NovelToon NovelToon
Suami Khayalan

Suami Khayalan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Fantasi / Romansa Fantasi
Popularitas:146.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Marimar

Kisah Jerry, Eza dan Nilo seorang wanita 21 tahun yang sangat suka sekali berdiam diri di Rumah dan memiliki ilusi yang sangat kuat.
Bahkan Nilo bisa menceritakan bagaimana rupa suaminya itu, bagaimana mereka menikah, bagaimana mereka melewati malam pertama dengan begitu detail. Namun itu semua hanyalah khayalan Nilo.

Nilo tersesat antara kehidupan nyata dan imajinasinya.

Akankah Nilo tersadar dan bagaimana Nilo menemukan cinta sejatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marimar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps. 22

Beberapa hari berlalu. Sore hari Nilo sedang berbaring di tempat tidur.

“Mengapa kau di sini?” tanya Nilo dengan tatapan menggoda pada lelaki yang sudah berada di atas tubuhnya.

Bagaimana Eza membiarkannya masuk kesini, batin Nilo, takut suami memergokinya sedang berduaan dengan pacarnya, namun itu tidak mengalahkan hasratnya yang ingin bercumbu.

“Aku merindukan mu.” terdengar suara dari lelaki yang begitu Nilo cintai.

“Aku juga merindukan mu.” tangan Nilo naik ke leher Lelaki di depannya itu.

Cklek.. pintu terbuka.

“Sedang apa kau?” tanya Eza yang baru saja masuk melihat Nilo melingkarkan tangan di depan wajahnya.

Oh astaga, lagi-lagi aku berkhayal.

“Mau sampai kapan kita seperti ini?” geram Nilo pada Eza, ia sudah mengurung Nilo beberapa hari tidak boleh keluar dari kamar.

“Sampai kau mencintai ku.” jawab Eza sembari memberikan 1 klip kertas kepada Nilo.

“Apa ini?” Nilo membolak - balik kertas yang ada di tangannya.

“Baca!” ketus Eza.

Kau adalah istriku, apapun yang terjadi kau adalah milik ku.

“Perjanjian pernikahan!” Nilo membaca tulisan teratas dengan nada terkejut.

“Untuk apa ini?” tanya Nilo lagi.

“Aku memberi mu waktu 10 menit untuk membaca semua itu!” Eza bukannya menjawab pertanyaan Nilo, dia malah memberi waktu singkat kepada Nilo dengan nada tegas.

Apa-apaan ini, dia semakin semena-mena.

Nilo mulai membaca semua pasal-pasal dalam perjanjian pernikahan yang Eza buat.

Rupanya ini yang ia kerjakan beberapa jam tidak berada di dalam kamar untuk mengawasi ku.

1.Suami tidak akan memaksa istri untuk melakukan sesuatu yang mengakibatkan hadirnya anak di dalam perut istri. Ahh ternyata perjanjian ini bagus untuk ku.

2.Suami berhak memerintah istri. heh

3.Istri wajib membangunkan suami di pagi hari. *heh

4.Istri tidak boleh tertidur jika suami belum tidur. apa!

Istri wajib menidurkan suami, jika suami sulit tidur. hah, apa dia bayi.

Suami berhak melihat tubuh istri, tanpa terkecuali*. Mata Nilo terbelalak membaca pasal 6.

“Aku tidak setuju dengan perjanjian ini.” Nilo melemparkan kertas-kertas itu di atas tempat tidur.

“Kau boleh langsung baca di pasal 101.” suara Eza datar tak menghiraukan penolakan Nilo.

Mendengar ucapan Eza dengan wajah datar yang tak biasa ia tampilkan membuat Nilo kembali meraih kertas perjanjian yang tak jauh darinya. Nilo membuka lembaran kertas mencari angka 101.

“Jika Istri tidak menyetujui perjanjian ini, maka suami akan melakukan hal yang berlawanan dengan pasal pertama, saat itu juga.” bunyi pasal 101 yang di baca keras oleh Nilo, yang berarti Suami akan dengan senang hati melakukan sesuatu yang mengakibatkan hadirnya anak di dalam perut istri.

