NovelToon NovelToon
Kaya Dengan Seribu Akun

Kaya Dengan Seribu Akun

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir / Sistem / Tamat
Popularitas:239.9k
Nilai: 4.7
Nama Author: tompealla kriweall

Reo Onsi, seorang anak Yatim yang tinggal bersama Ibunya. Mereka terpaksa terusir dari rumahnya sendiri setelah rumah tersebut disita Debt Collector atau lintah darat.

Walau Begitu, ternyata rumah tersebut tidak mampu menutup hutang keluarga mereka pada Lintah Darat.

Suatu saat, Reo mendapatkan Sistem Seribu Akun dari sebuah Layar Komputer terbengkalai yang ada di gudang. Dari sistem inilah Reo akhirnya mendapatkan misi tantangan yang akan memberinya kekayaan.

Ikuti terus kisah Reo Onsi yang berjuang untuk mendapatkan kekayaan dari sistem Seribu Akun, hingga akhirnya dia bisa menjadi seorang yang paling kaya di dunia tanpa harus diketahui identitasnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tompealla kriweall, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Impian Reo membeli mobil baru akhirnya tercapai. Mobilnya Reo juga berbeda dari mobil yang biasa digunakan oleh temannya, terutama Anna yang merupakan anaknya Hendrix, sang lintah darat.

Mobil baru Reo ini memiliki ukuran yang lebih besar dan bisa menampung lebih banyak orang sehingga teman-temannya bisa berangkat sekolah bersama dengannya.

Teman-teman Reo yang biasa berangkat sekolah bersamanya sangat kagum dengan mobil baru yang dimilikinya. Mereka memuji warna dan model mobil baru Reo yang unik dan berbeda dari mobil yang biasa dilihat di jalan.

"Wah, mobil baru kamu keren banget Reo. Bisa muat banyak orang juga ya?" April memuji dengan mata berbinar-binar.

"Iya, mobil baru ini lebih besar. Lumayanlah, bisa muat 7 orang loh." Reo menginformasikan kapasitas mobil miliknya.

"Warnanya juga bagus. Kayaknya jarang deh mobil dengan warna seperti itu," sahut Satria, sambil meraba-raba bagian pintu penumpang.

"Sudah pernah coba jalan-jalan pakai mobil baru ini?" tanya Satria, dengan mata menyipit.

Reo mengeleng beberapa kali. Dia memang belum sempat membeli mobil ini jalan-jalan, karena ibunya keburu pergi bersama dengan Ryanoir ke luar kota.

"Belum, aku belum sempat. Tapi nanti kalau ada kesempatan, kita bisa jalan-jalan bersama. Ada yang mau ikut, gak?"

"Wah, seru banget tuh. Kita bisa jalan-jalan ke tempat wisata yang jauh-jauh." April langsung menyahut cepat.

Satria juga mengecilkan jempolnya kemudian berkata, "iya, dan yang pasti kita bisa sampai tujuan dengan lebih nyaman karena mobilnya baru dan muat banyak orang."

"Bisa di atur..."

Reo memberikan kode pada teman-temannya, seandainya suatu hari nanti akan mengajak mereka jalan-jalan keliling kota.

Saat ini mereka berada di depan sekolah, ketika Reo bersama dengan ketiga temannya sedang berbincang-bincang.

"Wow, ini mobil baru siapa? keren sekali! Apa ini mobil Anna?" tanya salah satu teman Reo, yang biasa melihat Anna berganti-ganti mobil.

"Ini mobil Reo." April justru yang menyahuti pertanyaan temannya tadi.

"Kamu benar-benar berbeda dari yang lain, Reo. Mobil kamu benar-benar keren dan juga terlihat lebih nyaman." Teman yang lain ikut memuji.

Reo hanya mengangguk saja, mengucapkan terima kasih. "Iya, terima kasih."

"Ajak kita jalan-jalan, Reo!" Yang lain meminta.

"Terima kasih, teman-teman. Aku senang kalian semua suka dengan mobil baruku. Mari kita coba untuk bepergian bersama-sama saat pulang sekolah nanti."

Plokkk plokkk plokkk

Plokkk plokkk plokkk

April bertepuk tangan kemudian diikuti oleh teman-temannya yang lain. Mereka semua merasa sangat senang, karena sepulang sekolah nanti diajak jalan-jalan Reo dengan mengunakan mobil barunya, yang sudah ada supirnya juga.

"Aku sudah tidak sabar untuk pergi ke tempat yang jauh-jauh bersama kamu, Reo. Kita bisa bermain ke taman atau pantai, dengan mendengarkan musik dan bernyanyi bersama di dalam mobil!" Satria juga antusias sekali.

