NovelToon NovelToon
GURUKU ADALAH TUAN MUDA

GURUKU ADALAH TUAN MUDA

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:736.8k
Nilai: 5
Nama Author: rizkianda

Fina adalah gadis yang ceria dan mandiri. Dia anak ke 2 dari 4 bersaudara. Fina mendapatkan beasiswa ke sekolah elit ternama di ibukota yang mengharuskan dia pindah tempat dari kampung halamannya ke kota. Fina berasal dari keluarga yang sangat sederhana, saking sederhananya dia harus sekolah di pagi hari dan bekerja pada sore hari. Semua itu untuk memenuhi kebutuhan nya selama tinggal dikota, dan membantu biaya ibu dan adik-adiknya di kampung. Sementara kakak pertamanya bernama herman tinggal bersama fina 1 atap di kontrakan kecil, dia(herman) berkata akan menjaga fina selama di kota dan membantu meringankan biaya fina dengan bekerja juga. Padahal kakak fina kerjaannya mabuk-mabukan berjudi dan meminjam duit, yang nantinya tentu finalah yang harus membayar hutang-hutang kakak nya yang menyusahkan itu. Kehidupan fina yang sungguh jauh dari kata layak. Sampai dia bertemu dengan pangeran yang bisa menyelamatkan kehidupannya beserta keluarganya.Tapi, malang nasib Fina yang di jadikan jaminan bayaran hutang oleh kakaknya ke tuan muda yang tidak Fina ketahui asal usulnya. Bagaimana kisah kehidupan Fina dan cintanya tuan muda?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rizkianda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Festival, ibu dan Heri

#Guruku_adalah_tuan_muda

#Gatam

Sebelumnyansaya memohon maaf entah terfikir dari mana tapi di part ini ada bahasa asingnya, jika salah mohon dikoreksi 🙏😊

Part20

Festival, ibu dan Heri I

Pagi ini anak SMA wijaya sedang disibukan dengan berbagai aktivitas. Mereka terlihat sangat bersemangat sekali, sesekali mereka merebutkan hal yang sepele, berlarian dan tertawa bersama. Tidak terkecuali dengan Fina dan grup nya.

"Fin, coba kamu pakai baju adat jepang pasti kelihatan cantik," Lyla dengan menyodorkan kimono kepada Fina.

"Aku tidak mau, pasti kelihatan jelek sekali, aku pakai pakaian ini saja," tolak Fina.

"Anak-anak apa kalian tidak kesulitan?" tanya Rere. "Jika ada yang tidak mengerti atau tidak bisa, tanyakan ibu ya," Rere sambil rebahan di kursi.

Apanya yang membantu, orang kamu duduk terus dari tadi, Fina dalam hati. Tapi, kemana tuan Haru dari tadi belum nongol-nongol, padahal dia paling pagi berangkat.

" Sekarang sudah jam 10 dan acara festival SMA Wijaya dimulai...! Buka pintu gerbangnya," wakil kepala sekolah menyuruh lewat pengeras suara. Pintu gerbangpun dibuka, dan semua orang tua murid, suadarnya, temannya, pacar berbeda sekolah datang untuk mensupport seseorang yang mereka kenal di sekolah Wijaya.

" Wah..., yang benar saja ramai sekali, aku tidak menyangka akan sebanyak ini yang datang," kata Lyla.

"hmm... Bener sekali mereka sungguh antusias, ada yang membeli pernak-pernik, makanan, melihat-lihat ruangan art, ada juga yang selfi-selfi," Balas Fina dengan sangat bersemangat.

"Lyla...," orang tua Lyla memanggil nya.

"Ah momy..., daddy...," Lyla menghampiri mereka sambil memeluknya.

Fina hanya melihat kebahagiaan mereka, tersenyum melihat temannya bahagia orang tuanya datang.

"Fin..., sini sini," Lyla menghampiri Fina dan memperkenalkannya kepada orang tuanya.

"Mom, dad, this is my friend Fina," Begitulah Lyla memperkenalkan Fina pada temannya. Karena orang tua Fina blasteran sedangkan ibunya lokal.

"Hallo, my name Fina," Fina memperkenalkan diri.

