Ini Kisah beberapa anak remaja dengan cerita cintanya masing-masing, kisah dimana ada beberapa gadis yang menemukan kekasihnya dengan jalan yang berbeda-beda. Sandra Aditama seorang gadis pendiam yang memiliki sahabat baru dari sekolah barunya yang bernama Lexa Arandita gadis tomboy dan Dinda Azani gadis yang periang serta aktif, Sandra juga memiliki sahabat lama yang bernama Desy Amanda Puspita, mereka tidak lagi bersahabat karena suatu masalah di antara mereka berdua.
Sandra yang di taksir beberapa di sekolah nya karena paras cantiknya itu juga memiliki beberapa musuh di sekolah nya.
hy readers mau tau kelanjutannya yuu simak ceritanya..
mohon dukungannya ya like,rate dan vote dan tambahkan ke daftar fav nya Terimakasih 🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurmay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Attha dan Lexa
Bel sekolah pun berbunyi di waktu jam pelajaran selesai,semua murid berhamburan ke luar kelas,
Sandra pulang bersama Rudy,Dinda pulang bersama Dendi,dan Lexa??seperti biasa dia akan menunggu jemputan,Lexa yang menunggu jemputannya lama,merasa bosan akhirnya dia menuju halte di depan sekolah,dan ponselnya mati karena lowbat jadi Lexa tidak bisa menghubungi sopir kluarga nya itu.
Dia menggerutu karena jemputan nya yg tak kunjung datang,,
Tin Tin Tin..
Suara klakson membuat Lexa mengangkat pandangannya dan melihat mobil siapa yang sudah ada di depannya,
"Ini bukan mobil papah,tapi kaya gue kenal nih mobil" Gumam Lexa yang memiringkan kepalanya.
Seorang pria tampan turun dengan gagahnya,dengan kaca mata hitam bertengker di hidung mancung nya.membuat Lexa terkesima dengan Aura pria yang baru saja turun dari mobil mewah itu.
"Pulang bareng sama gue " Ajak pria bersuara barinton itu.
"Aaah eng-gak usah makasih" Ucap Lexa gugup karena terpergok memandang pria itu tanpa berkedip.
"Udah ayo,ga usah malu-malu,santai aja sama gue ok" Ucap Attha,ya pria tampan itu adalah Attha Herlambang si playboy di sekolahnya.
"Tapi gue lagi nunggu supir gue Tha" Tolak Lexa karena sebenarnya dia gugup bila terus berdekatan dengan pria itu.
"Ini udah 2 jam dari jam pulang sekolah Lex,mungkin supir lo ga bisa jemput karena ada kendala" Ucap Attha.
"Iya juga siih,gue naik taxi aja deh" Ucap Lexa ingin melangkah tapi tangannya di cekal oleh tangan besarnya Attha.
"Ga usah naik taxi,kan ada gue,yuk" Ucap Attha yang langsung menarik tangan Lexa sebelum Lexa menolaknya lagi dan membukakan pintu penumpang di sebelah kemudi,
"Makasih ya" Ucap Lexa
"Iyaa,anggap aja balas budi gue tadi udah di traktir sama lo"ucap Attha.dan hanya di angguki dengan Lexa.
Keheningan melanda keduanya,Lexa asik dengan pikirannya.dan Attha yang selalu melirik Lexa
* gue ga boleh suka sama ni cowo,aduuh Lexa inget nih cowo,cowo playboy jangan sampe lo terjerat dengan pesonanya*batin Lexa.
Ekheemm..
Lex rumah lo di mana"tanya Attha untuk membunuh keheningan.
"Astaga Attha lo baru nanya dari tadi kita jalan lo ga tahu rumah gue??" Ucap Lexa.
"Abisnya dari tadi lo diem aja,gue ga enak nanyanya" Ucap Attha dengan cengengesan.
"Ya udah lurus aja,pertigaan depan belok kanan masuk ke perumahan Melati" Jelas Lexa.