"Tentu saja, kita akan memiliki banyak kesenangan bersama-sama untuk menghabiskan waktu jika ada waktu yang senggang."

Reo membuat semua teman-temannya merasa senang pagi ini, sehingga mereka memiliki mood belajar yang baik.

***

Sewaktu pulang sekolah.

Reo dan teman-temannya yang lain melihat Anna berjalan kaki ke sekolah karena papanya sudah tidak memiliki mobil. Teman-teman yang lain mengejek Anna karena biasanya ia selalu menghina mereka-mereka yang tidak memiliki mobil. Sedangkan dia selalu menggunakan mobil bersama dengan supirnya, dan mobilnya selalu mobil yang bagus.

"Hahaha, Anna, lihatlah kamu sekarang. Bagaimana rasanya berjalan kaki ke sekolah?" Satria mengejek Anna, memberikan perkataan yang diucapkan untuk balas dendam.

"Mungkin kamu akan lebih baik berlari, agar kamu tidak terlalu terlambat tiba di rumah!" April ikut menimpali.

Anna merasa tidak nyaman dengan ejekan teman-temannya dan berusaha untuk cepat-cepat pergi dari tempat itu. Namun, Reo menghentikannya.

"Tunggu sebentar, Anna. Apa kamu ingin ikut bersama kami naik mobil? Aku yakin masih ada tempat kosong." Reo menawarkan tumpangan.

Anna terkejut mendengar tawaran Reo dan merasa tidak nyaman. Dia ingat, jika dia sudah berlaku tidak baik pada Reo dan teman-temannya yang lain.

"Tidak, tidak perlu. Aku baik-baik saja dengan berjalan kaki." Anna menolak.

"Tidak apa-apa, Anna. Kamu tidak perlu malu untuk menerima bantuan. Kita semua teman, bukan musuh." Reo berusaha berkata baik.

Teman-teman yang lain terkejut dengan tindakan baik Reo dan menatapnya dengan penuh kagum. Karena selama ini, Anna selalu merendahkan dan menghina Reo sebagai anak yang tidak punya ayah dan miskin.

Tapi kini, Reo sudah tidak lagi miskin dan kembali kaya seperti waktu ayahnya sama hidup.

"Kamu benar-benar teman yang baik, Reo. Padahal kita semua tahu, bagaimana sikap anak selama ini." April kembali memuji Reo.

"Kami semua harus belajar darimu, Reo. Ini benar-benar langka!" satria ikut memuji Reo.

"Baiklah, aku ikut."

Anna merasa terharu dengan tindakan baik Reo dan teman-temannya dan akhirnya ia menerima tawaran untuk ikut naik mobil bersama-sama. Mereka semua pulang ke rumah, dan Reo sudah meminta pada supir untuk mengantarkan temannya satu persatu.

***

Keadaan Reo di rumah sendiri tampak sepi dan sunyi. Karena ibunya sedang berada di luar kota bersama suaminya, Ryanoir, untuk bulan madu. Reo harus tinggal di rumah sendirian untuk beberapa waktu. Meskipun sudah terbiasa tinggal sendiri, Reo merasa kesepian dan bosan di rumah tanpa kehadiran ibunya.

Reo duduk di ruang tamu dan merenung, merasa sedikit cemas dengan keadaan rumah yang terasa kosong. Ia mencoba mengalihkan pikirannya dengan menyalakan televisi, tetapi acara yang ada tidak menarik minatnya. Reo lalu berjalan ke dapur untuk mencari makanan, tetapi hanya menemukan makanan instan yang kurang menggugah selera.

Akhirnya Reo menekan makanan dari luar, melalui aplikasi pelayanan.

Reo mengaktifkan Sistem Seribu Akun, hanya untuk mengecek beberapa kegiatan akun-akun yang bekerja secara otomatis seperti sebuah asisten pribadi untuknya dalam menangani bisnis sahamnya.

Kini Reo merasa terasing dan merindukan kehadiran ibunya. Ia memutuskan untuk menghubungi ibunya dan berbicara, mengurangi rasa kangennya.

Tut tut tut

..."Halo, sayang."...

..."Halo, ibu. Aku merindukanmu. Bagaimana perjalananmu?"...

..."Kami baik-baik saja di sini. Bagaimana keadaanmu di rumah?"...

..."Rumah terasa sunyi tanpa kehadiranmu, Ibu. Aku merindukanmu dan ingin cepat-cepat Ibu pulang saja."...

..."Ibu juga merindukanmu, Nak. Tetapi kamu harus mandiri dan merawat dirimu sendiri di rumah. Maaf ya, Ibu akan kembali dalam beberapa hari lagi."...

..."Baik, Ibu. Aku akan baik-baik saja di rumah. Nikmati waktu bulan madumu dengan pak Ryan. Salam untuknya."...