"Where your parent's?" tanya mommy Lyla.

"She is not here," Jawab Fina sambil tersenyum.

"Where are you from?" tanya mommy Lyla lagi.

"i'm from xxx," jawab Fina.

" That's the slam place...! Lyla are you sure friend with her?" tanya mommy Lyla tidak percaya.

"Mom...!" Lyla kesal.

"Sorry Mrs, she is with me, do you mind not to disturb her, please? Or i will do something bad, don't you know my parents company, right? Do you still want to work there, don't you?" Heri datang entah dari arah mana menyelamatkan Fina.

Orang tua Lyla tidak bisa melawan lalu pergi, menyapa orang-orang sederajat dengan nya. Orang tua Lyla bekerja di perusahan milik Heri, mereka pergi karena Heri mengancam akan berbuat sesatu yang buruk jika mereka terus mengganggu Fina, mungkin sesuatu seperti memecat mereka.

"Fin, aku benar-benar minta maaf atas perkataan ibuku," Lyla meminta maaf karna malu dengan sikap orang tuanya.

"Apa kamu yakin anak mereka," tanya Heri.

"kenapa?" tanya Lyla.

"sungguh mempunyai sifat yang berlawanan," Heri mencela.

"Kamu tidak apa-apa?" tanya Heri kepada Fina.

"Ah, aku tidak apa-apa, sungguh. Karena bagaimanapun kalian menyembunyikan statusku, aku tetaplah orang miskin yang tinggal di kampung," Jawab Fina dengan menyembunyikan tangisnya di balik senyuman.

"Aku benar-benar malu punya orang tua seperti mereka, sungguh aku minta maaf Fin," Lyla memohon dengan kedua tangannya karena menyesal telah memperkenalkan orang tuanya kepada Fina.

"Sudahlah... Ayo semangat kita kerja lagi, lupakan kejadian barusan," Fina menyemangati Lyla yang malu dengan kejadian tadi.

"Finaaaa....," Kak Herman melambaikan tangannya memanggil Fina.

"Ah, kakak...! Kenapa kesini," tanya Fina.

"Memangnya kami tidak mau wali mu mengunjungi adik tersayangnya," jawab Kak Herman.

"Bukan begitu, aku tidka tau kalau kakak datang, aku kan tidak memberi tahu kakak ada festival hari ini," Fina.

"Tuan Ha...," belum selesai bicara Fina membungkam mulut Kakaknya itu lalu membawanya pergi agak jauh dari Lyla dan Heri.

"Ssst..., kakak jangan sebut nama tuan Haru disini, nanti bisa gawat," jelas Fina.

"Maaf aku tidak tau, kamu tidka memberitahuku sebelumnya," kata kakaknya itu smabil matanya mengelilingi tiap ruangan.

"Eh, tapi dimana suamimu itu," tanya lagi kak Herman.

"Memangnya kakak mau apa tanya tuan Haru," Fina mengerutkan dahinya.

"Aku ada perlu."

"Jangan katakan kakak mau meminta uang kepada tuan haru," tanya Fina curiga.

"Hanya sedikit saja, nanti aku kembalikan kok, kamu punya nggak?" tanya kak Herman.

"kakak...!" Fina kesal.

" Ah baiklah baik, aku pergi. Tapi, aku tidak punya ongkos untuk bayar grab dan makan, aki lapar sekali hiks," Kakaknya mulai berakting. Lalu Fina mengeluarkan uang dari dalam sakunya dan memeberikan semuanya kepada kakaknya, lalu kakaknya berlalu pergi.

Dia kemari bukan karena aku, tapi karena uang. Fina dalam hati dengan kecewa. Lalu kembali pergi ketempat semula dimana Lyla dan Heri menunggu.

"Huh, Fina kemana kakakmu," tanya Lyla.

"Dia ada keperluan mendadak, seseorang menelponnya sehingga harus buru-buru pergi sampai lupa pamit sama kalian, maaf ya," Fina berbohong dengan lancarnya.

