NovelToon NovelToon
My Bule Husband

My Bule Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Nikahmuda / Nikahkontrak / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:20.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Novia Butera

Seorang gadis miskin yang terjebak dalam kehidupan duda kaya berdarah Jerman. Bukan atas keinginan Naina mau menikah dengan duda yang super dingin dan cuek ini. Tetapi keadaan dan juga rasa terima kasih yang membuatnya mau tidak mau menerima pernikahan tersebut.

Awalnya Naina pikir hidupnya akan tenang setelah menikahi bule berstatus duda ini. Namun Naina salah besar!

Suaminya bahkan tidak pernah memandangnya sebagai istrinya sedikit pun. Bule dingin itu menganggapnya hanya sebagai baby sitter putranya yang sudah berusia tujuh tahun

Tidak hanya itu, Steven, putra sambungnya, juga tidak pernah menganggap dirinya sebagai ibu sambungnya.

Semuanya begitu rumit baginya, menghadapi dua makhluk dingin yang setiap harinya mengolok-olok dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novia Butera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Permintaan Alena

Reygan membuka matanya perlahan ketika sinar matahari pagi jatuh tepat wajahnya. Pria itu memicing, kala merasakan hembusan nafas hangat di ceruk lehernya. Juga sesuatu terasa menindih kakinya.

Reygan mengira itu adalah Steve, tetapi ketika melihat rambut panjang tergerai di dada bidangnya, pria itu membulatkan matanya. Naina. Ucap pria itu dalam hati.

Naina memeluknya, pun tangannya juga ikut melingkar di perut rata gadis itu. Keduanya terlihat intim seperti pasangan lainnya.

Tidak ingin berlama-lama dalam posisi mengenakkan ini, Reygan berusaha melepas diri dari Naina. Tapi Naina malah semakin mempererat pelukannya. Gadis itu melenguh, sepertinya masih sangat mengantuk.

Reygan memperhatikan wajah cantik itu lekat. Naina masih saja terlihat cantik pagi ini. Bibir mungil yang merah merona, juga wajah putih mulus tanpa jerawat, sangat indah dipandang mata.

Reygan masih saja bingung dengan wanita ini sebenarnya. Dia tahu Naina adalah gadis cantik dengan kepintaran di atas rata-rata. Pastinya banyak peluang baginya untuk mendapat pekerjaan lain yang lebih baik setelah keluar dari perusahaannya.

Tapi kenapa, Naina dengan mudahnya mau menerima menikah dengan dirinya yang sudah berstatus duda. Dia masih muda, pasti bisa mendapatkan laki-laki yang sepantaran dengan dirinya.

Pemikiran negatif satu per satu muncul semenjak tahu bahwa Naina adalah calon istrinya di malam di malam sebelum pernikahan mereka.

Salah satunya, Naina ingin balas dendam karena telah dipecat oleh dirinya secara tidak terhormat. Apalagi status Naina yang hanyalah anak yatim piatu, jelas menunjukkan kalau Naina hanya mengincar hartanya. Kalau tidak, mana mungkin gadis belia sepertinya rela mengorbankan masa depannya dengan menikah dengan pria tua beranak satu sepertinya.

Tapi setelah beberapa bulan bersama, semua pemikiran itu tidak terbukti sama sekali. Wanita itu tidak ingin balas dendam, maupun menghabiskan hartanya.

Naina selalu bersikap baik meski mendapat hinaan atau direndahkan oleh Steve putranya. Reygan selalu meminta Elisa, pelayan kepercayaannya untuk mengawasinya. Namun Naina tidak pernah kasar atau membalas hinaan Steve. Begitu pun pada dirinya sendiri.

Penggunaan keuangan juga tidak ada yang mencurigakan. Bahkan Reygan rasa Naina terlalu hemat. Tidak ada pengeluaran dalam jumlah yang besar setiap bulannya. Tidak seperti Emma dan Sesil yang selalu menghabiskan uangnya dalam jumlah besar.

Reygan semakin bingung. Naina sangat diluar pemikirannya. Pria itu merasa ada yang berbeda pada Naina. Wajahnya selalu saja memenuhi pikirannya di setiap waktu.

