Hay! Novel PYTT sedang tahap revisi dan author akan melanjutkan kembali ceritanya. Ada sedikit perubahan, jangan lupa tinggalkan jejak.
Menceritakan kisah seorang gadis yang berteman dengan makhluk lain (Hantu). Perjalanan keduanya di bumbui dengan kisah cinta dan persahabatan. Dimana nanti mereka akan menuntaskan sebuah kasus (Hal mistis) yang menghampiri keempatnya.
Bagaimana kisahnya, silahkan baca.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Berrybunny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 21
Hello everyone, how are you, hopefully healthy always and happy reading.
...ΩΩΩΩ...
"Sayang kamu gpp kan?" Tanya ibu Naya dengan cemas pada Naya.
"Nggak apa apa kok Bu. Aku cuman lelah aja ya sudah mending ibu istirahat lagi di kamar Naya masih mau disini sama Dara dan yang lain." Jawab Naya.
Ibu Naya pun pergi meninggalkan Naya dan teman temannya. Setelah itu mereka berempat mengobrol masalah tadi. Erick sangat takut jika Naya terjadi sesuatu, Naya yang melihat Erick luka menghampiri nya dan meminta maaf karena telah menyusahkan Erick. Naya dan Erick mereka duduk berdua sedangkan Dara, Bara dan Kenzo mereka berpisah. Kenzo memperhatikan Naya yang bicara sendiri dan ada rasa cemburu melihat Naya tersenyum pada Erick.
'Kenapa dengan hati gue, gak mungkin kan kalo gue?' Batin Kenzo.
"Guys kayak nya makhluk itu cuman ngincer Naya deh." Ucap Bara.
"Iya juga kalo dia ngawasin kita berarti yang kena serang bukan hanya Naya tapi kita juga." Jawab Dara.
"Rick lo udah cari belum siapa orang yang sengaja mau nyelakai kita terkhusus Naya?" Tanya Bara.
Erick pun memberitahu kan pada mereka siapa orang yang tega berbuat seperti itu. Dan setelah mendengar nya mereka semua terkejut karena orang tersebut adalah kepala sekolah mereka yang tak lain paman Naya.
Namun Naya masih ragu untuk mempercayai semua nya, Naya belum bisa percaya karena dia belum mencari tahu nya dengan sendiri. Teman teman nya memutuskan untuk membantu Naya membuktikan siapa dalang sebenar nya.
Hari semakin malam, teman teman Naya berpamitan untuk pulang karena besok mereka harus pergi ke sekolah. Setelah semuanya pergi Erick mengantarkan Naya ke kamar nya. Naya masih sangat ketakutan dengan kejadian tadi dan membuat Erick harus menunggu nya sampai pagi tiba.
Erick sangat bosan dan dia memanggil Kuntilanak untuk menemani mengobrol. Kuntilanak curhat pada Erick jika dia di tinggal pergi ke konser yang ada di kuburan sebelah oleh si pocong. Erick menggelengkan kepalanya mendengar kelakuan dua hantu temannya itu.
"Wah kalo itu harus di jagain nanti selingkuh loh sama setan sebelah." Ucap Erick sengaja sambil memanas manasi kuntilanak.
Kuntilanak yang mendengar ucapan Erick semakin galau lalu berkata." Hey hantu tampan kalo si pocong selingkuh nanti tolong cariin yang lain ya."
Setelah berbicara seperti itu kuntilanak dan Erick tertawa bersama dan datang lah si pocong dengan membawa seorang anak kecil laki laki yang tampan. Erick pun mulai memanas manasi kuntilanak lagi.
"Wah gagal Kun ternyata si poci udah punya anak dari selingkuhan nya." Ucap Erick.
Si pocong akan memukul Erick namun sayang tangan dia di ikat. Si pocong pun tidak meladeni ocehan Erick, dia menceritakan jika dia menemukan anak kecil itu di bawah pohon Deket kuburan sebelah.
Erick memandangi anak tersebut dengan seksama." Siapa anak itu mengapa gaya nya lusuh dan banyak memar di wajah nya. apakah dia korban pembullyan orang lain?" Gumam Erick.
"Siapa nama kamu dan kenapa wajah kamu seperti itu?" Tanya Erick.
"Aku Luke kak wajah ku seperti ini karena di pukul oleh orang orang yang ingin membunuh Ibuku." Jawab anak tersebut.
"Mengapa kamu masih disini? apakah kamu tersesat di dunia ini." Ucap Erick.
"Aku ingin mencari ibu kak, orang orang itu membawa itu tidak tahu kemana." Jawab Luke.
"Baiklah kamu boleh ikut dengan kami nanti kami akan membantu kamu mencari keberadaan ibu kamu." Ucap Erick.
Luke sangat senang dengan ucapan Erick lalu Luke memeluk Erick tanda terima kasih karena telah mau menerimanya.
