N/A: Di sarankan baca sampai Chapter 22 atau langsung membaca Chapter 22.
Karena Chapter 1-21 Cuman basa basi doang dan kagak ada tokoh penting di dalamnya.
_________
Aku tidak peduli! Jika aku harus menjadi seorang Iblis.
Aku tidak peduli! Jika aku harus menghancurkan sebuah Kerajaan, maka aku akan menghancurkannya.
Aku tidak peduli! Jika aku harus membantai seorang tidak bersalah, maka aku akan membantainya.
Aku tidak peduli! Jika aku harus menghancurkan sebuah Dunia, maka aku akan menghancurkan Dunia tersebut.
Untuk apa aku melakukannya? Aku akan melakukan apapun agar aku menghasilkan sebuah kekuatan.
Apakah penting kekuatan itu? Bagiku, kekuatan sangatlah penting, banyak orang yang mengincar diriku, karena aku memiliki sesuatu yang berharga di dalam tubuhku.
Aku selalu merasakan, Kesakitan, Kesedihan, Kematian, Penghianatan, semua itu seperti makanan sehari hari bagiku.
Setelah perjuanganku yang sangat panjang, aku di juluki sebagai-
Bai Long, Si Pengguncang Semesta
_________
N/A: Mohon sarannya, saya gak peduli, mau saran kalian kata kata Hinaan, Cacian, kata kata Kejam, saya gak peduli.
'Orang pintar akan merenung, orang bodoh akan marah' Jadi mohon, kasih sarannya.
Saya tidak mengharapkan kalian memberikan Vote/Hadiah, saya hanya ingin kalian memberi saya Saran, agar saya menjadi lebih baik dalam menulis Novel.
Terima Kasih!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
LPS - 022 - Menuju Keluarga Utama Bai
Melihat hal ini Bai Long mundur kebelakangan dengan wajah yang rumit dan seneng. Dirinya sedikit bingung kenapa Bai Shin menyerah kepadanya, dan juga dirinya seneng karena menang dan menuju babak selanjutnya. Walaupun Bai Shin menyerah, dia tetap akan masuk ke Keluarga Utama Bai, karena dirinya sudah memasuki 7 Besar.
___________
"Baiklah, sekarang silahkan maju Nomor 37 dan Nomor 20."
Mendengar nama itu, Bai Shen maju ke depan Podium dan lawannya adalah seorang wanita yang cantik, membuat dirinya bingung apakah dirinya akan melukai wanita cantik ini.
Setelah mereka berdua maju mereka menatap satu sama lain.
"Hey! Cantik, bisakah kau menyerah aku tidak mau menyakiti wanita cantik seperti dirimu." Ujar Bai Shen sambil menggaruk pipinya yang tidak gatal.
"Hehehe......saya merasa terhormat karena Tuan muda Bai Shen memanggil saya cantik, dan anda tidak perlu sopan, anda bisa menyakiti saya." Wanita itu hanya tersenyum mendengar perkataan Bai Shen.
"Hah....baiklah, aku tidak akan menyakitimu dengan parah." Bai Shen hanya menghelakan nafas saat mendengar perkataan wanita tersebut.
"Mulai!!"
Bai Shen dan wanita itu mulai maju bersama. Saat Bai Shen berhadapan dengan wanita, dirinya pasti akan menahan diri sebisa mungkin untuk tidak menyakiti wanita.
Mereka berdua beradu teknik saja, Bai Shen tidak menggunakan pedang dia hanya menggunakan tangan kosong untuk bertarung karena badan yang lumayan besarnya, jadi dirinya sangat cocok dengan itu.
Untuk wanita itu, dia menggunakan pedang untuk bertarung, jadi sedikit susah untuk Bai Shen tidak melukainya.
Beberapa menit kemudian, wanita itu kalah, karena Bai Shen menjatuhkan dia melewati garis tersebut dan membuatnya kalah.
"Pemenangnya adalah Nomor 37 atau Tuan muda Bai Shen." Seluruh orang bertepuk tangan termaksud Patriak dan Tetua Keluarga.
Pria yang menjadi wasit itu terus memanggil nama untuk bertarung. Dan saat Bai Long dan Bai Rue yang di panggil, seperti Bai Shin, Bai Rue menyerah dengan syarat Bai Long memberinya sebuah Pill yang di angukan oleh Bai Long.
