NovelToon NovelToon
Ratu Racun Dari Dimensi Lain

Ratu Racun Dari Dimensi Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam pengganti / Reinkarnasi / Ruang Ajaib
Popularitas:26.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aurora79

Mo Yuyan, 16 tahun—putri angkat Ketua Sekte Abadi, yang dikenal sebagai gadis lembut, patuh, dan selalu menunduk.

Namun, semuanya berubah malam itu ...

Malam ketika dia dituduh mencuri pusaka sekte, dikhianati oleh orang-orang yang dia anggap keluarga … lalu dibuang ke dalam Jurang Pemakan Jiwa untuk mati!

Akan tetapi, Takdir membuatnya kembali!

Bukan sebagai Mo Yuyan yang dulu, melainkan sebagai Mo Yuyan yang baru.

Dimana sosok jiwa asing dari masa ribuan tahun ke depan mengambil alih raganya. Sosok yang dingin, angkuh, cerdas, dan terlalu tenang untuk seorang gadis yang baru menginjak dewasa.

Jiwa itu tersenyum dan mulai menghitung semuanya.

Sekte Abadi bahkan tidak menyadarinya, jika mereka ...

Baru saja membangkitkan seorang 'Ratu Racun' berjiwa psikopat dari masa depan.

"HUTANG INI AKAN AKU TAGIH SEMUANYA! KALIAN SEMUA AKAN MUSNAH!"

"ARRRGHHHH!!!!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurora79, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 22: Pelatihan Selesai!

***

Tanah yang retak perlahan menutup kembali, sementara rawa hitam beracun mengeluarkan suara letupan ringan di udara.

Ditengah padang tandus itu, empat manusia dan tiga Beast berdiri dalam sebuah lingkaran yang aneh. Sementara Ryd melingkar di lengan Mo Yuyan dengan santai.

Beast Hēi Láng Wáng duduk dengan gagah di samping Li Shen, sementara Dú Hóng Xiē bertengger di bahu Duan Xue seperti sebuah aksesori hidup.

Sementara Gold menguap malas di atas bahu Mo Yuyan, dengan mata yang meredup.

Li Shen menatap ke sekelilingnya sambil menggelengkan kepalanya pelan.

"Jika ada orang lain yang melihat keadaan kita sekarang, mereka pasti akan mengira jika kita adalah 'gembel gila' yang tersedot ke dalam dunia kecil ini ..."

Duan Xue langsung 'Ngabrut-Ngakak Brutal', saat mendengar ucapan Li Shen yang asal jeplak itu.

"Bwahahahahahaha! Orang yang paling tinggi ilmunya memang akan terlihat seperti 'Gembel Gila' di mata mereka yang lemah!" sahut Duan Xue asal.

"Sembarangan! Aku bukan pria lemah, ya?!" protes Li Shen.

Melihat perdebatan yang tidak akan pernah selesai itu, Mo Yuyan langsung menatap tajam mereka dengan tangan menyilang di depan dada.

"Apakah kalian sudah selesai berbincangnya, hm?!" tanya Mo Yuyan dengan wajah datar.

"T-Tentu saja belum~"

Blam!

Tongkat Nenek Du menghantam tanah dengan keras, namun yang mengejutkan mereka bukan suaranya, namun perubahan drastis Nenek Du.

Tubuh Nenek Du diselimuti oleh sebuah cahaya putih, dan sosoknya yang renta pun perlahan berubah.

Punggungnya tegak, dan semua keriputnya hilang, menjadi kulit seorang wanita yang sangat halus.

Rambut putih panjangnya terurai indah layaknya sutera, dengan sebuah jepit rambut dari giok di sisi kepala sebelah kanan.

Saat cahaya putih itu padam, di depan mereka semua berdiri seorang wanita cantik dengan rambut panjang berwarna putih, dan atapan mata yang sangat tajam.

Tongkatnya kini terbentuk dengan jelas~

Tongkat dengan kepala ular berwarna hijau zamrud, yang ujungnya bersinar dingin.

Dialah 'Du Anxi' dengan penampakan aslinya, penjaga Dimensi Seribu Racun, sekaligus orang kepercayaan Sang Ratu Racun terdahulu.

Saat bertemu dengan Mo Yuyan pertama kali pun, dia menyamarkan wujudnya.

Sekarang dia menunjukkan dirinya, karena sudah lelah 'menyamar' menjadi wanita paruh baya dan nenek-nenek keriput.

