NovelToon NovelToon
Kau Milikku Sayang

Kau Milikku Sayang

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Single Mom
Popularitas:11.2k
Nilai: 5
Nama Author: ewie_srt

"siapa namamu?"
xavier menatap lekat bocah 5 tahun itu yang melotot marah kepadanya, bocah laki-laki dengan rambut gondrong ikal sebahu, memegang sebuah rubrik di tangannya.
mata bocah itu mengingatkan xavier pada wanita itu, wanita sialan yang pergi begitu saja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ewie_srt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

lima belas

Ucapan omanya tadi, masih terngiang-ngiang di benaknya. Matanya juga tak lepas menatap foto masa kecilnya itu.

Seandainya memang benar, killian adalah putranya, xavier sangat yakin omanya tidak akan membiarkan penerus pratama tinggal di rumah mungil, jauh dari kata sederhana itu.

Xavier menghempaskan tubuhnya, jas yang sudah dibukanya, hanya dilemparkan begitu saja ke keranjang pakaian kotor.

Desah nafas xavier sesekali terdengar kasar berhembus, sejujurnya ia berharap diandra memang belum menikah. Semoga saja ucapan omanya tadi benar.

Kalaulah benar diandra adalah wanita itu, semoga alasan yang diberikan diandra saat meninggalkannya malam itu, masuk akal.

Sepertinya dia memang menyukai diandra, terlepas dari diandra adalah wanita itu. Saat pertama kali mata mereka bertemu pandang, di malam saat ia makan malam dengan geraldine. Xavier menyadarinya, ia tertarik pada diandra.

Xavier sangat tahu bahwa hatinya benar-benar berdebar karenanya, ia yakin, xavier sangat yakin kalau diandra benar-benar telah masuk ke dalam hatinya.

Namun jika ternyata dugaannya benar, diandra sudah menikah. Maka xavier akan mengambil alih killian dari wanita itu, jika benar killian adalah putranya, maka diandra harus mengijinkan kilian tinggal bersamanya.

Xavier menyelonjorkan kakinya yang panjang, berbaring senyaman mungkin di ranjang besar itu. kedua tangannya dijadikan bantal, bola mata kebiruannya menatap langit-langit kamarnya.

"aku harus bertemu dengan diandra besok, aku harus memastikan kalau dia memang perempuan itu"

Xavier menguap, dengan meregangkan tubuhnya, ia bangkit dan melangkah malas menuju kamar mandi.

"aku harus mandi dulu"

<<<<<<<<<<<<<>>>>>>>>>>>>>

Diandra masih duduk di depan meja rias, setelah mandi sembari mengoleskan skincare malamnya, ingatannya kembali pada xavier.

Tak dapat ia pungkiri, hatinya tadi sangat berdebar saat berduaan saja dengan pria itu di dalam mobil.

Kenangan diandra kembali ke 10 tahun yang lalu, saat ia berusia 16 tahun. Pria itu, Xavier. Sudah setampan sekarang, walau aura seksi pria itu belum begitu menggoda.

Diandra hampir tertabrak mobil pria itu, saat ia pulang sekolah. Xavier mengendarai sebuah mobil mewah berwarna hitam, lewat di depan sekolah diandra.

Seingatnya, xavier kala itu tidak sendirian. Karena mobil itu terbuka, jadi diandra bisa melihat ada sekitar 2 orang pria selain xavier.

Namun terus terang saja, sekarang diandra tak mengingat wajah kedua teman xavier itu. Pesona xavier begitu mempesona, sehingga rasanya kedua teman xavier itu tidak menonjol.

Diandra akui, kalau ia sudah mengagumi xavier sejak itu. Mungkin saja rasa itu bukan saja sekedar kagum, ia sadar ia menyukai xavier sejak itu.

Namun kehidupannya yang sulit, dengan seorang papa yang hanya bekerja serabutan. Diandra tak lagi memiliki waktu untuk memikirkan cinta dan kisah romantis lainnya, diandra dituntut oleh keadaan untuk bisa membantu perekonomian keluarganya, walau ayahnya tak pernah meminta diandra untuk melakukan itu.

Diandra lupa rasanya jatuh cinta, diandra lupa bagaimana rasanya punya crush. Ia tak pernah pacaran, tak tau rasanya bagaimana deg-degan jatuh cinta, tak pernah sekalipun terpikir olehnya ke arah itu.

Perlahan rasa kagum dan cinta pertama itu terlupakan, semua kenangan tentang pria itu, yang hampir menabraknya, yang menolongnya bangun karena terjatuh, yang membantu mengusap luka di lututnya. Hingga malam itu datang, malam saat ia kembali bertemu lagi dengan xavier.

Saat diandra kebingungan dalam tangis dan keputus asaan, saat papanya harus dioperasi saat itu juga, namun mereka tak memiliki uang sepeserpun.

Diandra putus asa, tak tahu kemana mencari bantuan. Saudara tak punya, papanya perantau dari pulau sumatera, sementara saudara mamanya sudah lama memutuskan hubungan dengan mereka.