Matahari telah terbit, Naya si gadis cantik telah bangun dari alam mimpi nya dan di sambut oleh Erick di pagi yang cerah dan indah. Naya begitu tampak segar dan cantik dengan seragam sekolah nya. Setelah bersapaan dengan Erick, Naya turun ke bawah menemui ibu nya untuk sarapan pagi.
"Pagi ibu." Sapa Naya sambil mencium pipi ibu nya.
"Pagi sayang mari makan nanti telat kamu." Ucap ibu Naya.
"Iya Bu kemarin aja Naya telat." Jawab Naya sambil nyengir kuda.
"Loh telat kenapa sayang?" Tanya ibu.
Naya terdiam karena jika Naya menceritakan kejadian yang dia alami kemarin akan membuat ibu nya semakin khawatir. Dan saat itu pula untung lah Dara dan Bara datang menjemput Naya dan itu membuat Naya tidak dapat menjawab pertanyaan dari ibu nya.
Naya menghembuskan nafas nya lalu mencium punggung tangan ibu nya. Erick pun ikut ke sekolah Naya untuk menjaga nya. Di dalam mobil Dara menggoda Erick dan membuat Naya merasa malu dengan godaan Dara. Bara tersenyum menatap Erick dan mengedipkan mata nya sambil melirik pada Dara.
Erick tahu apa yang di inginkan oleh Bara yaitu ingin menjadikan Dara sebagai kekasih nya. Erick pun membalas senyuman Bara dengan sinis dan berkata jika Erick tidak akan membiarkan adik satu satunya jatuh pada buaya seperti Bara.
Dara dan Naya mendengar perbincangan Erick dan juga Bara. Mereka berdua saling bertatapan dan tersenyum melihat kedua cowok itu. Setelah lama mereka pun sampai di sekolah, di sana sudah ada Kenzo yang menunggu di area parkiran.
Mereka bertiga turun dari mobil dan tidak biasa nya hari ini banyak sekali yang melihat pada Naya dan teman temannya. Dara merasa heran dengan semua siswa yang melihat pada nya.
"Udah gak usah di hiraukan, gue tadi datang juga pada di liatin." Ucap Kenzo.
"Emang ada apa ya? ada yang salah kah sama penampilan kita." Tanya Naya bingung.
"just ignore it." Ucap Bara.
"Wah Bar kok gue baru tahu kalo lo bisa bahasa Inggris." Ucap Kenzo sambil mengangkat sebelah alisnya.
"Lo ngeledek gue Ken." Jawab Bara.
"Sabar gue bercanda doang kok Bar, okay yuk masuk bentar bel bunyi." Ucap Kenzo.
Semuanya pun masuk ke kelas nya, Naya dan teman temannya mengikuti pelajaran dengan baik. Sedangkan Erick dia pergi mencari keberadaan paman nya Naya. Lama Erick berkeliling akhirnya dia menemukan nya dan ternyata paman Naya sedang berada di toilet.
Erick terus mengikuti kemana paman Naya pergi dan di saat itu pula Luke datang bersama kedua hantu teman Erick. Luke sangat kaget setelah melihat wajah paman Naya lalu Luke pun berkata pada Erick.
"Kak aku pernah melihat wajah paman itu." Ucap Luke dengan ketakutan.
"Kamu yakin?" Tanya Erick.
Luke mengangguk kan kepalanya si kuntilanak dan pocong saling bertatapan lalu berkata" Apa mungkin paman Naya adalah orang yang telah membuat Luke seperti ini." Ucap Kuntilanak dan pocong bersamaan.
"Kita harus cari tahu dulu, mungkin Luke salah orang." Jawab Erick.
Setelah berbicara seperti itu Erick pamit pada kedua temannya untuk menjaga Naya di saat Erick akan pergi Luke tiba tiba memegang tangan Erick dan memaksa ingin ikut dengan nya. Kuntilanak dan pocong pun menyuruh Erick agar Luke bisa ikut bersama nya.
Erick dan Luke sampai di kelas Naya di sana Luke pun melihat seseorang yang dia kenal. Luke menghampiri pada salah satu kursi yang berisi kan orang tersebut.
'Kenapa tuh anak pergi ke tempat si Kenzo?' Tanya Erick pada dirinya sendiri.
Dara melihat nya lalu berbicara dengan batinnya pada Luke dan bertanya" siapa kamu?" Luke pun menjawab sambil menunjuk ke arah Erick" Aku adik nya kakak itu."
Hello everyone, how are you, I hope you are all healthy. Thank you for faithfully reading my novel, I hope you are always entertained.
jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara like comment dan favorite.
Semangat Thorr.
Maaf nyicil bacanya.😍😍😍
Keren ... From Asire
Mampir ya ke SELINGKUHILAH AKU, JIKA KAU BISA
aku fav dulu ya..😍