"Oh ok," Ucap Attha singkat.
Setelah 30 menit perjalanan yang semula tadi hanya berputar-putar karena Attha tidak tau rumah Lexa,akhirnya sampai juga di depan rumah besar ,,
"makasih ya Tha atas Tumpangannya" Ucap Lexa yang sedang melepaskan sabuk pengaman dan ingin keluar mobil tapi tangannya di pegang Attha.
"Kenapa Tha??" Ucap Lexa dengan muka ketusnya.
"Emmm besok pagi gue jemput yaaa" Ucap Attha.
"Eettss ga ada penolakan,pokonya gue jemput lo" Ucap Attha yang memotong penolakan Lexa.
"Serah lo" Ucap lexa pasrah.dan segera turun
Attha menurunkan kaca mobilnya dan melambaikan tangannya dan langsung menjalankan mobil mewahnya itu.
Lexa yang masih berdiri menatap mobil Attha yang semangkin menjauh dan menghilang dari pandangan nya tersenyum tipis.
"Ya Tuhan semoga hamba ga jatuh cinta pada pria playboy itu" Gumam Lexa dan langsung masuk ke rumahnya,Lexa terus tersenyum dan membuat pekerja di rumahnya terheran-heran.
***
Di sebuah cafe
Ada seorang gadis yang sedang membeli kue pesanan ibunya.
Ya gadis itu adalah Risa dia sedang menunggu pesanan nya datang sembari mengotak-atikan ponselnya.
"Ris lo disini??" Ucap seorang pria.
"Eeh lo Do,iyah gue lagi beli pie susu pesanan Bunda gue" Ucap Risa pada Edo
"Sama dong,gue juga mau beli pesanan nyokap nih" Ucap Edo.
"Bisa kebetulan gitu yaa hehe" Ucap Risa dengan kekehannya.
"Mungkin jodoh" Ucap Edo dengan entengnya
"Apah si luu haha" Ucap Risa yang menganggap ucapan Edo hanya guyonan semata.
"Atas nama mbak Risaa" Teriak seorang kasir.
"Gue duluan ya Do,pesenan gue udah siap tuh" Ucap Risa yang berlalu pergi tanpa menunggu jawaban Edo.
saat Risa ingin menaiki mobilnya ternyata ban mobilnya bocor.
"aduuh bocor,gimana ini" gumam Risa.
"Ris lo masih disini" tanya Edo pada Risa
"iyah niihh Do,bannya bocor ,mana ga ada ban serep" ucap Risa
"emangnya kaloo ada ban serepnya li bisa gantinya?" tanya Edo
"ga juga siihh,hehehhe" ucap Risa dengan kekehannya.
Edo yang melihat senyum Risa merasakan suatu hal yang aneh di hatinya,entah itu apa,yang pasti membuat getaran di dadanya.
*kenapa dengan dada gue,saat liat senyum Risa gitu"batin Edo.
"ya udah gue anterin pulang aja yu" ajak Edo.
"ga usah Do,gue naik taxi aja,gue ga mau ngrepotin lo" tolak halus Risa.
"gue ga merasa di repotin,ya udah ayoo" ucap Edo menggandeng tangan Risa.
Risa yang di gandeng secara tiba-tiba merasa gerogi.
"makasih ya doo" ucap Risa yang sudah berada dalam mobil Edo.dan hanya mendapatkan senyuman Edo sebagai jawabannya.
Maaf ya kaka-kaka reader's,Non baru bisa up,ada musibah melanda keluarga qu😌.
minta doanya ya syang-sayangnya aku🤗
bersambung...
happy reading..
jangan lupa tinggalkan jejaknya ya,budayakan like vote dan rate⭐5nya ,terimakasih 🙏🤗
Kak May, perasaan aku masih sama seperti 2 bulan lalu. Makasih udah balikin namanya jadi Desi😭😭 Huaaaa Nikhole sweet amat lu, Pak.