NovelToon NovelToon
Jangan Pisahkan Aku Dan Anakku

Jangan Pisahkan Aku Dan Anakku

Status: tamat
Genre:Cerai / Romansa / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: orang jelek

SUDAH SELESAI DI REVISI!!


Dan ada perubahan alur nya. Jika tidak keberatan mohon baca ulang, tidak juga tidak apa apa si hee



Namaku Maya, Aku adalah seorang pembantu dari keluarga Rian mahesa wiratmaja. Aku terpkasa menikah dengan seseorang yang tidak menginginkan ku, setiap hari aku menjalani kehidupan dengan kesedihan serta air mata.

Ya di rumah mewah nan megah ini lah aku meratapi nasib ku. nasib yang membuat ku harus bertahan hidup demi mempertahkan nasib bayi yang aku kandung. Mas Rian dia suamiku yang sama sekali tak pernah menganggap ku ada, Aku hanya bisa berdo'a setiap hari kepada Allah. agar Allah memberikan hidayah kepada mas Rian, agar dia bisa menerimaku sebagay istrinya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon orang jelek, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 21

Masih dalam revisi. Jadi mohon maaf jika masih menemukan tulisan yang masih berantakan dengan alur yang juga berantakan.

.....

Semenjak tragedi pengusiran Maya dari rumah Rian dan Maya yang hampir tertabrak oleh Jafran . Maya memutuskan untuk pergi dari rumah Jafran tapi Jafran melarang Maya dia meminta Maya untuk terus tinggal di rumahnya. Tapi Maya menolak karena dia merasa tidak enak dengan kemurahan hati Jafran yang mau menampungnya ketika sedang sakit bahkan membiayai nya saat dia sakit kala itu.

Dengan berusaha Jafran terus membujuk Maya agar tetap tinggal sampai akhirnya Jafran memberikan janji kepada Maya untuk mempertemukan dia dengan anaknya. Disitu Maya sangat senang dan percaya saja dengan janji Jafran sampai satu tahun kemudian manum Jafran belum juga menepati janjinya kepada Maya dan membuat Maya kesal kepada Jafran dan berakhir mendiamkan pria itu. Tapi setelah beberapa hari Jafran meminta maaf dan saat itu juga untuk terakhir kalinya dia berkata hal yang sama ingin mencari dan mempertemukan mereka tapi janjinya kali ini benar ia tepati kepada Maya.

Sebelumnya Maya di minta untuk jadi sekertaris Jafran tapi Maya menolak karena dia merasa itu bukan bidangnya yang merupakan wanita biasa dengan pendidikan yang hanya tamat SMP. Maya meminta bekerja sebagai pembantu saja di rumah Jafran, mau tidak mau Jafran meng iya kan saja asal Maya harus tinggal di rumahnya.

Dia di minta oleh Jafran untuk selalu datang saat jam kerja di kantor. Membawakan bekal makan siang hanya itu saja pekerjaan yang di berikan oleh Jafra dan setelah itu dia pulang kerumah tapi terkadang Maya juga ikut membantu para pekerja di rumah Jafran . Membantu Leni dan pekerja lainnya meski art di sana melarang Maya tetap saja Maya kukuh dan minta mereka agar merahasiakan itu dari Jafran.

"Wah, sepertinya kamu sudah tidak sedih lagi" tanya Maya kepada Leni saat dia baru saja tiba di ruang makan.

"Ya,seperti yang Mba lihat, aku senang sekali karena kali ini aku merayakan ulang tahun Ibu tidak sendiri tapi di temani Mba dan Tuan" jawabnya sumringah. Maya tak bisa tidak tersenyum dan mencubit pipi Leni yang tembam.

"Aduh, sakit Mba" keluh Leni dan Maya hanya terkekeh.

"Abis pipi kamu gemesin, Len. Mba jadi ingat sama Raniah" ujar tertawa tapi sedetik kemudian tawanya hilang di gantikan wajah sedih.

"Raniah? Raniah siapa itu, Mba? " kata Leni penasaran.

"Hmmmm" Maya membuang nafas sebelum dia menjawab pertanyaan Leni. "Raniah, anak Mba, Len. Dia putriku " ujar Maya dengan suara parau.

"Oh, ya? Mba udah ketemu sama dia," Maya menangguk. "Kenapa tidak Mba bawa saja ke sini, dan ambil saja Raniah dan ajukan hak asuh anak! " kata Leni menggebu, bukan hanya Jafran yang tahu kisah Maya tapi Leni juga tahu.

"Mba gak bisa, " jawabnya sudah tidak bisa membendung tangisnya.

"Kenapa gak bisa? Mba, kan ada Tuan Jafran, kenapa tidak meminta bantuannya saja" usul Leni tapi Maya hanya menggeleng.

"Leni, selama ini Raniah tinggal dengan Ayahnya dan dia juga bersama Ibu sambungnya, pasti anak itu tidak akan mengenal ku karena sejak bayi kami berpisah dan mungkin saja Raniah menyangka jika Ibu sambungnya adalah Ibu kandungnya. " ucap Maya dengan perasaan yang takut ,kelak tidak di akui oleh anknya sebagai Ibu yang telah melahirkan dia.

"Kenapa nasibmu sangat menyedihkan sekali, Mba,aku harap anak Mba tidak akan lupa kepada siapa orang yang telah melahirkannya. "

...........