"hhhhhhhh" hembus diandra tiba-tiba, membuang rasa sesak yang menggumpal di dadanya.

"sudah hampir jam 2 malam" gumamnya, beranjak menuju ranjang mungilnya.

"aku harus tidur"

<<<<<<<<<<<<<>>>>>>>>>>>

"temani oma belanja, xavi!"

Xavier yang sedang duduk di sofa sembari menonton televisi, menatap omanya dengan sebelah alis yang terangkat.

"oma juga mau melihat mall kita, sudah sebulan rasanya kita nggak lihat keadaan di sana!"

Nyonya wina duduk di sisi xavier yang menggeser duduknya, ia meletakkan remote ke atas meja.

"aku libur hanya hari minggu, oma."

"ayolah.." ajak omanya sembari menjawil lengan xavier yang terlihat malas.

" kalau nggak ke kamu, kemana lagi Oma minta tolong"

Xavier mendengus malas, dengusannya cukup keras. Nyonya Wina yang mendengarnya hanya tersenyum, namun wanita sepuh itu tetap duduk menunggu Xavier.

"Oma kan bisa ajak kepala art kita, aku malas ah"

Nyonya Wina tak bergeming, walau cucunya tetap duduk, wanita sepuh itu tetap menunggu.

Xavier melirik ke arah Omanya, karena ia yakin Omanya tetap tidak akan beranjak, Xavier mendengus lagi. Walau ia tetap berdiri,

"Oma tunggu di sini, aku salin dulu!"

Wanita sepuh itu mengangguk senang, senyum manisnya mengembang indah.

"kenapa sih aku harus ikut?" tanya Xavier kesal, matanya mengamati jalanan siang yang padat.

"Oma pengen jalan berdua dengan cucu Oma, emang nggak boleh?"

Nyonya Wina mengedikkan bahunya dan tertawa senang.

"sudah lama kita nggak pernah jalan bareng lagi"

Xavier tak menjawab, ia menatap jalanan. Sorot matanya terlihat menerawang jauh, benar memang, rasanya sudah 6 tahun dia tak pernah menemani kemanapun neneknya ini pergi.

Dulu Xavier adalah pria yang hangat, walau saat itu ia sadar kalau dirinya adalah pria menyebalkan bagi para wanita. Namun Xavier tak pernah berani menyakiti hati Omanya ini.

Bagi Xavier, Omanya adalah segalanya. Xavier sangat menyayangi neneknya itu, dan itu dibuktikan dengan keputusannya membatalkan pernikahannya dengan cathy.

Dia memang menyukai Catherine, namun cintanya pada Omanya jauh lebih besar. Satu-satunya keluarga yang ia miliki saat ini, hanya nyonya Wina.

<<<<<<<<<<<<>>>>>>>>>

"Oma ngapain ke sana?" tanya Xavier setengah berbisik heran, matanya menatap sang Oma yang memasuki toko pakaian anak.

Tadi setelah menjumpai mall manager di management office, Omanya dengan segera mengajak Xavier belanja, dan yang membuat Xavier kaget dan heran saat ini, untuk apa sang nenek memasuki toko pakaian anak-anak.

Nyonya Wina hanya tersenyum, ia melambaikan tangannya mengajak Xavier untuk buruan sedikit.

"lihat deh!, sepertinya ini cocok untuk bocah itukan?"

Xavier melongo, menatap neneknya yang terlihat sangat antusias itu dengan heran.

"Oma harus beli banyak, xavi. Kalau kamu setuju, Oma mau cicit Oma itu segera tinggal dengan kita"

"omaaa..." panggilnya gemas berbisik, ia hanya bisa mengikuti langkah Omanya yang sibuk memilih.

"kita belum yakin Oma" ujarnya masih berbisik, tangannya meraih pergelangan Omanya yang hendak pindah ke sebelah, khusus piyama.

"itu putramu, Oma yakin" ujar nyonya Wina tersenyum manis, "kemiripan kalian hampir 99%"

"tapi..."

"kamu segera cari tahu" ujar Omanya menyela, sembari meninggalkan Xavier yang menggaruk kepalanya.

"tolong antarkan ke alamat ini yah" ujar nyonya Wina meninggalkan alamat di atas meja kasir yang mengangguk hormat.

Xavier kehabisan kata-kata, 3 bag penuh pakaian bocah laki-laki 5 tahun. Xavier mengikuti langkah Omanya yang hendak ke toko mainan.

"omaa! , mau kemana lagi?"

"ke situ!" tunjuk Omanya masih dengan senyum bahagia, Xavier menggeleng cepat, belum sempat dia ngomong, sebuah teriakan mengagetkannya.

"ommm.."

Xavier menoleh cepat, tiba-tiba kakinya dipeluk seorang bocah tampan yang menengadah menatapnya.

"liaannn" seru Xavier, tangannya langsung memeluk bocah itu hangat.

"mana mama?"

Mata Xavier celingukan mencari, dan langsung tersenyum lebar. Dari arah sampingnya Diandra berjalan kerepotan dengan 2 plastik bawaanya.

