenyum menyeringai.

Dirinya bereinkarnasi sebagai istri jahat dalam novel pria bertema sistem dan kiamat. Dengan ending kematian tragis.

Sedangkan suaminya hidup bahagia dengan 9 wanita cantik di haremnya.

Berusaha bersikap baik, tidak seperti dalam alur cerita novel. Berharap suaminya tidak akan membangun harem seperti dalam cerita novel.

Tapi tetap saja susu besar membuat pria ini tertarik, paha mulus menggetarkan hatinya.

Daripada menunggu kematian, lebih baik, dirinya menggunakan rudal balistik untuk menghancurkan suaminya.

Dalam dunia kiamat diantara hidup dan mati, dimana makanan adalah lebih berharga daripada emas. Hukum tidak berlaku lagi.

Dunia dimana dirinya dapat membantai pria ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Sarah melangkah entah tengah memikirkan apa, mendengar jemari tangan Ren erat."Dengar! Aku tidak akan meninggalkanmu seperti rekan-mu yang lain. Kita akan bersama dan saling melindungi, karena kita adalah---" kalimat wanita itu di sela.

"Budak ranjang..." Dua kata dari sang pemuda, membuat Sarah membulatkan matanya. Benar-benar kata-kata tidak tahu malu, bagaimana bisa Ren kembali berkata demikian.

"Ren! Bukan budak ranjang, tapi sahabat sejati mengerti!?" Tegas Sarah padanya dijawab dengan anggukan olehnya.

"Mengerti! Sahabat sejati di atas ranjang." Kata-kata dari pemuda itu membuat Sarah menepuk jidatnya sendiri. Orang ini benar-benar menyebalkan, terkadang...

"Ren, Apa kamu pernah menjadi budak ranjang?" tanyanya penasaran setengah mati.

Pemuda itu menggeleng."Tapi teman seperjalanan pertamaku sejak dunia ini kiamat, pernah menjualku menjadi budak ranjang, hanya dengan sekantong besar beras."

"Lalu apa yang terjadi?" Sarah mengerutkan keningnya, merasa benar-benar ibadah pada pemuda lugu ini.

"Kebetulan kebakaran terjadi di dekat sana, aku berhasil melarikan diri. Tapi teman yang menjualku, tidak berhasil melarikan diri dari kebakaran." Jawaban dari Ren, berurai air mata."Dia adalah teman terbaikku, kasihan sekali harus kembali ke akhirat di usia yang begitu muda."

Miau-miau, seekor kucing putih yang baru kembali menatap ke arah majikannya. Mengingat dengan baik apa yang sebenarnya terjadi saat itu.

Pria ini merasa murka, merasa direndahkan, pada akhirnya tertawa, sembari menghujani tempat dirinya dijual menjadi budak ranjang menggunakan puluhan bola api raksasa.

Benar-benar sebuah cerita omong kosong, merasa kasihan kepada teman yang menjualnya? Bahkan roh orang itu ditarik ke neraka dengan level paling bawah.

Sang kucing berbaring, mengeong sembari bagaikan meminta perutnya untuk dielus oleh Sarah. Sarah menghela nafas, mengelus perut sang kucing."Miau-miau kamu darimana saja?" tanyanya pada kucing putih itu.

"Miau...miau..." tentu saja sang kucing berpura-pura tidak dapat menjawab. Hanya berguling-guling merasa nyaman setelah digaruk.

"Kamu sudah mengalami sesuatu hal yang pahit, seharusnya tidak mudah percaya oleh orang lain lagi." Kalimat yang diucapkan oleh Sarah, menatap iba pada Ren."Kamu seharusnya membenci orang yang menjualmu sebagai budak ranjang. Jika dia mati dalam kebakaran, itu adalah hasil dari perbuatannya sendiri."

"Tapi tetap saja, dia temanku..." Ren tertunduk, citra pria polos, baik hati, lemah lembut, benar-benar melekat padanya.

"Ren, kamu cukup hanya percaya dan mengikutiku mulai sekarang. Jangan mudah percaya kepada orang lain, jika orang lain celaka karena melukaimu, itu adalah kesalahan mereka. Jangan pernah merasa bersalah atau berbelas kasih, mengerti!?" kalimat dari Sarah bersungguh-sungguh padanya.

"Mengerti..." Dengan cepat Ren kembali memeluk Sarah. Bagaikan pemuda yang masih berduka mengingat kematian teman terbaiknya.

Wajah malaikat pelindung, aslinya malaikat kematian. Terlihat lemah lembut, kelakuan lelembut. Bagaikan bahkan tidak dapat mengumpat, kelakuan psikopat.

Hal itulah yang membuat Miau-miau menatap jenuh pada majikannya. Di mana lagi majikannya dapat memiliki bawahan setia sepertinya. Ya... terakhir kali dirinya berpisah dengan majikannya, itu saat Ren marah besar pada salah satu manusia, yang juga ingin menjualnya sebagai budak.

Entah apa tujuan orang ini, selalu menggoda manusia untuk berbuat buruk padanya. Tapi setelah berbuat buruk, dirinyalah yang akan menyeret manusia ke neraka.

Tapi sudahlah...

Miau-miau meregangkan otot-ototnya, kemudian berjalan mengelilingi kaki Sarah. Manusia ini, sama sekali tidak mengecewakan majikannya. Tidak membuat pria dingin ini marah, malah diberikan mutiara kehidupan.

Miau-miau kembali dielus oleh Sarah. Kucing itu berpikir, apa seperti kucing jantan memberikan kucing betina ikan asin? Seperti itulah dengan mudahnya majikan yang memberikan mutiara kehidupan pada wanita ini. Apa mungkin majikannya... akan kawin?

Seekor kucing yang memiliki pemikiran jauh ke depan.