"Baiklah.....ini saatnya yang kita semua tunggu, pertarungan antara ke dua jenius Cabang Keluarga Bai, ini akan menentukan siapa yang akan menjadi nomor satu, mari kita sambut Tuan muda Bai Long dan Tuan muda Bai Shen." Para menonton menjadi meriah dengan perkataan Wasit tersebut.
Bai Long naik dari sisi kiri, dan Bai Shen naik dari sisi kanan. Mereka saling menatap dan saling tersenyum.
"Mulai!".
Mereka tidak langsung menyerang, dan masih menatap satu sama lain dengan wajah tersenyum. Mereka berdua tidak hanya diam, Bai Long dan Bai Shen melihat celah satu sama lain atau kelemahan lawan mereka.
' Bai Shen menggunakan tangannya untuk bertarung, apa yang akan terjadi kalau aku melukai tangannya? ' Bai Long berpikir sambil menatap Bai Shen dengan wajah masih tersenyum.
Setelah berpikir, Bai Long mengeluarkan pedangnya dari sarungnya, dan berlari ke arah Bai Shen berdiri dengan seluruh kekuatan miliknya.
Bai Shen hanya tersenyum melihat Bai Long, dan juga ikutan maju dengan tangan di kepal kuat olehnya. Setelah hampir mendekat, Bai Long mengayunkan pedangnya ke depan Bai Shen, dan Bai Shen mundur kebelakang melihat serangan Bai Long.
Bai Shen berlari ke arah Bai Long berdiri dengan seluruh kekuatan miliknya, setelah hampir mendekat ke arah Bai Long, Bai Shen melayangkan pukulannya ke arah wajah Bai Long.
Bai Long melihat itu tersenyum seperti dugaannya, Bai Long menghidar ke samping dan memuterkan pedangnya ke bawah lengan Bai Shen dan menusukkan ke arah lengannya.
Kras!!!
Pedang Bai Long menusuk pas ke arah lengan Bai Shen membuat tangannya berdarah. Tidak melepaskan kesempatan tersebut, Bai Long melayangkan pukulan ke arah perut Bai Shen dengan seluruh kekuatannya menggunakan Teknik Pukulan Penghancur Bukit.
Bai Shen yang melihat hal tersebut hanya bisa menggertak giginya karena tidak bisa mundur, kecepatan tangan Bai Long sangat cepat dia baru menusuk lengan Bai Shen, dan sekarang Bai Long langsung ingin memukul Bai Shen kembali.
BUKK!!
Suara pukulan sangat kuat terdengar di seluruh Podium Turnamen, Bai Shen melayang mundur kebelakang dengan sangat cepat sampai melewati garis Podium dengan pedang yang masih di lengannya. Dan itu menandakan bahwa Bai Shen telah kalah, Bai Shen jatuh ke bawah tanah dengan mata putih.
Seluruh Podium langsung senyap tidak ada suara, bahkan Patriak dan Tetua keluarga membuka mulutnya, memang Bai Shen tidak mati ataupun menjadk cacat, tapi Strategi yang di gunakan Bai Long lumayan kejam.
"Pe-Pemenangnya adalah Tuan muda Bai Long." Wasit yang awal kesadar langsung menyatakan kemenangan Bai Long.
Seluruh Podium langsung bising dengan suara penonton dan orang orang yang bertepuk tangan menjadi satu.
"WOWWHHH!! Tuan muda Bai Long, kami mencintaimu." Salah satu penonton perempuan berteriak sangat kuat.
"Sudahku bilang bukan, pasti Tuan muda Bai Long akan memenangkan Turnamen ini."
"Kau bener! Sepertinya jenius nomor satu sudah di ganti menjadi Tuan muda Bai Long."
Bai Long yang mendengar teriak teriak para warga desa dan murid murid menjadi malu dan hanya menggaruk pipinya saja.
Bai Long berjalan ke arah Bai Shen jatuh dengan wajah cemas, dirinya sadar bahwa dirinya sudah berlebihan. Bai Long melihat bahwa Bai Shen pingsan dengan mata warna putih dan sedang di rawat oleh para Petugas.