Nilo bergidik ngeri, dan tanpa sengaja membaca bunyi pasal 100 yaitu “ Akan di masukkan setelah suami ingat.”

Apa! perjanjian yang belum di ketahui poinnya. Benar-benar dia sungguh gila.

Eza sudah menaiki ranjang dan berada di atas tubuh Nilo bersiap untuk memulai aksinya.

"Apa yang ingin kau lakukan?” Nilo hendak menarik selimut menutupi seluruh tubuhnya namun tangan Eza lebih cepat darinya, bahkan Eza menyingkap seluruh selimut hingga lekukan tubuh Nilo tampak begitu jelas.

“Aku akan melakukan pasal 101 untuk memusnahkan perjanjian itu.” ucap Eza dengan menyeringai penuh arti seraya menyeret tangannya menuju undakan cantik di di depannya.

Aaaarrghh, teriak Nilo.

“Oke, aku menyetujuinya.” sekilap Nilo mendorong tubuh Eza yang berada di atasnya, Nilo sudah sangat takut, meraih bolpoint yang sejak tadi menunggu Nilo untuk mengambilnya lalu menandatangani pada kolom kertas yang sudah di sediakan.

Sah sudah, Nilo tidak akan keluar dari cengkraman Eza, kecuali setelah semua ini Nilo tetap tidak mencintainya. Mungkin akan membuat perih hati Eza namun akan lebih baik jika mereka memilih berpisah jika Nilo benar-benar tidak bisa mencintainya untuk kebahagiaan mereka bersama.

Flashback beberapa bulan lalu.

Jerry selalu menemui Nilo di saat hari-hari dan jam-jam tidak bekerja, ia hadir sebagai Jerry tak memperdulikan apa dan bagaimana Nilo dan J sebelumnya.

Sejak pertemuan Eza dan Nilo, Eza selalu mengingat Nilo walau Eza belum mengetahui nama Nilo saat itu bak jatuh cinta pada pandangan pertama.

Sebulan berlalu, barulah Eza menghubungi telpon rumah kediaman bapak Bagas yang baru ia ketahui adalah rumah yang anaknya akan di jodohkan dengannya. Karena pertemuan pertama kali mereka Eza meminta temannya untuk menggantikan dirinya,l, dan meminta temannya itu menunjukan sikap bahwa dirinya tidak tertarik dengan perjodohan ini dan menjadi sedikit aneh jika tiba-tiba Eza berlaku baik pada Nilo.

Akhirnya Eza berkenalan dengan Nilo memakai nama Josh dan mengajak Nilo bertemu di sebuah tempat reparasi mobil, dengan alasan memudahkan komunikasi Eza meminta nomor ponsel Nilo, saat pertemuan mereka tak lupa Eza memakai topeng untuk menyamarkan wajah aslinya, itulah alasan pertama Eza bertemu dengan Nilo dan hubungan mereka terjalin layaknya teman, mereka menjadi sering bertemu dalam balutan Josh membuat Eza semakin yakin untuk menikahi Nilo.

Nilo tidak seperti wanita lain yang suka nongkrong berbelanja, dan yang paling Eza ingat adalah ketika Nilo menundukkan pandangannya ketika bertema dengannya pertama kali.

Padahal Nilo hanya takut tergoda, Nilo sadar diri akan kesukaannya terhadap pria tampan.

Apapun alasannya, Eza sangat suka dengan itu.

Pada suatu ketika, Jerry masuk ke dalam kamar Nilo saat Nilo sedang berbicara serius dengan J.

Akhirnya Nilo sadar, ia hanya berkhayal setelah terus-terusan mengabaikan kejanggalan-kejanggalan yang terjadi.

“Kau siapa?” bentak Nilo.

“Apa maksud mu?” suara Jerry pelan, bingung, ia baru saja masuk tiba-tiba Nilo sudah berbicara ketus dengannya.

“Jawab aku Nilo?” lagi suara Nilo keras.

Mungkin sudah waktunya aku jujur. “Aku Jerry.”

“Keluar Kau!” Geram Nilo, matanya nanar melihat Jerry.

Sungguh Nilo benar-benar tersadar akan kebodohannya selama ini.