Kantor

"Dimas, apakah agenda ku sangat penuh hari ini? " tanya Rian.

"Tidak begitu . Tuan, hari ini hanya ada beberapa pertemuan saja dengan kolega" jawab Dimas jelas.

Rian mengangguk dengan jari mengusap dagu.

"Baiklah kalau, silahkan kamu bekerja kembali"

"Baik.Tuan, kalau begitu saya permisi" Dimas pamit dan setelah kepergian Dimas. Rian mengeluarkan handphone lalu menghubungi seseorang.

"Hallo . Bos" jawab seseorang di sebrang sana.

"Apa data yang ku kirim sudah kamu periksa? " tanya Rian.

"Sudah. Bos, saya memeriksa dan membacanya" kata si anak buah.

"Bagus, aku ingin kamu menyelidiki orang itu "

"Baik.Bos, kami akan segera menjalankan perintab. Bos"

"Baiklah, aku tunggu kabar dari kalian secepatnya" kata Rian dengan senyum menyeringai.

Dia mematikan sambungannya dengan si anak buah lalu menaruh benda pipih itu di atas meja. Kakinya melangkah melihat keluar jendela menatapnya dalam dengan segala pikiran yang memenuhi otaknya setahun ini saat kepergian Maya.

"Dunia memang sempit. Maya, selama setahun aku kerahkan anak buahku untuk mencari keberadaan mu , namun tidak ada hasil,tapi aku senang karena tidak perlu repot lagi sekarang,karena kamu yang datang sendiri untuk menemui kami" Rian bermonolog sendiri dengan bibir tersenyum mengembang.

Saat tengah asik memandangi ke arah luar. Handphone nya berbunyi dan mengalihkan Rian segera dia meraih benda pipih itu dan melihat nama si penelepon lalu segera mengangkatnya.

"Ya, Hallo" kata Rian.

"Tuan Rian, maaf saya menganggu waktu anda" kata Jafran. Ya yang menelponnya saat ini adalah Jafran.

"Tidak sama sekali. Tuan Jafran, kebetulan saya sedang senggang, ada apa Tuan" tanya Rian.

"Begini.Tuan Rian, saya ingin meminta izin kepada anda,karena calon istri saya sedang merengek ingin bertemu putri anda, apakah anda tidak keberatan? Jika calon istri saya mengunjungi rumahmu" kata Jafran di luar sana dan hal itu membuat bibir Rian tersenyum lebar tanpa seoarang pun tau.

"Ehemm" Rian berdehem untuk mentralkan hatinya. "Tuan, kenapa harus minta izin, saya sudah katakan jika pintu rumah saya selalu terbuka untuk kalian" kata Rian. Mempersilahkan dengan perasaan hati yang sepertinya sedang di tumbuhi bunga.

"Baiklah Tuan, terimakasih banyak atas izin Anda, calon istri saya pasti akan sangat senang mendengar nya. Tuan, kalau begitu saya tutup dulu ya" kata Jafran.

Setelah mendengar kata 'calon istri' wajah Rian mendadak gelap banyak sekali awan hitam di atas kepalanya dengan di iringi petir.

Sementara di dalam mobil. Jafran memutarkan bola matanya karena Maya. "Sudah puas!" ketusnya dan Maya hanya nyengir menampakan gigi putihnya dengan perasaan tak bersalah setelah merengek ingin di antarkan kerumah Rian.

"Tidak usah marah marahlah. Tuan, harusnya aku loh yang marah karena Anda sudah mengakui saya sebagai calon istri kepada orang lain padahalkan itu bohongan " cibir Maya dengan bibir manyun.

"Siapa yang bilang bohong? Aku serius Maya! " tegas Jafran membuat Maya menoleh pada Jafran dengan raut wajah yang sulit di artikan.

Mereka berdua saling bertatapan dan Maya menundukkan kepalanya.

"Tapi, aku" lirihnya.

"Sudah, sebaiknya kita pergi karena aku banyak sekali pekerjaan! Pakai sabukmu dengan benar karena kita akan sampai dalam 15 menit" katanya mengalihkan.

Apa? 15 menit! Maya segera memakai seatbelt nya dia tau pasti Jafran akan ngebut.

1
Nurjana Bakir
kebur aja sebekun kahirin
Nofi Aldi
ceritanya banyak ngolor ngidulnya.bikin yg ringkas donk.
Nofi Aldi
jgn bentar bentar putus kasi yg panjang donk ceritanya thor
Nofi Aldi
hoooh tenaaan
Nofi Aldi
jangan macam macam thor
Nofi Aldi
hoo oh tenaaaan
Nofi Aldi
lanjutlanjutin donk
Nofi Aldi
lanjut
Nofi Aldi
sialan Lo thor
Nofi Aldi
teruskan
Nofi Aldi
akting nya keterlaluan
Nofi Aldi
lanjut coy
Nofi Aldi
kembalilah maya
Nofi Aldi
ngawur ceritanya
Nofi Aldi
baru dua baris baca
Nofi Aldi
diancuk
Nofi Aldi
brensek
Nofi Aldi
cerita kacau
Nofi Aldi
balas dendam
Nofi Aldi
e e e kunyuk baru baca sedikit tau dah habis aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!