Wanita itu mengangguk hormat ke arahnya dan kemudian ke arah Omanya, yang menatap Diandra tak berkedip sama sekali.

"Oma..." tegur Xavier menyadarkan Omanya, Xavier sudah menggendong bocah tampan itu yang menggelinjang kesenangan.

Bersambung...

1
Sri S
lanjut 🙏
sutiasih kasih
memenangkn hati diandra... yg mmposisikn diandra mnjadi simpanan🙄🙄
sutiasih kasih
knapa harus mnunggu khancuran.... bru oma brubah fikiran...
🤔🤔🤔
sutiasih kasih
andai km dlu punya sikap yg tegas xavi.... smuanya tak akn kacau bgini....
Sri S
lanjut
Sri S: lanjut
total 1 replies
sutiasih kasih
knapa tak sedari dlu oma..... knapa bru sekarang oma mngijinkn xavi mnikah diandra....
jgn egois oma.... dlu dan skrg sdh brbeda....
🙄🙄🙄🙄🙄
sutiasih kasih
sepede itu km xavi....
klopun diandra msih mncintaimu.... ada elang.... laki2 yg tak prnah mnempatknnya di posisi yg kedua...
saling cinta tak mnjajikn diandra mnjadi prioritasmu bukan... km tetap lbh memilih perusahaan jga posisimu...
& untuk oma.... di msa akn datang... jgn dech datang memohon diandra untuk kmbali dgn xavi.... saat nnti xavi benar" trpuruk & hncur...
jdilah oma yg tau diri... krna tak smua yg oma mau... hrus sll trwujud🙄🙄🙄
sutiasih kasih
diandra mau mnikah dgn siapun itu bukan urusanmu xavi...
dan ingat km yg memilih mnikahi geraldine dan km tau artinya km khilangan diandra....

untuk km geraldine.... tak usah km seniat itu mnjatuhkn diandra.... km jga akn slmnya khilangan xavi.... krna nyatanya km tukang selingkuh saat msih mnjadi istri xavi....
falea sezi
lanjutt nunggu si bangke Xavier liat diandra menikah🤣🤣 seru kayaknya nangis darah dia kayaknya
sutiasih kasih: pasti pol seru kak.... diandra jga boleh dunk bebas mnentukn pilihan....

klo xavi harus hancur krnA khilangan diandra.... itu pilihan dia sndiri kn...
dlu diandra sdh prnh bilang g mau mnjdi yg kedua.... tpi apa coba knyataan yg diandra terima... xavi ngotot tetap maunya diabdra dia jdikn istri kedua...
cinta apa yg xavi berikan.... hny luka dan luka...
total 1 replies
falea sezi
kasih diandra jodoh kaya raya donk😒 biar bisa rebut kilian
falea sezi
oma tua bangka g tau diri😒 dia lahirin cicit mu eh mau lu tendang 🤣 mati aja lu oma g guna
sutiasih kasih
smoga elang & diandra jodoh....
setidknya elang dri awal sll mngutamakn diandra....
sutiasih kasih
tau gitu dlu km mmprtahankn & mnomor satukan diandra,xavi....
🤣🤣
Sri S
lanjut kn seru🙏
Sri S
lanjut kn seru🙏
sutiasih kasih
lnjutkn hidupmu di..... jgn km trperangkap dgn bualan cinta xavi...
klo dia mncintaimu... dia pasti lbh mngutamaknmu... & tak akn mnukarmu & mnmpatknmu dgn posisi yg kedua....

tak ada salahnya km mnata hidup jga hatimu di..... bukalah hatimu untuk org yg sll mngutamknmu... bukan yg sll mnnpatknmu dposisi kedua...
trkadang prlu untuk tak peduli dgn org yg tak mau mngertimu....
sutiasih kasih
smog diandra segera move on.... & mnikah & bahagia dgn keluarga yg baru....
biar mereka yg sll menekan diandra untuk sll mnngrti & sll diposisikn ditmpat yg sll harus mngalah.... mnyesal krna waktu yg disia"kn... tak kn bisa mmbuat diandra kmbali....
😅😅
Mei TResna Rahmatika
pliss kak jangan nyampe Xavi tergoda sama Geraldine,kasian diandra😭
sutiasih kasih: biarin aja kak..... toh xavi jga jdi laki" g ad tegasnya & otaknya g mikir....
mna mau diandra dijdikn yg kedua.... ttp slmanya jdi istri simpanan....
untuk apa diandra bersanding tpi harus sll trsmbunyi.... untuk apa hidup lgi dan lagi posisnya sll harus paling mengalah... dan harus paling mngerti...

biar tau rasa tuh si oma & xavi... klo diandra nnti akhirnya memilih bahagia dgn laki" yg lain....
total 1 replies
sutiasih kasih
perempuan mna yg sudi... didikn yg kedua xavi??
nyata2 km lbh memilih mnjadikn diandra mnjadi yg kedua🙄🙄
sutiasih kasih
cinta tpi km mnomor duakan harga diri diandra jga killian....
cinta macam ap yg km berikan xavi??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!