“Tapi cinta ku sungguhan untuk mu.” ucap Jerry ingin mendapatkan kekasihnya kembali.

“Keluar!” teriak Nilo meminta Jerry keluar sekarang juga.

Setelah beberapa saat Jerry keluar, Nilo menerima panggilan di ponselnya yang merupakan dari ibunya.

Ayah dan Ibu Nilo mengatakan bahwa mereka sudah tidak memiliki waktu lagi. Dalam keadaan marah dengan Jerry, Nilo mengiyakan perkataan ayah dan ibunya itu, menyetujui akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat.

1 Minggu menuju pernikahan Nilo, Jerry terus mencoba memperbaiki hubungannya namun Nilo tidak menggubrisnya.

Hingga malam hari sebelum pernikahan, Jerry semakin kusut, otaknya semakin tidak berjalan, yang ia pikirkan hanya memutus koneksi internet saja agar berita Eza menikah dengan orang yang dia cintai tidak menyebar. di tambah Nilo yang belum juga memaafkannya, semakin membuat Jerry tak tau harus berbuat apa.

Sementara itu Nilo sedang merasa rindu dengan Jerry yang selama ini selalu bersamanya,

Nilo mengambil ponselnya dan mengirim pesan kepada Jerry.

Aku mencintaimu, dan kini aku sedang merindukan mu.

bunyi pesan yang di kirimkan oleh Nilo.

Jerry yang sedang tidak baik itu membaca pesan Nilo, dengan cepat ia keluar dari rumah dan mengendarai mobilnya menuju rumah Nilo. Namun Naas, Jerry yang berniat untuk menculik Nilo, malah tertidur di balkon kamar Nilo saat bersembunyi, karena Jerry belum tidur selama 3 hari.

Hingga ia terbangun, Nilo sudah menjadi istri dari Eza temannya sendiri.

1
Yasmin Risno
cerita author bkin aku pusing......
olle
kak up nya jangan tersendat2 dong penasaran bgt sm ceritanya sy sih lebih like nilo jerry
Fabro Os
makasih kak dah up lagi....
Fabro Os
Evan kembar g, sih kak?
💜⃞⃟𝓛ㅤ ᴀʀᴜɴᴀ
ya Allah Thorrrrr
kangen banget aku Ama Nilo
penasaran aku gak ilang² lho Thor Ama novelmu ini
setiap up adaaaa aja misterinya😁
Jan lama² ya Thor up nya aku setia nunggu lho😚
Olle Riu Olle
penasaran happy ending nya thor, jangan lama2 dong up nya
Shalwa Sabil
lanjut thour
💜⃞⃟𝓛ㅤ ᴀʀᴜɴᴀ
ampun dah Thor...
kelakuan Evan... jadi suka akunya sama doi🤭
Jerry kemana Thor? kangen juga ama cerita si Deddy satu ini😁
Iniaku: Follback kak
total 1 replies
Shalwa Sabil
lanjut thour
Fabro Os
makasih kak dah up lagi.....
Irsa Arini
lha langsung aja tidak pakai trik dulu kamu evan
D'wie author
Waduh,siapa tuh cewek? Jgn khayalan jg kyk J dulu ya! Trs Gou itu siapa ya? Jgn2 anak Gara sama Divine.Hmmm...🤔
D'wie author
Eza, itu Nilo putrimu yg kau abaikan. Kau tak tahu Nilo hamil Krn perbuatanmu, dasar lelaki menyebalkan.
D'wie author
Kasian ya Jerry, hatinya mati sepeninggal Nilo. Tempo hr jg aq gk rela Nilo mati,kasian Jerry soalnya.
D'wie author
Baru tw kisah anak Nilo dilanjutin.😌
Nouna Jumie
🤣🤣🤣🤣 Evan berguru dlu sama papah mertua wkwwk
Gitaemutz
hahaha
Shalwa Sabil
waduh evan2..lanjut kak...penasaran kpn evan bisa nembus nilo...hhhh
Shalwa Sabil
lanjut thour
Marfuad Namlia
jangan d bikin pusah thoor nilo ama evan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!