Aku naima umurku 19 tahun.Aku tak tau siapa orang tua ku yang aku tau aku hidup bersama ibu panti ku " ibu sari".
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rahmaza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
22.Antara senang dan sedih
Dear Diary...
Rasa ini... antara bahagia dan sedih, aku tak menyangka bila bertemu dengan seseorang yang sudah lama aku rindukan, sosok yang sudah lama aku nantikan.. di setiap malam aku selalu memimpikan mereka...mamah papah akhir nya kita bisa bersama... tapi bagaimana dengan cinta ku, semangat ku selama ini.. apa aku rela melepaskan nya.
Oh... Tuhan aku tak sanggup bila berpisah dengan nya..
💔💔💔
Nai dengan cepat menutup buku diary nya dan di simpan nya kedalam laci.
"huuuuufft!!!" Naima menarik nafas berat seberat pikirian nya saat ini.
Tak terasa air mata menetes di pipi nya yang halus dan dia mengingat kejadian beberapa jam yang lalu....
flashback on...
Ibu Sari menyambut gembira kedatangan mamah Rani dan pak Bayu.Sebelumnya Ibu Sari tidak menyangka bahwa mereka adalah orang tua dari Alex, yang selama ini mereka lah donatur terbesar di panti asuhan milik Ibu Sari.
Lebih terkejut nya lagi kedatangan mereka membawa kabar bahwa ingin bertemu dengan anak mereka yang hilang sejak kecil.
Mamah Rani segera mengambil liontin beserta kalung untuk memperlihatkan kepada ibu Sari.. betapa terkejut nya ibu Sari bahwa kalung dan liontin itu sama dengan yang di pakai Naima sejak kecil.
Dan akhir nya haru biru pun terjadi, Ibu Sari pun menceritakan segala nya yang dia ketahui dari naima dititipkan di panti sampai naima beranjak dewasa.
Dari pertama Mamah Rani sudah menyangka kalau Naima adalah putri kandung nya.. karena setiap dia melihat Naima hati nya menghangat seperti melihat anak kandung nya sendiri.. dan sekarang terbukti semua nya bahwa Naima adalah anak kandung nya sendiri.
Naima yang baru pulang dari Cafe tempat dia bekerja langsung terkejut setelah mendengar semua yang di ceritakan ibu Sari dan mamah Rani, antara bahagia dan sedih itu lah yang naima rasakan sekarang.
Naima langsung memeluk mamah Rani dan Pak Bayu dengan erat nya seakan tak mau berpisah lagi.
Ruangan tamu terasa dingin hanya isak tangis mereka yang terdengar.
Akhirnya mamah Rani pun berkata...
"Anak ku sayang... ikut mamah papa pulang ya, mamah sangat merindukan kamu nak?! "Pak Bayu juga mengiyakan sambil membelai rambut Naima yang panjang.
Naima memandang Ibu Sari meminta pendapat dari beliau.
Ibu Sari hanya mengangguk pelan tanda setuju.. dia tidak bisa mencegah ini semua karena itu hak dari orang tua kandung Naima.
Naima memandang balik Mamah Rani dan Pak Bayu, dan berkata...
" Maaf ma..pa, Nai Pikir-pikir dulu ya, Nai belum bisa berpisah dengan ibu Sari"jawab Naima yang terus memegang tangan ibu Sari dengan erat.
"iya sayang mamah dan papa gak akan maksa Nai utk ikut kami, tapi kami berharap Nai cepat memutuskan ini ya, karena mamah gak mau berpisah dengan mu lagi sayang" Mamah Rani nampak menahan tangis nya, hanya pelukan hangat papa Bayu yang bisa menguatkan nya.
"Iya ma, itu pasti Nai akan memutuskan nya dengan cepat, Nai sayang mama papa" ucap Naima dengan memeluk erat kedua orang tua nya.
Ibu Sari yang melihat itu semua hanya bisa menangis haru.
Flashback off..
Ya Allah bagaimana dengan Alex kalau dia tahu semua ini, aku tidak bisa membayangkan nya, aku takut, tolong aku Ya Allah...
Nai terus saja berdoa di dalam hati.. karena merasakan lelah akhir nya Nai pun tertidur masih dengan sisa sisa air mata di pipi nya.
Bersambung.....
hiks... hiks... 😭😭maaf ya klu cerita nya jd mengsad gini...
jangan lupa ritual nya ya all.. terimakasih 🙏🙏
next 🌹🌹🌹