Li Shen langsung terjengkang ke arah belakang, saat mengetahui sosok 'Nenek Du' yang asli.

"C-Cantik sekali ..." gumam Li Shen dengan hidung yang sudah mimisan.

Duan Xue juga tepaku dengan mulut terbuka lebar.

"K-Kamu ... Nenek Du?"

"Ya, aku Nenek Du! Kenapa? Kaget ya, saat melihat wujud asliku? hehehehe ..." jawab Du Anxi sambil terkekeh.

Mo Yuyan menatap wanita itu dengan wajah biasa saja.

"Akhirnya kamu membuka segel 'Rupa', yang menutupi penampilan aslimu, Du Anxi ..." ujar Mo Yuyan, datar.

Du Anxi tersenyum tipis ke arah Mo Yuyan, dia tahu jika 'Ratu' kecilnya sudah mengetahui penyamarannya sejak dia berada di tahap enam awal.

"Ya, Ratuku ... Berlatih ditempat seperti ini dengan tubuh renta, sungguh sangat merepotkan ..." jawab Du Anxi sambil nyengir.

Duan Xue menepuk dahinya pelan.

"Jadi, selama ini kamu menyamar?" tanya Duan Xue.

"Benar! Inilah wujud asliku, cantik dan mematikan ... Hahahahaha!" sahut Du Anxi dengan gaya narsis mode on.

"Mulailah serius berlatih sekarang!"

Setelah mengucapkan kata-kata itu, Du Anxi mengetukkan tongkatnya ke atas tanah.

BLAR!

Aura menekan langsung memenuhi udara, dan kabut racun yang mengambang disana bergetar seperti ketakutan.

"Karena kalian bertiga sudah mendapatkan Beast kontrak masing-masing dengan kekuatan yang setara dengan diri kalian sendiri, waktunya berlatih dengan sungguh-sungguh!" ujar Du Anxi dengan wajah serius.

"Latihan yang sesungguhnya?! Jadi, selama ini bukan latihan?!" tanya Li Shen dengan wajah terkejut.

Du Anxi menunjuk ke arah tiga lapisan kabut tebal di kejauhan.

"Dilapisan pertama, kalian akan melatih kekuatan tubuh kalian," ujar Du Anxi.

"Lalu?"

"Dilapisan kedua, kalian akan melatih kekuatan mental kalian. Karena kabut yang ada disana akan menyerang jiwa kalian ..." jawab Du Anxi.

Gluk!

Li Shen menlan salivanya, saat mendengar penjelasan Du Anxi.

"Bagaimana dengan lapisan terakhir?" tanya Mo Yuyan.

"Lapisan itu bisa saja membunuh kalian ..." jawab Du Anxi sambil menyeringai dingin.

"A-AAAPPPAAAA?!" teriak Li Shen dan Duan Xue kompak.

Berbeda dengan Mo Yuyan, dia terlihat bersemangat dengan semua itu.

"Hm, ... Menarik!"

Du Anxi mengangguk puas, saat melihat wajah bersemangat Mo Yuyan.

"Itu baru Ratu Racun pilihanku! Selalu tertarik dengan hal-hal yang membahayakan diri ..." ujar Du Anxi.

Duan Xue tertawa garing, saat melihat Mo Yuyan yang sangat bersemangat.

"Ha-ha-ha! Baiklah! Jika Ratuku suka, maka aku juga suka metode pelatihan ini!" ujar Duan Xue.

Li Shen memgang kepalanya yang berdenyut nyeri, saat melihat rasa antusias Mo Yuyan dan Duan Xue.

"Miris sekali hidupku ... karena dikelilingi oleh orang-orang yang tidak waras ..." ujarnya dramatis.

_

Latihan dimulai tanpa ampun, Du Anxi menjaga mereka semua dalam diam.

*Hari pertama ...

Du Anxi membawa mereka semua ke lapisan pertama, yaitu Lapisan Racun Tulang.

Tanahnya dipenuhi oleh lapisan kristal beracun yang sangat tajam.

"Kalian berjalanlah disana tanpa menggunakan energi spiritual kalian!" perintah Du Anxi dengan tegas.

Li Shen menatap tanah di depannya dengan tatapan horor.

"Berjalan di sana tanpa energi Spiritual, maka kita akan ... mati!" ujarnya dengan nada dramatis.

Duan Xue melangkah duluan, tanpa menghiraukan keluhan Li Shen.

"Kamu terlalu banyak bicara, Bocah!"

Li Shen yang melihatnya berjalan, langsung menyusulnya.

