*Peringatan,Ambil sisi baiknya aja dari nih novel,Anggap semua momen romantis disini sebagai khayalan saja,Karna kalo asli takut dosa:)*
Selamat membaca ini adalah cerita lanjutan dari novel- aku sang badgirl.
Menceritakan seorang pria tampan bernama davin adnan safir yang mempunyai julukan badboy, bersama dengan kedua temannya yang juga seorang badboy, yaitu anan candra galen dan raka ali saputra,mereka sangat terkenal dengan kenakalannya.
Ia juga mempunyai adik bernama alexa adnan safir,Adiknya memiliki sifat dingin yang menuruni papahnya , tetapi juga penuh perhatian dan sangat berbakat.
Bagaimana kelanjutan ceritanya?, dan apakah ada yang bisa merubah sifat mereka berdua?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Najmu Laila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
season 2 - mengantar marvil
" siapa yang akan bantu gw". gumam alexa menatap lantai kamar mandi dengan sedih.jika meminta tolong abangnya tidak mungkin karna pasti abangnya itu sedang bersama temannya.
" woy...buka pintunya".teriak sandi didepan pintu kamar mandi,alexa pun bangkit dari duduknya.
"sandi...itu loh". teriak alexa senang,tidak bisa dipungkiri, sekarang memang ia sangat membutuhkan bantuan dari sandi.
"iya..buka pintunya".ucap sandi dibalik pintu, alexa pun membuka pintu itu dengan tersenyum lebar, sandi pun melotot kaget, belum pernah ia melihat alexa tersenyum lebar seperti itu.
"lu dateng...".ucap alexa senang.
"hem...nih pembalutnya". ucap sandi memberikan berbagai macam pembalut, alexa pun melihat pembalut itu dengan pandangan terharu.karna sangat jarang seorang pria mau membelikan pembalut apa lagi ini disekolah.
"makasih gw janji, akan bales budi lu". ucap alexa memeluk sandi, sandi pun melotot,jantungnya kembali berdetak dengan kencang.
"i...iya..".jawab sandi menutupi wajahnya yang malu dan memerah.
" yauda makasih ya".ucap alexa memasuki kamar mandi lagi,sandi pun langsung merosot dilantai kamar mandi itu.
"hah...jantung gw kenapa lagi".ucap sandi memegang dadanya.
\*
davin mengantar marvil sampai kedepan gerbang sekolah sma rakunza, semua muridnya menatap tajam davin,mereka ingin memukuli davin tetapi dilarang oleh marvil.
"loh hati hati yah...makasih uda anterin gw".ucap marvil tersenyum , para murid sma rakunza menatap kedekatan mereka dengan aneh.
"vil...dia itu musuh kita". teriak salah satu murid disana.
"diam...bukan urusan lu, masuk sana". usir marvil pada salah satu teman nya yang ikut tawuran kemarin.temannya itu pun masuk dengan kesal.
"sorry...dia emg gampang marah orangnya".ucap marvil menyengir.
" iya gpp ,yauda gw uda telat nih, gw pergi dulu yah".ucap davin tersenyum, marvil pun mengangguk.
davin pun melajukan kendaraannya kearah sekolahnya yaitu SMA BAKTI PURNAMA.
"gimana uda selesai?". tanya sandi melihat alexa keluar dari toilet.
" uda...ayo ikut gw".ucap alexa menarik tangan sandi.
" mau kemana?". tanya sandi heran.
" ikut gw...beli baju dikoperasi, masa iya lu telanjang gini".ucap alexa kembali datar.
"kenapa...bagus badan gw, apa lu takut tergoda yah".ucap sandi tersenyum menggoda.
" najong".jawab alexa datar, sandi pun hanya menurut saat alexa menuntunnya kearah koperasi.
"bu beli...baju seragam buat laki laki".ucap alexa datar sambil menarik sandi yang memasang wajah kesal.
ibu antis yang menjadi penjaga koperasi menatap mereka dengan pandangan yang aneh.cowoknya membeli pembalut sebanyak itu,gadisnya membeli baju pria.
" bu...mana bajunya".ucap alexa datar.
" eh...iya disana".ucap bu anti menunjuk kumpulan baju seragam.alexa langsung berjalan mengambilnya,setelah itu langsung memberikan segepok uang tanpa berbicara, dan langsung keluar, bu anti pun menjadi melongo," pasangan yang sangat serasi".gumam bu anti.
setelah keluar , alexa langsung memberikan seragam itu pada sandi.
" nih pake...".ucap alexa memberikan seragam itu,tetapi sandi malah menatap seragam itu dengan aneh.
"ini buat apaan?". heran sandi melihat seragam putih itu.
" pake...diapain lagi".ucap alexa datar.
" oh...gak usah, gw nyamanan gini kok, gk panas".ucap sandi tersenyum.alexa pun menatap tajam sandi.
" pake..." ucap alexa memutari badan sandi, untuk memakaikan seragamnya, sandi terdiam saat alexa memakaikannya seragam itu.
" ini masukin...cepet".ucap alexa menyuruh sandi memasukan tangannya pada kemeja itu,sandi pun melakukan itu dengan diam.dengan telaten alexa mengancingkan kemeja itu, sandi menatap alexa tanpa berkedip.
deg...deg..deg...
sandi menarik tangan alexa yang sedang mengancingkan seragamnya tanpa sadar, alexa pun kaget dan menatap sandi yang berada di depannya, mereka pun saling pandang.
deg...deg...deg...
mereka berdua merasakan jantung mereka yang berpacu dengan cepat, alexa pun menarik tangannya yang dipegang oleh sandi, sandi pun memalingkan wajahnya kearah lain.
"aduh gw ngapain sih". batin sandi salah tingkah.
" kenapa dia jadi serius gini sih". batin alexa kesal.
"gw kekelas duluan ".ucap alexa berjalan dengan cepat.sandi pun menatap alexa yang mulai menjauh.
" ah...gw kenapa sih, ah...baru pertama kali gw ngerasaain kaya gini".teriak sandi , ia pun memutuskan untuk pergi kekelasnya.
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
disatu sisi, davin baru saja sampai si sekolahnya SMA BAKTI PURNAMA.
" wey...vin baru sampe lu".teriak anan kepada davin.
" iya...gw baru sampe , abis anterin doi". canda davin.
" hah siapa doi lu".heran raka baru bangun dari tidurnya.
" ada lah yang penting cewek cakep".ucap davin terkekeh.anan dan raka pun saling pandang.
" kita cari tau".batin raka dan anan saling pandang.
" uda...gw tau isi otak lu berdua, awas lu ngawasin gw". ucap davin duduk disofa rooftoop.
"iya..iya ".pasrah anan dan raka.
" bagus...".ucap davin mengangkat ibu jarinya.
jangan lupa like dan komen yah kalo suka sama ceritanya.
tim solace