Sedangkan Heri tidak percaya, karena tau pekerjaan kakaknya hanya menyusahkan Fina. Bahkan yang menjelaskan Fina sudah menikah adalah kakaknya sendiri, dengan diberikan sogokan oleh orang suruhan Heri. Heri adalah termasuk dari keluarga pening seperti Hari, karena itu dia juga punya pelayan khusus, dia juga anak yang cerdas. Tidak jarang dia membantu memecahkan berbagai persoalan tentang saham ayahnya.

"Aku pergi dulu," kata Heri sambil pergi berlalu.

"wah..., aku tidak percaya apa yang dilakukan Heri tadi melawan orang tuaku, serasa punya hero gak sih yang menolong tuan putri yang terdesak, so sweet..," Jelas Lyla dengan kahayalan tingkat tinggi nya.

"Kamu itu, terlalu banyak nonton drakor jadi kesem sem," kata Fina sambil mengibaskan tangannya. " Ayo kita bekerja lagi," mengajak Lyla untuk kembali ke kegiatan mereka.

****

Jam menunjukan pukul 02.00 malam di Australia, Jaru baru sampai di depan rumah pamannya. Lalu disambut oleh pelayan disana dan membiarkan Haru beristirahat setelah perjalan panjang. Ternyata Haru pergi dari semalam, Fina tidak sadar ditinggal oleh Haru ke Australi.

Tok...tok...tok, seorang pelayan mengetuk pintu kamar lalu masuk.

"Tuan besar, tuan muda sudah sampai," pelayan itu memberi laporan kepada paman Haru.

"Hemm... Pergilah," ke lima tangannya di jentikan menyuruh pelayan itu pergi.

"Baik tuan," Sambil menundukan kepala dia berlalu meninggalkan ruangan pamanya Haru.

Bersambung....

1
Mainah Inah
udah ku duga
Sandisalbiah
keduanya lemah dan gak bisa bersikap tegas.. hah..
Sandisalbiah
Fina lemah banget..
Mainah Inah
katanya pewaris tunggal,katanya banyak perusahaan, katanya ketua geng yang disegani kok takut? dasar cemen
Sandisalbiah
pecundang... itu lah haru.. gak bisa menentukan sikap.. cinta tp menyakiti.. cemburu dgn perlakuan Hari ke Fina lalu dia sendiri gimana.. manusia munafik...
Sandisalbiah
Haru pernah bermonolog kalau dia sengaja menjebak Herman agar bisa memiliki Fina itu artinya Haru emang mencintai Fina tp yg jd pertanyaan kapan Haru pertama melihat fina..?
Sandisalbiah
kalau Rere bukan kekasih Haru lalu siapa.. mereka sangat dekat.. apa sepupu, adik.. atau mantan.? .
Sandisalbiah
ternyata Fina ceroboh dan naif.. hah.. harusnya jd perempuan yg sudah biasa kerja keras dia itu jd org yg teliti dan waspada.. ini kok berbanding terbalik...
Sandisalbiah
utk org sekelas tuan muda harusnya masalah Fina dan kekasihnya ini hanya hal sepele tp kalau udah melibatkan hati jd ribet urusannya
Sandisalbiah
dr sikap Haru di sini menandakan kalau dia peduli dgn Fina.. tp kenapa perlakuannya sok bossy
Mainah Inah
😦😦😦😦
Mainah Inah
hadeeeh ngarep
Sandisalbiah
bener² pengisap alterego si Haru.. tp tunggu gak mungkin org kaya kek dia gak punya wanita pujaan alias kekasi.. jd Fina beneran cuma di jadikan mainan ini..
Sandisalbiah
sikap Haru sangat mencurigakan..
Sandisalbiah
Fina hanya korban dr keegoisan kakaknya dan Haru yau pasti itu, seharusnya dia tdk bersikap kassr pd dina apa lagi dia kini udah jd istrinya..
Sandisalbiah
lela X SMA, Fina udah berusia 17 thn.. apa dia dulunya telat masuk sekolah.. harusnya usia segitu udah kls XI
Sandisalbiah
Haru ber kepribadian ganda.. saat jd guru bersikap kalem dan di rumah galak seperti rentenir
Sandisalbiah
jd Fina di jadikan jaminan hutang di Herman pd Heru
Sandisalbiah
neg dgn kelakuan kakak Fina..
Sandisalbiah
Dina langsung ketemu calon jodoh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!