Banyu dan Alia sudah lama menjalin kasih, sejak mereka masih dibangku SMU sampai mereka sudah sama - sama bekerja. Banyak mimpi dan harapan yang ingin mereka wujudkan tapi semua itu terhalang oleh restu orang tua.
Banyu biru Aji berasal dari keluarga biasa saja pemilik restoran kecil yang sudah turun temurun warisan dari kakek dan nenek banyu, sementara keluarga alia berasal dari keluarga terpandang dan kaya raya.
Diam diam orang tua aliya tidak menyetujui hubungan mereka bahkan mereka sudah menyiapkan jodoh dan rencana untuk memisahkan aliya dan juga banyu.
Akankan cinta mereka bisa berlanjut atau akan menyerah dan kalah????
" Hai.....aku come back setelah lama tidak menulis.... semoga karyaku ini bisa dibaca dan diterima banyak pembaca"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bondan wardoyo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 7 Jebakan
Gita lari ke dapur dengan tergesa-gesa dan juga panik. Gita langsung menunjukan ponsel dan isi chat kepada ibunya.
Tulisanya adalah pembatalan sepihak pesanan seribu nasi box, oleh pemesanya tanpa alasan yang jelas sontak saja membuat semua orang yang ada didapur terkejut dan menghentikan semua aktifitas mereka.
" Gita kemaren kamu udah minta DP kan ke pembelinya alamat kirimnya jelaskan."
" Sudah Buk....tapi dari semua total pesenan dia baru bayar empat juta, kemaren dia bilang akan pelunasan hari ini jam tiga sore dan Gita tunggu sampe jam tiga sore belum ada kabar makanya dari tadi Gita konfirmasi terus ke orangnya maafin Gita ya Buk, Gita kurang teliti dan ceroboh harusnya kita minta dp sesuai sop kit lima puluh persen lalu sekarang gimana buk mau kita apakan semua ini gita takut dimarahin mas Banyu."
" Ya sudah coba kamu hubungi lagi orangnya apa coba kamu telefon bu joko katanya dia temenya bu Joko kan langganan kita."
" Iyaa bu coba Hita hubungi beliau."
Bapak yang sedang ada diruang belajar juga penasaran ada apa didapur sepertinya semuanya heboh. Bapak menanyakan kepada ibu ada masalah apa sebenarnya. Dan Ibu menceritakan semuanya.
Dari total pesanan tiga puluh lima juta baru dibayar empat juta dan tiba-tiba membatalkan pesananya no.nya tidak bisa dihubungi lagi. Sementara semua bahan sudah terlanjur diproses persiapan masak uang kas juga sudah dipakai untuk belanja.
" Apa bahannya tidak bisa disimpan Bu di kulkas untuk besok kalau ada pesanan lagi."
" Bahan sebanyak ini pak sudah diproses mungkin ada sebagian yang bisa kita selamatkan tapi sebagian lagi akan mubazir kalau kita tidak lanjutkan."
" Ibuk Gita sudah telepon bu joko dan anehnya bu joko bilang dia tidak kenal dengan orangnya yang namanya bu Wiwik, apa kita kena penipuan ya buk gimana ini buk ini semua salah gita."
Gita menangis karena merasa bersalah dengan apa yang terjadi. Dan saat itu Banyu tiba dirumah setelah pulang dari klinik, dan langsung ke dapur belakang. Banyu bertanya ada apa kuk sepertinya ada masalah. ibu menceritakan semua yang terjadi pada Banyu. Sebenarnya Banyu hari ini cukup lelah pagi dia jaga di ruma sakit siang kuliah dan sore praktek di klinik.
Sebenarnya mereka rugi bahan, rugi waktu dan tenaga juga sempat menolak beberapa orderan yang bersamaan, tapi mau bagaimana lagi hal yang tidak diprediksi terjadi. Mau tidak mau bahan yang tidak bisa disipan akan tetap dimasak nanti semua makananya sebagian akan dibagikan untuk murid bapak disekolah sisanya dibagikan ke panti asuhan dan ojol.
" Ya sudahlah kita ambil hikmahnya lain kali kita harus lebih berhati - hati lagi karena tidak semua orang itu baik dan dapat dipercaya." kata Ibu.
" Dan siapa tau lewat doa-doa anak yatim apa yang menjadi hajat dan keinginan kamu segera di kabulkan Banyu, ibu masih ada simpanan uang untuk modal lagi kamu jangan khawatir mudah-mudahan rejeki kita diganti dilain waktu."
" iya bu semoga saja Allah mudahkan semuanya.:
Ke esokan harinya semua makanan sudah di distribusikan kesekolah ke panti juga ke ojol yang mereka semua di jalanan dan juga tukang parkir dan lainya. Mereka mencoba iklas dan tetap bersyukur.
Di tempat lain.
Bu Joko tengah bertemu dengan seseorang disebuah cafe. Mereka tampak bicara serius dan orang itu memberikan amplop coklat yang cukup tebal langsung saja bu Joko memasukanya ke dalam tas dan setelahnya mereka berdua langsung pergi dari sana.
Hari ini kebetulan Aliya selesai kerja lebih cepat jadi dia memutuskan untuk pergi ke klinik tempat Banyu bekerja. Aliya sengaja membawa makanan dan juga kopi untuk mereka berdua nikmati setelah Banyu selesai praktek.
Sementara itu Banyu sedang memeriksa beberapa pasien tiba-tiba ada bapak - bapak yang datang ke klinik dan marah-marah. Dia memaksa masuk keruang praktek dr Banyu.
Perawat dan juga satpam berusaha menenangkan orang itu dan mengajak bicara baik-baik. Karena tidak ingin pasien yang lain terganggu.
" dr. Banyu SAYA MAU BICARA....SAYA TIDAK TERIMA DR.SUDAH SALAH MEMERIKSA DAN SALAH MEMBERIKAN OBAT PADA ANAK SAYA SEKARANG DIA DIRAWAT DIRUMA SAKIT KAMU HARUS BERTANGGUNG JAWAB." Bapak ini terus saja berteriak teriak.
Pasien yang sudah menunggu giliran masuk tentunya jadi penasaran dan sebenarnya apa yang terjadi.
Banyu yang ada didalam juga penasaran ada keributan apa diluar sana. Dan karena penasaran Banyu keluar dari ruanganya dan PLakkkkkk tiba-tiba saja pukulan mendarat di pelipis Banyu. Sontak semua terkejut apalahi Banyu yang dalam posisi tidak siap.
Siapa sebenarnya bapak- bapak yang membuat keributan itu? Bersambung dulu ta episode kali ini semoga semua terhibur dan menikmati cerita ini jangan lupa like dan komen ya terima kasih.