"Ah, Kak Duan! Tunggu aku!"

_

Saat menginjakkan kakinya beberapa langkah di sana, tiba-tiba~

"AAAAA ...!!!"

Li Shen tergelincir dan jatuh di antara Kristal beracun itu.

Brugh!

Duan Xue menghentikan langkahnya, menengok ke arah belakang, lalu dia tertawa dengan sangat kencang.

"Bhuahahahahaha!"

Sementara itu, Mo Yuyan menarik Li Shen untuk berdiri.

"Fokuslah! Rasakan aliran racun di udara, dan berhenti untuk bermain-main, Li Shen!" tegur Mo Yuyan.

"Bagaimana cara untuk merasakannya?" tanya Li Shen.

"Ikuti saja 'Ritme' aliran mereka ..."

Li Shen menarik napas perlahan, lalu dia membuangnya.

Dan anehnya, racun itu benar-benar terasa seperti udara yang dia hirup di dunia nyata, mengalir masuk ke paru-parunya tanpa ada hambatan apapun.

"A-Aku ... mulai merasakannya ..." ujar Li Shen.

Ucapan Li Shen membuat Mo Yuyan tersenyum tipis.

"Bagus! Lanjutkan ..."

_

Pada hari kesepuluh, latihan mereka semakin brutal.

Mereka harus bertarung melawan banyaknya Beast beracun setiap harinya.

Ryd dan Gold membantu Mo Yuyan dengan semangat empat lima.

Hydra itu menyemburkan racun hijaunya, sementara Gold menghantam tanah dengan seperempat kekuatan miliknya.

"Sssssshhh!"

"Blaaam!"

Seekor Serigala beracun warna perak raksasa langsung terpental ke arah tengah padang tandus itu.

Mo Yuyan berdiri ditengah-tengah kabut, melihat cara bertarung para Beast miliknya dengan tenang.

Sementara Li Shen dan Lang-Lang bergerak seperti bayangan.

Swooosh!

"Aaauuuuu ...!"

Serigala Hitam itu melopat tinggi, sementara Li Shen mengayunkan pedangnya dengan brutal.

"Pedang Sembilan Putaran Angin!"

SLASH!

Beast Phyton raksasa level menengah di depannya langsung terbelah dua.

BLAST!

Sementara Duan Xue juga tidak kalah brutal bersama Beast miliknya yang sudah pulih dari luka sebelumnya.

"Hahahahaha! Bersiaplah, dia datang lagi! Hahahaha!"

Tinju Iblisnya langsung menghancurkan kepala Bison Raksasa level menengah yang ada di depannya.

"Hiaaaat! ... BLAAR!"

Hong-Hong juga tidak mau kalah, dia menyengat setiap Beast yang ingin menyerang majikannya dengan brutal.

Sementara Du Anxi tetap mengawasi dari jarak jauh dengan wajah puas.

"Kemajuan mereka dan para Beastnya sangat pesat dan luar biasa ..."

_

Pada hari ke seratus di dunia kecil itu, mereka memasuki latihan tahap serangan jiwa.

Kabut di lapisan kedua memunculkan sebuah ilusi, yang membuat Li Shen tiba-tiba berhenti.

Matanya bergetar menahan tangis ...

"Kak Yuyan ..."

Mo Yuyan menoleh ke arah Li Shen.

"Ada apa, Shen'er?"

"A-Aku melihat ... Ibuku ..." jawab Li Shen dengan suara bergetar.

Ilusi tersebut mencoba untuk menghancurkan mentalnya, dengan cara memunculkan apa yang menjadi kerapuhan hati dan jiwa orang itu.

Mo Yuyan langsung menepuk dahi Li Shen setengah kencang.

Plak!

"Sadarlah!" seru Mo Yuyan.

Saat Li Shen tersentak, Ilusi yang ada di depannya langsung pecah seperti kaca.

Prang!

"Ya, Dewa ... aku hampir saja tertipu! Terima kasih, Kak Yuyan!" ujar Li Shen sambil mengusap dahinya.

"Hahahaha! Ilusi itu juga mencoba untuk menipuku, untung saja aku segera sadar ..." ujar Duan Xue sambil tertawa.

"Apa yang kamu lihat?" tanya Mo Yuyan.

"Diriku versi yang lemahnya ..." jawab Duan Xue sambil menyeringai.

Mo Yuyan menganggukkan kepalanya.

"Tempat ini menguji apa yang menjadi ketakutan terdalam kita."