Bai Shen melihat hal tersebut merasa bersalah karena hal itu. Tiba tiba ada sesuatu yang memegang pundaknya.
"Kau tidak perlu khawatir tentang dia, Bai Shen anak yang bandel jadi wajar jika dia mendapatkan hal tersebut." Suara seorang Pria Tua datang dari belakang Bai Long, Bai Long melihat kebelakang siapa yang berbicara padanya. Saat melihat siapa itu dirinya menjadi terkejut.
"H-hormat saya, Patriak Keluarga, dan maafkan saya menyakiti anak anda dengan berlebihan." Bai Long menyatukan tangannya dan meminta maaf dengan gugup.
"Sudah ku bilang, anak itu pantas mendapatkannya. Jadi kau tidak perlu meminta maaf".
"B-baiklah jika itu yang Patriak bilang."
"Lebih baik kau kembali dan memulihkan kekuatamu, dalam waktu 2 Bulan kita akan berangkat ke Keluarga Utama Bai. Dan ini hadiah karena memenangkan Turnamen ini." Bai Shong mengeluarkan Pill dari cincin penyimpannya dan menyerahkan pada Bai Long.
Bai Long menerima itu dengan sangat seneng, karena yang di berikan oleh Bai Shong adalah Pill tingkat 2 dan itu ada 6 buah. "Terima kasih, Patriak!" Bai Long memberi salam, dan berlari pulang ke arah rumahnya.
Di jalan keluar Podium banyak orang orang desa dan murid murid memberi hadiah, dan hadiah itu kebanyakan adalah hanya bahan bahan makanan saja dan tentu di terima oleh Bai Long.
"Ahhh....Selamat Long Gege, kamu memenangkan Turnamen ini." Setelah keluar dari kerumunan orang orang, Bai Long langsung di peluk oleh seorang gadis kecil seusianya. Dan tentu, gadis kecil tersebut adalah Bai Rue.
"Hahah.....terima kasih, semua ini berkat dukunganmu. Dan ini 2 Pill tingkat 2 untukmu." Bai Long memberikan 2 Pill yang di berikan oleh Bai Shong tadi kepada Bai Rue
"Hehhe terima kasih Long Gege, aku semakin mencintaimu." Bai Rue memberi kecupan kecil di pipi Bai Long. Bai Long mendapatkan hal tersebur hanya menggaruk pipinya saja.
"Kalau begitu, aku pergi dulu ya, sampai jumpa Long Gege!." Setelah kecupan kecil, Bai Rue langsung berlari pergi dari tempat itu.
Bai Long melihat itu hanya menganguk dan juga pergi dari tempat itu dan menuju rumahnya. Dalam perjalan seperti biasa banyak orang orang yang menatap dirinya dan menyapanya dan di sapa balik oleh Bai Long.
Setelah sampai di rumah, Bai Long langsung memulihkan kekuatannya dan terus berlatih.
____________________
Dua Bulan Kemudian
____________________
2 Bulan berlalu, dalam waktu 2 bulan Bai Long hanya di rumah saja dan memulihkan kekuatannya tidak perna keluar dari rumah. Hari ini adalah hari dimana 7 Orang yang menang Turnamen 2 Bulan yang lalu akan pergi ke Keluarga Utama Bai.
Bai Long menyudahi Kultivasinya dan bangkit dari tempat tidurnya dan langsung berlari ke Kediaman Patriak Keluarga. Bai Long berlari kenceng kerena langit sudah hampir Siang dan berangkat ke Keluarga Utama Bai akan jam Siang tepat.
Beberapa menit berlari Bai Long akhirnya sampai di tempat Kediaman Patriak, di sepanjang jalan menuju ke Kediaman Patriak, banyak orang orang melihatnya dan Bai Long hanya menghiraukannya saja.
"Hey! Bagaimana rasanya menjadi Jenius nomor satu." Setelah sampai di depan Kediaman Patriak. Tiba tiba ada tangan yang menyentuhnya, Bai Long berbalik melihat siapa itu.
"Ahh....Bai Shen, maafkan aku saat Turnamen itu, aku sangat ingin meminta maaf padamu saat itu, tapi dirimu pingsan jadi diriku tidak bisa meminta maaf." Bai Long sedikit menundukkan kepalanya.
