NovelToon NovelToon
Hanya Sebatas Ranjang Pengganti

Hanya Sebatas Ranjang Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Hamil di luar nikah
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nonecis

Nasib Alea, memutuskan menikah dengan pria yang sudah dia pelajari selama kurang lebih 2 tahun.
Siapa sangka pernikahan itu tidak sesuai dengan impian. Keluarga dari suaminya bukanlah orang sembarangan, menginginkan keturunan yang jelas dari menantu mereka. Alea jelas mampu memberikan keturunan untuk keluarga suaminya.

Tetapi masalah sesungguhnya bukan terjadi pada dirinya, tetapi pada Dharma suaminya yang mengalami masalah pada hubungan seksual.

Sampai akhirnya kekonyolan dari sang suami, meminta sahabatnya yang sudah dianggap sebagai keluarga untuk menggantikan posisi dirinya menanamkan benihnya rahim istrinya.

Bagaimana Alea menghadapi pernikahannya yang tidak waras, terjerat dalam hubungan yang tidak benar dengan sahabat suaminya. Lalu apakah Alea akan bertahan dan justru menjalin hubungan intes dengan Raidan sahabat suaminya?"

Ayo jangan lupa untuk memberi dukungan pada karya saya, baca dari bab 1 sampai akhir dan jangan pernah nabung bab....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonecis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22 Sebagai Intel

Alea sudah sampai di hotel dan tampak beristirahat yang baru saja keluar dari kamar mandi menggunakan jubah mandi warna putih.

Ting.

Alea menghampiri ponselnya yang berada di atas nakas dan melihat pesan baru saja masuk.

..."Alea, apa kamu sudah sampai?" Raidan baru saja mengirim pesan kepadanya. ...

Alea tampak tersenyum mendapati pesan tersebut membuatnya langsung membalas dengan jarinya mengetik cukup lancar.

..."Hmmm, aku baru saja sampai di hotel," jawab Alea....

..."Kamu nyaman dengan hotel yang aku berikan?" tanya Raidan...

"Hmmmmm, sangat nyaman terima kasih sudah membantuku untuk mendapatkan tempat tinggal yang baik," jawab Alea.

..."Kalau begitu istirahat dan kamu hati-hati," Raidan kembali membalas pesan tersebut. ...

Alea hanya tersenyum dengan pesan yang baru saja dia dapatkan dari Raidan, berupa perhatian besar yang tidak didapatkan dari suaminya. Alea tidak membalas pesan itu lagi dan hanya mengirim stiker ucapan terima kasih.

Alea duduk di pinggir ranjang, belakangan ini dia memang sangat kepo untuk mengawasi media sosial milik Monica.

Lagi dan lagi Monica memberi postingan baru dan terus saja ada bayangan seorang pria yang saat ini di mana Monica terlihat makan berhadapan dengan seorang pria dan hanya bayangan pria itu saja yang terlihat memberikan setangkai bunga mawar kepadanya.

Lagi dan lagi Alea memperhatikan dengan teliti pria tersebut. Alea benar-benar ingin memastikan siapa sesungguhnya laki-laki itu, ada perasaan bahwa pria itu mirip dengan suaminya.

Alea tiba-tiba saja memperbesar layar ada ponselnya untuk melihat tempat lokasi tersebut. Jiwa Intel Alea mendadak berfungsi dengan melihat lokasi keberadaan suaminya.

Alea mendapatkan informasi membuatnya cukup kaget dan ternyata keberadaan suaminya tepat berada di tempat yang baru saja di posting Monica.

"Mas Dharma bohong kepadaku? mengatakan pergi ke Amerika dan nyatanya berada di Singapura dan sekarang dia berada di tempat yang sama dengan Monica. Jika hanya kebetulan karena memiliki urusan pekerjaan, bukankah Raidan mengatakan Monica sudah tidak bergabung di perusahaan lagi?"

Di tengah semua pemikirannya tiba-tiba saja jantungnya berdebar begitu kencang. Alea sungguh-sungguh tidak percaya dengan apa yang akhirnya dia ketahui.

"Mas Dharma. Aku tidak tahu apa alasan kamu harus melakukan semua ini? Mas Dharma tolong katakan kepadaku jika ini tidak benar," ucap Alea berbicara sendiri hanya untuk menenangkan dirinya.

"Mas Dharma kamu yang meminta untuk menikah denganku, tetapi ternyata pernikahan kita tidak seindah yang aku bayangkan dan penuh dengan drama yang tidak bisa dijelaskan, kenapa Mas harus mengawali pernikahan kita dengan banyak drama yang kamu ciptakan sendiri dan bahkan kamu membohongiku bukan hanya sekali dua kali," Alea dampak begitu kecewa dengan perlakuan yang dia dapatkan dari suaminya.

Alea memejamkan mata sebentar dengan menarik nafas panjang dan membuang perlahan ke depan.

Alea benar-benar berusaha senang mungkin dengan semua yang terjadi dalam pernikahannya dan kecurigaannya yang penuh dengan misteri.

*****

Pagi ini Alea sudah siap-siap, tampak rapi menggunakan rok sampai betis dengan menggunakan blazer berwarna putih. Penampilannya terlihat modis dan anggun dengan rambut yang hanya diikat di bagian tengah dan di bagian bawahnya diberi gelombang sedikit.