_

Pada hari ke tiga ratus, mereka pun memasuki lapisan terakhir.

Dimana di dalam lapisan itu, kabut hitamnya terlihat sangat pekat, dan tekanan energinya terasa sangat berat.

Tubuh Li Shen terlihat gemetar menahan tekanan itu.

"A-Aku ... tidak ... bisa ... bernapas ..."

Du Anxi menanggapi keluhan itu dengan sangat tenang.

"Jika kalian bisa bertahan di sini dalam keadaan hidup selama tiga hari, maka kekuatan dan struktur tulang kalian akan berubah menjadi sangat kuat."

"Ini adalah ujian terakhir di dunia kecil ini, sebelum kita masuk ke dalam Lembah Emerald Hitam."

"Bagaimana jika kami mati di sini?" tanya Duan Xue sambil menepuk-nepuk dadanya yang sesak.

"Kalau mati tinggal kubur saja di dalam sini, apa susahnya?" sahut Du Anxi santai.

Mo Yuyan langsung tertawa, mendengar jawaban penunggu ruang dimensinya itu.

"Hahahahaha! Du Anxi ... aku suka jawabanmu itu! Hahahaha ..."

Gold memukul-mukul dadanya, sebagai Beast dia juga tidak pernah ke wilayah ini selama tinggal di sana.

"Grrrrrr!"

Ryd melilit dengan erat di lengan Mo Yuyan.

"Nona, racunnya ternyata sangat kuat!" keluh Ryd di benak Mo Yuyan.

"Justru itulah yang kita butuhkan, Ryd ..."

_

Latihan itu berlangsung selama kurang lebih setahun, hitungan di dalam dunia kecil itu.

Hingga akhirnya latihan itu pun selesai dengan baik.

Mereka telah berdiri di titik awal kedatangan mereka dengan tambahan para binatang Beast masing-masing.

Aura mereka sudah berubah menjadi kuat, dan pesona mereka meningkat pesat.

Li Shen memutar pedangnya dengan lincah, dan angin berputar layaknya badai disekelilingnya.

"Tahap tujuh-tingkat tiga ..." ujarnya dengan nada bangga.

"Auuuuuu!" Serigala miliknya ikut mengaum bangga atas keberhasilan tuannya.

Duan Xue juga tidak mau kalah, dia mengepalkan tinjunya, lalu mengarahkan ke arah sebuah pohon besar disana.

BOOM!

Energi merah miliknya langsung menghajar pohon itu sampai hancur lebur.

"Hahahahaha! Tahap tujuh-tingkat empat!" serunya bangga.

Kalajengking merah terlihat menari dengan sengatnya di pundak Duan Xue, ikut senang dengan kenaikan kekuatan tuannya.

Mo Yuyan masih berada di tahap tujuh-tingkat lima, jadi dia hanya bisa berdiri dengan tenang bersama Ryd dan Gold.

Du Anxi memandang mereka dengan wajah puas.

"Akhirnya kalian telah siap sekarang. Tinggal menaikan beberapa tingkat lagi untuk sampai ke puncak."

"Waktunya kita kembali ke dunia nyata sekarang ..." ujar Mo Yuyan.

Mo Yuyan mengeluarkan artefak kuno itu dari dalam dimensinya.

Artefak itu bersinar, dan membuat gelombang energi yang membuka pintu keluarnya.

SWOOOSH!

Mereka semua melangkahkan kakinya keluar dari dalam sana dengan ringan.

"Lembah Emerald Hitam ... tunggu kedatangan kami!"

