NovelToon NovelToon
Pengabdian Seorang Istri

Pengabdian Seorang Istri

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Cintamanis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:207.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ali Ajay

Menceritakan tentang kisah kasih seorang wanita muslimah yang bernama Khadijah yang menikah dengan seorang lelaki yang bernama Ustadz Hafizh.

Mereka berdua menikah karena keinginan dari Kyai yang tak lain adalah Ayah dari Khadijah. Senang susah mereka lalui bersama, hingga suatu ketika Khadijah mengalami kesusahan dalam melahirkan dan akhirnya Khadijah mengalami pendarahan sehingga merenggut nyawanya.

Bagaimana kisah selanjutnya, jangan lupa terus ikuti kisah Cinta Suci Khadijah..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ali Ajay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 22

Dan Ustadz Hafizh membantu istrinya yang sedang memasak di dapur.

"Oh ya permaisuri ku masak apa??"

Tanya Ustadz Hafizh sambil ngegoda istrinya.

"Hemm masak nasi goreng sayang nasinya banyak Bi, sama telur ceplok"

Ucap Khadijah sambil mengaduk nasi gorengnya.

"Heemm pasti enak, baunya aja udah wangi." Ucap Ustadz Hafizh pada istrinya.

"Tapi nasi gorengnya pedes nggak apa apa Bi??" Tanya Khadijah.

"Iya nggak apa apa" Jawab Ustadz Hafizh dengan suara sedikit lemes karna sebenarnya Ustadz Hafizh nggak suka pedas tapi karna kasian istrinya capek capek masak.

"Kalau Abi nggak mau pedas biar dinda masakin lagi." Ucap Khadijah pada Ustadz Hafizh.

"Nggak sayang Abi mau kok pedas tapi jangan pedas banget ya." Ucap Ustadz Hafizh.

"Tapi sebenarnya Abi mau nggak pedas, jujur Bi??

Tanya Khadijah pada suaminya.

" Ya sebenarnya Abi nggak begitu suka pedas sih, tapi kalau yang masak permaisuri ku sepedas apapun Pasti Abi makan."jawab Ustadz Hafizh sambil ngegomballin istrinya.

Dan masak sudah selesai Khadijah menyiapkan nya di atas meja makan. Dan memanggil Abahnya.

"Heem dinda panggil Abah dulu ya Bi."

Ucap Khadijah.

"Iya Sayang."

"assalamu'alaikum Bah.. Ayo sarapan."

Ucap Khadijah sambil mengetuk pintu kamar Kyai Abdullah.

"Maaf Neng tapi Kyai Nggak ada tadi keluar dan berpesan Kyai pergi kerumah Ustadz Habibi, begitu pesannya." Ucap santri itu pada Khadijah.

Dan pergilah Khadijah kemeja makan.

"Abah nggak ada Bi, katanya santri Abah pergi kerumah Ustadz Habibi, bukannya Ustadz Habibi itu guru nya Abi ya??

Ucap Khadijah pada suaminya.

" Ya udah ayo kita makan berdua, sini biar Abi yang ambilin nasinya, kita sepering berdua ya sayang."

Ucap Ustadz Hafizh pada istrinya.

Khadijah hanya diam dan tersenyum dan duduk disebelah Ustadz Hafizh.

Ustadz Hafizh terus menggoda istrinya yang masih malu malu.

Da makanlah mereka berdua sambil suap suapan. Ustadz Hafizh yang mulai kepedasan wajahnya berubah menjadi kemerah merahan dan masih menahan rasa pedas itu karena tidak mau membuat istrinya kecewa dengan masakannya.

Dan Ustadz Hafizh yang sudah nggak tahan dengan rasa pedas berpamitan untuk ke kamar mandi.

Karena Khadijah begitu suka dengan pedas sedangkan Ustadz Hafizh yang tidak suka pedas membuat Ustadz Hafizh tidak enak untuk bilang kalau Ustadz Hafizh tidak suka pedas karna menjaga perasaan Khadijah.

Setelah dari kamar mandi Khadijah menawarkan Ustadz Hafizh untuk makan lagi tapi Ustadz Hafizh menolak dengan halus karna takut menyakiti perasaan Khadijah.

Dan tak lama kemudian datanglah Kyai Abdullah dari rumah Ustadz Habibi.

"Assalamu'alaikum." Ucap Kyai Abdullah sambil membuka pintu depan.

"Waalaikumsalam Abah sudah pulang.??

Tanya Khadijah Pada Abahnya.

" Iya sayang tadi Abah kesana untuk me musyawarahkan tentang umroh kamu sama nak Hafizh ya sebagai hadiah dari Abah untuk kalian berdua dan Abah bertanya sama Ustadz Habibi kapan enaknya kamu sama nak Hafizh berangkat karna itu kan kebaikan lebih cepat lebih baik."ucap Kyai Abdullah pada Khadijah dan Ustadz Hafizh.

"Oh ya Bah, emang kapan rencananya??"

Tanya Khadijah.

"Insya Allah Ahad depan, Abah udah menyuruh orang untuk menjadwal keberangkatan kalian berdua." Ucap Kyai Abdullah pelan.

"Abah kenapa??

Kok sedih"

Tanya Khadijah pada Abah nya.

"Iya Abah sedih karena Abah mikirin kepergian kamu ke mekkah." Ucap Kyai Abdullah pada anak dan menantunya.

"Abah nggak usah khawatir kan Khadijah cuma sebentar nggak lama."

"Iya tapi Abah sudah biasa melihat putri kesayangan Abah dirumah.

Dan Ustadz Hafizh diam hanya mendengarkan percakapan Khadijah dengan Kyai Abdullah dan berpikir.

1
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
Neulis Saja
the name of marriage is nothing temporary for sure forever
Neulis Saja
the beginning from trouble
Neulis Saja
please, don't share love
Neulis Saja
hafidz, you explain to your wife
Neulis Saja
ehm i'm confused 🙈
Neulis Saja
you explain to him if you can't do it
Neulis Saja
hafidz, don't share love to other woman
Neulis Saja
tuh kan kata2 Syifa jadi doa pasti poligami dgn syifa
Neulis Saja
what happen
Neulis Saja
tanda2 bakal ada poligami nih
Neulis Saja
congrats Dijah 🙏
Neulis Saja
Dijah, you are pregnant
Neulis Saja
goodby
Neulis Saja
ok have a nice day
Neulis Saja
tired of being jealous
Neulis Saja
surprise 👏
Neulis Saja
please Dijah, you have to calm down
Neulis Saja
next
Neulis Saja
good luck
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!