Setelah melakukan sarapan di hotel tersebut. Alea langsung keluar dari hotel untuk melanjutkan semua misi yang sudah dia rancang, semalaman Alea tidak tidur sama sekali.

Alea terus mengatur strategi dan menyusun perjalanannya hari ini untuk mengetahui kebenaran atas kecurigaannya kepada suaminya.

Sepanjang malam juga suaminya tidak menghubunginya sampai pagi ini. Alea juga tidak menghubungi dan meyakini bahwa suaminya berada di Singapura.

Ketika beberapa menit menunggu di depan hotel. Mobil mewah berhenti di hadapannya dengan supir keluar dari mobil tersebut dan membukakan pintu mobil untuk Alea.

Alea langsung memasuki mobil tersebut dengan duduk di kursi belakang. Alea menunjukkan tujuannya kepada supir tersebut dengan sopir itu membawa Alea.

Alea terlihat murung duduk di kursi belakang, wajahnya terus saja melihat keluar jendela, bukan melihat betapa tingginya gedung-gedung pencakar langit, matanya mungkin tertuju pada arah sama tetapi hati dan pikirannya tertuju pada arah lain.

Jantung Alea sejak tadi tidak berhenti berdebar, perasannya tidak tenang sudah ada kesimpulan di dalam hatinya tetapi masih berusaha untuk berpikir positif.

Tidak lama mobil itu berhenti di tempat salah satu yang dituju.

Alea turun dari mobil tersebut ketika memberi pesan kepada sopir untuk menunggunya. Alea memasuki salah satu gedung Apartemen.

Alea mendongak kepala ke atas melihat tingginya gedung tersebut.

"Jika Mas Dharma ada di dalam Apartemen ini. Artinya dia memang berbohong kepadaku," batin Alea dengan perasaannya tampak tidak tenang.

Alea baru saja melangkahkan kakinya, tiba-tiba saja dari kejauhan dia melihat seseorang.

"Mas Dharma....." Alea dengan cepat bersembunyi di salah satu tembok yang tinggi.

Benar apa adanya Dharma keluar dari Apartemen tersebut sembari menelpon, terlihat menelpon tertawa-tawa, berjalan sembari memasuki mobil.

"Jadi benar, Mas Dharma berada di Singapura dan bukan di Amerika. Mas Dharma membohongiku, ini adalah Apartemen yang dia katakan waktu itu ada memang Apartemen itu jadi dia beli tanpa memberitahuku," batin Alea terlihat begitu kecewa melihat secara jelas suaminya itu.

Alea tidak dapat menahan diri keluar dari persembunyiannya ingin mengejar Dharma, tetapi tiba-tiba saja langkahnya terhenti.

"Tidak Alea! Kamu harus menahan diri,"

"Bukankah tujuan kamu bukan hanya untuk mengetahui keberadaannya tetapi kaitannya dengan Monica yang juga berada di tempat ini, kamu harus tenang Alea, jika kamu menghampirinya dan bisa saja mas Dharma mengelak dengan semua kecurigaanku dan bahkan bisa membalikkan fakta memberikan tuduhan kepadaku bahwa aku menuduhnya secara tidak langsung, dia bisa tersinggung!"

"Aku harus menahan diri untuk mencari tahu kebenaran yang sesungguhnya," Alea memilih untuk tidak jadi menge Dharma dan buru-buru kembali ke dalam mobilnya.

Alea memerintahkan sopir yang sejak tadi membawanya untuk mengikuti mobil itu. Alea harus bermain cantik jika ingin mengetahui yang sebenarnya yang terjadi pada suaminya.

Alea terus mengikuti suaminya sampai akhirnya mobil itu berhenti di salah satu Restaurant.

"Apa Mas Dharma akan bertemu dengan Monica?" batin Alea memperhatikan bagaimana Dharma keluar dari mobilnya itu.

Alea menyusul ketika ada jarak diantara mereka, Dharma menemui seorang wanita yang ada di salah satu meja tersebut. Alea memperhatikan wanita itu.

"Dia bukan Monica?" batin Alea memperhatikan dengan jelas bagaimana wanita.

Dharma dengan wanita itu tampak cipika-cipiki dan kemudian Dharma memperlihatkan laptop membuat Alea memperhatikan bagaimana kedua orang tua tersebut sepertinya memang sedang membahas permasalahan pekerjaan.

"Apa mungkin aku hanya berpikiran buruk jika Mas Dharma memiliki hubungan spesial dengan wanita, pada kenyataan wanita yang dia temui bukanlah Monica dan sepertinya kedua orang itu juga sedang membicarakan masalah pekerjaan," gumam Alea mengawasi dari beberapa meter.

Sampai akhirnya pertemuan itu selesai, tidak ada hal yang membuat keduanya tampak memiliki hubungan spesial, benar-benar sebatas rekan kerja dari kejauhan terlihat obrolan itu tampak serius sampai Dharma berpamitan untuk pulang.

Alea terus berhati-hati dengan mengikuti suaminya kembali memasuki mobil dan mengikuti mobil suaminya itu entahlah ke mana lagi tujuannya.

Alea saat ini belum bisa menyimpulkan apakah dugaannya benar karena belum banyak bukti bahwa pemikiran buruknya tentang suaminya terjadi.

Bersambung......

1
Dew666
💎💎
Dew666
🪻🪻🪻
Dew666
👄👄
Dew666
💃💃💃
Dew666
💜💜💜
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!