☣☣☣

1
Osie
aku mampiiiirrr..awal yg sangat menarik moga berkelanjutan sp end
💪💪💪🙏🙏
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: 🤣🤣🤣🤣🤣 ... Iya, nih Kak ... susah banget cari ide lanjutan yang seru, agar pembaca tidak bosan. Kata editor aku, jangan dipaksakan, agar ceritanya tidak berantakan. Nanti kalau idenya sudah ada, baru dilanjut lagi. Semua karena masalah yang datang bertubi-tubi, membuat otak mungilku berhenti mengeluarkan ide-idenya, Kak Osie ...🤭
total 3 replies
Anjani Manurung
othornya lucu ih.nyelip guyonan saat SDH tegang.lanjut thor
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: 😁😁😁😁 ... Terima kasih hadir dan dukungannya, Kak Anjani ... 🙏🏻😊🫰🏻💚💚💚💚
total 1 replies
Asra
Hadir lagi kak, aku tunggu up nya yaww✊🤩 semangat berkarya nya!✨
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Ashiap, Kak Asra ... Terima kasih atas hadir dan dukungannya ... 🙏🏻😊🫰🏻💚💚💚💚💚
total 1 replies
Sang
nego dengan othor dah, tuh cewek dari rambut ampe keringat aja, racun semua tuh, gimana mau dicobain tuh
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: 😁😁🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Sang
salah, yg tepat itu "karena othor gak mengizinkan" 🤫
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Sang
coba kasih nama "Xing Kong" kak othor 🤔🤔🤔
Sang: gold juga keren sih kak, saya menikmati imajinasi kakak yg tertuang dalam tulisan 😍😍😍
total 2 replies
Sang
untuk apa punya hubungan dengan lawan jenis, jika keringatnya aja adalah racun 🤔🤔🤔🤔
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Nah, untung diingetin sama Kk, aku hampir lupa punya cerita yang blm selesai ini ... 🤣🤣🤣. Thank You, Kak ... 🙏🏻😊💚💚💚💚💚
total 1 replies
Rubiyata Gimba
mantap lah cerita ini
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Terima kasih dukungannya, Kak Gimba ... 😊🙏🏻🫰🏻🫰🏻💚💚💚💚
total 1 replies
Erna Ismail
mampir dsini lagi,,sambil menunggu kelanjutan aksinya Anlian dan anak2nya ☺️
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Terima kasih, Kak Erna ... yang ini juga masih hiatus ... blm dapat mood untuk nerusinnya soalnya ...😁🙏🏻🙏🏻🙏🏻💖💖💖💖💖💖
total 1 replies
marlaina marliana
😄😄😄😄 baru juga mau protes sdh dijawab pawangnya. benar " dunia fiksi buatan author 🤣🤣🤣🤣🥰🥰🥰🫰🫰
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
marlaina marliana
siapa dia..... hemmmmm pirasatku ibunya Yun masih hidup dan dipenjarakan
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Semangaat ... 💖💖💖💖💖💖
total 3 replies
marlaina marliana
Yuyan yang beraksi 💪💪
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: 😁😁😁😁😁😁😁😁
total 1 replies
marlaina marliana
😄😄😄
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
marlaina marliana
nenek ajaib ini. kalo sekarang diabad kita nenek moyang.... ohhh saya tau makanya dinamakan nenek mo ahhh... ternyata begitu ya 😄😄😄🙏
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Thank You Kak Marlaina ... 🙏🏻🤗🤗🤗💖💖💖💖💖💖
total 3 replies
marlaina marliana
💪💪💪💪
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Terima kasih, Kak Marlaina ...🤗🙏🏻💖💖💖🤗
total 1 replies
marlaina marliana
akhirnya saya menemukan dirimu kk thor.
kk mau tanya si gadis bar bar dari masa depan apakah ada juga disini🥺🥺
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Halo, Kak Marliana ... Alhamdulilah ya, dari sebelah akhirnya tiba di sini. Cerita itu sepertinya tidak akan aku teruskan Kak, soalnya sudah terkontrak di sana, dan bab yang aku upload di sana tidak terkirim rupanya. Sistem di sana masih error kayanya 🤣. Terima kasih hadir dan dukungannya, Kak Marlaina ... 🤗🙏🏻😊💖💖💖💖💖💖
total 1 replies
Yue Li MZy
Apa itu Hydra ka uthor ???
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Ular kepala 5, Kak Yue Li ... 🤭🤭🤭
total 1 replies
Yue Li MZy
Cerita sungguh sngt luar biasa apa lagi ada tambahan ilustrasi nya. smngt up nya KA uthor 💪💪🫠
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: 💖💖💖💖💖💖💖💖💖
total 3 replies
Teguh Aliyanto
thor kenpa yg ini gx ad lanjutanya
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Sabar ya, Kak Teguh ... ceritanya dilanjut setelah menyelesaikan cerita yang satunya itu. Memang terhenti kemarin, gara2 tersendat masalah kontraknya ... 😁🙏🏻.
total 1 replies
Yue Li MZy
terlalu bagus sampai TDK bisa berkata kata,tokoh perempuan yg ku ingin kan Baddas,kuat,mempesona tapi mematikan dan berani.fixss ini termasuk novel paporitku 😍😍😍😍😍😍 Smngtt KA up nya
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Karena Kak Yue Li juga ramah dan baik ... 😁😁😁💖💖💖
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!