"Hmmm...." terdengar lenguhan dari Naina membuat Reygan terkejut. Posisi mereka masih sama seperti tadi. Membuatnya buru-buru melepas pelukannya, dan segera bangkit dari tempat tidur. Pria itu keluar dari kamar tepat saat Naina terbangun dari tidurnya.

***

Saat hari menjelang sore, Naina akhirnya pulang bersama Reygan dan Steve. Hari ini adalah tanggal merah, jadi Steve tidak sekolah, dan Reygan juga tidak bekerja. Sepanjang pagi Steve merengek masih ingin tinggal, dan bermain-main dengan anak panti lainnya.

Steve dan Naina duduk di bangku belakang, membuat Reygan mendengus kesal karena merasa seperti supir pribadi mereka.

Selama perjalanan, Steve banyak bercerita dengannya. Mengatakan hal-hal yang tidak penting layaknya anak kecil. Naina menanggapinya, bahkan ikut terbawa suasana, seperti anak kecil saat bersama Steve.

Keduanya tidak menyadari sepasang mata, mengawasi dari depan sana. Entah apa maksud dari tatapan itu.

Sesampainya di rumah, Steve dan Naina turun, sementara Reygan langsung pergi setelah mendapat telpon entah dari siapa.

"Kakek..." Steve memanggil Rudi yang tengah melakukan kegiatan rutinnya. Memberi makan koi peliharaannya.

Rudi tersenyum, melihat cucu dan menantunya sudah pulang.

"Kalian pulang. Bagaimana keadaan Ibu?" tanya pria itu sambil menerima saliman dari keduanya.

"Sudah agak mendingan Pa." jawab Naina.

"Syukurlah kalau begitu." kemudian Rudi melirik Steve yang tersenyum cerah. Pria tua itu mengedipkan sebelah matanya pada Steve.

"Ada apa Pah?" tanya Naina, merasa aneh melihat tingkah mereka.

Rudi menggeleng, "Tidak ada apa-apa. Steve, kemari temani Kakek di sini." ucapnya.

Naina tidak ambil pusing, "Yaudah, kalau gitu Naina naik ke atas dulu ya Pa."

"Iya. Suruh Elisa buatkan cemilan untuk kami."

"Iya Pa."

***

Sedangkan di tempat lain, tepatnya di sebuah kafe. Reygan tengah duduk dengan seorang wanita di hadapannya. Pria itu memandang lurus pemandangan jalanan kota melalui sekat pembatas terbuat dari kaca, tidak menghiraukan wanita di hadapannya.

"Rey, kamu lagi mikirin apa sih?" tanya wanita yang merasa terabaikan oleh pria di hadapannya.

Reygan menoleh, lalu menggeleng samar. Memperhatikan wanita itu meminum minuman pesanannya.

"Rey, aku mau tanya sesuatu." tanya wanita itu.

"Tanya saja." ucap Reygan tanpa minat.

Wanita itu menghela nafas sebelum berucap, "Kapan kamu lamar aku?" ucapnya dan berhasil mengalihkan pikiran Reygan.

"Apa maksud kamu Alena?" tanya Reygan dengan raut wajah tidak suka. Wanita itu memang Alena, wanita yang merangkap sebagai asisten sekretaris dan kekasihnya.

"Kita udah lama pacaran Rey, masa kamu nggak ada niat untuk melanjutkan hubungan kita ke hubungan lebih serius lagi?" ucap wanita itu menuntut Reygan.

Reygan mengalihkan pandangannya ke tempat sebelumnya, "Maaf Alena. Bagiku ini masih terlalu cepat." jawabnya membuat harapan Alena pupus.

"Rey... Apa masih karena mantan istri kamu itu?" tanya wanita itu diikuti nada kekesalan.

Reygan acuh, "Anggap saja begitu."

Alena mendengus, "Tiga tahun kita menjalin hubungan, apa tidak cukup untuk menghapus kenangan kalian? Aku ini perempuan Rey, aku butuh kepastian!" cecar wanita itu.

"Alena! Tolong jangan bahas lagi." kesal Reygan, karena diingatkan kembali dengan mantan istrinya. Entah mengapa setiap mengingat wanita itu selalu membuat mood-nya menjadi buruk.