Klik

Setelah berbicara dengan ibunya, Reo merasa lebih tenang dan lebih baik. Ia mencoba untuk melakukan beberapa aktivitas yang menyenangkan di rumah untuk menghilangkan kebosanan.

1
strivee
kntlisklsusfmuehs
strivee
satu sipon 1 ronda 1 hondajes 1 lambegoni
Jasmin Melor
Luar biasa
Edy Sulaiman
menarik juga...hhh
Seven8
kalimatnya bertele-tele. utk maksud & tujuan yg sama sering diulang2.
William Shakespeare
satu indo satu Inggris 🗿
Emil Djibran
penjelasan soal uangnya kurang jelas,ceritanya pun terasa loncat-loncat jadi kesannya kurang nyambung,,jadi para reader di suruh mikir sendiri jadinya
Emil Djibran
apa ini thor?
4 milyar atau 4 ribu milyar ?
AitchAre
teteh
TK: telah 🤦🤦🤦
terima kasih
total 1 replies
AitchAre
bang digital
TK: Bank 😀😀✌️
total 1 replies
Vincent Da Vinci
ayat terlalu banyak memperjelaskan sesuatu hal... jangan buat cerita bertele-tele. menjadi hilang minat bila baca cerita bertele-tele
TK: ok thanks, bos
total 1 replies
Eros Hariyadi
Miskin boleh² saja, tapi jangan bodoh.... nampaknya pemilik warnet juga ketularan koplaakk.... undang pihak yang berwenang/polisi...itu jelas delik penipuan dan kriminal, namanya Pelunasan/Paid-off dimana pun di dunia ini seluruh kuwajiban/hutang, bunga dan denda keterlambatan bayar telah dihitung....gak ada sisa bunga yang masih harus ditagihkan, gw yakin authornya kurang paham soal ini...gw orang kerja di Bank jelas memahami soal remeh seperti ini, mengusir orang dari rumahnya ga semudah seperti itu...apalagi dengan kekerasan, ndak bisa dilakukan...Hak Mutlak tidak berlaku di negara ini, semua harus via pengadilan itupun tahapannya banyak yang musti dilalui....gw mah termasuk ahli di bidang ini, kerjaan sehari-hari... wkwkwk 😝😄🤣
TK: nah itu, Pinjol akhirnya bertebaran. padahal sama aja targetnya dan 🤷
total 8 replies
Eros Hariyadi
katanya udah pelunasan kok masih ada hutang bunga, napa waktu pelunasan kemarin ga bawa Pengacara dari LSM...?? khan ada bantuan hukum gratis untuk golongan gak mampu...ini yang gw bilang gak masuk akal, kayak hutang recehan ajaahh....ini negara hukum, bukannya negara halu...😝😄🤣😫
TK: aku buat di negara halu gimana dong 🤷
total 1 replies
Eros Hariyadi
Namanya Bocil ada saatnya kumpul dan ber-senang² dengan temen²nya... namun juga dipaksa untuk berpikir dewasa yang bukan untuk seusianya... kasihan juga...🤔🙄😢😫😭😭💪👍
TK: huwaaa 😭
total 1 replies
Eros Hariyadi
Tetap Semangat yaaa... Thor, Sukses selalu 😝😄💪👍👍🙏
TK: very tengyu gan.
matur suwun 🙏
total 1 replies
Eros Hariyadi
hadeeehh.... akhirnya author mewariskan ilmu pamungkasnya kepada Reo, Ilmu bersandiwara... wkwkwk...banyakan nonton sinetron neehh... authornya, asalkan jangan ilmu Bokep yaaa...😝😄💪👍👍👍
TK: waduh 😲
total 1 replies
Eros Hariyadi
Lanjutkan Thor 😝😄💪👍👍👍
TK: sippp 👍
total 1 replies
Eros Hariyadi
Namanya juga Bocil... dengan melihat usianya jelas belum layak untuk melakukan perbuatan hukum, KTP ajaahh...pasti lom punya, lom memenuhi syarat disebut dewasa....🤔🙄😠😡😢
TK: haahhh 😲
total 1 replies
Eros Hariyadi
Lanjutkan Thor 😝😄💪👍👍😢
TK: Ok 👍👏👏
total 1 replies
Eros Hariyadi
Mang waktu pelunasan hutang kepada rentenir, gak ada tanda bukti pelunasan yang berkekuatan hukum pasti/akta, soalnya hutangnya udah diatas 1 milyar dan penyerahan bukti sertifikat tanah dan bangunan, khan harus ada...,.?? masa hutang sebesar itu dianggap sama dengan hutang Rp 15.000,- seehh...🤔🙄😝😄🤣
TK: namanya lintah darat itu pasti gak resmi, kan ya?
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!