"Apa kau meminta maaf atau mengejekku? Hah......sudahlah tidak apa apa, sekarang lihatlah aku, aku sudah baik baik saja, bukan" Bai Shen mengangkat pundak Bai Long dan tersenyum padanya.
Bai Long hanya tertawa saja mendengar perkataan Bai Shen, mereka berbicara satu sama lain sampai Bai Shin dan Bai Rue datang, mereka juga ikutan berbicara dengan mereka.
"Baiklah, semuanya sudah berkumpul mari kita berangkat menggunakan 'Contract Beast' ku." Bai Shong mengangkat tangannya, dan tiba tiba saja datang seekor burung lumayan besar.
Orang yang bisa melakukan 'Contract Beast' hanya orang yang sudah mencapai ranah 'Meat Shaper' saja. Contract Beast akan kuat seiring tuan mereka meningkat kekuatannya, seperti halnya berbagi Energi Qi.
Burung itu turun ke bawah tanah dengan gagah, orang yang belum melihat hal itu pasti akan sangat kagum termaksud Bai Long. Bai Shong melompat ke arah burung raksasa itu.
"Apa yang kalian tunggu, cepet naik supaya kita akan mencapai dengan cepat kesana, kesana akan memakan waktu 2 Hari maka dari itu kalian harus cepet!" Bai Shong berteriak dengan suara Tua nya.
Bai Long, Bai Shen, Bai Shin, Bai Rue dan 3 orang lainnya langsung meloncat ke arah burung raksasa itu.
"Pegangan di bulu burung itu, angin akan sangat kenceng, jiak tidak memegang sesuatu, kalian akan jatuh ke bawah saat kita di atas langit." Ucap Bai Shong dengan nada peringatan.
Medengar hal itu, semua orang langsung takut dan memegang bulu burung tersebut dengan sangat kuat, karena takut jatuh termaksud Bai Long.
"Jalan!" Bai Shong memerintahkan Contract Beast nya. Mendengar perintah itu, burung itu langsung melayang ke atas dan langsung terbang dengan kecepatan maksimalnya.
Di sepanjang jalan mereka hanya berbicara satu sama lain dan berkenelan dengan 3 Orang yang baru di lihat oleh Bai Long dan temen temennya. Saat hari malam mereka akan menginap di suatu desa kecil hanya semalam.
2 Hari berlalu, mereka sudah 2 hari terbang untuk mencapai Keluarga Utama Bai, dan selama 2 hari ini mereka hanya berbicara dan menyerap Energi Qi di sekitar mereka.
Sampai mereka melihat sebuah Kota yang sangat indah dan besar yang baru di lihat oleh Bai Long dan temen temennya. Kota itu 30 Kali lebih besar dari pada desa yang di tinggali oleh Bai Long selama 9 tahun.
Mereka turun jauh dari gerbang masuk Kota itu, Bai Shong menerbangkan kembali Contract Beast nya. Mereka mulai berjalan masuk ke Kota, di atas pintu masuk terdapat sebuah nama, yaitu 'Kota Meigui' yang artinya Kota Mawar, itu adalah nama Kota tersebut.
Setelah sampai di pintu masuk Kota, Bai Shong mengeluarkan sebuah Plat Besi dan di serahkan kepada Penjaga Kota. Penjaga Kota mengambilnya dan melihat, setelah melihat, penjaga itu memberikan kembali pada Bai Shong, Bai Shong, Bai Long dan lainnya di kasih untuk masuk tanpa membayar.
Bai Shong memimpin Bai Long dan kawan kawannya menuju desa, mereka sangat kagum dengan isi dari Kota ini. Kota ini sangatlah ramai banyak orang yang berlalu lalang, semua rumah Kota ini sangatlah mewah mewah dan terlihat sangat mahal jika di beli.
Beberapa menit mereka berjalan, Bai Shong berhentikan langkahnya dan melihat ke arah pintu masuk di depannya, itu adalah sebuah pintu masuk sebuah Klan, dan terdapat Plat di depan pintu masuk tersebut, dengan nama 'Keluarga Bai'.
Bai Long dan temen temennya melihat itu sangat kagum, itu akan menjadi rumah mereka di masa depan nanti, itu membuat Bai Long sangat bersemangat.
____________
Bersambung
Jangan Lupa
Like
Coment
Vote