Alena mendengus, tidak kalah kesal, "Oke. Aku nggak bahas lagi. Tapi aku mau kamu janji, dalam satu bulan ke depan kamu harus kasih aku kepastian! Entah itu tunangan atau kamu kenalkan ke keluarga kamu, terserah. Aku capek berdiri di belakang kamu terus." tandasnya penuh perintah.

Reygan tidak peduli akan ucapan Alena. Memang dirinya dan Alena sudah saling mengenal sejak lama. Reygan memutuskan untuk menjadikan Alena sebagai kekasihnya tiga tahun lalu hanya untuk membantunya melupakan mantan istrinya.

Tapi masih belum berhasil bahkan sampai sekarang. Reygan juga tidak berniat untuk memutuskan Alena, karena wanita itu sudah berjasa padanya. Saat mantan istrinya meninggalkannya, hanya Alena-lah yang selalu ada untuknya. Wanita ini berhasil menyelematkannya dari masa-masa paling buruk dalam hidupnya.

"Rey..." panggil Alena sambil meletakkan tangannya di punggung tangan Reygan. "Malam ini temani aku di apartemen ya." dengan senyum manisnya.

Reygan menyipitkan matanya tidak suka, "Liat tuh, di luar lagi hujan, pasti nanti malam bakal ada badai sama petir. Aku takut." rengeknya manja.

Reygan diam, cuaca memang sangat buruk beberapa hari terakhir, dan dia tahu Alena fobia dengan petir. Pria itu akhirnya mengangguk setuju.

TBC

1
~"queen:)✧◝(⁰▿⁰)◜✧
wakakakkak!!! terus panasin lagi si kW!! buat aku lebih puas!!! aing kurang puas wehh!!!
ngaca lah dikit,sok sokan mo nyuruh nyuruh dia sendiri aja sama!! bahkan lebih buruk, kekasih!!👿😈
~"queen:)✧◝(⁰▿⁰)◜✧
masih dengan ini "🖕"
~"queen:)✧◝(⁰▿⁰)◜✧
bentuk kesal ku ke ni suami "🖕"
sudah kau punya istri seindah itu bak bidadari turun kayangan Masih aja lu ya SAIPUL!!!👿
~"queen:)✧◝(⁰▿⁰)◜✧
aku GK terlalu demen novel si, tapi menikmati banget gua disini, puas sama anak dan suami nya😈😈 **bucin lah kalian**
falea sezi
emang bner salah qm kan Steve secara g langsung qm itu bkin mama jalang mu dket ma papa mu dengan kedok makan siang jalan2 anak g tau trima kasih
falea sezi
papa mu menyakiti mama mu jg karena km Steve yg sllu ngajak mak mu makan sama papa mu itu sok jd korban pdhl lu itu biang nya steve
falea sezi
maless ujungnya balikan
~"queen:)✧◝(⁰▿⁰)◜✧: yaelah mbak, itu mah kuasa author
total 1 replies
falea sezi
anak nya mana katanya hamil
falea sezi
aneh Steve aja jg nyebelin skg sok sok an nyari naina wong qm aja misahin kaina ma bapak ku makan ma mama mu yg jalang sama papa mu g kasian ma naina moga g balik Thor g sudi q
~"queen:)✧◝(⁰▿⁰)◜✧: menurut ku dia kan waktu itu masih bocah walaupun kelihatan peka tapi sama aja Masih anak kecil jadi mana ngerti dia soal masalah orang dewasa, pemikiran anak kecil kan polos, apa yg dilihat menurut dia yg dia pahami. udah si intinya anak kecil steve mana ngerti, sama juga posisi sebagai anak kurang perhatian, Mak kandung aja ninggalin, bapak nya GK becus
total 1 replies
3sna
kn udh liat potony ,y kali lupa
Anonim
Jangan kartun thor
Anonim
Yang ini keren
Nabila Cantika
bule koq manggil nya bibi Thor..kenapa GK Tante aja
Popi Putri Ny Rizal
Luar biasa
Kita Masak Kita Makan
hadirrr
Omi Rohimah Omi
Luar biasa
Rina Arie
Lumayan
Anjelie Sharma
nah gtu donk bisa jwb
Elly Rasmanawati
kasian Naina.. banyak orang yg jahatnya..
Elza Septina
jangan yg cartoon lah ga keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!