Sedangkan Ren yang menatap ke arah kucingnya, sama sekali tidak mengerti dengan ekspresi kucing tersebut.

Dirinya hanya menghela napas, tidak ada satupun perbuatan dari manusia ini yang memprovokasinya.

Seharusnya pengujian selesai. Dirinya dapat pergi, atau setidaknya berpura-pura mati. Guna berpindah untuk menguji manusia selanjutnya.

Tapi, entah mengapa menyenangkan melakukan perjalanan dengan manusia ini.

***

Entah ini siang atau malam. Mungkin saja malam, karena langit berada dalam kegelapan total.

Mereka melangkah menuju bunker, tapi bukan bunker yang dihuni oleh Kelvin. Bungker milik Sarah sendiri, tentu saja perjalanan yang cukup jauh ditempuh oleh mereka.

Tujuannya hanya satu, membawa dua ekor ayam ini, untuk melengkapi ekosistem buatan. Setidaknya menjaga stok makanan, agar bertahan hingga sinar matahari dapat kembali menembus atmosfer bumi. Dan tanaman dapat kembali hidup.

"Aku sudah tidak tahan lagi..." Keluh Ren terlihat kelelahan."Andai saja ada kendaraan atau hewan untuk ditumpangi."

Pria yang dengan sengaja berkata demikian. Ingin tetap terlihat lemah dan lugu, mengarahkan Sarah untuk satu pemikiran.

"Miau-miau, kamu berubah menjadi hewan tumpangan Ren ya?" Pinta Sarah kepada kucing putih kecil.

Seketika kucing putih kecil itu berubah menjadi harimau sebesar gajah. Tidak terlihat imut lagi, malah terlihat begitu buas.

"Kamu bisa mengendarai Miau- miau. Aku akan berlari mengikutimu. Kita akan dapat lebih banyak menghemat waktu." Kalimat yang diucapkan oleh Sarah, mengingat semenjak benda itu dimasukkan ke dalam tubuhnya, dirinya sama sekali tidak merasakan kelelahan. Bahkan bertambah cepat, tubuhnya juga terasa bertambah ringan.

Sedangkan Ren hanya diam-diam tersenyum, pada akhirnya Sarah membantunya menaiki Miau-miau.

"Sarah tidak ikut bersamaku? Sarah pasti juga kelelahan." Kalimat yang diucapkan oleh Ren terlihat cemas.

"Tidak! Aku sama sekali tidak kelelahan. Aku juga harus berlatih, jadi aku akan berlari mengikutimu dan Miau-miau."

Ren hanya mengangguk sembari menurut, harimau putih raksasa itu bergerak dengan cepat. Diikuti oleh Sarah yang berlari di sampingnya.

Sementara Ren hanya memegangi bulu dari sang harimau putih.

"Sampai kapan Tuhan akan berpura-pura lemah? Konyol sekali menggendongmu seperti ini, padahal kamu dapat melayang di udara, berteleportasi dengan kecepatan melebihi kecepatanku." Keluh sang harimau putih dengan suara kecil.

"Ya ...ya...ya... sebentar lagi saat aku puas bermain-main dengan Sarah. Aku akan berpura-pura mati untuk menjadi umpan, atau berakhir menghilang memilih jalan lain." Jawaban dari Ren pada harimau putihnya.

Tapi harimau itu sedikit melirik ke arah Sarah. Saat ini sama sekali tidak ada yang istimewa dari majikannya, kecuali wajahnya yang rupawan. Namun sesekali, manusia betina ini melirik ke arah Ren.

Seperti kucing betina yang menyukai kucing jantan. Tapi, bukankah akan merepotkan jika ini melibatkan perasaan manusia? Manusia adalah makhluk yang begitu kacau dan emosional.

Tapi tidak dipungkiri oleh Miau-miau, manusia betina ini, sudah pasti perlahan menyimpan perasaan kepada majikannya.

"Tuan... kamu benar-benar pembuat masalah..." batin sang harimau putih. Menatap wajah polos majikannya yang tersenyum di atas tubuhnya.

1
yesi yuniar
miau... saat kau dilempar itu artinya komenmu ngena dihati ren 😆
yesi yuniar
sarah terlalu gengsi aedangkan ren kurang peka dgn perasaannya
Lidiya Sari
seru cerita nya kata2 nya bikin 🤣🤣🤣
Sulati Cus
🤣sarah berkata " dikira q kucing di ksh sekaleng sarden langsung meneong🤣" tak semudah itu ferquzo🤣
Biyan Narendra
Nyesel ga tuh Kelvin
Biyan Narendra
Nah ini baru bener..
Hayu Miau...terus provokasi Ren biar panas
Biyan Narendra
Meleng dikit..
up nya udah ada aja nih,thor.
Biyan Narendra
Sarah betina keren lho,Miau..
Kamu kalau menilai suka sesukamu aja sih,Miau
Lempar nih...
Inah Ilham
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
nur
sarah jg gk bkalan mau lg sma km vin
nayla tsaqif
Bayangin miau di lempar ke langit sampai hilang berubah jd bintang kecil berbunyi,, cliiiinngggg... 😄
vj'z tri
jangan cem macem kau /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
wes ancang ancang terbang miaw/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ufiyyyy
miaow brmulut netijen🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
wokeh miau miau seperti kamu ada kawan mengkompori /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Nur Wahyuni
telat vin2.. gak mungkin sarah mo balikan sama cowok yg punya istri byk
Nur Wahyuni
jangan terlalu percaya diri ren.. klo sarah mati kamu mesti bakalan nangis darah😄😄😄
vj'z tri
gak boleh lah ..... /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Nur Wahyuni
miau miau memang pengamat yg hebat😁😁
yesi yuniar
hati2 miau kalau komen 😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!